Season 1

Release info

House of the Dragon S01E04 King of the Narrow Sea 1080p HMAX WEB-DL DDP5 1 H 264-NTb
A Commentary by Vilanelle
Resync for HMAX dan sedikit koreksi | 01.02.30

Tags

other
Published on: 2022-09-12
Downloads: 308
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tembok Blackhaven terbuat dari batu basal tak terdaki.

Lalu, kastelnya dikelilingi parit kering yang dalam.

Perlindungannya ketat terhadap invasi Dorne di masa depan.

Meskipun pusat kekuasaanku lebih kecil ukurannya...

Posisinya sangat bagus.

Pemandangan melampaui Perbatasan sangat menginspirasi.

Juga kata Ratu Alysanne...

Saat dia menghormati ayahku dan aku...

Katakan, Lord Dondarrion...

Apa menurutmu nenek buyutku secantik kata orang?

Ini separuh abad yang lalu, Putri.

Ya, benar.

Itu tak pantas, Putri.

Pria itu lebih tua dari ayahku.

Tak pantas baginya untuk mengajukan diri melamarku.

Berikutnya.

Sekarang, seorang bocah.

Blackwood adalah klan tua dengan pasukan tentara tangguh.

Di River lands, mereka pernah menjadi raja.

Darah Kaum Pertama masih mengalir di nadi mereka.

Silakan.

Putriku.

Ikatan kita telah berlangsung lama, sejak Lucas Blackwood...

Kakek buyut dari kakekku, dibantu Naga dalam perang penaklukan.

Ya, Blackwood sungguh membalikkan situasi di perang itu.

Dialiri dengan darah Kaum Pertama, sejarah kami berakar di tanah ini...

Yang dijadikan rumah oleh klanmu.

Jika dipilih sebagai suamimu, hari-harimu akan mudah...

Dan malam-malammu aman dalam perlindunganku.

Perlindungan? Putri punya naga, Bodoh.

Bracken!

Aku bisa menyukainya.

Mari lihat yang berikutnya, lalu pergi makan.

Pengecut.

Kita pergi.

Sarungkan pedang kalian, Bodoh!

Kirim pesan ke pelabuhan, suruh Kapten Oswin menyiapkan kapal.

Kita harus di Bitterbridge tiga hari lagi.

Aku akan mengayuh sendiri ke King's Landing...

Jika itu bisa menghentikan ini.

Jangan lihat, Putri.

Kita akan tiba sejam lagi, Putri.

Bagaimana reaksinya nanti?

Maksudmu, bagaimana kau menolak semua pria pilihan Paduka...

Atau bagaimana kau mengakhiri tur dengan sisa dua bulan lagi?

Berlindung!

Putri!

Kau tak apa? Panggilkan maester.

Aku tak apa.

Itu Daemon.

Tambahkan ke kursi.

Kau memakai mahkota.

Kau sebut dirimu Raja juga?

Setelah mengalahkan Triarki, mereka menobatkanku Raja Narrow Sea.

Namun, hanya ada satu raja sejati, Yang Mulia.

Mahkotaku dan Stepstones mengabdi padamu.

Jadi, di mana Lord Corlys?

Dia pulang ke Driftmark.

Siapa yang tangani Stepstones?

Gelombang, kepiting...

Dan 2.000 perompak Triarki yang sudah mati...

Dipancangkan ke pasir untuk memperingatkan yang lain.

Bangkitlah.

Negeri ini berutang besar kepadamu, Dik.

Kemarilah.

Tidak. Ini masa kecil kita.

Daemon, dia pergi ke rumah bordil...

Memenangkan turnamen dan para gadis, dan aku di rumah dengan...

Tidak. Aku tak mau mengulang debat ini.

Kau selalu kesayangan Ibu. Itu bukan misteri.

Benar.

Ibu kami tak memedulikan kebiasaan, tradisi, atau aturan.

Lalu, aku, sayangnya, bukan prajurit hebat.

Selamat atas kemenanganmu.

Terima kasih, Putri.

Mungkin Pangeran Daemon ingin dibawa berkeliling galeri?

Dia belum melihat tapestri pemberian Norvos dan Qohor.

Kau ingin melihat tapestri itu?

Dia tak tertarik akan hal begitu.

Aku ingin lihat.

Maka, silakan.

Aku akan pergi sendiri.

Anggur lagi.

Sudah kubilang, kau kesayangannya.

Tidak, itu kau. Aku bersikeras.

Jadi, turnya tak berjalan lancar?

Kutahankan selama mungkin.

Dengan setiap kesatria dan lord muda memperebutkanmu...

Penderitaan besar.

Jarang bagi seorang gadis di sini untuk punya dua pilihan...

Apalagi lebih dari itu.

Mereka tak memperebutkanku.

Mereka ingin namaku dan darah Valyria untuk keturunan mereka.

Kurasa itu romantis.

Sungguh romantis dipenjara di kastel dan disuruh melahirkan pewaris.

Maaf.

