Release info

Heion Sedai no Idaten-tachi S01E05 Ani One Asia id
A Commentary by furosty
Ani-One Asia Retail

Tags

other
Published on: 2021-08-15
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 195 lines.

Kalian pikir dapat mengalahkan aku jika menyerang bersama?

Cepat kabur!

Hayato!

Aku gigit kamu sampai hancur!

Lepaskan Hayato!

-Sialan… -Sebentar, sebentar. Tunggu dulu…

Jangan-jangan kamu enggak bisa lihat ke depan?

Kalau begitu, aku juga dapat kalahkan kamu!

Efeknya begitu dashyat?

THE IDATEN DEITIES KNOW ONLY PEACE

THE IDATEN DEITIES KNOW ONLY PEACE

Kalian keterlaluan sekali!

Siapa yang peduli!

Pukulan yang bagus!

Oh iya, untuk kamu,

tahu tidak kalau tidak boleh gunakan kaca pembesar untuk melihat matahari?

Jujur, aku juga tidak begitu mengerti perkataan ini.

Sialan, ternyata dia dapat menggunakan teknik ini.

Kelihatannya efek peluru cahaya sangat besar bagimu.

Pintu keluarnya terhalang ya?

Baiklah,

sambil menunggu penglihatanmu pulih, bagaimana kalau kita berbincang-bincang?

Anggap saja untuk menghabiskan waktu.

Jendral Pisara, kamu sangat cerdas.

Menghadapi lawan yang lemah seperti aku,

kamu tetap menggiringku kemari untuk memastikan aku terbunuh.

Ini berarti kamu mengerti situasi sekarang.

Kamu sejak awal mengerti kalau klan Iblis tidak mungkin menang.

Aku tahu apa yang kalian inginkan.

Kalian berniat membunuh kami bertiga sebelum kami dewasa,

lalu kalian dapat menunggu kesempatan untuk menghadapi Rin.

Betul yang aku katakan?

Aku tidak peduli apa yang kamu katakan.

Yang pasti, kalian semua harus mati hari ini juga.

Benar, aku memang mungkin terbunuh olehmu,

namun Iblis yang menyerang dua orang lainnya

juga akan dihabisi oleh Prontea.

Tampaknya kamu telah menggunakan seluruh tenagamu.

Aku kira-kira telah mengerti.

Sekarang giliranku menyerang.

Ternyata tenaga tangan kosong memang lebih kuat.

Rin bukan satu-satunya Idaten yang dapat mengalahkan klan Iblis.

Sepertinya kalian yang terlalu naif.

Iblis memang sejak awal adalah makhluk yang tidak memiliki kecerdasan

dan hanya mengandalkan kekerasan.

Memangnya kenapa?

Apa pun yang kamu katakan, kamu tetap ditakdirkan untuk mati hari ini.

Bodoh, teruskan saja bicara.

Apa benar?

Selama aku dapat kabur, aku dapat memanggil Prontea kemari.

Yang akan mati adalah kamu.

Betul sekali, teruskan bicara.

Satu hal lagi,

kadang kala kecerdasan malah akan mencelakai diri sendiri.

Bodoh, aku tidak akan kena kedua kalinya!

Kamu sedang bermain-main?

Kamu pikir dengan begini dapat melukai aku?

Benar juga,

untuk merusak pakaianmu saja aku membutuhkan tenaga besar.

Lekuk dadamu menarik juga.

Dasar cabul!

Lihat, hal sepele seperti ini saja dapat membuatmu panik.

Tugas utama klan Iblis adalah meneruskan keturunan.

Makanya aku menebak,

dengan memiliki kecerdasan yang aneh, harga diri kalian juga bertambah tinggi.

Konsekuensi dari bereproduksi

adalah menjadi malu jika terlihat telanjang,

seperti gadis perawan yang tidak pernah melihat dunia luar.

Dasar…keparat…

Aku akan membunuhmu! Bunuh kamu!

Aku pasti akan membunuhmu!

Mati kamu!

Apa?

Taktik ini tidak mempan padaku.

Kalian telah menggunakan taktik ini saat pertama kali menyerang kami.

Nickel…

Sialan, apalagi yang dia lakukan?

Apa? Dia diam saja dan tidak bergerak?

Apa sebenarnya yang dia lakukan…

Racun?

Sejak awal dia berniat menggunakan racun, sehingga sengaja mengulur waktu?

Tapi…kenapa racun ada efek padaku…

Tidak ada racun yang berguna bagi Iblis yang murni.

Namun…kalian memiliki otak manusia.

Otak manusia dapat menahan rasa sakit,

namun mudah tunduk pada perasaan.

Benar, ini adalah campuran dari obat bius dan obat penenang.

Jika kamu menyerangku tanpa peduli dengan resiko,

mungkin aku telah terbunuh.

Kamu kalah karena memiliki kecerdasan,

dan tidak berani mengambil resiko.

Kamu juga tidak dapat mendengar perkataanku lagi.

