Specials

Release info

세상에서 제일 예쁜 내 딸ㆍMy Prettiest Daughter In The WorldㆍE31-E32-NEXT-VIU
세상에서 제일 예쁜 내 딸ㆍMother of MineㆍE31-E32-NEXT-VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-05-13
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Astaga, Tae Ju.

Diamlah. Aku sungguh merindukanmu.

Astaga. Hentikan.

Hei, jangan lakukan ini. Tunggu.

Apa?

- Apa yang kamu lakukan? - Diamlah.

Kenapa tidak mau mendengarkanku?

Bagaimana jika ada yang lihat kita? Hentikan.

- Ayolah. - Yang benar saja!

Kamu keterlaluan.

Hentikan, sungguh.

Tae Ju! Astaga, hentikan.

Jadi, kita mau ke mana?

Ke tempat dengan kenangan kita.

Kenangan kita? Ke mana itu?

Kamu tidak pernah memperhatikan.

Ayo.

"Episode 31"

Astaga.

Kak, sudah kubilang duduk saja.

Astaga.

Kakak tidak bisa duduk terus.

Kakak harus berjalan-jalan juga.

- Astaga, hati-hati. - Astaga.

Astaga.

Jae Bum, bangun!

Sampai kapan kamu mau tidur?

Kenapa kamu minum sebanyak itu?

Melakukan itu tidak akan membuat Mi Hye

kembali dari lokakarya lebih cepat.

Mi Hye.

Berapa harga sayur ini, Bu?

Apa dia tidak bisa mendengarku?

Bu.

Berapa harga sayur ini?

Jangan berteriak. Aku tidak tuli.

Aku hanya tercengang karena kamu tampan.

Apa?

Kamu mau ini?

Ya, tolong.

Yang ini juga lagi.

- Ini? - Ya.

- Berapa harganya? - Tiga dolar.

Baik, ini.

Kuharap dagangan Anda laris dan Anda tetap sehat.

- Terima kasih. Sampai jumpa. - Dah.

"Untungnya, dia tangguh dan mandiri"

"Dia juga amat mengagumi putrinya"

Aneh. Kenapa di luar hening sekali?

Dia bisa tersenyum seperti ini,

tapi selalu marah kepadaku.

Apa? Ini saat dia kecil?

Aku baru tahu dia dulu manis sekali.

Jika dipikir-pikir, kenapa Pak Kim Tae Joon

tidak pernah membahas istrinya sama sekali?

Dia cantik sekali.

"Dia kembali dari perjalanannya ke Amerika Selatan..."

Astaga!

Apa? Kenapa kamu terkejut sekali?

Kamu mengejutkanku.

Kenapa datang tanpa bilang apa pun?

Astaga. Aku sudah mengetuk beberapa kali.

Kamu tidak menjawab,

jadi, aku masuk karena takut kamu tidur.

Lalu aku melihatmu amat fokus.

Itulah alasanku tidak bilang apa-apa.

Bagaimanapun, kurasa membawamu kemari berbuah manis.

Kamu bahkan tidak tahu aku mengawasimu.

Kamu amat berkonsentrasi.

Mari kita lihat apa yang kamu tulis.

Jangan.

Belum. Jangan dahulu.

- Berikan. - Tidak.

Aku tidak bisa menunjukkannya sekarang.

Apa maksudmu?

Aku ketua editor, jadi, kenapa tidak bisa?

Serahkan.

Tidak.

Dengar, Kang Mi Hye.

Tidak, aku belum selesai.

Berikan padaku.

Nanti saja jika sudah selesai.

- Berikan padaku. - Tidak.

Langkahi dahulu mayatku.

Makanlah hotteok.

- Apa? - Selagi aku membaca ini,

makanlah hotteok.

Ada di dapur.

Astaga, Kang Mi Sun.

33, 34...

Tunggu.

Mereka tidak mungkin memberikanku 1.190 dolar.

Mereka ceroboh sekali.

Astaga.

Aku tetap akan mengambil uang ini.

