The first 200 lines.
Baik, Jim.
Laporan triwulanmu tampak bagus.
Bagaimana keadaan di perpustakaan?
Sudah kubilang. Aku tak dapat...
Jadi, kau datang ke guru pembimbing?
Itu maksudmu, Belalang?
Sebenarnya, kau memanggilku.
Tapi, ya.
Biar kutunjukkan caranya.
Aku mau bicara pada manajermu.
Ya, halo. Ini Michael Scott.
Aku Manajer Regional dari Dunder Mifflin, perusahaan kertas.
Aku cuma mau bicara antar manajer.
Baiklah. Sepakat!
Terima kasih banyak, Pak!
Kau pria sejati dan terpelajar.
Maaf.
Baik, maaf.
Itu salahku.
Aku bicara pada wanita.
Suaranya dalam sekali.
Mungkin dia perokok.
Jadi...
Begitu caranya.
Aku kerja di Dunder Mifflin selama 12 tahun.
Empat tahun terakhir sebagai manajer regional.
Silakan lewat sini.
Kami menduduki satu lantai ini.
Ini kerajaanku, sejauh mata memandang.
Ini resepsionis kami, Pam.
Pam!
Pam Beasley.
Pam sudah kerja selama... selamanya.
Benar?
Entahlah.
Jika kau pikir dia manis, kau harus lihat beberapa tahun lalu.
Apa?
Ada pesan?
Ya. Cuma faksimile.
Ini dari pusat.
- Berapa kali harus kubilang - Aku tahu...
kalau ada lemari khusus untuk surat dari pusat?
Kau belum bilang...
Namanya tempat sampah!
Lihat itu!
Lihat wajah itu.
Orang bilang aku bos terbaik.
Kata mereka, "Kami tak pernah kerja di tempat seperti ini.
Kau lucu.
Kau keluarkan sisi terbaik dari kami."
Kurasa itu merangkum semuanya.
BOS TERBAIK
Kutemukan di Spencer Gifts.
Tugasku bicara pada klien,
lewat telepon, soal...
kuantitas
dan jenis dari...
kertas fotokopi.
Apa kami bisa menyuplai mereka, apa mereka bisa...
membayarnya.
Dan...
Aku bosan cuma membahas ini.
Apa kabar?
Apa kabar?
Aku masih suka itu setelah tujuh tahun.
Apa kabar?
Apa kabar?
Apa kabar?
Apa kabar?
Apa?
Tidak ada.
Baiklah.
- Sampai nanti. - Baik.
Jaga dirimu.
Kembali kerja!
Coba hubungi dia hari ini.
Entahlah, sebelum makan siang.
Itu bagus.
Kantor pusat tak menggangguku.
Jan Levenson-Gould...
Jan! Halo!
Kupanggil dia Hillary Rodham Clinton.
Benar? Tidak di depannya, karena...
Bukan karena takut.
Karena aku tak takut.
Tapi, ya.
Ada yang mau kau tambah ke agenda?
Diriku tak dapat agenda.
Apa? Maaf?
Aku tak dapat agenda.
Aku mengirimkannya pagi ini.
Sungguh? Karena itu, aku tak...
Kita dapat faksimile pagi ini?
Ya, yang...
Lalu kenapa...
tak ada di tanganku?
Komunikasi perusahaan harus efisien.
Benar? Cukup...
Apa masalahnya, Pam?
Kenapa aku tak dapat?
Kau taruh di tempat sampah yang menjadi lemari arsip khusus.
Ya! Itu lelucon.
Itu lelucon, sebenarnya lelucon saudaraku.
Dan itu...
harusnya untuk tagihan, tak baik bagi faksimile.
- Mau lihat punyaku? - Ya.
Ya, aku mau. Terima kasih.
Sejak rapat terakhir,
Alan dan dewan direksi putuskan
tak boleh ada cabang Scranton dan cabang Stanford.
Baiklah.
Jangan panik...
Tidak. Ini bagus.
- Ini bagus. - Dengar.
- Bagus, hebat. - Jangan panik.
Walau alarm bunyi...
Kami belum putuskan. Aku bicara pada Josh di Stanford.
Aku katakan hal yang sama,
kini tergantung kau atau dia untuk meyakinkanku
- cabangmu bisa tarik yang lain. - Baik, tak masalah.
Ini berarti akan ada perampingan.
Diriku tak mau dengar itu, Jan.
Karena perampingan itu menyebalkan.
Itu sangat menyebalkan.
Aku tak mau itu terjadi pada bawahan Josh.
Tidak mau itu menimpa anak buah pria.
Atau wanita, tak termasuk kau.
Maaf.
Apa Josh cemas soal perampingan, dirinya?
Bukan merampingkan dia,
- apa dia cemaskan itu? - Begini...
Pertanyaan. Berapa lama kami pura-pura...
Todd Packer. Perwakilan hebat.
- Boleh kuangkat? - Silakan.
Packman.
Hai, Ratu Besar!
Itu... tak pantas.
Apa Godzillary tua datang hari ini?
Aku tak paham maksudmu.
Dengar, aku mau tanya dia satu hal.
Apa warna rambut kepala dan kemaluan sama?
Astaga.
Itu menyeramkan.
Dan buruk.
Orang yang jahat.
Apa kita bisa merahasiakan ini dulu?
Aku tak mau buat orang cemas.
Tentu.
Di bawah rezim ini,
itu tak akan bocor.
Seperti itu.
Apa arti perampingan?
Begini...
Kalian harus membarui resume, seperti aku.
Pasti aku.
Mungkin aku.
Ya, pasti kau.
Ada pertanyaan penting.
Ya?
Kau datang ke pesta kucing Angela di hari Minggu?
Ya. Hentikan. Itu konyol.
Apa akan kuberi tahu? Tidak akan. Tidak ada gunanya.
Dokter tak akan beri tahu pasiennya jika mereka kena kanker.
Hei!
Ini Pak Scott.
Benar sekali!
Ryan Howard dari kantor tenaga kerja.
Daniqua suruh mulai hari ini.
Howard, seperti Moe Howard, Three Stooges.
Lihat, ini Moe.
Ini. Three Stooges.
Tos! Pam.
Ini masalah pria, Pam.
Murid komedi macam apa?
Lihat ini. Kita mulai.
Aku Hitler. Adolf Hitler.
Kurasa bukan hal yang buruk jika aku dipecat.
Karena aku mungkin...
Kupikir ini bukan mimpi banyak gadis untuk menjadi resepsionis.
Aku suka membuat ilustrasi.
Terutama bercat air.
Sedikit pensil warna minyak.
Jim pikir itu bagus.
Dunder Mifflin, ini Pam...
Tentu. Pak Davis, akan kutelepon balik.
Ya, ada sesuatu. Dua menit saja.
Terima kasih banyak.
Dwight, kau sedang apa?
- Apa? - Kau sedang apa?
Bereskan meja. Tak bisa fokus.
Itu tak di mejamu.
Itu melewati.
Melewati pinggirnya.
Satu kata, dua suku kata. Demarkasi.
- Tidak boleh. - Kenapa?
Pelanggaran keselamatan. Aku bisa jatuh dan organku tertusuk.
Kita lihat saja.
Masalah perampingan ini...
- tak menggangguku. - Perampingan?
Perampingan? Ya, aku tak masalah.
No comments yet. Be the first to leave one.