Lawan tidak dapat menembus pertahanan dan daya hidup Hayato.

-Hayato juga tidak memiliki serangan yang berarti. -Menyebalkan sekali!

Hayato akan menang beberapa jam kemudian.

Namun cara ini terlalu membosankan.

Waktunya melakukan eksperimen terakhir.

Paula, kamu dapat mendengarku?

Prontea?

Gunakan pedang itu untuk bertarung.

Itu pedang yang sama dengan milik guru.

Hanya pedangku dapat meninggalkan aku.

Dengan kata lain, aku meminjamkan tenagaku padamu.

Baiklah.

Kayak baru mulai sudah pakai senjata terhebat.

Paula, berikan pedang itu pada Hayato.

Nih, Hayato.

Tunggu…

Tunggu! Menyerah! Aku kalah! Tolong hentikan!

Aku mohon, ampuni aku!

Tidak artinya menang dengan cara ini.

Ayo,

kita tentukan pemenangnya dengan tangan kosong.

Dia tidak tertarik.

Tampaknya dia tipe yang hanya ingin bertambah kuat.

Apa…yang ingin…kamu lakukan padaku…

Karena sudah tangkap yang masih hidup,

tentu harus lakukan hal yang menarik.

Jangan…aku mohon…bunuh aku…

Hal aneh apa yang sedang kamu pikirkan?

Tenang saja.

Tapi, mungkin hal aneh akan lebih bagus.

Karena aku seorang ilmuwan,

yang dapat membuatku tertarik hanya meja operasi.

Dan yang aku masukkan, hanya pisau operasi.

Aku dilahirkan secara natural,

sebelum bertemu Hayato, aku tidak mengetahui siapa diriku sebenarnya.

Untuk memahami diriku sendiri,

aku telah membedah banyak sekali manusia.

Aku sangat pandai mempermainkan otak manusia.

#5 CABUL

Kapal perang pertama tidak menemukan keganjilan.

-Bagaimana menurutmu, Brandy? -Kapal perang kedua tidak menemukan keganjilan.

-Dia dari tadi tidak bergerak sama sekali. -Kapal perang ketiga tidak menemukan keganjilan.

-Kalau begitu, panggil Wela kemari. -Semuanya normal.

Panggil Wela?

Kamu dipermainkan beberapa hari oleh para prajurit,

masih tetap menunjukkan semangat yang kuat.

Aku tidak akan tunduk pada hinaan.

Aku anjurkan kalian untuk segera hentikan tindakan kalian...

Apa yang kamu lakukan? Hentikan...

Kekerasan memang tidak berefek padamu.

Karena hatimu yang kuat, kamu juga dapat menahan hinaan.

Namun, semalam kamu malah klimaks dua kali...

Aku…tidak ada.

Kamu takut?

Pertama kali merasakan enaknya rasa saat klimaks.

Sesakit apa pun dapat kamu tahan,

namun kamu begitu mudah menyerah pada perasaanmu sendiri.

Tidak, hentikan...

Baiklah, aku berhenti.

Aku sudah berhenti.

Kenapa berhenti sebelum aku klimaks...

Bu…Bukan begitu.

Wela, kamu pergi ke ruang pengawas dulu.

Brandy?

Aduh, aku sedang asik-asiknya.

Sudah tidak perlu lagi?

Selanjutnya aku akan secara perlahan membuatnya klimaks tanpa henti.

Segera hentikan dan lakukan perintahku!

Iya…

Nasibmu sungguh beruntung.

Permaisuri Brandy,

kerajaanmu mempermainkan rakyat dengan semena-mena,

suatu hari kelak kamu akan dihukum oleh langit!

Memangnya kamu tidak takut dengan Dewa?

Dewa…memangnya menakutkan?

Aku tidak pernah tahu kehebatan mereka.

Apa maksudmu?

Entahlah,

kalau kamu memang pengikut dewa, tanyakan saja langsung pada mereka.

Tidak sanggup berdiri lagi?

Berarti aku menang.

Sialan...

Menghabiskan waktu enam jam, lebih cepat dari yang aku duga.

Siap.

Selamat datang, Nept dan Corey.

Silakan nikmati operasi otak yang nyaman dari Tuan Easley,

dan berbalik menjadi rekan kami.

SEDANG OPERASI

TRIO IBLIS

MUSNAH

"PRAJURIT BARU, PETER, MANUSIA" Semua pengawas tidak menemukan keganjilan.

Target tidak terlihat bergerak.

Halo, kalian panggil aku?

Wela, bagaimana menurutmu situasi ini?

Coba kulihat.

Enaknya ada daun muda di sini.

Adik kecil, kamu umur berapa?

Kenapa…

Aku tanyakan sekali lagi, bagaimana menurutmu situasi ini?

Aku perlu lihat agak lama baru bisa tahu.

Dia berani sekali bertingkah seperti ini di hadapan Raja.

Kenapa Raja memanggil Guru Nakal kemari?

Mereka berdua sudah beres.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left