The first 200 lines.
Halo.
Namaku Forrest. Forrest Gump.
Mau coklat?
Aku bisa makan ini banyak sekali.
Ibu selalu bilang kalau hidup itu seperti sekotak coklat.
Kau takkan pernah tahu apa yang kau dapat.
Itu pasti sepatu yang nyaman.
Kau pasti bisa jalan seharian tanpa merasakan sakit.
Andai aku punya sepatu seperti itu.
Kakiku sakit.
Ibuku selalu bilang kalau kita bisa tahu orang dari sepatunya...
...ke mana mereka pergi atau mereka dari mana.
Aku sudah memakai banyak sepatu.
Jika aku berusaha keras, aku pasti bisa mengingat sepatu pertamaku.
Ibu selalu bilang bahwa sepatu bisa mengantarku ke mana saja.
Beliau bilang bahwa itu sepatu ajaibku.
Baiklah, kau bisa buka matamu sekarang, Forrest.
Cobalah berjalan.
Bagaimana rasanya?
Kakinya sangat kuat, Ny. Gump...
...sama kuat seperti yang pernah kulihat...
...tapi punggungnya bengkok seperti politikus.
Tapi kita akan meluruskannya, bukankah begitu, Forrest?
Forrest!
Saat bayi, ibuku memberiku nama seperti pahlawan Perang Saudara...
Jenderal Nathan Bedford Forrest.
Ibu bilang bahwa kami masih ada hubungan saudara.
Yang dilakukannya dulu...
...dia mendirikan organisasi bernama Ku Klux Klan.
Mereka mengenakan jubah, seprei berwarna putih...
...dan bertindak seperti hantu.
Mereka bahkan memakaikan seprei itu pada kuda mereka dan menungganginya.
Begitulah kudapatkan namaku...
Forrest Gump.
Ibu bilang bahwa kata "Forrest"...
...untuk mengingatkanku bahwa terkadang kita lakukan hal-hal yang tak masuk akal.
Baiklah.
Tunggu, apa seperti ini? Bertahanlah.
Sudah beres.
Kalian lihat apa?
Tak pernah lihat kaki anak kecil dengan penopang?
Jangan biarkan orang lain anggap dirinya lebih baik dirimu, Forrest.
Jika Tuhan bermaksud menyamakan semua orang...
...kita semua akan memakai penopang kaki.
Ibu selalu bisa menjelaskan semua hal agar aku bisa mengerti.
Kami tinggal seperempat mil dari Rute 17...
...sekitar setengah mil dari kota Greenbow, Alabama.
Begitulah wilayah Greenbow.
Rumah kami adalah warisan turun-temurun dari keluarga Ibu...
...yang datang menyeberangi lautan seribu tahun yang lalu.
Karena hanya ada aku dan Ibu, banyak kamar kosong di rumah kami...
...Ibu memutuskan untuk menyewakannya...
...kebanyakan pesewa dari luar kota...
..seperti dari Mobile, Montgomery, dan tempat lain.
Begitulah aku dan Ibu mendapatkan uang.
Ibu memang wanita yang sangat pandai.
Ingat yang Ibu bilang, Forrest. Kau tak berbeda dari yang lainnya.
Kau dengar kata Ibu, Forrest?
Kau sama seperti yang lainnya. Kau tak berbeda.
Anakmu berbeda, Ny. Gump.
IQ-nya hanya 75.
Kita semua berbeda, Tn. Hancock.
Ibu ingin aku masuk sekolah bagus...
...maka dia membawaku ke Greenbow County Central School.
Aku berjumpa kepala sekolahnya.
Aku ingin tunjukkan sesuatu, Ny. Gump.
Ini normal.
Forrest ada di sekitar sini.
Peraturannya harus punya minimum IQ 80 untuk sekolah umum, Ny. Gump.
Dia harus masuk sekolah luar biasa.
Dia akan diterima di sana.
Apa arti "normal"?
Dia mungkin sedikit lamban...
...tapi anakku Forrest akan mendapatkan peluang yang sama seperti yang lain.
Dia tak akan masuk sekolah luar bisa untuk belajar cara vulkanisir ban.
Kita bicara soal beda lima angka.
Pasti ada yang bisa kau usahakan.
Ini adalah sekolah dengan sistem progresif.
Kami tak mau ada yang tertinggal.
Suamimu ada, Ny. Gump?
Dia sedang berlibur.
Ibumu sangat peduli dengan pendidikanmu, Nak.
Kau tak banyak bicara, ya?
"Akhirnya, dia harus mencoba.
"Tampaknya mudah, tapi...
"...apa yang terjadi.
- "Pertama..." - Ibu, apa artinya "berlibur"?
- Berlibur? - Tempat di mana Ayah berada.
Berlibur artinya pergi ke suatu tempat dan tak pernah kembali.
Pokoknya, bisa dibilang aku dan Ibu sendirian.
Tapi kami tak keberatan. Rumah kami tak pernah kosong.
Selalu ada yang datang dan pergi.
Makan malam.
- Waktunya makan malam. - Jelas itu kelihatan istimewa.
Kadang begitu banyak orang bersama kami...
...sampai setiap ruangan dipenuhi para pelancong.
Kau tahu, orang-orang dengan koper dan barang-barangnya.
