Release info

번외수사ㅡTeam Bulldog: Off-duty InvestigationㅡE04 NEXT IQIYI
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2020-06-01
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua karakter, lokasi, organisasi, dan kejadian"

"dalam film ini hanyalah fiksi"

"Episode 4"

Ada yang bisa kami bantu?

Ada apa ini?

Sedang apa kau di sini?

Dasar...

Kang Su, gangster yang tengah buron

bersama pembunuh berantai, Jang Min-gi

ditemukan tewas di gedung bekas kantor polisi.

Terdapat tato kupu-kupu di tubuh Kang Su.

Jang Min-gi saat ini menjadi tersangka utama.

Namun, polisi tidak tahu tentang keberadaannya.

Dia mempermainkan kita.

Jangan melantur.

Pikirmu pelakunya orang lain?

Bisa-bisanya kau berkata begitu?

- Setelah Jang Min-gi ditangkap... - Diam.

Kau harus mundur dari tim investigasi khusus.

Kenapa bengong? Jangan buang waktu!

Tangkap Jang Min-gi sebelum didahului!

Tapi, Pak, tunggu...

Diamlah. Kau mau diskors lagi?

Untuk apa Jang Min-gi membunuh Kang Su?

Mana kutahu? Dia pembunuh berantai.

Mungkin karena ingin.

Detektif Min, ayo.

- Tapi... - Cepat!

Baik, Pak.

Katamu Jang Min-gi bukan pelakunya. Lalu kenapa...

Pembunuhan yang sama terjadi, bahkan setelah dia ditangkap.

Kasus mutilasi di gerobak.

"Belum tuntas: Mutilasi di gerobak"

Lalu bagaimana Pembunuh Berantai Kupu-kupu bisa tahu

Kang Su bersembunyi di gedung bekas kantor polisi?

Benar juga.

Jang Min-gi kabur bersama Kang Su.

Jadi, wajar Jang Min-gi tahu.

Tapi bagaimana pelaku sebenarnya bisa tahu?

Jangan-jangan, Jang Min-gi memberi tahu pelakunya?

Kita harus mencari tahu pelaku aslinya

dan hubungan dia dengan Jang Min-gi...

- Itu hanya tebakan asal. - Kita harus telusuri lebih lanjut

mengenai keterlibatan Jang Min-gi.

Mari tetap pada topik ini.

Fokuslah mencari pembunuh sebenarnya.

"Kebenaran di balik Pembunuh Berantai Kupu-Kupu."

"Benarkah Jang Min-gi pelakunya?"

Itu bisa digunakan di pratinjau.

Fokus ke metode biasa kita dan hanya lacak fakta-fakta.

Pembunuhan Berantai Kupu-Kupu.

Kasus Mutilasi di Gerobak.

Lalu dua pembunuhan yang terjadi setelah Jang Min-gi buron.

- Kumpulkan semua petunjuknya. - Baik.

- Juga periksa tiap bocoran. - Baik.

Aku mau memeriksa sesuatu.

- Apa-apaan? - Anda dilarang masuk, Pak.

- Kenapa? Tim Forensik sudah selesai. - Perintah Kepala Bagian.

- Aku sungguh dilarang masuk? - Ya.

Astaga, Komandan menyebalkan.

Mustahil Jang Min-gi membunuh Kang Su.

Kira-kira siapa?

Siapa ini?

Halo?

Tak... Apa? Siapa?

Si penjaja MLM itu?

Ada acara apa?

Apa?

Di mana gedung nomor 413-4?

"TEAM BULLDOG: OFF-DUTY INVESTIGATION"

"TEAM BULLDOG: OFF-DUTY INVESTIGATION"

Sedang apa kau?

Aku cuma berniat membantu.

Astaga.

Menurutku, kau memotret secara ilegal.

Kau membuntutiku?

Sepertinya kau akan mengantar paket.

Mari tak usah saling ganggu.

Aku sibuk. Dah.

"Mengantar paket"? Kenapa dia itu?

Astaga.

Kenapa aku terus mendengarkan si penjaja itu?

Di mana Afterlife?

Hei.

"Afterlife, Layanan Pemakaman"

Kenapa dia juga ke sini?

"Afterlife, Layanan Pemakaman"

Apa?

Ada apa?

Astaga.

Kau mengikutiku?

Kaulah yang mengikutiku.

Aku ada janji temu di sini.

