The first 166 lines.
Jadi ini distrik Lampu Merah di ibu kota?
Jadi deg-degan rasanya.
Oh? Ekpresi polosmu itu manis sekali.
Nah.
Waktunya bekerja dan menagih utang mereka.
Berubah.
LIONEL
Sip.
Berubah seperti ini selalu buatku bersemangat!
Wah!
Nah, ayo menyusup dan bunuh mereka.
Eh?
Tu-Tunggu.
T-Tu-Tunggu! A-Apaan?
perasaan yang kusembunyikan di hati
perasaan yang kusembunyikan di hati
kokoro ni kakushiteta omoi
kokoro ni kakushiteta omoi
perlahan kuukir dalam perkataanku
perlahan kuukir dalam perkataanku
sizuka ni kotoba de kizande
sizuka ni kotoba de kizande
berjalan sendiri tanpa ragu
berjalan sendiri tanpa ragu
fumidasu tesaguri na asu wo
fumidasu tesaguri na asu wo
'tuk meraih hari esok
'tuk meraih hari esok
tsuyoku mayoginai hitori de
tsuyoku mayoginai hitori de
kuingin bisa menerima masa depan apa pun
kuingin bisa menerima masa depan apa pun
donna mirai demo uketomeru watashi de itakute
donna mirai demo uketomeru watashi de itakute
jadi ku takkan berbalik lagi
jadi ku takkan berbalik lagi
ima wa mou furimukanai
ima wa mou furimukanai
berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan
berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan
hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he
hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he
percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan
percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan
kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite
kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite
mimpi yang kuukir jelas di hari itu
mimpi yang kuukir jelas di hari itu
ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa
ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa
pasti bisa menembus batas yang ada
pasti bisa menembus batas yang ada
kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara
kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara
suatu saat ku pasti meraih mimpi itu
suatu saat ku pasti meraih mimpi itu
yuruginai koe ni shite todokeru kitto
yuruginai koe ni shite todokeru kitto
dengan suara lantang dan terus maju
dengan suara lantang dan terus maju
itsuka mae yoritsuku sono toki made
itsuka mae yoritsuku sono toki made
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
m 26 0 l 309 -1 l 318 1 l 309 2 l -263 1
BUNUH KEADILAN MUTLAK
BUNUH KEADILAN MUTLAK
BUNUH KEADILAN MUTLAK
BUNUH KEADILAN MUTLAK
Hm?
Eh!
Sampai juga.
Ini yang kausebut menyusup?
Coba lihat.
Oh, bagus , bagus.
Kalau kalian terus hasilkan uang, aku akan bawakan ganja lagi.
Ya.
Eh?
Walah.
Coba lihat yang satu ini.
Aduh, ini tak bisa.
Dia sudah rusak, baunya seperti ikan busuk.
Singkirkan dia.
Ganti dia dengan yang baru.
Tolong tambah ganjanya!
Ya, ya.
Ayo cari wanita-wanita bodoh di kampung kumuh itu lagi.
Ya.
Para pecundang itu akan lakukan apa pun demi uang.
Mereka memang bajingan seperti yang dikatakan pemohon.
Tak bisa dimaafkan!
Perempuan yang dipukul itu...
Aku mengenalnya di perkampungan.
Mereka membuatku kesal.
Ayo segera kita bunuh mereka.
Siap.
He, Bos.
Bukankah sekarang sudah saatnya kita perluas jaringan narkoba kita?
Benar juga.
Mungkin kita harus undang tuan Tybil untuk mendiskusikannya.
Satu-satunya tempat yang kalian tuju
hanyalah neraka!
Pe-Penyusup!
Singkirkan mereka!
Target kami adalah geng pengedar narkoba.
Tapi karena kalian juga bersalah,
jadi kalian semua harus mati.
Bunuh mereka!
Ya-Yang benar saja.
Aku tak akan mati!
Mohonlah pengampunan pada iblis!
Apa maumu?
Uang?
Narkoba?
Akan kuberikan apa pun, jadi lepaskan aku.
Tak perlu.
Yang kumau hanyalah nyawamu.
Si-Siapa sebenarnya kalian berdua?
Kami hanyalah pecundang.
Karena itulah berkelana di dunia yang buruk ini lebih pantas bagi kami.
He.
Bagaimana nasib para wanita yang sudah kecanduan itu?
Itu bukan tanggung jawab kita, 'kan?
Tapi...
Di kampung, ada seorang kakek pensiunan dokter.
Dan dia juga sangat berpengalaman.
Akan kujelaskan situasinya, dan memintanya untuk urus mereka.
Dia itu suka sama gadis muda, palingan dia senang.
Kakak!
Bicara berputar-putar, padahal niat bantu juga.
Aku hanya kebetulan kenal saja.
Tak ada alasan lain.
Tak perlu alasan yang muluk.
Selama di situ ada harapan, itu sudah bagus.
Tatsumi.
Aku sudah memikirkannya sejak awal,
tapi ekspresi yang kaubuat itu benar-benar manis.
Ha? A-Ap-Apa-Apaan?
Secara tak langsung aku sudah menandaimu.
Kalau kau tumbuh jadi lelaki yang baik, kau milikku.
Nah, apa yang lain baik-baik saja, ya?
Si Tybil itu sangat waspada, ya.
Tapi kita tetap berhasil membunuhnya tanpa hambatan.
Musuh?
Siapa dia?
Aku sama sekali tak menyadari keberadaannya.
Dia berbeda dari polisi kerajaan lainnya yang tak sembunyikan keberadaannya.
Sudah kuduga.
Wajahnya sama dengan poster buronan.
Sheele dari Night Raid.
Dan berdasarkan Alat Kerajaannya,
wanita satunya juga anggota Night Raid.
Bersembunyi setiap malam ternyata berguna.
Akhirnya...
Akhirnya kita bertemu juga, Night Raid!
Aku Ubiquitos Seryu dari polisi kerajaan.
Atas nama keadilan mutlak,
aku akan menghukum para iblis!
Karena kau mengenali kami,
kami harus membawamu bersama kami atau membunuhmu.
"Dicari hidup atau mati."
Kalau begitu akan kuhabisi mereka!
Papa mati saat bertugas, karena bertarung dengan penjahat seperti kalian!
Dan kalian sudah membunuh guruku, Jenderal Ogre!
Tak ada ampun buat kalian!
Sepertinya dia sudah siap mati.
Kalau begitu,
No comments yet. Be the first to leave one.