Free Country

Free Country (Freies Land)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Freies Land retail
A Commentary by EveryAgent2
Pure retail dari Kinofest 2022, belum diresync ke versi manapun

Tags

other
Published on: 2022-03-09
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

NEGERI BEBAS

BERDASARKAN FILM "LA ISLA MINIMA"

SAUDARA SETANAH AIR, TETAPLAH DI SINI!

HOTEL KEMAJUAN

...rencana Timur Bangkit dirasakan oleh orang-orang

justru sebagai kebalikannya saat ini.

Tempat-tempat usaha ditutup, industri pindah ke daerah lain.

Kemunduran perekonomian di seluruh Jerman Timur berakibat...

Patrick Stein.

Oh, kami kira, Anda tidak jadi datang.

Ada sapi di tengah jalan.

Kamar Anda sudah ditempati. - Terus bagaimana?

Anda bisa berbagi kamar dengan kolega Anda.

Nanti saya kabari kalau ada kamar kosong, ya?

Halo?

KELAS BURUH KEBANGGAAN KAMI

Polisi. Kau lagi sial. - Saya juga.

Patrick Stein. Saya kehabisan kamar.

Identitas? - Kantong belakang kanan.

Sori. Belum pernah kutemui polisi seloyo ini.

Saya punya bakat lain.

Markus Bach, kombes. Kepolisian Görlitz.

Panggil aku Markus saja. Tidak usah formal-formalan.

Kami berangkat pagi-pagi besok. Sekarang makan dulu terus tidur.

Aku sudah kangen. - Aku juga.

Kangen sekali.

Bagaimana si jabang bayi? - Sejauh ini oke semua.

Apa kata dokter? Tadi jadwal cek.

Kau pasti tahu kalau kau di sini. - Kaukira aku senang di sini?

Kau bisa saja bilang tidak. - Dia kepala kepolisian!

Belum setengah jam di Rostock aku langsung ditugaskan lagi.

Ke daerah udik ini.

Patrick, jangan dimasukkan ke hati. Cobalah...

Kadang-kadang aku merasa semua pimpinan itu korup.

Aku harus tutup dulu. Besok kutelepon lagi. Selamat tidur.

Jangan cari perkara di sana. - Pas tanggalnya aku sudah pulang.

Patricia itu kakaknya, dia 17. Nadine 15, kalau tidak salah.

16. - Meli, bisa tolong matikan?

Terima kasih. - Di mana mereka terakhir terlihat?

Di ujung desa. Ayah mereka operator feri di Neiße.

Mereka tinggal di luar Löwitz

dan pulang dari pasar malam tahunan. Mereka terlihat masuk ke sebuah mobil,

sekitar tengah malam. Tetangga mereka yang terakhir melihat mereka.

Mobil merek apa? - Kemungkinan VW Golf.

Model? - Entahlah. Si tetangga tidak pasti.

Kapan itu? - Dua hari yang lalu.

Sosisnya enak sekali. Ada tukang sosis di sini?

Dan mosternya? - Bautzner.

Di Barat mana ada. Mana bisa mereka bikin ini?

Ini pertama kali mereka hilang?

Mereka punya reputasi, tapi selalu sudah di rumah sebelum jam satu.

Reputasi bagaimana?

Ya, reputasi. Tahu sendirilah.

Saya tidak tahu. Coba jelaskan. - Mereka senang cari hiburan.

Dan Anda tidak?

Mereka nakal. Semua orang sini tahu.

Masih ada minuman?

Sepuluh lagi. Untuk berdua.

Tidak usah merengut begitu. Kau sendiri yang cari masalah.

Siapa suruh kautangkap saudara atasan karena kokain beberapa gram.

Begitu caranya di sini? - Di sana pasti sama juga.

Kau benar. Di Jerman Timur banyak pelaku kejahatan politik.

Di Barat, penjahat main politik. - Benar.

Kalian dari Barat merampas tanah kami dengan uang hasil kejahatan kalian.

Tapi setidaknya mata-mata sudah habis. - Ya, ya, silakan bermimpi terus.

Yang jelas, aku bisa menyidik bersamamu.

Selamat datang di daerah pemekaran.

Kau tidak mendukung Timur bangkit? - Tentu. Pasti hebat nanti.

"Jerman, tanah air bersama."

Kau di sini karena terlalu sinis?

Bagiku ini bukan hukuman.

Aku bukan komisaris jagoan dari Barat yang mau jadi pahlawan.

Kau lebih suka duduk di bar dan memalak para pelacur,

dengar-dengar.

Apa lagi yang kaudengar? - Itu belum cukup?

Kau tidak bisa berkelahi. Dan menembak juga tidak bisa.

Tolong anggur itu dan dua gelas. - Satu saja.

Itu saja. Selamat malam. - Selamat malam.

Aku tidur dekat jendela. - Ya.

Cheers.

Sigi, mereka itu minum apa?

Vodka. - Biar kutraktir satu ronde.

Ini cukup?

Nah, saya yang traktir.

Jam berapa ini? - Sudah siang. Bangunlah.

Mobilmu sudah ditarik dari rawa dan dibawa ke bengkel.

Besok siap, kalau tidak ada kerusakan. Kita dapat mobil pinjaman.

Sahabat dan warga, datanglah ke VEB besok.

Dukunglah pemogokan kami demi tempat kerja aman dan upah adil.

Kehancuran VEB berarti kehancuran Löwitz...

Kedua gadis itu rupanya mau kabur. - Tahu dari mana?