35, 36, 37...

Sulit kupercaya

aku tinggal dengan seseorang seperti dia seumur hidupku.

40...

- Ibu. - Astaga.

Kenapa kamu kemari lagi?

Ibu tahu jawabannya.

Jagalah Da Bin.

Aku harus bicara dengan Mi Sun.

Ini akhir pekan.

Kenapa ibu harus menjaganya pada akhir pekan?

Lagi pula, kenapa kamu harus meninggalkannya di sini

jika harus bicara dengan Mi Sun?

Ada sesuatu.

Pokoknya, aku akan meninggalkannya di sini.

Hei.

Ibu sudah mengambil uangnya.

Apa? Kamu...

Astaga. Beraninya dia.

Beraninya dia melakukan itu kepadaku.

Halo, Da Bin.

Halo.

Aku kembali, Kek.

Kamu bisa datang kapan pun kamu mau.

Nenek akan menjagamu.

Apa?

Da Bin.

Apa tadi kamu sedih tidak bisa makan kue?

Jika kamu ke ruang kerja kakek,

ada permen di meja.

Kamu mau?

- Ya. - Baiklah kalau begitu.

Baguslah. Kamu membayarnya.

Sayang.

Berhentilah marah dan jaga Da Bin.

Ini akhir pekan.

Tidak ada akhir pekan jika kamu digaji.

Apa?

Itu hubungan

antara pegawai dan pemberi kerja.

Hubungan antara pegawai dan pemberi kerja?

Apa maksudmu?

Ini antara ibu dan anak.

Anak-anak itulah yang tidak tahu malu.

Yang membayar pemberi kerja

dan yang dibayar pegawai.

Itu sebabnya aku bilang jangan menerima uangnya.

Ini terjadi

karena kamu memaksa dibayar.

Kamu harus mengurusnya sendiri.

Kita harus bicara.

Minggir. Aku tidak mau bilang apa-apa.

Kang Mi Sun.

Apa aku tahu punggung ibumu sakit?

Ini bukan soal tahu atau tidak.

Ini soal sikapmu kepadanya.

Apa ibuku mudah disuruh-suruh?

Apa dia samsakmu?

Apa dia datang dan pergi sesuka hatimu?

Kamu takut pengeluaran kita tinggi,

jadi, kini kamu membicarakannya?

Apa kamu harus mengusirku karena itu?

Ditendang juga?

Begitukah kamu dibesarkan?

Apa kamu diajari menendang suamimu

jika tidak mendapatkan keinginanmu?

Kamu bahkan menjambak rambutku.

Aku tidak bisa berkata-kata karena terkejut.

Apa yang diajari ibumu

sebelum kamu menikah?

Aku bisa mengatakan hal yang sama soal ibumu.

Apa yang dia ajari kepadamu?

Aku sangat ragu dia mengajarimu apa pun.

Apa?

Minggir.

Aku akan menginap dengan ibuku sampai besok.

Jaga Da Bin akhir pekan ini.

Kenapa harus aku?

"Kenapa harus aku?"

Kamu masih bisa bilang begitu?

Bukankah kamu ayahnya?

Aku ayahnya, benar.

Tapi kenapa aku harus menjaganya?

Akan kubilang jelas-jelas.

Aku tidak akan mengasuh anak sendiri.

Kita sudah membayar ibumu,

jadi, aku berhak bebas.

Lakukan tugasmu sebagai ayahnya Da Bin

kecuali kamu mau diusir.

Serta selagi aku baik,

serahkan sepeda 20.000 dolar-mu itu

dan alat pancing 5.000 dolar milikmu.

Dengan uang yang kita tabung,

kita bisa membayar ibumu selama enam bulan.

Paham?

Kenapa... Mi Sun, jika itu maumu,

ceraikan saja aku.

Sungguh?

Kamu mau menceraikanku?

Apa...

Baik!

Aku akan amat berterima kasih.

Jangan berubah pikiran.

Paham?

Kang Mi Sun!

Mother of Mine subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left