The first 200 lines.
Halo.
- Halo. - Halo.
Halo.
"Dia memakai baju baru untuk merayakan Seollal"
"Baju itu sangat cocok untuknya"
Omong-omong, tahukah kalian kapan syuting pertama kita?
Bulan Juni 2016.
Sudah satu tahun delapan bulan.
Syuting pertamaku tanggal 14 Agustus.
Kamu ingat hari pertamamu syuting?
- Ya. Aku tidak akan lupa. - Manis sekali.
- Bulan Agustus. - Benar.
Kalian melakukan ini sudah hampir setahun delapan bulan.
Kapan momen paling membahagiakan di Mom's Diary?
Kapan kalian merasa paling bahagia?
- Pekan lalu, No Sa Youn di sini. - Ya.
Aku tidak mengatakan ini di TV.
Tapi saat dia menghampiriku, aku meminta tolong padanya.
Aku menyuruh dia mencari pasangan untuk Gun Mo.
Bagus.
- Sa Youn, aku ingin minta tolong. - Ya.
Tolong carikan pasangan yang baik untuk Gun Mo.
Gun Mo. Baik. Aku janji akan mencarikannya.
- Dan... - Aku hanya ingin
orang yang akan menjaga Gun Mo dengan baik.
- Sepertimu. - Aku terlalu tua sekarang.
Benar.
Itulah momen yang membahagiakan bagiku.
- Kamu minta padanya saat syuting. - Aku terpaksa memberi tahu dia.
Dan kamu meminta padanya lagi setelah syuting.
Aku meminta tolong padanya di sini.
Aku minta tolong dengan lebih bersungguh-sungguh.
Tapi kita tidak khawatir soal Sa Youn yang menepati janji.
Walau dia menemukan pasangan yang baik untuk Gun Mo...
Kenapa dia butuh bantuannya? Dia bisa mencari sendiri.
Apa Gun Mo sungguh menyukai
- wanita itu? - Itulah masalahnya.
- Benar. - Benar.
- Dia harus menyukainya. - Jang Hoon benar.
Seseorang
menuliskan ini dan aku merasa sangat bersimpati dengan itu.
Jika kamu ingin hidup nyaman, lebih baik hidup menyendiri.
- Benar. - Benar.
Jika kamu ingin hidup bahagia, kamu harus menikah.
Tapi untuk hidup bahagia,
kamu harus menanggung risikonya.
- Ya. - Kamu harus banyak berkorban.
Maka kamu bisa bahagia.
Kamu harus bisa melakukan separuh dari keinginanmu
untuk memberikan ruang untuk keinginan pasanganmu.
Saat anakmu lahir,
kamu harus membaginya lagi dan habiskan waktu itu untuk anakmu.
Apa kamu membagi waktu yang kamu gunakan untuk dirimu?
- Aku? - Ya.
Aku membaginya dalam jumlah besar.
"Apa dia bersungguh-sungguh?"
Dia lucu.
Bagaimana denganmu, In Sook?
Apa momen paling membahagiakan dalam Mom's Diary?
Saat aku akhirnya mengenal putraku.
Aku tidak mengenal putraku sebelumnya.
- Kamu tidak mengenalnya. - Karena aku tidak mengenalnya,
aku hanya meneleponnya.
Dan terkadang aku merepotkannya.
Tapi saat aku kemari,
aku akhirnya mengenal putraku.
Aku tahu bagaimana putraku hidup. Dan itu membuatku gembira.
- Ya. - Selain itu,
aku bisa mendapatkan uang lewat acara ini di usia ini.
Aku bisa memberikan uang pada cucuku.
Ya.
Mereka menyukainya.
- Itu memotivasi kita. - Ya.
Saat aku bertemu teman-temanku,
aku mentraktir mereka.
Kurasa itu membuatku sehat.
Dan mereka menjadi artis.
Saat mereka pergi ke luar,
banyak orang menyukai mereka.
- Itu memberiku rasa percaya diri. - Tentu saja.
Dan aku menjadi lebih sehat.
Sejak aku tampil dalam acara ini, aku sangat senang.
Dia bisa mendapatkan uang dan tahu tentang kebenaran putranya.
"Itulah Efek Mom's Diary"
Bagaimana denganmu, Ok Jin?
Kapan masa paling membahagiakanmu?
Aku senang setiap hari dan setiap waktu.
Aku senang saat mendengar Tony menyukai Joon Hee.
- Tony ingin bertemu dengannya. - Dan dia datang kemari.
Aku senang sekali bertemu dengannya.
Kamu melihatnya di TV dan dia datang kemari.
- Aku senang bertemu dengannya. - Kamu senang.
Apa kamu ingat, Jang Hoon?
