The Bridge on the River Kwai

The Bridge on the River Kwai

Download Malay Subtitle

Release info

The Bridge on the River Kwai 1957 Remastered 1080p BluRay HEVC EAC3-SARTRE
A Commentary by Sartre
This one looks quite different from the other malay sub uploaded... not sure which is better as I don't speak the language. This one is ripped direct from the Blu Ray sup.

Tags

BluRay
AC3
1080
HEVC
Published on: 2017-12-06
Downloads: 48
Hearing Impaired: No

Malay subtitle preview

The first 200 lines.

Selesaikan pekerjaan!

Pergilah ke pondok.

Ya, pantas saja.

Jika para tahanan baru melihat kami menggali makam, mereka mungkin lari.

Tak ada waktu untuk bergurau. Selesaikan pekerjaan!

Gali.

Bagaimana jika masukkan kami ke daftar orang sakit?

Tolonglah, Kapten. Taruh kami di RS.

Kau tak sakit. Kau tak pernah sakit.

Mengapa kau selalu berpura-pura sakit kepadaku, Shears?

Kukira, aku tak ingin ini di kepalaku.

Kapten Kanematsu...

...bagaimana dengan rokok?

Aku sudah memberimu rokok pagi ini. Kalian berdua.

Itu maksudku. Aku ingin membalas budi.

Saat seorang pria memberi hadiah dari kebaikan hatinya...

...seperti kau memberi rokok itu, aku mengingatnya dari hati.

Itu sebabnya...

...aku ingin kau menyimpan pemantik ini.

Kau pikir aku mencurinya?

Ini milik bocah Inggris yang baru kami kubur.

Ia mewariskannya kepadaku sebagai balas budi atas tindakanku.

Sebelum aku meninggal, aku ingin lakukan hal sama untukmu.

Kau pria yang lucu, Shears.

Baiklah, kau masuk daftar orang sakit. Dirinya juga.

Tak berapa lama lagi Kolonel Saito akan paham kau menyuapnya...

...lalu bagaimana nasib kita?

Sebelum itu terjadi kita sudah jauh dari sini, kawan.

Pergi jauh.

Baiklah, mari kita hentikan.

Di sini terbaring...

Weaver, aku lupa siapa yang kita kuburkan.

Thomson.

Ya.

Di sini berbaring Kopral Herbert Thomson...

...nomor seri 01234567.

Anggota pemberani dari Pasukan Raja atau Pasukan Ratu...

...yang meninggal karena beri-beri di tahun Tuhan kami, 1943...

...demi kemuliaan yang lebih besar dari...

- Kenapa ia mati? - Ayolah.

Tak perlu mengejek makam.

Aku tak mengejek makam atau orangnya.

Semoga ia beristirahat dalam damai.

Ia kurang mendapatkannya saat masih hidup.

Divisi A, saatnya dihitung!

Saatnya dihitung!

Diam.

Barisan, hadap kiri.

Istirahat di tempat.

Kita akan menjadi pasangan penggali makam yang sibuk, Weaver.

Bagus.

Sang kolonel tak tahu ia menghadapi apa.

- Kau akan memberitahunya? - Tentu saja tidak.

Kau bukan perwira ataupun pria baik.

Namaku Nicholson.

Aku Kolonel Saito.

Atas nama Yang Mulia...

...aku menyambutmu.

Aku komandan kamp ini...

...yaitu Kamp 16...

...di sepanjang rel besar...

...yang sebentar lagi menghubungkan Bangkok dengan Rangoon.

Kalian para tahanan Inggris telah terpilih...

...untuk membangun jembatan melintasi Sungai Kwai.

Ini akan jadi pekerjaan menyenangkan, membutuhkan keahlian.

Porsi kerja perwira sama dengan anak buah.

Pasukan Jepang tak bisa memberi makan orang menganggur.

Jika kalian bekerja keras, kalian akan diperlakukan baik.

Namun jika kalian tak bekerja keras...

...kalian akan dihukum.

Peringatan untuk kalian tentang melarikan diri.

Tak ada kawat berduri.

Tak ada tembok pertahanan.

Tak ada menara pengawas.

Itu tak diperlukan.

Kita berada di pulau di hutan rimba.

Tak mungkin melarikan diri.

Kalian akan mati.

Hari ini kalian beristirahat. Besok kalian akan mulai.

Mari kuingatkan semboyan Jenderal Yamashita:

"Senangilah pekerjaanmu."

Senangilah pekerjaanmu.

Buban

Batalion, istirahat di tempat.

Bubar, Mayor Hughes.

Batalion, istirahat di tempat.

Bawa anak buahmu ke pondok. Lihat siapa yang sakit.

Aku akan bicara kepada orang ini. Kolonel!

Aku mendengar kata-katamu, Pak.

Anak buahku akan bekerja seperti yang diharapkan dari serdadu Inggris.

Para perwira dan aku akan bertanggung jawab atas aksi mereka.

Kau mungkin telah mengabaikan fakta bahwa menyuruh perwira kerja kasar...

...benar-benar dilarang oleh Konvensi Jenewa.

Benarkah begitu?

Aku membawa salinan Konvensi...

...dan dengan senang hati akan memperlihatkannya kepadamu.

Itu tak perlu.

Silakan duduk.

Ya, Pak.

- Aku akan bicara dengan Clipton. - Baiklah, Pak.

Clipton, jangan biarkan aku mengganggu.

- Bagaimana tanganmu? - Hampir pulih.

