Release info

Naa Peru Surya Naa Illu India (2018) 720p WEB-DL/HDRip x264
A Commentary by Yudit_N
Naa Peru Surya Naa Illu India a.k.a Surya The Brave Soldier... https://www.shaanig.se/naa-peru-surya-na-illu-india-2018-free-online-shaanig/ Enjoy the Movie :)

Tags

Web-DL
web-dl
hdrip
web
HDRip
WEB-DL
x264
720p
720
HD
Published on: 2018-10-21
Downloads: 103
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

~ Diterjemahkan oleh yudit_n ~

~ Jakarta, 16 Oktober 2018 ~

Jai Hind, Pak.

Pak...

Ada keperluan apa seorang polisi ke kamp tentara?

Namaku Imasuangi.

Inspektur polisi sektor Balarum.

Semalam di Pub sekitar sektor saya telah terjadi sebuah keributan.

Seorang prajurit terlibat di dalam keributan itu.

Teruskan.

Tepat tengah malam, saya mendapat telepon dari Pub.

Katanya darurat.

- Kenapa? - Aku tak tahu, pak.

Awalnya semua baik-baik saja, tiba-tiba terjadi keributan.

Dan tidak berlangsung lama.

Maksudmu?

Aku pernah melihat 10 orang mengeroyok 1 orang.

Tapi semalam malah 1 orang yang memukul 10 orang.

Aku baru pernah melihat ini seumur hidupku.

Siapa dia?

Mana orangnya?

- Petugas, cepat cari dia. - Pak, pak...

Mau cari kemana, pak?

Dia tidak ke mana-mana.

Dia di dalam, sedang minum bir.

Hei, kau ini siapa?

Jawab...

Siapa kau?

Kenapa kau pukul mereka?

Hai kau... Kenapa kau pukul mereka?

Karena aku emosi.

Apa?

Karena aku sedang emosi.

Kalau sedang emosi, kau memukul orang?

Dia itu anak menteri.

Anak menteri?

Jangankan anak menteri, Menterinya pun kupukul.

Beritahu aku kenapa kau emosi?

Maaf, aku tidak sengaja.

Maaf?

Beraninya kau menyentuhku.

- Minta maaf ke dia! - Maaf?

Aku ini cantik, semua ingin menyentuhku...

...liat saja diriku, jangan suruh aku minta maaf.

Memangnya apa yang istimewa darimu?

Lepaskan aku.

Minta maaf. Cepat!

Cepat!

Maaf.

Pergi sana!

Hei! Kau pikir siapa dirimu?

Kau mempermalukan dia?

Lebih baik kau tinggalkan dia.

Karena dia ingin semua pria di pub ini memandangnya.

Sayang...

Kau ini siapa?

Namamu siapa?

Aku tak pernah liat dia disini. Jawab! siapa kau?

Dari aksennya, sepertinya dia bukan orang india utara.

Orang selatan? kurang ajar benar kau?

Dasar India Selatan, pergi sana!

India Selatan.

India Utara.

Timur ataupun barat.

Bukankah semuanya itu bagian dari India?

India itu cuma satu.

Asal tau saja.

Namaku Surya.

Rumahku India.

"Naa Peru Surya, Naa Illu India" ~ A.K.A. Surya The Brave Soldier ~

Cuman karena itu, kau pukul mereka?

Yah begitulah.

Aku tipe yang cepat merespon.

Tidak baik banyak basa-basi, langsung saja berantem.

Dengar, pak.

Jika lapar, aku akan makan. jika ngantuk, aku akan tidur.

Jika aku sedang emosi, aku akan berkelahi.

Aku menahan diri dari tadi.

Ada papan pemberitahuan di sana.

Tapi karena kau juga merokok, kurasa papan pemberitahuan itu tidak berguna lagi.

Hei kau, beri aku asbak.

Menarik juga kau.

Tetapi ini masalah dengan menteri.

Ini sudah tak menarik lagi.

Baiklah, ayo.

Bayarlah 10 ribu rupee, tulis surat permohonan maaf dan tanda tangan.

Permohonan maaf...?

Mau disuap?

Kenapa, kau tidak mau membayar?

Dia tidak tahu sedang bicara dengan siapa?

Hei, kau tahu sedang berada dimana sekarang? Kau tahu tidak?

Kantor polisi.

Ikuti saja kata-kataku, buat pernyataan, bayar 10 ribu dan kau boleh pergi.

Aku tak mau membayar.

Aku tak mau meminta maaf.

Mau kutunjukkan kehebatan polisi?

Angkat tangan!

Beretta M9...

Panjang 5 inci, jarak tembak 50 mil. Berat total dengan peluru 170 gram.

Pak, di awal dia sudah memberitahuku...

Dia tidak akan memukul orang tanpa sebab.

Tapi aku tidak mendengarnya.

