Inheritance

Inheritance

Download Indonesian Subtitle

Release info

Inheritance 2025 VOSTFR WEBRip x264 AAC YTS MX
A Commentary by subber.id

Tags

webdl
professional_translation
Published on: 2025-02-25
Downloads: 286
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kau pandai menari!

Aku luar biasa!

Jaga dirimu.

Kau yakin tak mau katakan sesuatu?

Aku akan banyak menyebutkan kata makian.

Dia takkan peduli.

- Tidak. - Yang benar saja.

Aku tak percaya dia datang.

Aku dan Maya berterima kasih kau sudah luangkan waktu...

...untuk bantu kami ucapkan perpisahan kepada ibu kami, Laura Welch.

Ibu menjalani hidupnya sebagai perawat,

Merawat orang lain seolah mereka anaknya sendiri.

Hei.

Layaknya penganut Buddha yang baik, dia selalu berkata,

"Kebahagiaan tak pernah berkurang dengan berbagi."

Beberapa dari kita bisa ikuti contoh mulia beliau.

Tapi seperti yang kalian tahu, saudariku Maya menjadi dekat,

Dengan habiskan sembilan bulan terakhir merawat dia tanpa henti.

Dia adalah anugerah di tahan terberatnya,

Dan untuk itu aku berterima kasih kepadanya.

Ya. Ini payah. Ibu pasti membenci ini.

Hei, anak-anak.

- Doug. Apa kabar? - Senang melihatmu, Tn. Welch.

Ini pasti Cleo. Hei, Cleo.

- Sini, biar aku gendong dia. - Kau terbang dari mana?

London. Ayah berharap bisa datang lebih cepat.

Ayah harusnya ada di sini untukmu.

Kau tak pernah ada untuk kami untuk waktu yang lama.

Ayah memang bodoh, dan ayah mengacaukan itu,

Dan ayah berharap bisa menariknya kembali.

Tapi saat ini, ayah ingin coba menebusnya untuk kalian berdua.

Maya. Hei. Apa rencanamu sekarang?

- Pulang. - Maksud ayah untuk bekerja.

Dengar, mungkin ini hal terakhir yang kau ingin bicarakan,

Tapi ayah mungkin punya sesuatu untukmu jika kau tertarik.

Aku tak tahu apa-apa soal real estate.

Itu tidak perlu. Yang kau butuhkan adalah menjadi menawan.

Dan dibalik tampilan keras itu, ayah tahu kau menawan.

Pembelinya orang asing, kebanyakan dari Mesir dan India.

Anak muda.

Saat mereka datang dan melihat properti,

Mereka butuh orang untuk temani mereka keliling kota selama beberapa hari.

- Memanjakan mereka. - Seperti pendamping.

Seperti seorang agen.

Kau tahu, orang keren yang bisa sepaham dengan mereka.

Muda, ceria, dan seru.

Aku salah satu dari itu.

$1,000 per hari, minimal tiga minggu.

Kita lihat lagi setelah itu.

Apa imbalannya?

Tidak ada.

Tapi kau harus temui mereka dulu di Kairo selama beberapa hari,

Lalu membawa mereka ke sini.

Aku lama tak melihatmu.

- Aku bahkan tidak mengenalmu. - Ayolah, Maya.

Kau tahu ayah.

Kita tim yang bagus. Itu selalu kau dan ayah.

Tapi kau benar. Ini sudah terlalu lama,

Dan itu salah ayah, jadi biar ayah perbaiki itu.

Kau mengalami tahun yang berat. Kau baru kehilangan ibumu.

Biar aku...

Biar aku menjadi ayahmu.

Aku tak percaya akan bereskan tempat ini sendirian.

Bagaimana menurutmu?

Menurutku ini gila.

- Aku tahu. - Tidak. Ini gila.

- Biar aku lihat matamu. - Aku tidak mabuk.

- Apa-apaan? - Entahlah.

Dia datang, dan kau putuskan untuk pergi dengan dia.

Aku pikir kau mencoba untuk mengontrol hidupmu.

- Ini kerja, oke? Ada bayarannya. - Dia kasih utang kita biaya pemakaman,

- Biaya rumah sakit. - Dia akan transfer kita uang.

Semua sudah diurus.

Semuanya? Aku ragukan itu.

Lihat? Sam Welch. Dikirim kemarin.

Dia melakukan seperti perkataannya. Berikan dia keringanan.

Dari bank di Korea Selatan.

Di Tn. Pengusaha Internasional.

Aku takkan pergi dengan dia tak peduli berapa dia membayar.

Dia satu-satunya orang tuaku yang tersisa.

Dan, ayolah, Jess.

Aku habiskan sembilan bulan terakhir...

...terkurung di apartemen ini melihat Ibu meninggal.

Aku akan lakukan apa saja, pergi ke mana saja,

Untuk bisa keluar dari tempat ini.

Hei.

Hei, kau datang.

Ayah punya sesuatu untukmu.

Uang muka sesuai permintaanmu.

Kau selalu negosiator yang sulit sejak hari kau dilahirkan.

Apa yang dulu aku negosiasikan? Kasih sayang?

Kau tahu apa yang kau inginkan, dan kau tahu cara dapatkan itu.

Jadi bukan kasih sayang.

