La Haine

La Haine

Download Indonesian Subtitle

Release info

La Haine 1995 720p BluRay x264 AAC
A Commentary by drunkeneel
resync punya vanvines

Tags

BluRay
x264
720p
720
Published on: 2020-05-27
Downloads: 446
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan oleh AngelTouch & vanvines

Pembunuh! Mudah bagi kalian menembak kami! Kami hanya mengandalkan batu!

KEBENCIAN

Film ini didedikasikan untuk teman dan keluarga...

...yang meninggal saat film ini dibuat.

Pernah dengar cerita seorang pria yang jatuh dari gedung tinggi?

Saat dia melewati tiap lantai...

...untuk menenangkan dirinya, dia selalu berkata:

"Sejauh ini bagus..."

"Sejauh ini masih aman..."

bagaimana kau terjatuh, itu bukan masalah.

Tapi bagaimana saat kau terhempas!

Kerusuhan semakin memanas di kawasan rumah susun di bagian luar kota.

Semalam segerombolan pemuda...

...menyerang sebuah kantor polisi...

...di Rumah Susun Muguet.

Aksi saling lempar itu membuat 14 polisi terluka.

33 orang ditangkap.

Sebuah mal dan bangunan lainnya dirusak oleh para perusuh...

...yang bubar sekitar jam 4 pagi.

Kekerasan polisi diduga keras sebagai penyebab kerusuhan.

Seorang remaja lokal dipukul dengan keras saat diinterogasi.

Oknum polisi tersebut sudah dihukum.

Sang korban, Abdel Ichaha, berada di rumah sakit...

...dalam kondisi parah.

Satu perusuh lagi telah ditangkap.

POLISI BRENGSEK

Vinz! Dimana dia?

- Apa? - Apa maksudmu "Apa"?

Tak bisakah berkata "halo"?

Tenanglah, Sayid. Ada apa?

Suruh kakakmu keluar.

- Untuk apa? - Bilang saja!

- Untuk apa? - Bilang saja!

Untuk apa?

Memangnya ini acara permainan TV?

Berhenti berteriak!

Kalian sudah membuat kebisingan semalam!

Kau melihatku semalam? Aku tak ada disini.

Diamlah!

Jangan bertindak konyol!

- Kau yang akan dibakar selanjutnya! - Bodoh!

- Bisa panggilkan dia? - Jangan mengejekku, brengsek!

Kau masih disitu? Pergilah!

Dia akan marah jika kubangunkan. Kau saja!

Kuharap polisi menguliti kulitmu!

Vinz...

Diamlah, Sayid.

Diam? Jaga sikapmu atau kau mati, keparat!

Pergilah. Kau bau!

Kau mau bermain sekarang? Satu...

Dua...

Tiga.

Kau kalah.

Persetan dengan adikmu.

Sudah kubilang jangan bicarakan adikku!

Dia bercinta dengan Donal Bebek. Pergilah!

Dasar bocah Yahudi!

kau bukan siapa-siapa!

- Aku melihat sapi. - Apa?

Seekor sapi.

Punya ganja?

Di dalam kotak.

Semalam saat kerusuhan, aku berlari di belakang gedung...

Bum! Aku menabrak sapi.

Sungguh?

Berhenti hisap ganja, otakmu sudah gosong!

Enyah dari kasurku! Akan kubilang kau pakai narkoba!

Akan kupotong lehermu, menggantungmu...

...dan kau akan bermandi darah!

Nenek!

Pergilah.

Pergilah.

Enyah dari kasurku!

Pergilah, jalang!

Pergi.

Jaga mulutmu saat bicara dengan adik-ku!

- Ada garam? - Hormati nenekmu!

Kau ayahku?

Ada apa dengan ayah?

Oh, kau ibuku?

Pergilah ke sekolah!

Sekolahnya terbakar.

Bakar, bakar! Dasar biadab!

Secepatnya kau takkan pergi ke gereja lagi!

- Nenek! - Apa?

Aku tak bakar sekolah!

Dan kau tak pergi ke gereja!

Nenek menang! Aku menyerah!

Kalau semua orang mengelak saat berdebat...

..akan terjadi kerusuhan!

Tapi kita semua memang mengarah kesitu!

Mazeltov!

Kau bicara padaku?

Kau bicara padaku, keparat!

...pria itu bilang: "Demi uang, aku siap membunuh!"

Dia berkata pada temannya: "Aku bisa membuatmu bangkrut."

