The first 191 lines.
Katakan.
Bos,
kerja sama Jerman sudah ada umpan balik.
Mereka meminta kita untuk menaikkan harga sebanyak tiga persen.
Bagaimana keputusanmu?
Beri tahu Lippman,
harga yang kita berikan kepada mereka
sudah 1.28% lebih tinggi dari pasaran.
Tidak bisa mengalah lagi.
Jika mereka bekerja sama dengan tulus,
maka lakukan dengan sekuat tenaga.
Jika masih ragu dalam hal harga,
maka jangan membuang waktu satu sama lain.
Bos.
Itu keputusannya.
Sayang, kalian jangan panik.
Hari ini persediaan barang kami cukup,
kujamin kalian pasti bisa mendapatkan
warna yang kalian inginkan.
Kalau begitu siaran langsung kita hari ini
sampai di sini saja.
Besok di waktu yang sama,
kita harus bertemu lagi, sampai jumpa.
Xixi, apa kamu sudah sampai?
Hanya tersisa sepuluh menit lagi.
Aku akan segera sampai, masih ada satu jalan.
Jalanan sangat macet.
Aku berlari kemari dari rumah.
Jangan-jangan kamu pergi dengan baju Dinasti Han dari siaran langsung?
Apa boleh buat.
Aku benar-benar tidak boleh kehilangan kesempatan wawancara kali ini.
Jika tidak mendapatkan promosi seri Huayan,
aku benar-benar tidak bisa membayar
biaya rawat inap ibuku bulan depan.
Xixi, kamu terlalu...
Aku tutup dulu, nanti kuhubungi lagi.
Bagaimana caramu mengemudi?
Hampir menabrak orang, bahkan tidak meminta maaf.
Wawancaraku!
Kalian begitu lamban.
Jika Direktur Gu marah,
kalian semua tidak akan bisa kabur.
Rapikan pakaian kalian.
Halo, Direktur Gu.
Bos.
Rapat sudah disiapkan
sesuai dengan permintaanmu.
Bisa segera dimulai.
Kamu yakin kali ini kamu sudah menyiapkan semua?
Tentu saja.
Aku biasa saja dalam membuat produk baru,
tapi dalam membantumu mencari pacar, tidak akan ada masalah.
Aku jamin akan menemukan pacar terbaik dalam lima menit.
Agar Nenek tidak mengomelimu lagi.
Enam menit, angka genap mutlak.
Kalau begitu, kita mulai.
Tidak ingin membuang waktu
untuk hal-hal yang tidak berguna ini.
Baik.
Rapat rutin dua jam lagi.
Baik.
Akhirnya terkejar.
Semoga aku bisa mendapatkan
promosi seri Huayan yang baru.
Anda Kak Miqi, penanggung jawab perekrutan, 'kan?
Aku datang untuk wawancara penyiar promosi internet.
Kuota hari ini sudah penuh.
Tapi, begitu mendengar Huayan ada wawancara,
aku langsung menghentikan siaran dan kemari.
Ini adalah CV pribadiku.
Akun internetmu?
Mei Xixi.
Aku akan mengambil dan melihat datanya.
Pulanglah dan tunggu pemberitahuan.
Tapi, tunggu...
Menunggu lagi.
Aku benar-benar tidak ingin pergi wawancara.
Menunggu sampai kapan?
Aku sangat takut pada Direktur Gu.
Tidak ada harapan lagi?
Tapi, kesempatan wawancara kali ini sangat langka.
Sayang sekali jika melewatkannya.
Lagi pula, kamu nomor enam.
Bagaimana kalau kamu pertimbangkan lagi?
Baiklah.
Tunggu sebentar.
Kalian juga datang untuk wawancara?
Iya.
Bisakah aku
meminta tolong sesuatu?
Ada apa?
Jika menjadi pacarku,
apa yang ingin kamu dapatkan dariku?