Forrest Gump, waktunya makan malam!
Suatu waktu, ada anak muda tinggal bersama kami...
...dan dia membawa tas gitar.
Forrest! Sudah Ibu bilang agar jangan mengganggu anak muda ini.
Tak apa-apa, Nyonya.
Sedang kutunjukkan padanya cara bermain gitar.
Baiklah, makan malam sudah siap jika kalian ingin makan.
Kedengarannya lezat. Terima kasih, Nyonya.
Tunjukkan cara berjalanmu padaku.
Jangan terlalu cepat.
Aku suka gitar itu.
Suaranya bagus.
Aku mulai bergoyang mengikuti irama musik...
...mengayun pinggulku.
Suatu malam, aku dan Ibu sedang keluar berbelanja...
...dan kami melewati toko perabot dan elektronik Benson...
...dan tebak apa?
Ini bukan untuk ditonton anak-anak.
Beberapa tahun kemudian, pemuda tampan yang dijuluki "Raja" itu...
...dia terlalu banyak bernyanyi dan terkena serangan jantung.
Pastilah sulit menjadi raja.
Aneh, kadang kau ingat sesuatu tapi tak bisa ingat yang lainnya.
- Tunjukkan kemampuanmu, Forrest. - Baik, Bu.
Aku ingat pertama kali naik bus ke sekolah.
Kau ikut?
Ibu berpesan untuk tidak ikut dengan orang asing.
Ini bus sekolah.
Aku Forrest. Forrest Gump.
- Aku Dorothy Harris. - Kini kita bukan orang asing lagi.
Kursi ini sudah ditempati.
Sudah ditempati!
Tak boleh duduk di sini.
Aneh apa yang diingat oleh seorang anak kecil...
...karena aku tak ingat dilahirkan.
Aku tak ingat hadiah natal pertamaku...
...dan kapan piknik pertamaku.
Tapi kuingat yang pertama kali aku dengar...
...adalah suara terindah di dunia.
Kau boleh duduk di sini kalau mau.
Tak pernah kulihat sesuatu yang begitu indah.
Dia seperti malaikat.
Kau mau duduk atau tidak?
Kenapa kakimu?
Tak apa, terima kasih. Kakiku sehat-sehat saja.
Aku duduk di sebelahnya dan bicara sampai tiba di sekolah.
...punggungku bengkok seperti lambang tanda tanya.
Selain Ibu, tak ada yang mau bicara atau bertanya padaku.
Apa kau ini bodoh?
Ibu bilang, "Bodoh itu berlaku seperti orang bodoh."
- Aku Jenny. - Aku Forrest. Forrest Gump.
Sejak hari itu, kami selalu bersama.
Jenny dan aku seperti buncis dan wortel.
Dia mengajariku cara memanjat.
Ayo, Forrest, kau pasti bisa.
Kuajari dia cara berayun.
Dia ajari aku cara membaca, kuajari dia main ayunan.
Kadang kami hanya duduk menunggu bintang muncul.
- Ibu pasti khawatir. - Tinggallah sebentar lagi.
Karena alasan tertentu, Jenny tak pernah mau pulang.
Baiklah, Jenny, aku akan tinggal.
Dia temanku yang paling istimewa.
Temanku satu-satunya.
Ibuku selalu bilang bahwa keajaiban terjadi setiap hari.
Ada yang tak percaya, tapi itu benar.
Hei, Bodoh!
Kau ini hanya cacat atau tolol?
- "Lihat, aku Forrest Gimp (Loyo)." - Lari saja, Forrest.
Lari, Forrest! Larilah yang jauh! Cepat!
- Ambil sepeda! - Cepat! Kita tangkap dia!
- Ayo! - Awas, kami datang!
Kami akan menangkapmu!
Lari, Forrest, lari! Lari, Forrest!
Kembali kau!
Lari, Forrest!
Lari!
Kau takkan percaya jika kubilang...
...tapi aku bisa lari cepat sekali.
Sejak itu, ke manapun aku pergi, aku berlari!
Dia kabur! Hentikan dia!
Anak itu gila lari.
kau ingat waktu kubilang kalau Jenny tak pernah mau pulang?
Dia tinggal di sebuah rumah tua.
Ibunya sudah wafat sejak umurnya lima tahun...
...dan ayahnya seorang petani.
Jenny?
Ayahnya sangat penyayang.
Ayahnya selalu mencium dan menyentuh Jenny dan saudari-saudarinya.
Pernah Jenny tak ada di bus sekolah.
Jenny, kenapa kau tak ke sekolah hari ini?
Diam, Ayah sedang tidur siang.
- Jenny! - Ayo!
Jenny, lari ke mana kau?
Sebaiknya kau kembali, Nak!
Ke mana kau?
Jenny! Ke mana kau?
Jenny!
Berdoalah bersamaku, Forrest.
Jenny!
Tuhan, ubahlah aku jadi burung agar bisa terbang jauh dari sini.
Tuhan, ubahlah aku jadi burung agar bisa terbang jauh dari sini.
Ibu selalu bilang bahwa Tuhan itu misterius.
Jenny!
Dia tidak mengubah Jenny menjadi burung di hari itu.
No comments yet. Be the first to leave one.