Mahaan

Mahaan

Download Indonesian Subtitle

Release info

Mahaan 1983 WEBRipp MKVCinema NANOsubs
A Commentary by GradyNanoNano
NANOsubs.id | Membuka Jasa Penerjemahan dan Resync Subtitle, Silahkan kontak WA: 0895333122239 (Tri) untuk lebih lanjut atau pemesanan! Thanks!

Tags

webrip
web
BRip
mkv
Published on: 2021-09-24
Downloads: 70
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Halo, Vikram. / Ya, saudaraku?

Semua baik saja, tenanglah.

Baiklah, aku akan turun.

Tn. Sharma, dia sudah mendarat. Aku akan pergi.

Baiklah, ayo.

Akhirnya kami menangkapmu, Vikram.

Memang mengapa kau menangkapku? Kalian akan menggantungku?

Itu keputusan hakim.

Kau akan bawa aku ke persidangan, tapi tak tahu..,

Temanku, Amit, mengganti seluruh anggota persidangan.

Aku akan keluar dari penjara dengan muidah. / Kau yakin?

Maaf, Yang Mulia.

Persidangan tertunda karenaku..,

Aku kewalahan.

Dia sudah datang, pak.. Sudah kubilang temanku akan datang.

Lihat, dia datang.

Toloing diam.

Ada apa ini?

Bukti, Yang Mulia.

Banyak bukti seperti ini ada diluar ruangan untuk diperiksa.

Lihatlah anak ini.

Dia 10 tahun, Yang Mulia.

Aku bawa dia dari jalanan terdekat.

Anak ini merokok di usia muda..,

rokok yang diisi dengan ganja.

Dan ini..,

Anak ini meminum teh campur pil ekstasi.

Anak muda ini..,

Selama dia belum meminum kokain..,

tubuhnya meriang bagai terjangkit malaria.

Apa maksud dari semua bukti ini?

Yang ingin kubuktikan, Yang Mulia..,

jika anak-anak ini tidak narkoba..,

mereka akan merampok, membunuh dan mencopet banyak orang.

Artinya, dalam beberapa tahun ke depan..,

negara ini akan menjadi surga para kriminal.

Karena beberapa orang..,

yang hanya tertarik dengan keuntungannya sendiri.

Yang memaksa anak-anak ini melakukan kebiasaan buruk..,

harus di hukum mati.

Siapa mereka itu?

Ada banyak orang, Yang Mulia.

Sekarang, pemimpinnya ialah temanku, Vikram.

Yang berdiri di depanku diatas tempat saksi.

Kau bicara apa?

Kau ingin bantu kasusku, atau permasalahkan aku?

Aku tak ingin membuat masalah, teman.

Aku mencoba menolongmu..,

dari aktivitas kriminalitas yang telah kau terjuni.

Ini konspirasi, Tuan Hakim.

Pengacaraku ini berpihak ke polisi.

Untuk mendapat reputasi bagus, dia mencoba menjebakku.

Bagaimana aku menjeratmu? Berikan anak ini ganja?

Mereka diluar sana, apakah mereka tidak berharga?

Yang Mulia!

Semua Ayah ingin, kelak anaknya beranjak dewasa..,

dan membantunya saat usia muda.

Begitu pun masyarakat kita.

Negara kita juga punya mimpi bahwa generasi baru kita..,

akan pertanggungjawabkan negara ini.

Hingga nanti, kita punya orang-orang ini..,

yang mengantarkan generasi baru ke dalam keburukan narkoba..,

masa depan negara kita hancur.

Bagaimana nasib musuh negara ini..,

adalah keputusanmu, Yang Mulia!

Itu saja.

Vikram Singh, sesuai dengan dokumen dan bukti.

Vikram.

Jangan salah paham, teman.

Hukuman akan jadikan kau orang yang lebih baik.

Dan aku menantikannya.

Janki, sudah panggil Anit?

Sayang, dia akan segera datang. Jangan bergerak, Yang Mulia.

Maaf.

Mona, kuberikan kalung permataku.

Nyonya..,

Selamat siang, Nyonya.

Tampaknya pulang cepat dari persidangan.

Betul, Nyonya.

Janki! Janki! / Ya.

Kapan kau sampai? / Kau bengong?

Kalung yang indah sekalim, ya?

Hanya kalung Ratu yang seperti itu.

Terima kasih, Amit.

Berapa harga kalungnya?

Beberapa tahun terakhir, 10 juta rupee.

Aku tak tahu berapa harganya sekarang.

Tutup mata.

Sekarang boleh buka mata.

Ini!

Ini..,

Kalung yang sama. Miliki Ratu Palanpur..,

Benar, sudah kubilang akan kuberikan padamu.

Kalung permata? Aku berikan.

Tapi, kita tak mampu membayar mampu dalam sepuluh kehidupan.

Tapi kubayar dalam kehidupan ini. / Dapat darimana?

Dari toko.

Dari mana asal uangnya? / Dari bank.

Dari Bank? Uang kita tidak lebih dari 5000 Rupee.

Ini harganya 10 juta.

Kau curiga aku mencurinya?