Pak, ini Komandan Shears dari AL AS.

- Bagus. - Apa kabar, Pak?

Kami menemukan dirinya dan seorang Australia.

Itu saja yang tersisa dari tahanan yang mendirikan kamp.

AL AS? Di Sini?

Untuk seorang pelaut, aku seperti terkurung daratan.

- Kau kehilangan kapalmu? - Kapal Houston.

Aku berhasil merapat, namun aku terpisah dengan yang lainnya.

Lalu kelompokmu di sini?

Kebanyakan orang Australia. Beberapa--

Beberapa orang Inggris. India, Burma, Siam.

Apa yang terjadi kepada mereka?

Mereka meninggal...

...karena malaria, disentri, beri-beri, gangren.

Penyebab kematian lainnya...

...kelaparan, bekerja terlalu keras, luka tembak, digigit ular...

...Saito.

Lalu ada beberapa yang hanya bosan hidup.

Apakah Clipton telah menemuimu?

Baru saja akan, Pak. Kemarilah, Komandan, kau bisa bercukur nanti.

Baiklah.

Kau akan tinggal bersama para perwira.

Kita akan mencari beberapa pakaian layak pakai.

Jangan repot-repot.

Aku tak ingin cepat-cepat pergi dari daftar orang sakit.

Lagi pula, ini perlengkapan bekerja. Ini mode di sini.

Para perwira di bagianmu bekerja kasar?

Kurasa kau bisa bilang begitu.

Aku sudah mengangkat masalah itu dengan Kolonel siapa-namanya-itu.

Saito.

- Kurasa ia kini mengerti. - Benarkah?

Ya. Harus kuakui tampaknya ia cukup masuk akal.

Aku harus melanjutkan.

Ada pertemuan perwira pukul 19:00.

- Beri aku daftar kebutuhanmu. - Ya, Pak.

Apa pun yang bisa kami lakukan.

Terima kasih, Pak.

- Ada apa? - Tak apa-apa.

Ayo, katakan.

Aku bisa memikirkan banyak hal untuk menjuluki Saito...

...namun masuk akal, itu baru.

Mungkin Kolonel Nicholson mengartikan katanya berbeda.

Ada hal lain?

- Permisi, Pak? - Ya, Jennings?

Tentang komite pelarian. Aku bicara dengan Komandan Shears--

Takkan ada komite pelarian.

Aku tak mengerti, Pak. Letnan Jennings punya rencana.

Ya, aku yakin Jennings punya rencana, namun melarikan diri?

Ke mana? Ke dalam hutan rimba ini? Orang itu, Saito, benar.

Tak perlu kawat berduri di sini. Peluang selamat 1:100.

Aku yakin pria sepengalaman Komandan Shears akan mendukungku.

Menurutku peluang pelarian sukses adalah 100:1.

Benan - Bisakah aku menambahkan?

Silakan.

Peluang untuk bertahan di kamp ini bahkan lebih kecil.

Kau sudah melihat kuburannya. Inilah peluangmu sebenarnya.

Untuk menyerah harapan melarikan diri...

...untuk berhenti memikirkannya, seperti menerima hukuman mati.

Mengapa kau belum mencoba melarikan diri, Komandan?

Aku menunggu waktu. Menunggu saat yang tepat, teman yang tepat.

Aku paham perasaanmu.

Tentu saja, tugas serdadu tertangkap untuk berusaha melarikan diri.

Namun aku dan anak buahku terlibat dalam penyerahan resmi...

...yang mungkin tak kau ketahui.

Di Singapura kami diperintahkan menyerah oleh markas komando.

Diperintahkan.

Dengan begitu, di kasus kami, pelarian akan jadi pelanggaran hukum militer.

- Menarik? - Ya, Pak, poin menarik.

Maaf, Pak. Aku kurang paham.

Kau berniat menegakkan hukum itu, tak peduli apa akibatnya?

Tanpa hukum, Komandan, tak ada peradaban.

Itu poinku. Di sini, tak ada peradaban.

Kalau begitu kita punya kesempatan untuk memperkenalkannya.

Kusarankan kita hentikan topik tentang pelarian ini.

Ada hal lain?

Kurasa kita semua sudah jelas tentang programnya.

Aku ingin semuanya mulai tanpa halangan sejak besok pagi.

Serta ingat ini...

...anak buah kita harus selalu merasa mereka masih diperintah oleh kita...

...bukan oleh pihak Jepang.

Selama mereka berpikir begitu, mereka adalah serdadu bukan budak.

Apakah kau sepaham denganku, Komandan?

Aku...

Kuharap mereka bisa tetap menjadi serdadu, Kolonel.

Sementara untukku, aku hanya seorang budak.

Budak yang masih hidup.

Dasar banci. Bahkan untuk orang Ameri--

Ia sudah terlalu lama terisolasi, pria malang.

Terputus dari unitnya. Itu harus menjadi pelajaran bagi kita semua.

Tahanan Inggris!

Sadari aku tak bilang serdadu Inggris.

Sejak saat kalian menyerah, kalian bukan lagi serdadu.

Kalian akan menyelesaikan jembatan pada tanggal 12 Mei.

Kalian akan bekerja di bawah arahan insinyur Jepang.

Waktunya singkat. Semua orang akan bekerja.

Perwira kalian akan bekerja bersama kalian.

Ini yang adil...

...untuk itu bagi mereka yang berkhianat dengan menyerah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left