The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh tsubasaraa IDFL™ Subs Crew
Jika Chintamani dipegang oleh orang yang salah
dunia akan menjadi kacau balau.
Jika sesuatu terjadi padaku...
Dia ingin anda mengambil alih perusahaannya nanti.
Apa?
Tapi, anda selalu saja membuat masalah yang membuat Presedir belum yakin.
Dia belum yakin?
Presedir ingin anda menjadi pewaris perusahaan yang layak.
Sebenarnya, aku berdiri di sini demi dia.
Dan juga, aku ingin mencari seorang murid yang bisa menyimpan dan menjaga kunci itu.
Tolong jadilah anak yang hebat.
Anak yang memenuhi syarat untuk menjadi pewaris
yang dapat memenangkan pertempuran apapun itu.
Anak yang memiliki kekuatan untuk menjalankan Sang Hae Group.
Presedir menginginkan pewaris seperti itu.
Anda mungkin sudah tahu,
tapi, Moorim School bukan lah sekolah biasa.
Itulah sebabnya Presedir Wang mengirim anda ke sana.
Pertama, dapatkan pengakuan dari sekolah.
Ketua menginginkan pewaris kuat.
Presedir Wang ingin seseorang yang kuat untuk menggantikannya.
Pelakunya tak mengincar kunci Chintamani?
Ya, sepertinya begitu.
Apa anda sudah tahu siapa pelakunya?
Ya, aku juga sedang menunggu itu.
Apa yang anda tunggu?
Pengakuan dari pelakunya.
Tunggu sebentar.
Ada yang menguping pembicaraan kita.
Apa kau akan terus menyembunyikan tentang kunci itu, Prof. Hwang?
Yang aku maksudkan adalah Chintamani!
Siapa pelakunya?
Kau sedang memikirkan apa?
Insiden itu sangat mengganggu, ya?
Ya.
Kantor Kepala Sekolah diubrak-abrik.
Dan aku tak tahu apa yang sedang terjadi.
Dan kita akan mendapatkan kekuatan yang besar jika memiliki Chintamani.
Apa semua masalah ini karena Chintamani?
Apa menurutmu, Yeob Jung tahu tentang Chintamani?
Dia ingin sekali menjadi pewaris dari Organisasi Moorim.
Dia selalu terobsesi menjadi yang pertama dan terhebat.
Kau juga melihatnya, 'kan?
Yeob Jung berasal dari keluarga seni bela diri terhebat di Hong Kong.
Dia mungkin sangat tahu tentang Moorim.
Kau tak tahu?
Tentang apa?
Tentang Chintamani.
Kau sungguh tak tahu tentang itu?
Aku tak tahu!
Yeob Jung.
Apa kau tahu tentang Chintamani itu?
Untuk apa kau tahu itu?
Jika kau tahu sesuatu tentang kunci Chintamani...
itu berarti, kaulah yang telah mengobrak-abrik kantor Kepala Sekolah.
Sudah jangan bercanda.
Bahkan jika targetku adalah Chintamani...
Apa kau pikir aku akan pergi ke kantor itu?
Jika aku menjadi murid terbaik, aku akan bisa memilikinya.
Untuk apa aku mencurinya lagi?
Apa kau pikir bisa menjadi yang terbaik dengan sikapmu itu?
Kenapa kau aneh sekali?
Ini bukanlah urusanmu.
Kau juga tak ada hubungannya dengan insiden ini.
Kenapa aku tak ada hubungannya
Ah, apa karena kau sudah menganggap kau ini murid di sini?
Kau sembuhkan saja telingamu itu dan pergi.
Kau bilang apa?
Kau sudah cukup lama di sini.
Kenapa kau tak kembali saja ke duniamu itu?
Artis manja sepertimu itu tak pantas untuk sekolah di sini.
Hei, hati-hati!
Aku sedang menkhayal.
Kau harus hati-hati dengan pisaunya.
Pro. Kim Dae Ho selalu memperingatkan kita.
- Yoon Shi Woo. - Apa?
Selama konsermu itu...
saat lampur itu menjatuhimu.
Aku melihatnya.
Memang hanya sebentar, tapi aku bisa melihatnya.
- Bagaimana kau bisa melakukannya? - Mungkin kau salah lihat.
Tidak, aku sangat jelas melihatnya.
Bahkan saat serigala itu menyerang kalian.
Jika kuingat lagi. Kau ini memang berbeda dari kami.
Dan kau adalah orang yang pertama yang membuka segel itu.
Bukan aku. Mungkin saja Wang Chi Ang...
Tidak, pasti kau.
Bahkan jika aku yang membukanya, itu hanyalah kebetulan.
Aku iri jika memang itu adalah kebetulan.
Jika aku mempunyai kekuatan seperti itu...
aku bisa menghilangkan beban yang ayahku punya.
Kenapa kau tak memintanya mengatakan hal yang sebenarnya saja?
Jika ayah kesulitan, ayah bisa memberitahuku.
Aku pasti bisa menghadapinya, seperti yang ayah bilang,
aku adalah putri ayah.
Aku sedang menunggu itu.
Aku bisa menunggunya.
- Selamat malam! - Ya!
Shim Soon Deok.
