Release info

어느-날-우-리[Doom-At-Your-Service EPS01]NEXT-VIU 🖤
A Commentary by KUMO
Selamat menyaksikan (っ.❛ ᴗ ❛.)っ

Tags

other
Published on: 2021-05-10
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

°SUB BY VIU°

Semua tokoh, lokasi, organisasi, agama

Dan insiden dalam drama ini adalah fiksi

Ini glioblastoma.

Kamu mengidap glioblastoma multifocal.

Tumor itulah yang menyebabkan

rasa pusing dan muntahmu.

Aku akan mencari tahu lebih banyak dengan biopsi,

tapi lokasi tumormu tidak bagus.

Rupanya begitu.

Baiklah.

Apa kamu bisa melakukan biopsi

di akhir pekan?

Tidak bisa.

Berapa hari yang dibutuhkan untuk biopsi?

Setidaknya butuh satu pekan.

Itu terlalu lama.

Apa?

Kalau begitu, aku tidak bisa.

Kamu tidak bisa menjalani biopsi?

Ya.

Aku sudah memakai beberapa hari cutiku.

Jadi, aku tidak bisa meminta sepekan lagi dari kantor.

Bukankah kamu harus mengutamakan kesehatan daripada pekerjaanmu?

Entahlah.

Intinya, aku tidak bisa cuti selama sepekan.

Kalau begitu, tidak perlu menjalani tes.

Jika menjalani operasi, waktumu satu tahun.

Tanpa operasi, waktumu tiga sampai empat bulan.

Dan selama itu kamu juga tidak akan bisa hidup normal.

Kamu mungkin menderita kelumpuhan, gangguan bicara,

dan gangguan kognitif.

Menjalani biopsi sudah cukup berisiko.

Berisiko? - Ya.

Aku akan mati?

Ya.

Begitu rupanya.

Baiklah.

Ahli Bedah Saraf, Jung Seung Jun

Laporan Perencanaan Acara untuk Jung Dang Myun dari 'Dr. Yeomna

Silakan baca laporan ini

untuk jadwal acara itu.

Dan aku juga akan mengirimkan laporannya lewat surel.

Seperti perkataanku tadi,

kami sudah menentukan tanggal dengan platform itu.

Aku tahu kamu sibuk, tapi kamu harus mengirimkan kami

tulisanmu sampai episode 70 pada awal bulan depan.

Baiklah.

Aku tahu pekerjaanmu membuatmu sibuk,

tapi acaranya sebentar lagi.

Teruslah bekerja keras.

Baiklah. Aku akan meneleponmu. - Baiklah.

Kamu juga harus meneleponku.

Baiklah. Pak Jung.

Kamu pasti bisa.

Dan kamu sangat keren hari ini, terlihat seperti dokter sungguhan.

Terima kasih sudah mengizinkanku melewatkan antrean MRI hari ini.

Bukan apa-apa.

Aku memang dokter sungguhan.

Sampai jumpa.

Bu Tak.

Semangat.

Baiklah. Kamu juga.

Perhatian.

Staf medis dibutuhkan di UGD sekarang.

"Glioblastoma".

"Glioblastoma".

Kenapa dia...

Aku memang tampan, tapi aku sibuk.

Ada pasien trauma.

Semuanya, bersiaplah.

Beri jalan. - Tolong minggir.

Unit Gawat Darurat

Lima, empat, tiga, dua,

satu.

Pasien trauma datang. - Beri jalan.

Minggir! - Lewat sini.

Bawa para pasien.

Apa yang terjadi?

Dia butuh perawatan sekarang!

Beri jalan!

Amukan Maut Bersenjata Pisau di Persimpangan Lima Arah di Gusan-dong

Apa yang terjadi? Banyak orang terluka.

Apa terjadi kecelakaan?

Seorang pria bersenjatakan pisau

mengamuk di pusat kota Seoul pada pukul 2.30 siang.

Tujuh orang, termasuk orang lewat

yang berusaha menghentikannya mengalami cedera.

Korban yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit.

- Mereka sedang dirawat. - Astaga.

- Mengerikan. - Dan beberapa korban

- tewas dalam perjalanan. - Itu gila.

- Tersangka, Kim - Kamu akan membayar?

mencoba bunuh diri. - Ya.

Pasien rawat jalan, bedah saraf

"Jumlah, 686,20 dolar"

Ini gila. - Apa?

Apa? Bukan apa-apa.

Bisakah aku membayarnya dengan angsuran?

Selama berapa bulan?

Jika menjalani operasi, waktumu satu tahun.