Apa yang terjadi setelah acara penganugerahan tahun lalu?
Bersama seluruh kru,
kami menggelar pesta usai acara. Kami ada sepuluh orang.
Gun Mo, Soo Hong, dan Tony datang.
- Ya. - Kami minum soju
dan menyantap makanan lezat.
Menjelang akhir pesta, Gun Mo menceramahi
Soo Hong dan Tony tentang cara bertemu wanita.
Dia menceramahi mereka dan itu sangat lucu.
Dia seharusnya mengkhawatirkan dirinya sendiri.
Kurasa pernikahan
adalah sesuatu yang harus kita lakukan sekali saja seumur hidup.
Karena itulah dia tidak bisa menerimanya dengan mudah.
Kita harus menikah hanya satu kali.
Ya, tentu saja. Bagaimana mungkin menikah dua kali?
Karena itulah dia tidak bisa...
Kenapa kamu terus melihatku?
- Bukan apa-apa. - Berarti dia tidak perlu menikah?
Bukan begitu.
Dia pernah membuat kesalahan, jadi, dia harus menikah lagi.
Dia harus mencobanya.
Entah dia menikah sekali atau dua kali,
Gun Mo harus bergegas dan menikah.
- Dia harus bergegas. - Ya.
- Dia harus bergegas dan menikah. - Dia harus menikah.
Ulang tahunnya yang ke-60 tahun
sudah dekat.
Kenapa dia membahas itu lagi?
Awal percakapan tadi baik, tapi kemudian
- dia mengacaukan semuanya. - Aku berkata jujur.
- Aku berkata jujur. - Dia mengacaukannya
- Tidak. - dan menghancurkan Gun Mo.
Kalian pasti melihatnya saat menonton acara ini.
Saat kalian kesal atau frustrasi,
gambar gunung merapi meletus di atas kepala kalian.
Gunung merapi terus meletus.
Kapan menurut kalian
Sun Mi merasa paling kesal?
Kurasa saat Gun Mo pergi ke rumahnya dan mengambil bajunya.
Para ibu benci itu. Aku tidak bisa melupakannya.
Para ibu paling benci itu.
- Dia merusak baju favoritnya. - Kenapa dia
melakukan sesuatu yang tidak semestinya?
Lihat ini.
- Astaga. - Astaga.
Dia sangat hemat.
"Sandal usang menyambut mereka"
- Astaga. - Astaga.
Mereka pasti gila. Kenapa mereka tunjukkan itu?
"Gun Mo masuk ke kamar"
"Ke mana dia masuk?"
"Itu kamar ganti"
"Ada satu rak penuh baju putih"
Luar biasa.
Astaga.
"Kami sudah curiga"
"Tapi ternyata dia memang punya satu rak penuh baju putih"
"Tapi ternyata dia memang punya satu rak penuh baju putih"
"Semuanya putih murni"
Rasanya seperti melihat lemari
mendiang Andre Kim.
"Aku suka putih"
"Apa yang dia bawa keluar?"
"Dia membawa sejumlah baju putih ibunya"
Kenapa dia membawa keluar bajunya?
"Dia dipenuhi amarah"
Kenapa kamu keluarkan itu?
Aku mencoba melakukan sesuatu.
Semua itu baju ibumu.
"Sedang apa dia dengan baju-baju itu?"
"Dia khawatir"
Apa yang akan kamu lakukan?
Baju-baju ini membosankan.
"Dia mencoba membuat kemeja putihnya jadi trendi"
Aku akan memasang gambar Batman di baju ini.
"Aku akan memasang gambar Batman di baju ini"
"Kehabisan kata-kata"
"Gun Mo mengeluarkan"
"Peralatan menjahit"
Apa kamu akan menjahitkan itu di bajunya?
- Sungguh? - Ya.
"Dia akan menjahitkan logo itu di baju ibunya"
Itu akan merusak bajunya.
Astaga.
"Itulah maksudku"
- Kenapa kamu tidak pakai perekat? - Tidak,
hasilnya tidak akan tampak bagus.
Baju itu akan berlubang.
"Bajunya akan berlubang"
Berarti aku harus kabur secepatnya.
Kenapa dia melakukan hal yang sangat bodoh?
Sudah selesai. Lihat.
Sudah selesai.
"Baju pertama sudah selesai"
Jong Min.
Astaga.
"Kini kemeja itu memiliki kelelawar yang sangat mencolok"
Lihat itu.
"Sulit dipercaya"
Itu berlebihan.
Itu tampak bagus.
"Lucu"
"Tidak lucu"
Kenapa dia tega melakukan itu?
Kenapa kamu tidak memakainya hari ini?
Aku melepas semua logo itu.
Tapi bajumu pasti sudah rusak.
No comments yet. Be the first to leave one.