Orang mabuk senang bercerita.

Kabur ke mana? - Pokoknya pergi.

Katanya mereka sering ribut dengan ayah mereka.

Katharina!

Katharina, bawakan dua bir untuk bapak-bapak ini.

Selamat siang. - Selamat siang.

Selamat siang.

Oh, Anda baik sekali.

Terima kasih. - Silakan.

Bau sedap apa ini? - Ragout fin.

Dengan saus Worcester?

Sekarang juga tersedia yang asli.

Apa yang ingin Anda ketahui? - Di mana kamar kedua putri Anda?

Boleh?

Anda punya dugaan ke mana mereka mungkin pergi?

Sempat ada masalah?

HALO BERLIN! SELAMAT DATANG DI DUNIA KERJA

Anda tahu apakah ada yang hilang?

Buku tabungan mereka. Pakaian.

Anda tahu kenapa mereka berniat pergi? - Mereka tidak berniat pergi.

Apakah mereka diancam?

Mobil baru? - Beli bekas.

Sudah bosan dengan Trabi yang dulu?

Sebelum reunifikasi saya tanpa mobil. Ada masa tunggu 15 tahun.

Anda mau apa kemari?

Kami mau mencari kedua putri Anda. - Omong kosong.

Tidak ada yang pedulikan mereka.

Ini. Saya sempat ambil dari oven.

Kalau dia sampai tahu, dia akan membunuh mereka.

Dia malu sekali karena mereka.

Apakah kakak-adik itu pergi berdua atau ada orang lain?

Dua teman kalian hilang. Apa kalian tidak peduli?

Ayo, buka mulut. Atau kalian diangkut ke kantor

untuk bermalam di sel, biar lebih ingat.

Mereka berdua saja? - Ya.

Kau sempat bicara dengan mereka? - Aku hanya lihat dari jauh.

Sesudah itu kami ketemu sebentar.

Di wahana bumper car. Habis itu kami pulang.

Itu hampir tengah malam, dan kami harus pulang.

Di mana kalian berpisah? - Di perempatan di ujung desa.

Mereka harus terus lagi. Rumah mereka di tempat feri.

Kalian tahu apakah mereka punya pacar? - Tidak.

Kabarnya, mereka mau pergi dari sini. - Siapa yang tidak mau?

Aku tidak mau pergi. - Kau memang tolol.

Kau hanya iri.

Mereka pernah cerita mau ke mana? - Ke tempat yang lebih baik dari ini.

Kalian kenal teman yang punya VW Golf? Warna biru?

Corinna mungkin lihat sesuatu. Nenek tua itu tinggal di ujung desa.

Si ganteng Charlie!

Ada apa ini? - Pacarnya datang.

Kami boleh pergi sekarang?

Ya.

"Si ganteng Charlie."

Putra Anda?

Ya. Empat minggu setelah Tembok Berlin runtuh dia pindah ke München,

karena pekerjaan. - Dan ini?

Putri saya Elvira.

Dia kuliah di Leipzig. Dan ini si Bungsu.

Dua bulan lalu dia pindah ke Berlin, karena pekerjaan.

Tolong jelaskan sekali lagi apa yang Anda lihat.

Dia berhenti di belakang situ, di papan nama desa.

Anda lihat penumpangnya berapa? - Tidak.

Apakah kedua gadis itu dipaksa naik?

Saya kira mereka kenal pengemudinya. Saya dengar suara tawa.

Siapa yang ketawa? Si pengemudi?

Atau kedua gadis itu?

Ya.

Tapi pengemudinya memang laki-laki?

Saya membuat beberapa sketsa.

Ini Golf I dengan lampu belakang kotak.

Ini Golf II dengan lampu belakang dibulatkan.

Saya tidak memperhatikan itu.

Saya kira...yang ini. - Yang ini?

Golf II.

Siapa mereka? - Buruh Polandia dari kuburan kapal.

Anak-anak kami tidak punya pekerjaan karena mereka mau dibayar sepertiga.

Barang kali anak-anak Anda tidak mau lagi bekerja seperti itu?

Mereka kenal dia. Mungkin memang orang sini.

Atau buruh musiman, yang setiap tahun datang lagi.

Atau orang yang bekerja di pasar malam

dan sering kemari.

Ayah kedua gadis itu punya Golf II warna hitam. Ada di belakang rumahnya.

Malam-malam hitam jadi biru. - Antrasit dan abu-abu itu warna umum.

Sebentar. Ada yang mau bicara dengan Anda.

Angelique paranormal. Dia punya mata gaib.

Kalau tidur, dia bicara dengan arwah.

Duduklah.

Semalam saya bicara dengan mendiang ibu saya. Semoga Tuhan memberkatinya.

Dia melihat kedua gadis itu. Di rumah tani antara Dallgow dan Löwitz.

Di rumah pekerja di belokan ke Pritt.

Kenapa?

Tidak apa-apa.

DAHULU DI BALIK BULAN

ORANG BARAT ENYAHLAH

JERMAN TIMUR TIDAK PERNAH ADA

Patrick, coba kemari!

Bantu aku, biar kuangkat.

Sudah dipegang? - Sudah.

Masih kurang.

Turun lagi. - Hati-hati.

Sedikit lagi.

Hati-hati.

Sudah hampir...

Ya, sudah dapat!

Sudah dapat? - Sudah.

Berhenti!

Jangan tembak! Ampun!

Kenapa kau kabur? - Aku tidak punya izin berburu.

Kau dari mana? - Dari Löwitz.

Free Country subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left