Aku tak pernah berpikir untuk mendapatkan keuntungan dari sebuah hubungan.
Direktur Gu, aku menyukaimu berarti aku menyukaimu.
Tidak ada banyak tuntutan.
Silakan.
Apa yang kamu inginkan?
Kamu dan hatimu.
Silakan.
Nomor enam.
Hadir.
Halo.
Aku datang untuk wawancara.
Kamu datang untuk wawancara?
Aku datang untuk wawancara, nomor enam.
Katakan, apa syaratmu?
50.000.
20.000 per bulan juga boleh.
Setiap bulan? Kamu yakin?
Meskipun biasanya waktu kerjaku tidak banyak,
tapi jumlah setiap bulan
setidaknya mulai dari 100.000.
Jadi 20.000 setiap bulan,
bukan masalah untukku.
Tentu saja, jika Direktur Gu bermurah hati,
50.000 aku juga bisa menerimanya.
Baik, kamu orangnya.
Keluarkan KTP milikmu.
Aku akan segera menyuruh orang untuk membuat kontrak.
Mulai sekarang,
kamu akan mengikutiku selama 24 jam.
Jadi aku diterima?
Bagus sekali.
KTP.
Ini KTP milikku.
Tunggu.
Tadi Anda bilang
mengikutimu
selama 24 jam?
Aku akan menggajimu 50.000 Yuan setiap bulan
agar kamu melayani selama 24 jam.
Apakah ada masalah?
Apakah kamu ingin
memeliharaku?
Aku tidak merasa seharusnya menggunakan kata ini.
Maaf.
Aku datang untuk wawancara
menjadi penyiar promosi internet Grup Huayan,
bukan untuk memberi Anda aturan tak tertulis.
Penyiar promosi internet?
Aturan tak tertulis?
50.000, 20.000?
Kamu menganggapku
sedang menawarkan hargaku padamu.
Bukankah tadi kamu sendiri yang menawar dengan jelas?
Aku...
Anda adalah CEO perusahaan ini.
Aku tidak ingin mengatakan hal yang buruk.
Atas dasar apa wanita yang datang untuk wawancara
harus dihina seperti ini olehmu?
Menghina?
Pokoknya, aku tidak akan bekerja sama
denganmu dan Huayan milikmu lagi.
Bos.
Bunga mawar yang kusiapkan dengan susah payah untukmu.
Bagaimana?
Ada apa ini?
Bos, kamu berkelahi?
Tidak, tidak, tidak.
Bagaimana mungkin Bos berkelahi? Seharusnya...
Jika tidak bisa bicara, kamu tidak perlu bicara dan...
Singkirkan mawar itu.
Jika bukan karena Nenek,
sama sekali tidak perlu
melakukan wawancara pacar terbaik,
juga tidak perlu membuat masalah seperti ini.
Menurutku, tak seharusnya kamu berpikir begitu.
Bagaimana jika bertemu dengan wanita takdirmu?
Pemikiranku sama dengan Nenek.
Ingin mencari seseorang di sisimu
untuk menjaga dan melindungimu.
Membuat obsesimu pada angka genap...
Aku akan menemui klien. Hari ini sampai di sini dulu.
Nenek.
Sore ini ada klien yang harus kutemui.
Mungkin tidak bisa menemani Anda ke rumah sakit.
Tapi, aku sudah memberi tahu Bibi Mei,
dia akan menjaga Anda dengan baik.
Aku hanya melakukan pemeriksaan rutin.
Kamu tidak perlu datang.
Tapi Xicheng,
kamu tahu apa yang dipikirkan Nenek.
Kamu juga sudah tidak muda lagi.
Nenek selalu berharap bisa hidup untuk melihatmu berkeluarga
dan melihat...
Nenek.
Klien menelepon, aku tutup dulu.
Kenapa aku tiba di tempat parkir bawah tanah?
Jelas-jelas aku menekan lantai satu.
Panas sekali, panas sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.