The first 198 lines.
Episode 1
Komunitas Yinhwa.
Ayo bersiap-siap.
Oke, baiklah.
Ah Ma, kau senang sekali hinga bernyanyi begitu. (Ah Ma - panggilan masyarakat Taiwan untuk wanita senior.)
Tentu saja, aku akan memenuhi permintaan seseorang.
Dan aku akan pergi jalan-jalan. Oh, ini menyenangkan sekali.
Ini kali pertama aku pergi dengan orang-orang di komunitasku.
Tentu saja aku sangat senang.
Istriku, ayo cepatlah. Kita berangkat sekarang. - Iya, iya, aku sudah siap.
Ayo, ayo.
Apa yang kau lakukan?
Aiyo, kalau-kalau saja kita tidak bisa tidur di tempat baru, jadi aku membawa dua bantal.
Oh, yasudahlah. Ayo kita pergi.
Putri menantu, apa kita pergi sekarang? - Iya, bersiaplah.
Semuanya, ayo.
Mobilnya yang mana?
Mobilnya Ah Jie.
Letakkan ini di mobil. Cepat - Baiklah.
Biar aku saja.
Fan Fan, coba cek Lang San. Kau tahu, kan orang disini orang-orang disini bagaimana. - Oke.
Siapa yang tua?
Aku mungkin tua, tapi jiwaku masih sangat muda.
Ayo berangkat!
Xin Yue. Waktunya berangkat.
Oke, aku kesana.
Ayah, apa kau melihatnya? Keinginanmu sudah terkabul.
Ji Yue.
Ayo pergi bersama.
Penganturan tempo dan terjemahan dipersembahkan untuk Anda oleh The 7 Oldies Team @ Viki
Pergi bersenang-senang adalah salah satu keinginanku.
Sekarang aku pergi dari medan perangku.
Rasa terima kasih untuk guruku yang sangat sabar mengajariku. Kau adalah guru terbaik. Aku mengharapkan masa pensiun yang indah untukmu...
Guru, kau harus memperhatikan kesehatanmu. Aku akan sangat merindukanmu...
... dokter. Aku mengharapkan kehidupan yang tentram setelah pensiun untukmu.
Aku berterima kasih kepadamu karena telah menyelamatkan ibuku...
... kau membantuku tumbuh dewasa dan menjadi bagian dari komunitas ini. Aku akan membalas budi baikmu. Aku sangat bersyukur
Hai, dokter...
Akan lebih baik jika tinggal di pesisir pantai. Aku langsung senang hanya dengan melihat air laut.
Seluruh tubuhku terasa rileks.
Suara ini yang mengambil Shi Guang.
Aku tidak tahu sudah berapa kali aku mendengarkan suara ini.
Aku benar-benar ayah yang tidak berguna.
Sebagai seorang dokter bedah jantung,
Aku tidak bisa menyelamatkan jantung putriku sendiri.
Ini bukan salahmu.
Jangan khawatir. Ayah akan memberikan tempat untukmu berteduh dari hujan dan angin,
dan perlahan menyembuhkan hatimu.
Percayalah padaku. Aku bisa melakukannya.
Semuanya akan baik-baik saja, oke?
Gedung ini tidak buruk. Ini dibangun memang seperti ini.
Apa?
Aku bertanya-tanya apa kau menyukainya.
Memang benar tempat ini sangat indah, tapi akan Ayah apakan tempat sebesar ini?
Hanya ada kita berdua.
Kita bisa membuka penginapan.
Tidakkah kau dulu suka travel dan mengunjungi beragam tempat?
Ayah, sekarang ini aku sudah tidak berani lagi untuk travel begitu.
Ah, memangnya kenapa?
Setiap aku punya pikiran untuk jalan-jalan,
itu selalu mengingatkanku dengan Shi Guang, yang sudah tak bersama kita lagi.
Tidak apa-apa.
Kita bisa membuat tempat ini
dapat ditinggali untuk yang ingin travel.
Suatu hari,
kau akan menyadari bahwa kau merindukan jalan-jalan seperti dulu,
dan ingin melihat tempat-tempat indah lainnya.
