Release info

아는 건 별로 없지만—가족입니다—My Unfamiliar Family E02 NEXT VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-06-03
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sub bY VIU

Aku

melakukan sesuatu yang buruk.

Jadi, kamu tidak sengaja bertemu dengan Jong Min kemarin

dan melakukan hal buruk.

Maksudmu, buruk

apa yang dilakukan orang dewasa?

Apa yang kamu pikirkan?

Apa yang kulakukan dengan Jong Min?

"Aku melihat Jong Min kemarin. Aku melakukan hal buruk."

Itu yang baru saja kamu katakan.

Tidak. Aku memberitahumu soal bertemu dengan Jong Min

untuk menjelaskan kondisi emosionalku.

Apa itu?

Kemarin hari jadi pernikahannya.

Hari itu pasti bersarang di otakku.

Aku kesal pada diriku karena mengingatnya begitu bangun.

Lima tahun telah berlalu.

Apa yang kulakukan?

Aku merasa bimbang.

Prolog ini terlalu panjang.

Kurasa ada masanya ketika kekuatan hidup menghampirimu.

Kamu tahu terkadang kamu bertemu seseorang di suatu tempat

secara kebetulan.

Kurasa itulah yang kualami belakangan ini.

Denganmu juga.

Kenapa aku harus bertemu dengannya pada hari jadi pernikahannya?

Percepat.

Boleh aku minta nomornya?

Nona Kim.

Kami tidak bisa memulai tanpamu.

Ayo.

Ya. Baiklah.

Siapa dia?

Wakil presiden eksekutif dari kantor pusat Amerika.

Kami mengadakan pesta penyambutan untuknya kemarin.

Lalu? - Entah apa itu karena...

Aku melihat Jong Min tepat sebelum itu,

tapi aku tidak bisa mengendalikan emosiku.

Kamu hanya mencari alasan untuk minum seperti orang gila.

Benar.

Aku menemukan alasan untuk minum,

dan aku banyak minum.

Lalu...

Aku melakukannya dengan wakil presiden eksekutif yang baru.

"Pencarian pelat nomor"

Ibu.

Kamu datang.

Halo?

Hai, Jin Sook. Ini Man Ho.

Kamu di Polres Gangseo, bukan?

Ya.

Astaga. Apa yang terjadi?

Setelah aku bicara denganmu,

aku menulis di grup obrolan

dan membawa seseorang.

Dia anggota yang terakhir bersama Sang Shik.

Di mana itu?

"Episode 2"

Aku tinggal di Suwon.

Dia bilang akan ke arah sana

dan menawarkan tumpangan, jadi, aku pergi dengannya.

Kami makan malam bersama di area istirahat,

dan aku pulang lewat jalan belakang.

Kapan kali terakhir kamu mendengar kabar darinya?

Kamu harus ke rumah sakit.

Baiklah.

Pergilah.

Begitu rupanya. Kamu pasti menantu dokter.

Aku banyak mendengar tentangmu dari Sayang.

Astaga. Kamu memanggil semua orang "sayang", bukan?

Dia juga memanggilku "sayang".

Apa kalian berpisah setelah makan malam?

Kak, Sayang sangat sedih

karena masalah kelulusan pernikahan.

Hei. Kenapa kamu tiba-tiba membahas itu di sini?

Sayang

dan kamu membicarakan kelulusan pernikahan kami?

Tidak, Jin Sook. Semua orang di klub mendengarnya.

Dan kamu salah

soal kelulusan itu.

Klub kami tidak bisa bertahan tanpa kimchi-mu.

Dia bilang akan pergi ke tempat lain?

Aku tidak yakin soal itu.

Aku tidak tahu

apa aku harus memberitahumu.

Kak, bisakah kita bicara berdua

secara pribadi?

Kenapa kamu membuat keadaan menjadi canggung?

Apa yang harus kalian bicarakan?

Sang Shik mungkin seperti itu, tapi dia sangat lembut.

Saat kami mendaki,

dia tidak pernah menawarkan tangan kepada para wanita.

Itu karena kamu tidak tahu.

Ada beberapa hal yang tidak boleh didengar anak-anak.

Baik, mari kita rangkum.

Kamu bertemu Jong Min kemarin yang membuatmu tidak nyaman.

Kamu minum, mabuk,

dan tidur dengan wakil direktur eksekutif. Begitukah?

