The first 200 lines.
"Matahari pagi terbit"
"Di atas laut Incheon"
"Rangkaian hidangan ikan"
Mari kita lihat.
Tempat ini mengingatkanku akan "Tasty Guys".
"Ini penataan yang tidak asing"
Pangsit dalam sup tulang sapi.
Ini masih pagi, jadi, kalian belum makan, bukan?
Ya.
"Meluncur"
Pilihlah yang ingin kalian makan,
dan kami akan memesannya.
Apa ini?
Kenapa?
- Ada apa? - Situasi apa ini?
Mungkin kita harus menangkap boga bahari yang kita pesan.
Benarkah? Kita harus menangkap apa yang ada di menunya?
Bukankah ini hampir seperti permainan?
Haruskah kita memotong sapi jika ingin sup iga?
Tangkap yang kamu inginkan?
Pesan makanan yang mudah.
"Memilih menu"
Enam set sup taoge.
Taoge...
"Aku lebih suka menanamnya..."
Kita harus makan apa?
Ada set hidangan ikan plaice.
Apa itu?
Itu ikan. Benar, bukan?
"Haruskah mereka memancing dua pekan berturut-turut?"
Plaice?
"Entah kenapa..."
Itu terasa tidak menyenangkan.
"Aku tidak bisa pergi memancing lagi"
"Berpikir serius"
Aku akan makan iga dengan sup.
- Aku juga. - Astaga.
Anak-anak yang tidak tahu apa pun memesan set termahal.
Aku akan menghancurkan segalanya untuk mereka.
Sup taoge.
Sup taoge. Itu bagus.
- Plaice. - Plaice.
Selesai.
Itu pesanan kami.
Kenapa kami diberi makan?
- Apa yang terjadi? - Apa yang terjadi?
Kalian bisa tenang.
- Kami bisa makan saja? - Ya.
Kami tidak bisa bersantai.
- Tidak mungkin kami bisa bersantai. - Ini sangat tidak nyaman.
Ini sangat tidak nyaman.
Kita tidak pernah makan dari awal.
Kita berada di Incheon.
Pekan lalu, Jung Hoon dan aku
bersenang-senang di kapal.
"Ombaknya sangat besar!"
"Pengalaman pertamanya"
"Sangat menegangkan"
Aku tidak ingin berlayar lagi.
Apa ada dermaga di sana? Tidak ada.
"Tidak ada dermaga di sini"
- Makanannya sudah disajikan. - Sup iga.
Cepat sekali.
"Kaldu yang jernih dan panas adalah yang terbaik"
"Kamu ingin segera menyantapnya"
"Sup taoge memiliki rasa pedas yang ringan"
"Paket ikan plaice datang dengan banyak lauk yang lezat"
"Tatanannya akan membuatmu merindukan ibumu"
- Terima kasih. - Terima kasih.
Mereka pasti merencanakan sesuatu.
Hei, jangan makan sebelum Jung Hoon memulai.
Kalau begitu, aku tidak akan makan.
Itu menakutkan. Kenapa kamu bilang begitu?
Ayahku selalu bilang begitu.
"Ambil sendokmu!"
Apa yang kamu lakukan?
"Se Yoon memang yang terbaik"
- Jung Hoon sudah memulai. - Mari makan.
"Meniup"
"Dan mencicipi"
"Luar biasa"
"Kaldunya juga sangat lezat"
Ini enak.
"Menarik"
"Iga terasa paling enak pada tulangnya"
"Jung Hoon makan sesuap taoge"
"Ini dia"
- Enak, bukan? - Enak.
"Berhenti sejenak"
"Melirik gelisah"
Aku merasa gelisah.
"Mereka merasa cemas"
Ada yang menulis siapa makan apa di tiap gerakan kita?
- Bisakah kita makan saja? - Entahlah.
Aku tidak tahu rencana mereka.
Ini episode fisik?
Akan gawat jika kita berlayar.
Aku tidak bisa berlayar.
Tidak mungkin. Aku tidak bisa.
"Tapi kalian akan"
"Naik perahu"
Jika berlayar setelah makan,
bukankah kita akan memuntahkannya?
Tentu.
Aku tetap tidak akan muntah.
Aku tidak akan muntah.
- Kamu tidak akan muntah? - Aku tidak akan muntah.
"Seseorang sangat pendiam"
"Menyesap dan mengisap"
"Mulutnya terlalu sibuk menggigiti iga"
"Inilah kebahagiaan sejati"
"Terperangah"
Won Sik suka makan.
Apa itu cukup?
