Release info

香ㅡㅡ하나뿐인 내편 My Only OneㅡㅡE19-20 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-10-15
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 19"

Nona Kim.

Ada apa?

Apa yang terjadi?

Pak Kang, aku harus bagaimana?

Apa yang harus kulakukan?

Nona Kim.

Ada apa?

Kenapa kamu seperti ini?

Apa ini soal rentenir lagi?

Jika bukan itu...

Jika bukan itu, ada apa?

Beri tahu aku.

Aku tidak menyukai ibuku.

Aku membencinya.

Seperti perbuatan ibuku kepadaku dahulu,

aku mau mengusirnya juga.

Katanya aku bukan anak kandung ibuku.

Kami orang asing.

Dia menyuruhku menelepon ibunya.

Dia mengusirku tanpa sepeser pun.

Karena kini tidak punya tujuan setelah ditipu,

dia menghampiriku.

Bagaimana bisa dia

menghampiriku dengan tidak tahu malu?

Selain itu,

dia menyuruhku menafkahi dirinya dan adikku.

Tapi aku tidak mau melakukan itu, Pak Kang.

Apa aku jahat, Pak Kang?

Tidak.

Aku pun akan merasa seperti itu.

Sungguh?

Terima kasih

sudah memahamiku

dan membelaku.

Tapi Pak Kang...

Tapi

begitulah perasaanku...

Itu...

Nona Kim.

Tapi

dia tetap membesarkanmu sampai sekarang.

Demi

kebaikan mendiang ayahmu,

kenapa kamu tidak membiarkannya tinggal

sampai dia menemukan tempat baru?

Maaf.

Aku seharusnya tidak bilang begitu.

Aku khawatir kamu lebih menyesalinya

di masa depan

setelah mengusir ibumu

hanya karena tidak mau melihatnya sekarang.

Itulah alasannya.

Ibu.

Kita tidak boleh melakukan ini jika punya nurani.

Mari pergi sebelum Kak Do Ran kembali.

Nurani apanya?

Nurani tidak akan memberi kita makan.

Biar ibu lihat.

Apa ini?

Astaga.

Lauk apa saja ini?

Ini abalone bumbu.

Yang ini jangjorim daging sapi.

Ada telur pollock bumbu juga.

Ini luar biasa.

Selama ini kita bangkrut

dan kelaparan,

tapi berandal ini makan makanan berkualitas tinggi.

Baiklah.

Mari kita cicipi.

Ini lezat.

Buka mulutmu.

Enak, bukan?

Ada sayur berbumbu juga di sini.

Mari campurkan semuanya

dengan nasi.

Orang-orang harus makan dahulu.

Baguslah.

Mari masukkan ini juga.

Buka mulutmu, Mi Ran.

Cicipilah.

Ini luar biasa, Ibu.

Benar, bukan?

Makanlah yang banyak.

- Gurih sekali. - Makanlah.

Apa yang kalian lakukan di rumah orang lain?

Beraninya kalian

makan makananku tanpa seizinku.

Maaf, Kak. Kami makan karena lapar.

Hei.

Bahkan anjing tidak diganggu saat sedang makan.

Kami ibu dan adikmu, bukan orang asing.

Beraninya kamu bilang begitu.

Mi Ran.

Keluarlah dari rumah ini dengan Ibu sekarang.

Pelit sekali. Baik, ibu tidak akan memakannya.

Tidak akan.

Ibu.

Hei.

Kamu kira selama ini kamu tumbuh sendiri?

Kamu tidak tumbuh sendirian.

Ibu memberi makan dan membesarkanmu.

Serta kamu mempermalukan ibu

karena makan sedikit makananmu?

Dasar jalang tidak tahu diuntung.

Bahkan pengemis diperlakukan lebih baik dari ini.

Semua orang di sekitar sini,

tolong keluar dan dengarkan aku.

Putriku

tidak boleh berbuat begini kepada ibunya.

Semua orang di sekitar sini,

katakan siapa jalang yang lebih jahat.

Astaga, Dong Chul.

Sayang...

Kamu seharusnya mengajakku.

Ajak aku, Dong Chul.

Ibu, jangan begini.

Terserah.

Ibu.

Astaga.

Ajak aku.

Dia bertingkah elegan karena menjadi janda jutawan.

Lihat bagaimana dia mengorok.

Berapa banyak yang dia warisi

dari mendiang kakeknya

sampai bisa melunasi semua utang kami?

Ibu.

Kenapa kamu belum tidur?

Aku mau tidur di sini malam ini.

Bagaimana dengan Yi Ryook?

Dia tertidur karena kelelahan.

Ini malam terakhirmu

dengan ibumu hari ini.

Apa maksud Ibu, terakhir?

Aku akan sering berkunjung.

Tetap saja, aku tenang

karena ada Bibi di sini.

Ibu tidak akan kesepian dengan adanya Bibi.

Apa maksudmu?

Ibu tidak kesepian sama sekali.

Ibu juga punya kakakmu.

Jadi, jangan mengkhawatirkan ibu

dan fokuslah untuk hidup bahagia,

dikagumi mertuamu

sekaligus suamimu.

Jangan khawatir soal itu.

Akan kupastikan aku hidup dengan bahagia.

Aku yakin.

Baik, putri ibu yang cantik.

Da Ya.

Ibu...

Astaga.

Cobalah pollock panggang ini juga.

Terima kasih, Nek.

Wajah Da Ya bisa rusak karena Nenek.

Berhenti menatapnya.

Kamu juga. Berhenti menatapnya dan makanlah.

Benarkah?

Itu karena dia cantik.

Nenek tidak bisa mengalihkan pandangan nenek darinya.

Nenek mengerti kenapa orang bilang

anak perempuan adalah yang terbaik

karena kini nenek punya Da Ya yang manis di rumah ini

setelah selama ini melihat anak laki-laki saja.

Kita yang menumpang sekarang,

seperti tidak ada gunanya.

Begitulah.

Terima kasih sudah menjadi keluarga kami, Da Ya.

Terima kasih

sudah menerimaku sebagai keluarga Nenek.

Impianku memang ingin hidup di keluarga yang besar.

Aku senang impianku terwujud.

Terima kasih.

Kamu pandai bicara manis juga.

Aku tidak tahu dia akan menjadi keluarga kita.

Dia kini sungguh adik iparku?

Itu canggung.

Kamu akan terbiasa.

Awalnya ibu menganggapnya sebagai anak teman ibu.

Karena kini dia menantu ibu,

ibu juga merasa canggung,

tapi mari berusaha terbiasa bersama.

Ya, Bu. Aku akan berusaha keras.

Dengan adanya dia di rumah, rumah terasa hangat.

Meja juga penuh.

Benar.

Memang terasa hangat.

Dengan adanya tambahan anggota keluarga,

rumah kita bahkan lebih meriah.

Kita mungkin tidak punya cukup ruang di meja.

Apa maksud Ibu?

Kita mau menambah anggota keluarga?

Kakakmu berkencan buta.

Ibu.

Kalian bahkan menonton film, jadi, itu berjalan lancar.

Mereka sudah menonton film bersama?

Itu cepat sekali.

Bagaimana Kakak bertemu dengannya? Siapa dia?

Dia putri tunggal Q Pharmaceuticals.

My Only One subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left