Release info

어른연습생 Adult Trainee E06
어른연습생 Adult Trainee E07 [END]
A Commentary by CliffEdge
Terjemahan manual. [Versi TVING Web-DL. Durasi episode 6, 41.01 | Durasi episode 7 43.49] Kukiran bakal keluar hari Minggu, ternyata pas cek maghrib udah ada. Baiklah.... Sekian dan terima kasih. Bhay!

Tags

other
Published on: 2021-12-04
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 198 lines.

Jika cincinnya keluar seperti ini,

itu normal.

Bagian yang menonjol adalah kantung udaranya.

Kantung udara ini diisi air mani.

Pegang ini dan keluarkan udaranya.

Pendidikan seks bagi seorang jomblo dari orok nggak ada gunanya.

Gimana, ya, rasanya kalau itu berguna?

Apa bakal kayak dunia baru?

Alat kontrasepsi adalah cara termudah untuk mencegah penyakit menular seksual.

Itu bukan pilihan, tapi keharusan.

Tubuhmu sangat berharga.

Tubuhku sangat berharga,

jadi, aku ingin pengalaman pertamaku bersama pria seperti dia.

Cinta pertama.

Ciuman pertama.

...Pertama

Na-eun, aku akan melindungi tubuhmu yang berharga.

Mari kita pakai ini semua bersama-sama.

Baiklah, setelah kau membukanya, periksa bagian depan dan belakangnya.

Periksa apakah ada kebocoran atau tidak.

Dengan begitu...

Kang-joon adalah anggota Boy of the Month, sebuah grup idol...

...yang terdiri dari pemuda-pemuda tampan.

Dia bertanggung jawab atas kelucuan dalam grup.

Sayangnya, panggung debutnya nanti menjadi panggung pensiun...

...karena kontroversi kekerasan sekolah dari vokalis utamanya.

Jadi, mereka beneran cuma "para pemuda bulan ini".

Tapi aku, Son Na-eun,

menjadi penggemar berat sifatnya yang manis...

...dalam waktu sesingkat itu.

Woy, Na Gen-dut!

(TL/N: Son Na-eun, dipanggil Son Na-ttung Ttung artinya gendut)

Kubilang jangan panggil aku kayak gitu!

Mau makan sepulang sekolah?

Aku lagi diet, nih.

Terus aja gitu.

Sekarang mah beneran.

Aku akan dilahirkan kembali setelah beratku turun 10Kg.

Ya, ya. Terserah, deh.

- Kamu bercanda? - Bukan main.

Pasang agar tidak robek dan tekan ke bawah.

Dan begitulah caramu memakainya.

SERIAL TVING ORIGINAL

Takarir Indonesia dipersembahkan oleh ZuL

Ikuti Instagram-ku @cliffedgesubs dan Twitter-ku @zulcess

Benar saja, Son Na ku, makannya banyak.

- Rasanya enak? - Ya.

Sung-mi mau ngajak aku kencan buta pekan depan.

Kalau berjalan lancar, nanti aku ajak kamu, deh.

Kita kelas 12 tahun depan. Kenapa kamu berkencan sekarang?

Sungguh? Itu yang kamu pikirkan?

Gimana kalau si manis Kang-joon adalah rekan kencan butamu? Kamu gak tertarik?

Senang, ya.

Ah, cuma ngomong aja udah ngerasa konyol.

Kayaknya akan lebih realistis kalau kita dapat nilai sempurna dalam SBMPT.

- Hei! - Apa?

Apa mungkin... kalian berdua saja?

Ya.

Kalau begitu, mau makan ramyeon bareng?

"Ramyeon meokgo gallae": Biasa dipakai untuk ngajak skidipapap

Aku juga bersama temanku, tapi nggak ada meja kosong.

Banyak, kok.

Dia lagi ke alfamei. Dia bakal bawa banyak makanan.

- Dan kamu tahu Mark Meal, 'kan? - Tentu saja.

Temanku sangat pandai membuatnya. Rasanya enak banget, lho.

Aku agak nggak nyaman.

Sekali ini aja.

Kita ke karaoke koin, yuk.

- Kamu yang bayar? - Tentu.

- Bukankah itu lucu? - Apa yang mereka lakukan?

- Ngakak banget, lah! - Apa itu?

Bukankah itu Na Gen-dut?

- Ya, kayaknya bener. - Bener, 'kan?

- Na Gen-dut! - Na Gen-dut!

Tuh, kan!

Sengang melihatmu di sini!

[Kang Go-eun: God looking, kepribadian seperti anjing]

Bukan "good", tapi "god" God looking: Penampilan dewi.

Kamu datang sama siapa?

- Ja-sun. - Ja-sun.

Oh, cewek dengan gaya rambut aneh?

- Lihat giginya. - Apa?

Dia mungkin menyimpannya untuk nanti.

Berhenti makan, ya? Sekarang kamu bahkan makan lip tint?

- Aigoo. - Berhentilah makan.

Kalau mau merias wajah, lakukanlah dengan benar.

Kamu harus contour garis rahangmu.

Lipatan dagumu besar, ya.

Bukankah dia kayak Jack Black?

Benar! Dia mirip banget!

- Mereka kayak pinang dibelah dua! - Benar, 'kan?

- Cukup. - Kamu lihat itu?

Dagunya bukan ada dua, tapi ada tiga!

- Kayak samgyeopsal! - Kok ada manusia yang dagunya ada 3, sih?

Hentikan. Perutku kosong, nih.

"Perutku kosong, nih."

Perutmu kosong?

- Terus, ini apa dong? - Omo!

