Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies E 26 NEXT
전생에 웬수들-Forever Enemies E 27 NEXT
전생에 웬수들-Forever Enemies E 28 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2018-01-04
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 26"

Apa?

Go Ya

- mencariku? - Benar.

Dia bilang jika aku tidak membiarkan dia menemuimu

dia akan membeberkan masa laluku kepada Ji Seok.

Dia mengancamku.

Bagaimana bisa kamu melakukan ini kepadaku?

Aku tidak percaya kamu melakukan ini kepadaku!

Apa-apaan ini?

Aku tidak bisa tinggal di sini.

Aku harus bagaimana?

Go Ya mencariku?

Kenapa?

Ya, halo?

Halo?

Apa ini? Telepon iseng?

Ayolah. Cepat.

Astaga, ponselku.

Astaga.

Astaga.

Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.

Hari ini kamu wawancara, bukan?

Akhirnya impianmu akan terwujud hari ini.

Selamat sebelumnya.

Aku juga punya sesuatu untuk dirayakan.

Hubungi aku setelah wawancaramu jika penasaran.

Dia pasti sedang melakukan wawancara.

Choi...

"Choi Go Ya"

Salju...

"Salju Pertama"

Hei, dia sudah pergi?

Sudah.

Hampir saja.

Jika setakut itu, kenapa kamu membuntuti sepupumu?

Kamu pasti punya banyak waktu.

Astaga.

Siapa yang mengirimiku foto ini?

Itu kamu.

Jadi, apa kamu melihat wanita ini lagi setelah hari itu?

Tidak penting bahkan jika dia datang lagi.

Aku hanya melewati mereka sekilas.

Ayolah, lihat lebih dekat.

Kamu tidak mengingat apa pun?

Bagaimana bisa aku mengingat fotonya yang tampak dari belakang?

Kamu bisa dengan mudah mendiagnosis gambar rontgen.

Lihat lagi. Coba ingat wajah atau cara dia berpakaian.

Apa saja. Ayolah.

Aku ingat. - Apa?

Jika dipikirkan,

ada seseorang di rumah sakit ini yang mengetahui banyak tentangnya.

Astaga, maksudku Dokter Han.

Pamannya Ji Seok, bukan?

Tepat. Kenapa kamu tidak menanyainya?

Itu dia.

Dokter Han. - Hei, pura-pura tidur.

Berpura-pura tidur?

Dia pasti sangat terganggu

sampai menyebut nama dokter lain selagi tidur.

Dokter, maafkan aku. Tolong beri aku kesempatan lagi.

Kamu gila?

Jika tahu aku mengorek informasi tanpa sepengetahuan Ji Seok,

dia akan langsung memberitahunya.

Ji Seok pasti akan membunuhku.

Apa pekerjaannya? Dia pengacara.

Dia suka menyelesaikan sesuatu secara hukum,

jadi, mungkin dia akan menuntutku atas pencemaran nama baik.

Maka kamu harus berhenti.

Lagi pula kenapa kamu memedulikan

orang yang mengencani sepupumu?

Aku tidak memedulikannya. Ada yang mencurigakan.

Biasanya aku mengetahui siapa pun yang dia kencani,

tapi wanita itu lolos dari pengawasanku.

Mungkin dia tipe wanita yang tidak bisa kamu lacak.

Seperti apa? - Astaga.

Apa? Sungguh?

"Kantor Hukum Min Ji Seok"

Saat memilihmu, aku harus meninggalkan keluargaku.

Tapi aku masih punya harga diri.

Ji Seok tidak boleh tahu aku berakhir seperti ini.

Jika kamu mengganggu Ji Seok,

aku tidak akan mau melihatmu lagi. Mengerti?

Bibi Na Ra.

Hei, Ji Seok.

Kenapa dia lama sekali di toilet?

Apa dia sakit perut?

Dia cantik.

Bibi begitu merindukanku?

Ya. - Bibi tidak memakai mantel.

Bagaimana jika Bibi terkena flu?

Mau bagaimana?

Bibi tiba-tiba sangat merindukanmu.

Lalu kenapa Bibi tinggal jauh dariku untuk waktu yang lama?

Itu sebabnya bibi kembali. Rasanya bibi akan mati.

Bibi tidak bisa memegang tangan hangatmu.

Bibi tidak bisa menatap wajah tampanmu.

Bibi tidak bisa mendengar suara indahmu.

Rasanya bibi tidak bisa menahannya lagi.

Itu lebih manis daripada semua pernyataan cinta yang kudengar.

Jika kudengar dari wanita lain, mungkin akan kugenggam tangannya.