Kamu makan banyak.
Aku masih ingat
saat Won Sik dan aku mendaki bersama.
"Tidak, Jung Hoon, aku tidak makan ramyeon."
"Menurutku ramyeon itu tidak enak."
Boleh aku minta ramyeon?
"Tolong beri aku ramyeon..."
Makanan tidak enak dengan tiram memang yang terbaik.
"Ramyeon tiram menunjukkan dunia baru padanya"
"Makanan tidak enak dengan tiram rasanya luar biasa"
- Makanan tidak enak dengan tiram? - Itu yang terbaik.
Itu sungguh yang terbaik.
Kami akan membersihkan mejanya.
"Sarapan yang meresahkan itu sudah berakhir"
- Kalian menikmati sarapannya? - Ya.
Aku tidak mau dengar. Aku ingin menikmatinya.
Hari ini, kita akan melanjutkan
keseruan dan bersenang-senang.
- Apa? - Permainan Makan Siang
dan Permainan Makan Malam biasanya
- dibatalkan. - Apa?
- Kenapa? - Benarkah?
- Apa? - Kami dapat tiga kali makanan?
Juga tidak ada permainan Tidur di Dalam atau di Luar.
- Kenapa? - Ada tempat untuk tidur, bukan?
"Mungkin tidak ada..."
Kalian tahu hal bernama "bushcraft"?
- Apa? - "Bush"?
- "Bush"? - Dia terkenal.
Bushcraft adalah metode berkemah
paling ramah lingkungan.
Tanpa merusak alam atau lingkungan,
kamu menikmati waktu luang dengan sedikit alat.
Dengar itu? Tidak ada tempat untuk tidur.
- Kita menyokong diri sendiri. - Apa maksudnya?
Kita melewatkan banyak kebahagiaan karena gaya hidup modern.
Kalian akan bisa bersenang-senang dengan alam.
Itulah keindahan bushcraft.
Tapi aku tidak pernah berhenti bersenang-senang.
Makin aku tahu soal era ini, makin aku merasa senang.
Karena itulah kita akan pergi
ke pulau terpencil hari ini.
- Pulau terpencil? - Pulau terpencil?
"Itulah yang aku takutkan"
"Pulau Terpencil"
"Kamu bosan dengan kehidupan sehari-hari?"
"Ini sangat mengerikan"
"Ini sama menakutkannya dengan rumah hantu"
"Malam di pulau terpencil membuat mereka merasa cemas"
"Petak umpet tanpa ada yang mencari pemain lain"
"Hingga aktivitas air yang penuh ketegangan"
"Tempat ini sangat menyenangkan"
"Destinasi terapeutik, pulau terpencil"
Kami ingin kalian menikmati alam sepenuhnya,
jadi, kalian akan kembalikan semua barang kalian dari dunia modern.
Lalu, kalian akan pergi ke pulau terpencil.
Ini tidak terasa nyata.
Aku harus mengganti pakaianku dahulu.
Teman-teman, jangan berdiri saja. Ayo cepat.
Bagaimana aku harus berpakaian untuk pulau terpencil?
Hei, apa yang terjadi? Kudengar kita akan berpisah.
Kita akan bertemu besok siang, artinya kalian akan pergi.
Tidak ada yang bisa kamu berikan kepadaku?
Aku akan pergi seperti ini?
Aku harus berpakaian hangat. Apa pun yang terjadi.
Aku harus hangat.
"Dia sangat siap seperti anggota veteran di acara ini"
"Dia memakai jaket berlapis busa"
Aku tidak bisa pakai dua lapis? Tidak mungkin.
Aku merasa hangat. Aku harus memakai dua lapis jaket dengan bantalan.
"Para anggota berkumpul kembali"
Sebelum mulai, tolong serahkan semua barang
yang kalian bawa.
Aku tidak bisa membawa sikat gigi dan pasta gigiku?
"Tentu saja tidak"
- Sikat gigiku. - Sial.
"Beberapa saat lalu, dia mengganti pakaiannya dan kembali berkumpul"
"Dia menyikat giginya setiap ada kesempatan"
"Sebenarnya, keinginannya untuk menggosok gigi"
"Selalu ada, terlepas lokasi atau waktu"
"Mereka menunggu Jong Min yang pergi menyikat giginya"
"Dia bocah penyikat gigi"
- Sikat gigiku. - Sial.
"Dia terobsesi menyikat giginya karena kebiasaan"
Aku tidak bisa membawa suplemenku?
"Hipokondrianya adalah bonus tambahan"
No comments yet. Be the first to leave one.