Apa ini kantung udara portabel?

Meski kamu mengalami kecelakaan, kamu nggak akan mati.

Kubilang cukup, wanita jalang.

Apa?

Ulangi ucapanmu barusan.

Kamu memanggilku apa?

Kamu tahu nama panggilanmu selain "jalang" adalah "bus"?

Kudengar semua cowok sudah menidurimu sekali.

Kamu bahkan bukan bus desa!

Baguslah kalau kamu menjadi bus besar!

- Heh! - Hey!

Hei, Na Gen-dut. Kamu ngapain?

- Dia ngapain sih? - Ada sesuatu di belakang kita?

Pokoknya, kalau kamu merias wajah lain kali, lakukan dengan benar.

- Contour rahangmu, mengerti? - Kumohon.

Kamu butuh banyak contour . Dah.

- Dah. - Sampai jumpa di sekolah.

- Pastikan kamu merias dengan benar. - Dag, Na Gen-dut.

Selamat tinggal.

Aku belum pernah lihat orang berdagu tiga.

Kiri tiga kali, kanan tiga kali.

Dengan begitu, saus bisa tercampur rata.

Begitu makan ini, kamu nggak akan mau lagi makan masakan ibumu.

- Aromanya enak banget. - Perlu di-microwave...

tepat 3 menit 30 detik.

- Terus beres, deh. - Kelihatannya enak!

- Cepat! Cepat! - Oh, Son Na!

- Halo. - Aigoo, kenapa kursi ini sempit banget, ya?

- Kita harus makan di tempat lain. - Di mana?

Ayo. Kamu udah lihat cara buatnya, 'kan? Itu cara membuatnya.

- Meja ini terlalu sempit. - Apa maksudmu? Ini sempurna.

- Bentar! Oke, oke! - Dah!

- Bentar! - Dah!

- Padahal mereka lumayan. - Lupakan.

Lihat mereka. Mereka nggak tinggi. Cuma kepalanya aja yang besar.

Mereka kayak permen loli. Tubuhnya nggak proporsional.

Ja-sun, ayo tingkatkan standar kita, oke?

Ngaca woy. Kamu yang merias wajahmu.

- Kamu pakai riasan? - Enggak!

Astaga!

Hei, aku harus diet.

Kenapa mereka beli banyak? Kan mubazir kalo dibuang.

Ini buruk bagi lingkungan.

Astaga.

Enak parah.

Hei, mari kita mukbang di YouTube. Kamu pasti bakal terkenal!

Kamu pulang. Sini makan.

Ayo. Bahkan belum sehari sejak dia bilang dia akan diet.

Toh dia nggak akan jadi manusia kalau makan samgyeopsal sekarang.

Benar, 'kan? Kamu setuju, 'kan?

Ini masakan kesukaanmu. Kamu yakin nggak akan makan?

Kamu nggak boleh kelaparan kayak gitu.

Kamu harus makan makanan berminyak supaya pintar dan belajar dengan baik.

Aku tahu rasanya. Aku sudah pernah memakannya.

Kamu memakannya karena kamu tahu rasanya!

Sebenarnya, kamu baru makan 1.000 kalori hari ini.

Tidak, Son Na-eun! Kamu harus menahan diri!

Jangan menjadi babi!

Kalau dibungkus dengan sayuran organik, berat badanmu nggak akan nambah.

- Buka mulutmu. - Apa, sih? Aku nggak akan makan.

Kalau enak, jadi nol kalori. Buka mulutmu. Makanlah.

Tuk, tuk.

- Enak, 'kan? - Ya.

- Makan yang banyak. - Wow.

Aku iri dengan kakimu yang tebal.

Dengan satu low kick , kamu bisa mematahkan tulang seseorang.

Diam kau, Cungkring.

Bu, suruh dia ikutan bela diri.

Lihat lengannya. Dia nggak olahraga, tapi trisepnya kekar banget.

Dengan begitu, dia mampu bench press seberat 500Kg dengan otot itu.

- Aku nggak akan makan! - Makan aja!

Begitu kuliah, berat badanmu turun.

Terus kenapa berat badan Ibu nggak turun?

Karena Ibu melahirkan kalian berdua! Saat masih muda, Ibu nggak kayak kamu.

Ibu gendut, tuh. Aku gendut karena DNA Ibu!

Ini bukan waktunya kamu kepikiran soal diet.

Makan saja dan belajar!

Jangan menjadi kurus dan gagal tiga kali kayak Oppa-mu.

Kenapa bawa-bawa aku, sih?

Dia bilang pengen diet karena kamu terus memprovokasi dia.

- Aku cuma bilang iri padanya. - Diam, belajar sana.

Lihatlah tubuhnya.

Berisik! Matikan kursi pijatnya.

Kenapa kamu berhenti makan? Makan lagi. Ibu panggang semuanya.

Sial.

Seharusnya aku nggak makan.

[Na-eun, jangan diet. Pinggulmu adalah mahakarya. - J -]

Namanya J? Atau mungkin namanya dimulai huruf J.

Jangan bilang, Jung Joon-ha.

Kagak. Dia bukan tipeku.

Kim Sung-joon?

Dia mirip cumi-cumi.

Jangan bilang, Park Jin-hyuk!

Astaga, dia mirip gurita.

Semua cowok berawalan "J" mirip hewan-hewan laut.

Astaga, ngomongin boga bahari, aku jadi lapar.

Wow, jarimu sungguh sepanjang ini?

Tanganmu sungguh cantik.

Apa? Tanganku beneran cantik?

Tanganku ramping, ya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left