Summer Pockets

Summer Pockets

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Summer Pockets S01E26 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Summer Pockets - 26
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2025-09-29
Downloads: 7
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Umi-chan...

Sudah waktunya, ya.

Artinya...

hal yang harus kulakukan sudah selesai.

Aku berhasil menolong Ibu.

Aku bisa bertemu Ibu lagi.

Aku bisa mengatakan hal yang ingin kukatakan.

Namaku dipanggil oleh Ibu lagi.

Aku merasa sangat...

sangat senang.

Lo?

Kayaknya aku kelelahan.

Umi-chan!

Aku dipangku Ibu.

Rasanya nostalgia.

Umi-chan.

Padahal aku hanya ingin kamu merasa bahagia.

Hanya itu saja...

Padahal aku ini ibumu...

Ya, karena Ibu adalah ibuku...

Karena aku adalah anak Ibu...

Karena itu, aku bisa berjuang sekeras ini.

Iya.

Umi-chan, kamu sudah berjuang sangat keras.

Tapi...

Meski sudah berjuang...

Meski kamu sudah berjuang,

aku enggak bisa memujimu.

Padahal aku ingin jadi ibumu, Umi-chan.

Padahal aku ingin kamu jadi anakku, Umi-chan.

Ibu...

Jangan.

Jangan pergi ke mana pun.

Aku ingin selalu bersamamu.

Soalnya,

masih ada banyak hal yang ingin kulakukan bersamamu.

Aku ingin memasak bersama.

Aku ingin pergi berbelanja bersama.

Aku ingin pergi ke berbagai tempat dan berfoto bersama.

Aku ingin membuat banyak kenangan.

Aku ingin melihat foto kita sambil mengenangnya.

Aku ingin berkali-kali menghabiskan musim panas bersama.

Aku enggak mau musim panas tanpa Umi-chan!

Bukan cuma musim panas!

Aku ingin bersamamu setahun penuh!

Aku ingin bersamamu selamanya!

Duh, kini malah Ibu... yang jadi kekanak-kanakan.

Ibu curang.

Padahal ingin kutahan...

Aku juga ingin bersama Ibu!

Aku ingin memanggil Ibu lebih lagi!

Aku ingin diajari masak oleh Ibu lebih lagi!

Aku masih ingin main bersama Ibu!

Aku juga masih ingin selalu bersama!

Ibu! Ibu!

Ibu, aku menyayangimu!

Umi-chan!

Umi-chan!

Ibu.

Aku punya satu permintaan.

Apa itu? Akan kudengarkan apa pun itu.

Aku ingin dinyanyikan lagu itu.

Aku masih ingat nyanyian Ibu.

Sudah kudengar jauh sebelum musim panas itu.

Aku selalu mendengarkannya.

Aku sangat dicintai.

Rasanya sangat hangat dan membahagiakan.

Sekali lagi saja, aku ingin kembali ke masa itu.

Aku ingin terlelap... dalam pelukan Ibu.

Jangan...

Jangan begini...

Jangan bilang begitu.

Kalau kamu tertidur...

Umi-chan!

Kamu akan hilang!

Ah...

Aku sudah enggak sanggup lagi...

Umi-chan...

Ibu...

I... bu...

Jangan khawatir.

Ibumu ada di sini, kok.

Alunan timang-timang

Burung kenari berkicauan

Alunan timang-timang

Aku ingin terlelap sambil dipeluk seperti ini.

Burung kenari berkicauan

Waktu aku enggak mengenal Ibu

Tertidur, tertidurlah

dan waktu Ayah kerja di malam hari...

Tidurlah nyenyak

sambil tertidur sendiri,

aku samar-samar mengingatnya.

Gendongan timang-timang

Itu terjadi saat aku belum mengenal sekitarku.

Belaian seseorang memelukku dengan lembut.

Buah biwa berayun pelan

Tertidur, tertidurlah

Dengan mata yang belum sepenuhnya terbuka,

aku menatapnya... samar-samar bayangan... dari sosoknya.

Tidurlah nyenyak

Sensasi itu... dan kehangatan itu...

Tali ayunan timangan

Aku mengingatnya.

Aku tertidur lelap di bawah langit cerah,

Diayun-ayunkan oleh tupai

persis seperti saat itu.