Bibi tidak bercanda.

Selagi tinggal jauh darimu,

bibi tidak bisa meneleponmu

bahkan saat sedang begitu merindukanmu.

Bibi takut akan bergegas ke Korea saat mendengar suaramu.

Jadi, bibi menahan diri sebisa mungkin.

Tapi kini bibi sudah bersamamu lagi

dan bibi merasa tidak bisa lagi terpisah jauh darimu.

Apa ini karena ibuku?

Bibi takut dia melarang kita bertemu?

Tidak, bibi hanya takut

akan harus mengucapkan selamat tinggal kepadamu lagi.

Bibi tidak mau melakukannya lagi.

Lalu apa?

Apa keponakanmu tahu?

Bahwa kamu kabur dengan pria yang mempunyai dua anak

dan satu lagi masih berada dalam kandungan mantan istrinya?

Apa dia tahu kamu bukan hanya mengancam dia untuk menggugurkannya,

tapi juga membawa kabur

uang operasi bayi itu dan menghancurkan keluarga mereka?

Bibi Na Ra.

Apa? Bukan apa-apa.

Bibi pasti mulai tua, sampai mengatakan semua hal ini.

Jangan cemas.

Kita tidak mungkin berpisah lagi.

Apa pun yang terjadi.

Astaga, dingin sekali.

"Tutup karena alasan pribadi"

Hidangan macam apa yang akan dia siapkan?

Dia bahkan menutup tokonya.

Dingin sekali.

Astaga, dingin sekali.

Menurut Kakak sekarang Go Ya sedang diwawancara?

Astaga, aku sangat gugup.

Dia pasti jauh lebih gugup.

Dia akan baik-baik saja, bukan?

Jangan mencemaskannya.

Dia kandidat teratas yang lolos tahap seleksi kedua,

jadi, bisa dibilang dia sudah lolos.

Cicipi supnya.

Apa ini? Kakak memasak sup rumput laut?

Kakak gila?

Memangnya kenapa?

Kakak lupa Go Ya sedang di mana?

Pikirmu kakak pikun? Dia sedang diwawancara.

Tepat sekali.

Kenapa Kakak memasak sup rumput laut di hari wawancaranya?

Benar. Kakak tidak memikirkannya.

Bagaimana bisa Kakak ceroboh begini?

Kakak memasak banyak sekali.

Go Ya sangat menyukai sup rumput laut.

Kakak hanya ingin memasak makanan yang dia sukai.

Apa yang telah kakak lakukan?

"Ruang Tunggu"

Seharusnya ini menjadi hari yang baik.

Peserta wawancara, silakan ikuti aku.

Baik.

"Wawancara Akhir Kontes Resep Rahasia Grup WL"

Nona Jeong, kamu lulusan jurusan hidangan hotel.

Ya. Itu sudah menjadi impianku sejak kecil.

Aku meningkatkan kemampuanku dengan mengikuti kelas memasak.

Kamu orang berbakat yang kami cari.

Nona Lim,

di sini kamu menulis bahwa ayahmu seorang koki.

Apa dia koki terkenal itu?

Ya, dia orangnya.

Ayahmu sangat terkenal.

Benar. Belakangan ini aku

sering melihatnya memasak di TV.

Kurasa, seorang anak akan selalu mirip dengan ayahnya.

Terima kasih. - Sekarang...

Kamu yang mendapatkan nilai tertinggi dalam tes.

Aku sudah lama ingin bertemu denganmu.

Itu benar. Semua juri

memuji ide Nona Choi.

Terima kasih.

Di resume yang kamu serahkan,

tertulis kamu keluar dari universitas.

Kamu tidak lulus? - Apa?

Tidak.

Maksudmu kamu hanya lulusan SMA?

Ya.

Bagaimana bisa lulusan SMA sampai ke tahap wawancara akhir?

Itu...

Perusahaan kami lebih menghargai kemampuan

dari latar belakang pendidikan. - Diamlah.

Mereka yang berpendidikan bagus lebih kompeten.

Direktur, tapi... - Lupakanlah.

Biar aku yang bertanggung jawab. Kamu diam saja.

Nona Choi.

Aku yakin ada kesalahan saat tahap seleksi.

Kami hanya mempekerjakan lulusan universitas.

Apa?

Kupikir semua orang bisa

mengikuti kontes ini.

Semua orang memang boleh mengikuti kontes ini.

Tapi mengenai perekrutan, itu hal berbeda.

Lalu aku...

Kamu bahkan tidak memenuhi syarat untuk berada di sini.

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left