Hanya kamu yang bisa kuberi tahu.

Jadi, kamu datang karena butuh tempat sampah.

Tempat sampah?

Itu terlalu berat untuk ditanggung sendirian,

jadi, kamu ingin memberi tahu seseorang dan melupakannya.

Benar.

Baiklah.

Aku dengan senang hati akan menjadi tempat sampahmu.

Sekarang ceritakan

apa yang terjadi.

Semuanya.

Dia pasti merasa ada yang aneh antara aku dan Jong Min.

Tapi dia tidak mengajukan pertanyaan yang tidak perlu

seperti siapa dia atau apa hubungan kami.

Aku Im Gun Joo. Kuharap kita bisa bekerja sama.

Mari bekerja sama. - Mari bekerja sama.

Kamu keren.

Bersulang. - Bersulang.

Buku kertas tidak akan pernah hilang.

Mari berpikir positif. Sangat positif!

Positif. - Sangat positif.

Bagus. - Ceritakan kepadaku.

Benar.

Kamu serius? Sebentar lagi usiamu 40 tahun.

Apa kebiasaan mabukmu masih menyukai semuanya?

Suasana hatiku sedang baik. Apa yang bisa kulakukan?

Dia melihat suasana hatimu baik dan tersenyum kepadamu.

Itu membuatmu senang.

Benar?

Astaga, sepertinya kamu masih muda.

"Teman abadi"

"Teman abadi"

"Hati yang bahagia"

"Hidup yang menyenangkan"

Ya!

"Teman abadi"

"Hati yang bahagia"

Kurasa kita terpisah lebih lama daripada dugaanku.

Kamu yang dahulu... - Aku akan menghindarinya,

karena merasa dia terlalu terang-terangan merayuku.

Tapi aku menyukainya kemarin.

Maksudku, itu mudah.

Dia merayuku.

Dia ingin memenangkan hatiku.

Aku merasa seperti mendengarkan "Animal Kingdom, Temptation".

Apa

episode berikutnya?

Kamu akan mentraktir apa untuk babak berikutnya?

Makgeolli? - Tidak. Martini.

Itu sangat lezat.

Tapi agak mahal.

Ayo. - Aku cemburu

dalam waktu yang singkat itu.

Tidak, sulit menggambarkannya sebagai kecemburuan.

Omong-omong,

hatiku dipenuhi setidaknya 100 emosi saat itu.

Karena kamu mabuk.

Ini mulai membosankan. Percepat sedikit.

Hei, detail adalah kunci untuk cerita seperti ini.

Ayahku

lebih peduli kepadaku dibanding bisnisnya.

Di Afrika,

mereka membuat ruang pribadi...

Ayahku seorang sopir truk.

Apa ini menarik?

Apa menyenangkan membicarakan pekerjaan ayah kita?

Kita di bar album, jadi, kita harus mendengarkan album.

Maaf.

Aku akan menutup mulutku.

Baiklah.

Kamu mabuk.

Tapi aku meminta banyak lagu.

Kamu harus pulang lebih dahulu.

Baiklah. - Astaga.

Aku akan pulang.

Pesan semua yang kamu inginkan,

dan tagih aku nanti, ya?

Aku yang bayar.

Pesan semuanya. - Pergilah.

Mengerti? Astaga.

Aku akan mendengarkan semua lagu sebelum pergi.

"Berpencar"

"Jauh"

"Sangat jauh"

"Di atas gunung"

Akhirnya sampai di Festival Musik Kampus tahun 1982.

Bagaimana dengan Gyung Ok? - Kupanggilkan taksi.

Aku tidak semabuk itu.

Aku kehabisan napas karena berlari takut kamu pergi.

Kamu terus meminta lagu Festival Musik Kampus.

Bagaimana kamu tahu

lagu ini dirilis pada Festival Musik Kampus 1982?

Bukankah begitu?

"Festival Musik Kampus 1982"

Bukankah kamu meminta lagu dari yang pertama dan seterusnya?

Astaga, tidak biasanya orang tahu lagu-lagu itu.

Ayahku menyukainya.

"Ayahku seorang sopir truk." Ayah yang itu?

Kamu putri yang baik. Kurasa kamu dekat dengannya.

Dua-duanya salah.

Ayah hanya menyukai kakakku.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left