Seberapa marah dia?

Raja berupaya keras untuk mengatur turmu.

Dia frustrasi.

Namun, aku senang kau pulang.

Aku tak punya banyak teman belakangan ini.

Aku mau percaya aku tetap Lady Alicent...

Tapi semua orang kini memandangku sebagai Ratu.

Aku rindu kau juga.

Kau tampak senang di Dragonstone.

Kenapa kau kembali?

Jelas kepulanganmu punya alasan lebih selain mencemooh ayahku.

Jadi?

Apa maumu?

Hanya kenyamanan rumah.

Kupikir kau tak menganggap rumah ini nyaman.

Namun, kurasa kau diubah oleh pengalamanmu.

Mungkin lebih dewasa.

Kau juga makin dewasa belakangan ini, Putri.

Kau akan terbiasa akan perhatian.

Aku bisa tahan perhatian. Yang lain, tidak.

Ayahku tampak senang mengirimku kepada lord dengan kastel terbesar.

Bisa saja dijual untuk yang lebih buruk.

Pernikahan hanyalah pengaturan politik.

Begitu menikah, kau bisa lakukan sesukamu.

Bagi pria, mungkin benar begitu.

Bagi wanita, itu hukuman mati.

Jika benar, harusnya kusingkirkan Jalang Perungguku sejak dulu.

Istrimu beruntung.

Kau belum menghamilinya.

Kurasa seorang anak tak bisa tumbuh di lingkungan yang bermusuhan.

Ibuku dipaksa melahirkan keturunan hingga itu membunuhnya.

Aku tak mau bernasib sama.

Yang terjadi pada ibumu adalah tragedi.

Namun, ini dunia yang tragis.

Kau tak bisa hidup dalam ketakutan...

Atau kau akan melewatkan bagian-bagian terbaiknya.

Aku tak ingin hidup ketakutan.

Hanya kesendirian.

Sungguh prospek yang sunyi.

Stepstones ditakdirkan dimenangkan...

Namun beberapa hari ini...

Tampaknya kita mendapat Ular Laut sebagai ganti Crabfeeder.

Ini jelas amarah...

Karena memilih Ratu Alicent daripada Lady Laena.

Sudah bertahun-tahun sejak urusan dengan putrinya.

Dia tak mungkin masih dendam.

Ulat Laut sangat sombong. Itu jelas, Yang Mulia.

Harga dirinya terluka. Mungkin kita bisa mengobatinya?

Kurasa keangkuhan Lord Corlys merupakan kecemasan terkecil kita.

Aku tak ingin menambah kecemasanmu, Paduka...

Tapi saudaraku mengirim kabar buruk dari Kota Tua.

Lord Corlys dikabarkan bernegosiasi...

Dengan Penguasa Laut Braavos.

Dia ingin menikahkan putrinya, Laena, dengan putra Penguasa Laut.

Jika Klan Velaryon bersekutu dengan Kota-kota Merdeka...

Maka kita harus mencari pakta pernikahan kita sendiri.

- Selamat malam, Ser Criston. - Selamat tidur, Putri.

Ke mana kita pergi?

Persetan, Bocah.

Dia memanggilku "Bocah".

Kau ingin tahu mautmu, Nak?

Berikan itu.

Kalian boleh pergi.

Sentuhanmu lebih lembut daripada mereka.

Terima kasih.

Kini, kita tiba di pembahasan Kursi Besi luar biasa!

Bokong siapa yang akan mendudukinya?

Raja kita menobatkan putrinya...

Seorang gadis, sebagai pewaris.

Penyihir!

Lalu kemudian, bayinya lahir.

Seorang putra!

Jadi, pewaris mana yang akan mendudukinya?

Jadi, siapa? Adik Raja?

Si gadis? Atau si pangeran kecil yang berusia tiga tahun?

Rhaenyra.

Kebahagiaan Negeri.

Gadis muda yang sangat mungil.

Disayangi rakyatnya.

Namun, akankah dia menjadi ratu yang kuat...

- Atau akankah dia lemah? - Lemah!

Walaupun pangeran Aegon masih lama untuk mengeklaim takhta...

Dia punya dua hal yang Rhaenyra tidak punya.

Nama seorang penakluk...

Dan penis.

Kebohongan! Fitnah!

Ya, silakan berkelakar...

Tapi banyak rakyat kecil yang percaya bahwa sebagai pria...

Aegon pewarisnya.

Yang mereka mau tak penting.

Mereka penting jika kau ingin memimpin mereka kelak.

Untuk semalam saja, aku ingin bebas dari beban warisanku.

Empat tembaga. Di King's Landing...

Kesenangan ada harganya.

- Hei! - Berhenti! Bocah!

Tunggu. Biar kucari dia.

Kau menghindari siapa kini?

Ser Harwin.

Putri?

Jangan.

Berhati-hatilah, Bocah. Lain kali, kau takkan beruntung.

Kau menikmati itu?

Entah kapan lagi aku bebas.

Masuk.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left