Temannya panik, lalu pria itu berkata:

"Jangan khawatir, kau temanku."

"Aku takkan membuatmu bangkrut. Akan kulakukan dengan gratis!"

Ucapan pembunuh yang hebat! "Gratis!"

"Akan kulakukan dengan gratis!" Ucapan yang hebat, Vinz!

Aku sudah paham.

Suruh kakakmu bertemu denganku!

Ucapan pembunuh yang hebat! "Akan kulakukan dengan gratis!"

Diamlah dan berikan ganjanya.

- Ucapan seorang pembunuh! - Pembunuh.

"Akan kulakukan dengan gratis!" Luar biasa!

Kenapa kau gelisah?

Brengsek!

Mereka hancurkan semuanya!

Lihat itu!

Astaga!

Bagaimana mobil mereka bisa masuk?

Pintu masuknya terlalu sempit.

Tenanglah, Sayid! Itu dia.

Dia pasti kesal.

Butuh dua tahun baginya membangun gedung olahraga ini!

Ganjamu enak, Vinz.

Itu punya Hubert.

Jangan serakah, Sayid.

Kukira kau berhenti menghisap?

Memang.

Apa yang terjadi disini?

Tebaklah.

Kebakaran?

Kau benar, Einstein!

Diamlah!

Aku tahu suatu saat tempat ini akan terbakar.

Lalu mengapa susah-susah membangunnya?

Karena dia menginginkannya, tolol!

Kau yang tolol.

Kau tahu siapa pelakunya?

Aku tak peduli.

Bagaimana mobil itu bisa masuk?

Pintu masuknya kurang besar.

Kami olok mereka, meludahi mereka!

Tapi polisi tak bergerak sama sekali.

Lalu mereka melangkah ke samping untuk membuka jalan...

Kemudian detektif sampah ini keluar dengan pentung kayu.

Mereka pukul kawan kita dengan keras!

Terus memukulnya sampai kami menghajar mereka.

Kutendang sampah itu tepat di kepalanya!

Itu motor Yamaha.

Lebih mirip ibumu di motor Harley!

Itu motornya Mohammed. Dia perbaiki knalpotnya.

Bukan, itu ibunya Vinz di motor Yamaha!

Mohammed siapa?

Saudaranya Farida?

Farida yang punya SIM itu?

Bukan, Farida di swalayan.

Bagaimanapun, itu luar biasa.

Andai kau ada disana, Hubert. Itu sangat hebat.

Gas air mata, 2 malam di toko polisi...

...makan semua pukulan sesukamu...

...pulang disambut dengan kemarahan:

Maaf, kawan, tapi aku tak berminat!

Tenanglah! Itu perang melawan sampah, dalam dunia antar ras!

Aku mau mengambil uang.

Namun kalian mengacaukannya!

Ketika seorang kawan terjatuh, aku siap membela!

Kawan apa? Apa aku kenal?

Aku tak mau berkelahi demi preman yang tak kukenal.

Ayo.

Aku serius!

Abdel bukan preman.

Baiklah, tapi aku tak secepat tembakan peluru!

Hei, jangan pegang hotdog -nya!

Berikan satu padaku.

Dan aku bangkrut?

Jangan buat kami menangis!

Aku akan membuatmu menangis, Sayid!

Tiap orang harganya sama!

Kecuali Hubert, ini gedungnya.

1 dolar?

1 dolar 1 hotdog . Baiklah, 2 hotdog !

Dasar pelit!

Kau harus coba.

- Punya 1 dolar? - Yeah, untuk-ku!

Ini.

Tidak. Akan kuingat hal ini!

- Ingatlah kalau begitu. - Jangan lupakan.

Jangan pelit. Nanti kubayar.

Dengan apa? Adikmu?

Jangan bicara begitu tentang adikku!

Tenanglah, Arab brengsek!

Sayid! Kembalikan itu!

Punya uang kecil?

Kami bokek !

- 2 sen saja. - Kami bokek .

Hakim bilang aku akan dipenjara...

...atau bekerja untuk Kota.

Pelayanan sosial? Sampah!

Kau pernah melakukannya? Penjara cukup buruk!

Kau lebih suka bekerja?

Adikmu mencuri sosis!

- Bohong! - Dia sedang mengunyahnya!

Nanti kubayar.

Pembohong! Hidungmu bertambah panjang!

Akan kuhajar hidungmu, Sayid!

More Indonesian subtitles for La Haine

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left