Sekarang, aku tidak datang ke sini untuk cari masalah.

Aku hanya datang untuk mengambil pistolku.

Jadi sekarang, polisi berseragam sedang kehilangan pistolnya.

Pak!

Mana prajurit Surya?

5 menit yang lalu, saya melihatnya di blok B, pak.

Beritahu dia untuk menemuiku segera.

Tunggu, tunggu!

Blok B, bukankah itu sel khusus teroris?

Apa yang surya lakukan disana?

Biryani ini enak banget.

Besok bawa lagi...

... beri sedikit udang.

Tidak mungkin.

Itu biryani terakhirmu.

Bila kau selesai makan, aku akan menembakmu.

Mau menakut-nakuti aku?

Aku sudah memberi informasi rahasia...

... dan telah mengkhianati negaraku.

Kau sudah mengkhianati negaramu.

Sebenarnya jika kau benar-benar mencintai negaramu.

Kau akan berusaha untuk memajukan negaramu.

Bukan berpikir untuk menghancurkan negara orang.

Aku ingin tahu, kau mem-bom India...

... tapi kenapa kau tak bom negaramu sendiri.

Apa kau gila?

Kenapa kau bom sekolah dan membunuh anak-anak yang tak berdosa?

Kau sangat kejam, dan aku terpaksa harus membunuhmu.

Jika aku melihatmu ditempat kejadian...

... pasti aku akan membunuhmu duluan sebelum terjadi ledakan.

Nasibmu cukup baik tapi kau harus tahu...

... kau akan mati seperti orang bodoh, dan harus mati dibunuh...

... oleh seorang prajurit.

Siapa yang memberi perintah untuk menembak tahanan?

Beritahu saya siapa yang memberi perintah untuk menembak?

Tidak ada, pak.

Jadi kenapa kau tembak?

Kerana saya sangat marah.

Apa?

Karena penjahat yang coba menghancurkan negara saya telah dilayani dengan baik.

Itu yang buat saya marah.

Kamu tahu kami sengaja berikan layanan yang baik padanya?

Kamu tahu tidak penjahat itu punya informasi rahasia.

Pak, apa informasinya ada?

Seperti biasa kita menahan seorang kriminal untuk waktu tertentu.

Kita menulis surat pemberitahuan kepada Pakistan mengenai warganya yang ditahan.

Dan dengan mudah mereka menjawab, mereka tidak mengenalinya.

Jadi karena itu kau membunuhnya?

Korps ini punya aturan!

Tidak bisa seenaknya.

Ada 600 anggota prajurit di kamp ini.

Begitu banyak penghargaan, medali kehormatan.

Namun hanya ada satu kebobrokan...

Kamu!

Saya memperhatikan kamu selama 7 tahun ini.

Setiap hari ada saja pengaduan terhadapmu.

Buku laporan penuh dengan pelanggaranmu.

Sebagai seorang prajurit, kamu tidak bisa mengontrol diri.

Selalu membuat keributan padahal kamu bukanlah siapa-siapa.

Sebagai manusia normal kita harus mempertanggung jawabkan kesalahan kita.

Kami tidak ada waktu untuk mendengar penjelasanmu...

Kamu tidak layak berada di sini.

Sejak hari pertama saya disini, saya sudah memberitahu anda.

Saya tidak pantas di sini. Kirim saya ke perbatasan.

Tapi tidak ada yang mendengarkan permintaan saya.

Kalian dengar itu?

Perbatasan?

Jika kamu bersedia melindungi negara, Aku akan mengirimmu.

Tapi jika aku mengirimmu, kamulah orang yang akan memulai perang.

Tidak heran kalau kamulah orang yang memulai perang dunia ketiga.

Kalau keinginanmu ke perbatasan.

Lupakan saja. Karena itu takkan pernah terjadi.

Karena kamu telah melampaui batasan itu, Surya.

Kamu telah membunuh tersangka yang sedang ditahan tanpa mengikuti arahan.

Kamu tidak bisa diatur, Surya.

Tidak bisa diatur berarti...

Keluar dari Korps.

Pak.

Kamu bukan lagi seorang prajurit.

Kamu dipecat.

Pak, pak, tunggu sebentar...

Kamu tidak layak lagi berada di korps ini.

Saya bisa jelaskan, pak.

Diam!!

Kamu tahu kemampuanmu, Surya?

Kamu bisa jadi prajurit yang hebat.

Sekarang keluar.

Kami memukulmu atas perintah Kolonel.

Janganlah diambil hati.

Kami hanya ikuti perintah.

Kenapa kalian begitu jujur?

Pergilah.

Mak...

Mak...!

Dasar tidak punya malu!

- Paman - Kau masih belum berubah?

Kolonel menyuruhmu keluar, dan kau berani tendang pintu.

Dia itu Kolonel!

Naa Peru Surya - Naa Illu India subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left