PERSONA3 THE MOVIE —#3 Falling Down—
The first 200 lines.
Hai.
Aku mengerti ....
Jadi, kau kehilangan seorang teman.
Di dunia ini banyak orang yang meninggal setiap harinya.
Dari dulu, aku menganggapnya hal yang normal, seperti angin berhembus atau air mengalir.
Tapi, mulai sekarang itu semua berbeda.
Karena, aku punya teman.
Sekalipun aku tak tahu itu hal yang baik atau buruk bagimu.
Mungkin kau memikirkannya seperti ini?
Pada akhirnya, semua orang akan hidup sendiri.
Lebih baik menghindar berhubungan dengan orang lain,
karena pada akhirnya kau akan terluka saat kehilangan mereka.
Tak peduli saat kau punya sesuatu yang sangat berharga, saat itu hilang, tak ada lagi nilainya.
Dengan kata lain, kau memilih tak punya apa-apa sedari awal.
Kau tak butuh apa-apa.
Kau tak ingin apa-apa.
Akhir-akhir ini, ada hal yang benar-benar aku rasakan.
Akhir yang selalu kubicarakan yang mereka sebut "Kehancuran."
Dan itu sudah sangat dekat.
Meskipun ada kalanya, Kehancuran mungkin bisa jadi "penyelamat."
Daripada hidup dalam kesengsaraan kehilangan seseorang yang penting,
bukankah lebih mudah untuk menghancurkan diri sendiri dan lenyap?
Maju.
Waktu penghakiman akan dimulai!
Menyedihkan.
Chidori!
Hentikan ini!
Dia datang!
Palladion!
Takeba!
Siap!
Semua kesedihan dan kesengsaraanmu akan lenyap bersama dirimu.
Itu mungkin bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan.
Kau tak henti-hentinya menyalahkan dirimu sendiri bukan?
Kau percaya bahwa itu semua salahmu hingga temanmu mati ....
karena kau terlalu murah hati.
Tapi, tak ada yang bisa kulakukan untuk meringankan sakit itu.
Tak ada satupun yang bisa.
Tapi ....
Satu hal yang bisa kulakukan adalah menunggu bersamamu akan datangnya Kehancuran.
Aku tahu.
Yah, yah. kau memang keras kepala.
Aku belum selesai!
Kalau aku akan mati di tempat seperti ini, Aku ....
Aku takkan memaafkan diriku sendiri!
Aku takkan bisa berhadapan denganmu ....
... Shinji!
Sekalipun terus terluka,
kau tak bisa tinggalkan teman-temanmu yang terus maju.
Aragaki-san ....
Aku takkan memintamu untuk memaafkanku.
Aku tahu ini takan mengubah apapun.
Meski begitu ....
Aku akan menjaga kalian semua yang masih ada!
Tapi, kau tak mau kehilangan orang lain lagi.
Dan kau tak ingin mereka mati karenamu lagi.
Itulah kenapa kau ....
... akan terus berjuang.
Kemudian, aku akan menghargai keputusanmu.
Makoto!
Ya ampun! kau lama sekali!
Yuki! kau masih bisa bertarung?
Persona ....
Polydeuces!
Aku juga ikut membantu!
Nemesis!
Mereka mulai bersemangat lagi!
Jangan bergerak!
Kalau kalian melakukan sesuatu, orang ini—
Aku memintamu yang menyelesaikan serangan akhir!
Siegfried!
Selesaikan, Yuki!
Kami serahkan pdamu!
Semua selesai ... sekarang.
Sepertinya hari baru sudah terbit.
Untukmu dan untukku.
Ingatanku yang pecah, semuanya bersatu lagi dalam pikiranku.
Aku mengerti perananku sendiri sekarang.
Hari ini harus datang.
Sangat menyakitkan untukku mengatakannya, tapi akan kulakukan.
Kita berdua harus berpisah.
Bertemu denganmu adalah hal paling berharga dalam hidupku.
Sekalipun ini adalah terakhir kali kita berjumpa,
ikatan yang menghubungkan kita takkan hilang.
Jangan lupakan ini.
Aku mengerti sekarang.
Bisa berteman denganmu bagaikan keajaiban bagiku.
Namun keajaiban takkan bertahan selamanya.
Itu semua begitu menyenangkan.
Tunggu!
Sampai jumpa.
Kita berhasil, Aragaki-san.
Ini hal yang benar untuk dilakukan bukan?
Amada ....
Bisa dibilang dia tidak terluka.
Aku belum melihat ada perlawanan darinya.