Kau sedang apa di sini?
- Aku ingin ke sekolah denganmu. - Benarkah?
Aku sudah sembuh sekarang.
Oh! Wang Chi Ang akhirnya kembali ke Moorim School!
Tapi, aku harus menyelesaikan beberapa tugas yang belum selesai.
Tugas?
- Ayo. - Kita mau ke mana?
Apa kau akan diam saja?
Apa maksudmu?
Aku tahu, kau tak ada di kamar saat profesor datang ke kamar ini.
Kau masih memakai sepatu saat itu, aku melihatnya.
Aku...
Seperti yang kau bilang, aku ini anak yang menyedihkan.
Aku hanya lupa melepas sepatuku sebelum tidur.
Tak usah berbohong lagi.
Kau datang terburu-buru dan bersembunyi,
jadi kau tak punya waktu untuk melepas sepatumu.
Jangan berkata yang tidak-tidak!
Tak usah berbohong lagi dan akuilah sekarang.
Aku mengatakan ini karena kasihan.
Kasihan? Yang benar saja!
Kau hanya mau menjebakku
agar aku menjadi sampah di sekolah ini.
Dasar menyedihkan.
Ya, kau pasti menganggapku sangat menyedihkan.
Aku tahu, kau adalah pewaris dari keluarga seni bela diri terbaik di Hong Kong.
Dan aku hanya cecurut bagimu.
Kau pasti hanya menganggapku serangga.
Apa kau memerlukan Chintamani untuk menaikkan nama keluargamu?
Ah, untuk apa kau sekolah di sini?
- Tutup mulutmu! - Kenapa? Kau mau memukulku lagi?
Kalian pasti menganggapku anak yang menyedihkan.
Lalu, kalian sendiri siapa? Memangnya kalian sehebat apa?
- Sudah cukup. - Tak usah ikut campur.
Orang tuamu sendiri bahkan tidak kau tahu.
Kau pasti menganggapku anak yang menyedihkan.
Apa sungguh kau pelakunya?
- Kenapa? - Cepat pergi mengaku pada Kepala Sekolah.
Jika kau mau, kau saja yang memberitahunya.
- Tak ada yang perlu kukatakan padanya. - Choi Ho.
Tak perlu.
Kenapa kau melakukannya?
Choi Ho yang kutahu tak akan pernah melakukan hal seperti ini.
Aku tak bisa menerima jika aku masuk kelas rendah.
Aku hanya ingin meningkatkan kemampuanku.
Tindakan bodoh macam apa itu.
Berada di kelas rendah bukan berarti,
kelas tinggi lebih hebat darimu.
Kau harus tahu bahwa tindakanmu ini sangat salah.
Jadi, karena itu anda hanya memberitahu Yoon Shi Woo tentang Chintamani itu?
Sebenarnya, aku berdiri di sini demi dia.
Dan juga, aku ingin mencari seorang murid yang bisa menyimpan dan menjaga kunci itu.
Apa kau ingin menjadikan Yoon Shi Woo sebagai pewaris Moorim School?
Kenapa? Kenapa harus dia?
- Dia baru saja masuk di sini- - Aku sudah mengerti sekarang,
kau tak berhak untuk berada di kelas rendah.
Dan juga, kau tak berhak bersekolah di Moorim School.
Kembali saja ke rumah.
Jadi, kau mau ke sini?
Ya, aku mau minum teh bersamamu.
Ya, lumayan juga. Tempat ini bagus.
Dan aku sudah lama tak pernah minum teh.
- Terima kasih. - Karena apa?
Kau tak bisa pergi kerja dan begadang untuk menjagaku.
Aku tahu, pekerjaan itu sangat penting bagimu.
Ini bukanlah apa-apa dibandingkan saat kau terluka demi aku.
Jujur saja, aku masih sangat merasa menyesal.
Tidak perlu.
Benarkah? Aku tak usah merasa menyesal lagi?
Ya.
Kalau begitu, aku tak akan mengatakan, "Maaf" lagi.
Kau yang minta, loh.
Bukan itu yang ingin kudengar darimu.
Kau tahu itu.
Aku tak ingin kau menghindar lagi.
Apa ini?
Bukalah.
Kupu-kupu akan memberikanmu keberuntungan.
Itu sebabnya aku menangkapkan satu untukmu.
Maaf...
Tapi, aku tak bisa menerima ini, Wang Chi Ang.
Aku tak ingin membebanimu lagi.
Apa karena Yoon Shi Woo?
Apa?
Kau menolakku begini.
Apa karena Yoon Shi Woo?
Kau tahu. Kau tahu bagaimana perasaanku padamu.
Aku tak bercanda, aku sangat tulus.
Kau harus tahu itu.
Aku sudah tahu.
Aku tahu... sangat.
Karena itulah aku tak bisa menerimanya.
Aku sungguh minta maaf.
Aku...
tak akan menyerah.
Wang Chi Ang.
Tapi, jangan merasa tertekan.
Hati seseorang itu sama halnya dengan kupu-kupu.
Jika kau mau menangkapnya dengan paksa, dia pasti akan lari.
Aku tak akan mengejarmu dengan cara kekanak-kanakan lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.