Pada saat itu, ayah akan menemanimu
dan pergi ke suatu tempat untuk memulai awal yang baru, oke?
Ayah, aku tidak tahu apa aku bisa mewujudkannya.
Dasar, anak ini.
Kau itu anak bayi ayah. Ayah akan menunggumu.
Oke?
Jika kau menyukai tempat ini, kita harus masuk dan melihat-lihat.
Ayah.
Eh, sepertinya kau sangat menikmati tugasnya.
Ini, mium yang dingin-dingin.
Ayah, aku harap nanti akan ada bunga-bunga yang bermekaran disini.
Itu akan sangat indah.
Ayah sangat senang kau nampak terlihat semakin membaik.
Sangat enerjik setiap saat, ho..
Itu hebat. Kita memilih tempat yang tepat.
Ayah, semakin aku bekerja begini, aku semakin termotivasi. Aku penasaran, orang seperti apa yang nanti akan datang.
Kita hampir selesai membereskan tempat ini.
Selanjutnya kita harus
menentukan tanggal dan membagikan brosur.
Kita harus membuat peresiman.
Ayah, kita belum memberi nama untuk penginapan kita.
Aku sudah punya ide.q
Namaku Li De Lang. Kau Li Xing Yue, iya kan?
Kita ambil "Xing" dan "Lang" dan mengkombinasikannya,
Penginapan Xing Lang.
Yang kupikirkan adalah, setiap kali kau melihat nama ini,
kau akan berpikir bahwa aku selali berada di sisimu.
Ayah, aku akan berusaha semampuku. - Bagus.
Kalau begitu ayo berharap untuk kesuksesan Peresmian Penginapan Xing Lang.
Berharap untuk kesuksesan Peresmian Penginapan Xing Lang.
Bersulang! - Bersulang!
Untuk seluruh penumpang, selamat datang di Bandara Internasional Taoyuan.
Pilot dan seluruh kru kabin mengucapkan terima kasih sudah memilih kami.
Kami berharap kita akan mendapat kesempatan untuk melayani Anda lagi. Terima kasih.
Aku tidak pulang untuk beberapa waktu ini. Taiwan sudah berubah sangat cantik.
Mungkin aku bisa mengantarmu ke hotel tempatmu menginap dulu mungkin?
Aku ingin pergi ke tempat lain. Boleh?
Apa alasanmu untuk kembali?
Silahkan. Silahkan masuk.
Hati-hati.
Kemarilah.
Ada banyak hal yang terjadi di rumah ini.
Ini. Lihat dua pot tanaman itu.
Halo.
Ini Long An.
Kau ada di Taiwan?
Apa ada sesuatu yang terjadi di Amerika?
Ayah,
Kenapa kau pikir aku sudah menghancurkan semuanya?
Lalu kenapa kau meneleponku? Bukankah ini fakta?
Oke, biar aku bertanya satu hal. Apa karena gaun pengantinnya tidak dibikin di Amerika?
Atau bisakah kau membuatnya di Taiwan?
Sangat populer untuk membuat gaun semacam itu.
Aku sudah melihat desainnya. Aku melihat film dan dokumenternya.
Aku hanya ingin gaun pernikahan yang model seperti itu. Tolonglah.
Itu benar.
Walaupun aku kembali ke Taiwan, aku tidak bisa menemukan tempat yang cocok untukku.
Apa yang kau bicarakan?
Ayah dan ibumu itu orang Taiwan.
Taiwan-lah dimana akarmu berada.
Aku pergi ke Taiwan beberapa kali waktu kecil. Dan tidak meninggalkan kesan apa-apa.
Jadi apa kau akan kembali ke Taiwan atau tidak?
Lupakan saja. Aku tidak mau pulang.
Lagipula, sudah lama sekali kita tinggal bersama.
Itu saja. Dah.
Penginapan Xin Lang
Tuan? Tuan?
Fushan, Yilang Latitude: 24.77912 Longitude: 121.50003
Kau sudah bangun?