Tanpa operasi, waktumu tiga sampai empat bulan.

Tiga bulan.

Baiklah.

Hei, siapkan ranjang! - Tolong rawat dia baik-baik.

Lewat sini. - Terus dorong.

Permisi.

Dia butuh dokter sekarang. - Lewat sini.

Astaga.

Di sini. - Lepaskan.

Luka tusuk di perutnya parah.

Pendarahannya juga serius. - Pak, bertahanlah.

Pak. - Tekanan darahnya turun.

Belum.

Ada pasien lain! - Lewat sini.

Ini dia.

Baiklah. Satu, dua, tiga. - Satu, dua, tiga.

Dia tersangkanya.

Dia mencoba bunuh diri di TKP.

Polisi sedang menuju ke sini.

Pasien lain datang.

Maaf. Dari departemen mana...

Tutup tirai di sekitar pasien itu.

Dan jangan biarkan siapa pun masuk selain polisi.

Baik, Dokter.

Akan kuambil alih dari sini. Kamu boleh pergi sekarang.

Apa? Tapi dia... - Dia tidak akan mati.

Baiklah.

Kamu mau pergi ke mana?

Buka matamu.

Aku sudah lama menunggu. Kenapa lama sekali?

Kamu pikir kamu istimewa?

Kamu pasti merasa memegang kendali.

Tapi aku yang memegang kendali. Kamu bukan apa-apa.

Biar kuberikan analogi. Apa yang kamu lakukan

seperti memarkir mobilmu sembarangan di tempatku.

Itu sebabnya aku merasa tidak senang.

Keluarkan mobilmu.

Aku yakin kamu tidak tahu ini,

tapi aku yang mengendalikan kehancuranmu.

Karena berusaha menyampingkanku akan kulakukan hal yang sama kepadamu.

Kamu tidak akan menghadapi kehancuran yang pantas kamu dapatkan.

Jangan khawatir. Jika sudah waktunya kehancuran itu akan kembali.

Kamu mungkin akan menunggu hari kehancuranmu

karena kamu akan tahu ada hal yang lebih buruk daripada kematian.

Yaitu kehidupan.

Kami dari kepolisian.

Cantik sekali.

Kamu sudah datang.

Jangan terlalu santai.

Setidaknya ganti pakaianmu dahulu.

Aku sengaja agar kamu bisa melihatnya.

Bagaimana bisa dewa berbuat semaunya kepada dunia?

Kamu bosan di rumah sakit sekarang?

Cobalah menjadi pasien di sini. Tidak pernah membosankan.

Berhentilah mengasihani dirimu sendiri.

Aku seperti tukang kebun.

Aku menanam, menyiram, dan menunggu dengan segenap hatiku.

Hanya itu yang aku lakukan.

Jadi, ini bukan tanggung jawabmu?

Beberapa benih bahkan tidak bisa bertunas.

Ada yang terlambat mekar.

Beberapa layu dengan cepat.

Ada yang bisa mengobati, dan ada yang beracun.

Beberapa tanaman akan membunuh semua yang ada di sekitarnya.

Apa itu salahku?

Cabut yang buruk, tanam yang bagus saja.

Sayangi beberapa tanaman lebih dari yang lain.

Taman bukan milik tukang kebun.

Kalau begitu, bagaimana denganku?

Apa posisiku di tamanmu?

Kamu kupu-kupu.

Untuk bunga-bunga di kebunku.

Sampai kapan?

Selamanya.

Kamu terlalu kejam. Terutama kepada orang yang sedang berulang tahun.

Ulang tahun? Apa kamu manusia?

Kamu pernah dilahirkan? Atau kamu manusia karena hal itu?

Pergilah.

Pergi dan jadilah keinginan seseorang.

Ini adalah satu-satunya hari ketika itu mungkin terjadi.

Bahkan ulang tahunku bukan untukku sendiri.

Untuk manusia.

Bunga-bunga sial.

Sudah saatnya mereka layu.

Satu bus akan segera tiba.

"Glioblastoma"

"Pacar"

- Hei, Sayang. - Kamu sedang sibuk?

Tidak. Aku sedang...

Aku di luar. Aku bertemu dengan seorang penulis tadi.

Benarkah? Kalau begitu, bisakah kita bertemu sekarang?

Sekarang?

Aku harus menemuimu sekarang.

Ada apa?

Kita bicara langsung saja.

Datanglah ke kafe biasa. Mengerti?

Hei...

Astaga.

Dia menyiram gadis itu. - Tidak mungkin.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left