Kau rela mengambil risiko. Kau selesaikan tugasmu.

Itu salah satu kesamaan kita.

Kau tak pernah mengatakan hal seperti itu padaku sebelumnya.

Nn. Welch, kau mau sesuatu sebelum kita berangkat?

- Aku tak apa, terima kasih. - Tn. Robertson?

Tidak ada untukku. Terima kasih.

Robertson?

Dia pasti sedang lelah.

Untuk usaha baru.

Menara kaca 42 lantai, lobi tiga lantai,

Dua kolam renang, ruang atap, ruang bawah tanah.

Siapa yang membeli itu?

Para sultan.

Yang satu di bidang telekomunikasi,

Yang satunya lagi pemilik perusahaan mobil di India.

Jadi ayah membantu orang kaya mencuci uang.

Tidak.

Bukankah itu inti dari real estate kelas atas New York?

- Bukan itu para klien ayah. - Bagaimana ayah tahu?

Karena jika itu benar, Ayah akan hasilkan lebih banyak uang.

Permisi.

- Sam! - Khalil!

- Bagaimana kabarmu? - Baik, temanku.

- Senang melihatmu. - Selamat datang kembali.

Terima kasih. Wow.

Apa, itu cerutu termurah yang bisa kau temukan?

Kau tahu aku, Sam. Aku tidak suka cerutu.

- Jadi ini dia. - Maya, ini Khalil Ibrahim,

Rekan bisnis dan teman.

Untuk Nn. Maya, keindahan kecil untuk keindahan yang lebih besar.

Terima kasih.

Selamat datang di Mesir.

Akhirnya datang juga.

- Hei. - Hei.

Lihat apa yang ayah temukan.

- Ya Tuhan. - Berapa umurmu saat itu? 6 tahun?

Ingat perjalanan itu?

- Ya? - Samar.

Kau dari dulu memang mirip ibumu.

Tidak, semua orang bilang aku mirip denganmu.

Kita seperti dua kacang dari satu kulit.

Membuat masalah, bergembira.

Mereka berdiri di sini, menaruh tangannya di sini,

Menaruh batu besar ini pada tempatnya.

Mereka para budak, bukan?

Tidak ada yang tahu nama atau apapun tentang mereka.

Kita bahkan tak ingat para rajanya.

Pernah dengar Rahotep, Intef, Thutmose?

- Tidak. - Bagaimana dengan Hatshepsut,

Firaun wanita yang paling lama memerintah?

Dia penguasa yang baik saat masa sulit.

Akhenaten tidak efektif. Seti brutal.

Mereka semua berpikir drama kecil mereka penting,

Tapi pada akhirnya, mereka hanya butiran pasir.

Begitu juga dengan orang-orang yang menempatkan bebatuan ini.

Tidak penting.

Itu membuat depresi.

Atau membebaskan.

- Kau siap untuk pergi? - Tentu.

- Beritahu aku tentang Robertson. - Apa?

Aku melihat paspor Robertson-mu di pesawat.

Nama pena ayah.

Kau bukan penulis.

Jangan bohongi aku. Setidaknya Ayah bisa jujur denganku.

Itu benar Ayah menjual real estate. Tapi dahulu,

Para klien ayah terkadang sedikit saru.

Itu lebih mudah untuk gunakan nama berbeda,

Agar itu tak kembali kepada ibumu atau anak-anakku.

Kenapa mereka saru?

Beberapa sedang berperang,

Dan itu membuat mereka putus asa, terkadang berbahaya.

- Apa yang ayah lakukan untuk mereka? - Pernah lakukan. Sudah tidak lagi.

Oke, apa yang pernah ayah lakukan?

Ayah mencuci uang mereka lewat real estate.

Tentu saja. Ke mana perginya uang itu?

Untuk membeli informasi atau pengaruh.

Atau senjata?

Di beberapa kasus, benar.

Jadi para diktator?

- Teroris? - Bukan...

Ayah mendukung orang Kurdi di Suriah, aktivis LGBT di Rusia.

Ayah membantu mendanai Arab Spring.

Itu jelas membuat kesal beberapa orang di Mesir,

Tapi ayah dan klien sama-sama saling membutuhkan.

Intinya, itu masa lalu.

Dan ayah terjebak dengan Robertson.

Apa pekerjaan ayah saat kita tinggal di Turgi?

Ayah bekerja di Deplu.

Melakukan apa?

Terhubung dengan warga setempat, mengumpulkan informasi.

Ayah mata-mata.

- Apa ibu tahu? - Tentu saja ibumu tahu.

- Itu alasan kami pulang? - Tidak, ayah...

Ibumu lelah terus pindah setiap beberapa tahun.

Dia tak mau membesarkan dua anak seperti itu,

Dan ibumu benar.

Aku tidak merindukan dia.

Maya, ini masih terlalu dini.

Realitas masih belum menghantammu.

Ibu orang yang sangat baik.

Semua orang selalu ingin dia bantu.

Aku mau jadi seperti dia, tapi...

Aku bukan orang baik.

Itu sulit untuk dikatakan dengan lantang,

Tapi aku lega saat meninggalkan rumah sakit.

Aku hampir merasa girang.

Kebebasan.

More Indonesian subtitles for Inheritance

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left