Bagaimana keadaanmu? Apa ada yang sakit?
Kau sudah bangun. Apa kau baik-baik saja?
Iya, terima kasih.
Tempat apa ini?
Ini penginapan aku dan ayahku. Namaku Li Xing Yue.
Kau sedang naik motor lalu terjatuh persimpangan sana.
Kau tidak ingat?
Hanya sedikit. Tapi, terima kasih.
Tidak perlu berterima kasih padaku. Ayahku-lah yang menemukanmu di jalan.
Ayahmu?
Ayah, bapak ini sudah bangun. - Oh.
Kenapa kau bangun dari kasur? Bagaimana keadaanmu?
Apa ada yang sakit? - Ah, begitulah.
Aku dengar dari putrimu kalau kau yang menyelamatkanku dan membawaku kesini.
Namaku Li Tian Yong. Terima kasih banyak.
Pak Li, namaku Li De Lang, pemilik penginapan ini.
Ini bukan apa-apa. Jangan khawatir. - Terima kasih. Terima kasih.
Ayahku ini dokter bedah jantung. Anda jangan khawatir.
Dokter bedah jantung? Aku tidak percaya aku bisa diselamatkan oleh seorang dokter di pegunungan seperti ini.
Pensiunan, aku sudah pensiun.
Aku bekerja di rumah kaca sebelah sana.
Rumah kaca? Bukankah itu fasilitas yang diurus negara?
Pak Li, apakah kau seorang periset?
Bukan begitu. Aku sedang belajar untuk pendidikan doktoralku di Amerika.
Pemerintah memintaku untuk pulang dan membuat beberapa riset.
Doktor? Kau seorang doktor?
Astaga... Xing, ini lucu sekali
Kita menyelamatkan seorang doktor dari depan rumah kita.
Selamat datang! - Ayah.
Tempat kami akan melakukan bisnis yang hebat ke depannya nanti.
Kita belum menyebarkan pamflet, tapi sudah ada tamu yang datang.
Ini saat dimana keberuntungan datang. Bisnis kami akan menjadi hebat.
Pak Li, jika kau berkenan, ayo kita makan bersama.
Tidak, tidak. Aku tidak ingin mengganggumu lagi
Tidak, Pak Li. Biasanya memang hanya ada aku dan ayah.
Jika kau ikut bersama kami, akan sangat menyenangkan tentunya.
Benar. Ayolah, datang.
Kalau begitu, aku akan disini saja.
Wah, benar-benar. Terima kasih!
Bagus, bagus.
Halo, apa ini Rong Er?
Ini ayah.
Aku dengar kau tidak mau pulang ke Taiwan.
Bagaimanapun juga, jika kau datang, aku akan tetap menyambutmu.
Telepon aku, ya.
Oke.
Tolong!
8 tahun.
Aku masih belum lupa.
Kenapa kau senang sekali berdebat? Kak Xing Yue, kak!
Kemarilah, kemari. Kita bicarakan hal ini.
Tunggu, tunggu. Biarkan Kak Xin Yue mengatakan hal ini.
Kak Xin Yue, ada banyak orang yang tidak memiliki gelar sarjana. Tapi mereka hebat-hebat.
Kenapa aku haru kuliah?
Ku pikirkan ini. Tidak mudah masuk ke perguruan tinggi. Kenapa kau mau berhenti tiba-tiba?
Bukan karena aku tidak mau melanjutkan sekolah, tapi bagaimana aku membayar kembali semua biaya kuliah ke ibuku.
Aku tidak ingin menghamburkan uang. Itu seharusnya bisa untuk biaya pengobatan nya.
Biaya pengobatan apa? Itu memang uang untuk membayar biaya kuliahmu.
Aiyo, aku hanya tidak ingin membuang uangmu saja.
Tapi tetap saja kau berbicara seperti ini. - Bibi Hao, tolong jangan marah dulu.
Fan Fan juga memikirkan keadaanmu.
Kau tahu ini. Gelar kuliah itu sangat penting.
No comments yet. Be the first to leave one.