Aduh. Apa-apaan?

Kenapa kau tak bilang di sini ada tangga?

Berisik.

Astaga.

Kau tahu tempat ini?

Seram sekali di sini.

Aku tahu tempat ini, tapi biasanya tidak begini.

Baiklah...

Terlalu gelap. Ayo nyalakan lampunya.

Di mana sakelarnya?

Jangan-jangan, ada mayat yang bangkit?

Sepertinya begitu.

Jika itu benar-benar kamar mayat.

Ya.

Kalau begitu, boleh aku berteriak?

Biar kuperiksa.

- Tunggu, nanti kita teriak bersama. - Baiklah.

Astaga.

Ada apa?

Kenapa lampunya tak dinyalakan?

Detektif Tak.

Apa sudah satu jam?

Kenapa?

Nyenyak sekali.

Dasar aneh.

Benarkah tidur di situ nyaman?

Di situ aku merasakan kematian.

Pikiranku menjadi jernih.

Kalian coba saja jika tertarik.

Tidak mau.

Nanti pikiranku malah mati.

Kau mengagetkan saja.

Kenapa dia?

Kau ingin kubantu merasakan kematian sungguhan?

Tidak, terima kasih.

Aku akan berganti pakaian. Santai saja dahulu.

Baiklah.

Baiklah.

Kenapa dia masuk ke situ?

Karena kalian di sini,

kalian pasti sudah tahu kasus yang tak terungkap itu.

Kasus Mutilasi di Gerobak.

Apa?

Masing-masing dapat satu poin.

Jangan mengatakannya seolah-olah kami bersaing.

Kau seperti menguji kami.

- Memang ujian. - Kau bercanda?

Kalian akan menyepelekannya jika sekadar kuberi tahu.

Kalian harus memeriksa sendiri agar percaya.

Terserah. Jadi, apa maksudmu?

Kau bawa yang kuminta?

Apa? Tunggu sebentar.

Kau punya petunjuk, ya?

- Biar kurekam. - Boleh.

Rekam aku dari sudut rendah, agar aku tampak lebih tinggi.

Sudut rendah. Tampak tinggi. Baik.

Astaga, cepatlah.

Pikirmu kau artis?

Kau makin cerewet.

Selalu saja memburu-buru kami. Action.

Baiklah.

Modus operandinya telah berubah.

Saat polisi menangkap orang yang salah,

MO pembunuh berantai kupu-kupu berubah.

Pertama, dia memutilasi mayatnya.

Kasus mutilasi di gerobak contohnya.

Kedua, cara membuang mayatnya berbeda.

Saat Jang Min-gi kabur,

pelaku sebenarnya membunuh lagi.

Kali ini, dia membuang mayatnya

di bak mandi, bukan kotak es.

Tapi dia membuang mayat buronan

di kotak es lagi.

Apa dia balik ke modus operandi lamanya?

Tidak. Dia akan berubah, tapi tak akan mundur.

Baiklah.

Pembunuh Berantai Kupu-kupu tidak membunuh Kang Su.

Pelakunya hanyalah peniru Pembunuh Berantai Kupu-kupu.

Tunggu. Itu sama sekali tak masuk akal.

Tadi, kau terus mengoceh

soal perubahan si pelaku.

Tapi ternyata ini ulah peniru?

- Karena korbannya pria? - Salah.

Jenis kelamin korban, metode pembuangan,

dan MO bisa berubah,

tapi senjata tak bisa.

Mengubah senjata yang biasa dia pakai itu sangat sulit.

Dia benar.

Dibandingkan dengan korban lain,

bentuk retakan di kepala Kang Su berbeda.

Artinya, senjata pembunuhnya berbeda.

Jadi...

- Sutradara Kang. - Ya?

Bisa rekam aku sampai dada?

Agar pemirsa bisa lebih memercayaiku.

Sampai dada, demi kepercayaan. Baiklah.

Menyimpulkan pelakunya hanya peniru

berdasarkan senjatanya, itu berlebihan.

Berlebihan atau tidak,

berdiskusilah setelah mendengarkan mereka. Action.

Apa katamu? Itu penghinaan.

Diamlah. Ini sudah menyala.

Menyala? Apanya yang menyala?

Astaga. Perlu kulanjutkan?

Ya.

Dari sidik jari di leher korban lain,

ibu jarinya terlihat sangat tebal dan pendek.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left