Aku sudah bayar, dan dapat tanda terima.

Ada di kantong jasku, keluarkan.

15,000?

Kau buatku takut, kukira kau beli harga yang sama.

Dengar, istriku sayang.

Jika kita mampu, akau kubelikan permata dari ujung kepala sampai kaki.

Tapi, kita bisa apa?

Istriku tak perbolehkan aku tangani kasus palsu atau berbohong.

Kalung ini lebih berharga bagiku, dari pada yang itu.

Yang ini memancarkan ketulusanmu.

Memang bersinar. Ini barang tiruan.

Memang kenapa tiruan? Aku sangat suka.

Inilah cintamu untukku.

Dimanapun aku melihat

Kulihat dirimu.

Dimanapun aku melihat, kulihat dirimu.

Dimanapun aku melihat, kulihat dirimu.

Aku melihat masa depanku di wajahmu.

Aku hidup untukmu.

Seluruh hidupku untukmu.

Semua milikku, milikmu juga.

Tak ada yang milikku seorang.

Kebahagianku untukmu.

Dimanapun aku melihat, kulihat dirimu.

Tanpa melihat..,

tanpa tahu apa pun.

Kita terikat satu sama lain.

Kita tak akan berpisah.

Perasaanmu bagai sapu tanganku.

Dimanapun aku melihat, kulihat dirimu.

Kulihat masa depan di wajahmu.

Ini hanya curang. / Bagaimana menurutmu?

Saya harus menjalani kehidupan pria yang layak dibebaskan dari penjara, kan?

Kusudah berusaha, tapi orang ini menjahati orang baik.

Dengar, ajak temanmu bertemu.

Pagi. / Pagi.

Janki, ini temanku, Vikram.

Kakak ipar, masalahnya, kami belajar bersama.

Aku belajar, tapi tetap buta huruf, dia jadi pengacara sukses.

Silahkan minum teh. / Kau mau teh?

Bukan waktunya, beritahu harus apa sekarang.

Jangan cemas, aku bersamamu. Akan kuajak dia bicara.

Jangan, tidak berguna diajak bicara.

Ketika kubilang, aku akan mendatangimu dan kau mengurusnya.

Dia bersumpa padamu, dia bilang punya banyak teman pengacara.

Tahu bilang apa lagi? Dia bilang, jika kau menggurui dia di sidang..,

Dia akan merusak reputasimu.

Sungguh? / Ya, itu kata dia.

Mari lihat cara dia. Dimana dia?

Apa, ya, NT, NT.., / India NT House.

Benar, dia ada di NT House. Kau harus ke sana.

Bibiku akan berangkat haji.

Akan kuantar ke stasiun, dan menyusulmu.

Aku ke sana, kau duluan, ya?

Tn. Rajan. / Kau?

Kau mencurangi Vikram dengan merebut sawah, tanah, dan rumahnya.

Curang apa?

Kau mitra untung dan ruginya, 'kan?

Ya, benar.

Ketika kau merugi, kau membagikannya.

Tapi, kau tidak bagikan keuntungannya.

Keuntungan apa?

Uang hadiah menangkapnya. Keuntungan itu.

Apa?

Satu lagi, Tn. Rajan, orang yang bisa penjarakan temannya..,

bisa berbuat apa saja, demi keadlina.

Enyahlah, ancam saja orang lain.

Aku tidak sebodoh Vikram.

Itu pasti.

Orang yang biarkan pintu terbuka, memasukan kokain..,

ke dalam patung dari candi, pasti sangatlah pintar.

Polisi akan putuskan hasilmu.

Aku yang putuskan hasilnya, bukan polisi.

Taruh teleponnya.

Amit, apa yang kau perbuat? Kau membunuhnya tanpa alasan..,

Aku tak berbuat apa pun.

Aku minta kau agar dia paham, bukan membunuhnya.

Tapi, aku tidak menembaknya.

Kau menarik pelatuknya, dan mengaku tidak.

Tidak, Vikram, aku tak tahu cara kerjanya.

Baik, aku setuju denganmu. Tapi melihat semua ini..,

sidik jari di pistolnya. Siapa yang akan percaya?

Kau punya bukti? / Kau buktinya, Vikram.

Kau lihat segalanya, kau buktinya.

Kau bukan temanku?

Teman!

Ketika kau masukan aku ke penjara, kau lupa soal pertemanan.

Vikram, kulakukan itu agar kau menjadi manusia.

Yang benar saja, ibuku yang lahirkan aku tak bisa jadikan aku manusia.

Bagaimana kau bisa? Pergilah dari sini.

Aku tak akan lari.

Penjara tempat yang suram, aku pernah dari sana.

Mudah memasukan orang ke sana, tapi sulit saat menjalaninya sendiri.

Dengar, pergilah dari sini. / Vikram, aku tak akan pergi.

Baiklah, jangan pergi sendiri.

Tapi, pikirkan kakak iparmu, bayi kandunganmu..,

Pikirkan mereka. Larilah!

Apa yang akan terjadi? / Janki, aku tak punya saksi..,

untuk buktikan bahwa aku bukan pembunuhnya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left