Tertidur, tertidurlah

Aku mengingatnya meski samar-samar.

Di tengah sosoknya yang menyilaukan,

dia memelukku... sambil tersenyum.

Tidurlah nyenyak

Lalu, dia bernyanyi.

Timangan dalam mimpi

Aku telah... menjelajahi berbagai macam musim panas.

Bulan kuning menggantung

Dan akhirnya, aku menemukannya.

Tertidur, tertidurlah

Ah...

Tidurlah nyenyak

Aku akhirnya tahu.

Inilah... arti kehilangan segalanya.

Aku kehilangan masa laluku.

Keberadaanku pun sirna.

Segala yang telah terjadi akan menghilang.

Aku enggak akan terlahir.

Aku enggak bertemu mereka lagi.

Bertemu dengan Ayah...

maupun Ibu...

Tapi, enggak apa-apa.

Meski begitu, aku melakukan apa yang kuinginkan.

Aku bertemu Ibu.

Aku menghabiskan banyak musim panas yang menyenangkan bersama Ibu.

Lalu...

Aku bisa bertemu dengannya untuk terakhir kali.

Ibu...

Dadah.

Umi-chan...

Kamu...

Kamu sudah menikmati banyak musim panas, ya.

Kamu menikmati jatah musim panas untuk seumur hidup.

Lalu, kamu mengajarkan semua itu padaku.

Kamu mengajariku...

kalau kenangan musim panas ternyata sangat berkilau.

Liburan musim panas itu...

sudah enggak bisa kembali lagi, ya?

Aku enggak boleh berpikir untuk mengembalikannya, 'kan?

Aku tahu, kok.

Aku enggak boleh terikat dalam masa lalu, 'kan?

Tapi...

Meski begitu...

Aku... akan terus mengingatnya, lo.

Bagiku... liburan musim panas itu...

adalah liburan musim panas yang paling menyenangkan.

Karena Umi-chan menjadikanku ibumu.

Aku... mengingat semuanya.

Aku enggak ingin lupa.

Umi-chan!

Dahulu kala, dunia tidak memiliki warna.

Di dunia itu, ada kupu-kupu bersayap indah.

Di sayapnya, terdapat banyak warna.

Kupu-kupu itu berkelana ke berbagai tempat.

Sayap kupu-kupu yang berwarna indah itu...

diberikan ke orang-orang yang ditemuinya.

Tanpa disadari, kupu-kupu yang dulunya indah...

Mengarungi tujuh samudera

menjadi berwarna putih.

Aku jauh berpetualang

Tapi, kupu-kupu itu tetap melanjutkan perjalanan.

Lebih ini saja penuh ruah

Meski sayapnya compang-camping, dia masih terus terbang.

Sampai tidak ada lagi yang menyadari kalau dia kupu-kupu indah.

Setelah ucap apa pintaku

Langit mendung pun beranjak pergi

Tapi, dunia dipenuhi warna dan jadi sangat indah.

Lembaran baru ikut terbuka

Akhirnya, kupu-kupu itu pulang ke rumahnya dan perlahan hinggap di atas sekuntum bunga.

Kupu-kupu itu merasa puas setelah bertemu banyak orang.

Tumbuh menjadi orang dewasa

Baik memiliki harta berharga

Kupu-kupu itu pun tertidur dengan tenang.

Semuanya sedih dan air mata mereka pun jadi hujan.

Bukan berarti dilupakan

Eh? Ada lanjutannya?

Siapa pun pasti benci itu

Harusnya sudah berakhir kalau cuma berdasar kata kunci yang diberikan Umi.

Makanya dengan segenap jiwa aku lindungi

Tapi, karena itu akhir yang menyedihkan, jadi aku tambahin sedikit.

Begitu, ya.

Yang ada dalam saku ini

Ya, menurutku bagus, kok.

Berjanjilah

Berjanjilah

Setelah hujan berhenti, kupu-kupu itu berubah jadi pelangi yang besar.

Bak menyelimuti dunia.

Pelangi itu menciptakan busur yang sangat indah.

Semua memandanginya dan mengucapkan terima kasih.

Sesaat lagi, kita akan tiba di Pelabuhan Nelayan Pulau Torishiro.

Mohon perhatian, kapal mungkin akan mengalami guncangan kuat.

"Mau berkunjung ke Pulau Torishiro?"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left