Chidori ....
Dan juga, dia belum menjawab pertanyaan kita.
Takaya dan Jin, benar?
Karena mereka menghilang, mungkin dia tahu ke mana mereka.
Siapa yang peduli tentang itu?!
Chidori selamat dan di sini dengan kita!
Aku lebih dari senang karena itu!
Aku mengerti.
Ditambah, kita akan makan enak malam ini untuk merayakan kemenangan!
Benar.
Kalau begitu, kita berangkat?
Bahkan ayahku akan datang malam ini.
Benarkah?!
Apa itu milik semuanya?
Ya.
12 Shadow yang jadi penyebab masalah
sudah dibasmi berkat kerja keras kalian.
Dan untuk tengah malam ini kalian resmi dibebastugaskan.
Kalian melakukan hal yang luar biasa.
Aku berterima kasih dari lubuk hatiku yang terdalam.
Kerja bagus, Mitsuru.
Ya.
Ayahmu sebaiknya ikut berpesta dengan kita, Senpai!
Mau bagaimana lagi. Ayahku orang yang sibuk.
Senpai! kau memesan sushi yang enak untuk kita semua 'kan?
Kuharap mereka segera membawakannya!
Sushi, ya?
Kalau begitu, aku pesan halibut dan bulu babi untuk dimakan nanti.
P-Pesan?
Kalau begitu, aku pesan tuna ukuran sedang!
Kita harus mengatakannya dengan keras?
Aku pesan telur salmon!
Hei! Tunggu dulu! Bukankah aneh memesan makanan kalian sendiri?!
Aku mau tuna gemuk, tuna,
udang,
cumi,
kerang,
dan tuna roll.
Aku juga pesan sushi belut laut.
Kau pesan terlalu banyak!
Dan juga, kau tidak butuh makan!
Sangat tidak pas.
Kirijo-senpai, boleh aku pesan sushi telur juga?
Kalian bisa tahu kehebatan chef sushi dari sushi telurnya.
"Kehebatan chef sushi?"
Jujur saja, kau tak pantas jadi anak kecil.
Hah? Mau ke kamar mandi?
Makoto?
Ada apa?
Aku hanya merasa tidak enak badan.
Aku mengerti.
Kalau begitu, kusarankan kau tidur lebih awal.
Kau takkan pergi meninggalkan kami, bukan, Aegis?
Tidak.
Ikutsuki-san bilang, dia takkan menonaktifkanku sekalipun pertempuran telah selesai.
Ini semua berkat dirimu dan Yukari yang membujuknya.
Setelah ini aku akan kembali ke lab untuk pengecekan,
tapi, aku dijadwalkan kembali ke asrama langsung setelahnya.
Kau tidak perlu khawatir.
Jadi begitu.
Sudah hampir tengah malam.
Apa yang terjadi?!
Ini mustahil!
Apa artinya ini?!
Jam Kegelapan ....
Hei! Suara apa itu?
Lonceng?
Dari mana asalnya?
Dari arah sana.
Ini mustahil!
Aku benar.
Itu dari Tartarus!
Halo!
Kalian terlambat, tahu?
Ikutsuki-san!
Hari ini hari yang luar biasa.
Aku mendengar lonceng memberi isyarat akan Hari Kehancuran!
Apa maksudmu dengan "Hari Kehancuran," Ikutsuki-san?
Ikutsuki-san, kau bilang jika kami mengalahkan 12 Shadow,
Jam Kegelapan dan Tartarus akan lenyap!
Ikutsuki-san?
Kenapa kau tertawa?
Kalian telah melakukan pekerjaan hebat.
Kalian berjuang dengan gigih untuk mewujudkan keinginanku.
Aku tak bisa mengekspresikan terima kasihku.
Mewujudkan keinginanmu?!
Kau menipu kami?!
Jam Kegelapan dan Tartarus akan lenyap jika kalian mengalahkan shadow?
Itu tidak benar!
Sebenarnya, yang kalian lakukan berefek sebaliknya.
Apa ....
katamu?
Segera, Death yang Agung akan bangkit dan membawa Kehancuran!
"Death?!"
Apa maksudnya? Apa dia waras?!
Aku ragu tentang itu.
Kita bungkam dia dulu dan tanya nanti.
Melakukan kekerasan terhadap kepala sekolah kalian? Memalukan!
Bukan begitu, Aegis?
Ayah!
Mitsuru!
Aegis!
Percuma.
Suaramu takkan menggapainya.
No comments yet. Be the first to leave one.