Mine (Main / 마인)

Mine (Main / 마인)

Download Indonesian Subtitle

Release info

마인ㅡㅡMineㅡㅡE09ㅡNEXTㅡNF
마인ㅡㅡMineㅡㅡE09ㅡWEB-DLㅡNF
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2021-06-05
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kematian…

tidak terelakkan.

Ji-yong.

Kau seharusnya tak terlahir di dunia ini.

Kau juga anakku.

Pak Han.

Aku sedang mengandung bayi dari pria lain.

Besarkan bayinya seperti anakku sendiri.

Tidak ada yang perlu tahu.

Hanya kita saja yang tahu.

- Ayo. Kita bicara di luar saja. - Lepaskan aku!

Sepertinya Hi-soo juga harus tahu.

Maafkan aku, Hi-soo. Kau tak usah ada di sini.

Kau tak boleh stres. Akan kuurus.

Tak apa. Aku juga harus tahu apa yang terjadi.

Mengapa kau kemari?

Aku datang mencari Ha-joon. Dia adalah anakku.

Apa kau sudah gila? Bagaimana bisa dia anakmu?

Dia anakku!

Ayah sepertimu dan ibu palsu.

Enyahlah kalian semua.

- Bangunlah. - Lepaskan aku.

- Lepas. - Keluar!

Jangan menyentuhku!

Jangan macam-macam denganku.

Siapa pun yang mencoba merebut milikku akan kubunuh.

Aku seharusnya membunuhmu saat itu.

Bukankah seharusnya ada rapat keluarga?

Kita harus melindungi Ha-joon.

Bu Jung, surat wasiat Direktur akan segera dibacakan.

SURAT WASIAT

Untuk istriku, Yang Soon-hye.

Aku memang bukan suami yang baik.

Supaya kau menikmati sisa hidupmu,

aku memberimu wastu di Seongbuk-song dan tanah di kampung halamanku.

"Bila kau memegang saham perusahaan,

hidupmu akan menyedihkan dan menderita."

Dasar pria tua gila!

Untuk putra tertuaku, Han Jin-ho.

Seumur hidupku, aku mengajarimu cara menjalankan perusahaan

dengan menyerahkanmu hotel kita.

Namun, aku merasa bersalah karena tak bisa membaca kemauanmu.

Supaya bisa tahu kemauanmu sebenarnya, kusarankan kau ikuti pendidikan master.

Aku akan terus membiayai uang kuliahmu sampai lulus nanti.

Untuk menantu tertuaku, Jung Seo-hyun.

Sebagai menantu tertua di keluarga,

kau telah bertanggung jawab dan menjaga martabatmu.

Aku akan memberimu semua sahamku di Elektronik Hyowon

dan menunjukmu sebagai pimpinan Hyowon E&M.

Untuk putriku satu-satunya, Han Jin-hee.

Kau telah mengurus toko roti kita

yang tak ingin diurus siapa pun karena tergeser oleh kakakmu.

- Seharusnya… - Namun,

aku melihat bahwa kau sangat bersemangat dalam mengerjakan tugasmu di sana.

Karena itulah aku memberimu semua sahamku di Produk Penganan Hyowon.

Namun, syaratnya,

kau harus menerima konsultasi kejiwaan secara rutin.

Untuk menantu keduaku, Seo Hi-soo.

Menantu yang baik dan memberiku banyak tawa setelah masuk ke rumah ini.

Aku ingin kau bisa terus merawat Ha-joon agar tumbuh menjadi pria yang baik.

Untuk mendukung masa depan kalian,

aku memberimu 30.000 sahamku atas Perusahaan Perdagangan Hyowon.

MEMANGGIL GURU LES HA-JOON

Untuk putra bungsuku, Han Ji-yong.

Aku mohon maaf karena tak bisa memberikanmu kasih sayangku secara adil.

Aku menyalahkan diriku yang kekurangan rasa cinta dan kebaikan.

Aku berharap kau tak menjadi sepertiku dan bisa menjadi cahaya di luar sana.

Aku menganjurkanmu, Han Ji-yong, untuk bekerja sukarela

agar bisa belajar untuk mencintai dan dicintai.

Karena itulah aku memberimu posisi sebagai direktur di Akademi Hyowon

agar kau bisa bertumbuh bersama dengan para murid di sana.

Untuk cucu tertuaku, Han Soo-hyuk.

Aku memilihmu menjadi pewaris Grup Hyowon setelah usiamu beranjak 30 tahun.

Dari 308.000 saham yang kumiliki,

aku akan memberikan 150.000 saham kepadamu.

Sedangkan 158.000 saham sisanya

akan kusumbangkan kepada warga Korea Selatan

dengan harapan dapat membantu pendidikan di sini.

Halo.

Tenang.

Aku tak akan kalah.

Hi-soo, aku datang untuk memberi tahu jadwalmu.

Baiklah. Katakanlah.

Apa kau baik-baik saja?

Apa maksudmu?

Suamimu…

Karena dia tidak terpilih sebagai pewaris Hyowon?

Soo-young.

Manusia harus selalu berhati baik.

Itulah kebenaran dalam kehidupan.

Orang jahat…

tak seharusnya berkuasa.

Apa jadwalku?

Baiklah. Ambil ponsel kalian masing-masing.

Silakan.

Kak Yu-yeon, kapan pulang ke rumah?

Astaga!

Tuan Muda Soo-hyuk telah dipilih menjadi pewaris Hyowon.

Apa?

Biar kulihat.

- Hebat sekali. - Astaga, Tuan Muda.

- Astaga. - Aku masih tak percaya.

Astaga, aku iri sekali.

Mungkin dari awal dia sudah merencanakan semuanya.

Dia sudah persis seperti Cinderella.

Cinderella sudah lama mati, mengapa masih disebut?

Soo-hyuk telah menjadi pewaris Hyowon. Apa kau tahu?

Ya, Bu.

Saat ini aku bicara bukan sebagai ibunya Soo-hyuk,

melainkan sebagai seseorang yang hidup lebih lama darimu.

Kau akan terus dibandingkan dengan Cinderella mulai dari sekarang.

Orang-orang akan berharap sepatu kacamu segera pecah.

Apakah kau berani melawan semua pandangan dunia?

Coba cek sendiri.

Tak ada yang lebih berharga dari dirimu.

Aku berharap kau tak memilih yang membuatmu terluka.

Baik, Bu.

BUKA

Sial. Aku berharap salah.

Ternyata sandinya tanggal ulang tahun Kim Mi-ja?

Ayah.

Ini untuk merayakan keputusan bijakmu karena tidak memilih Ji-yong

sebagai pewaris.

Dan ini untuk amarah yang kurasakan

karena kau telah menipuku.

Lalu yang ini untuk Soo-hyuk.

Untuk anakku, Soo-hyuk.

Aku akan minum semuanya.

Kesimpulannya, aku merasa kesal, tetapi juga berterima kasih.

Itulah yang kurasakan.

Mulai!

Bunuh dia.

Bunuh dia!

Bunuh dia!

Ji-yong.

Kau seharusnya tak terlahir di dunia ini.

Bila kau berdarah keluarga Han,

hidup kita pasti akan berbeda.

Bila begini akhirnya,

kau lebih baik tak perlu lahir ke dunia ini.

Apa kau sudah mencari tahu?

Pak Ji-yong meminta persetujuan direksi

untuk naik menjadi pimpinan.

Karena mereka sudah mengangkat gelasnya,

kita juga harus angkat gelas kita agar bisa bersulang.

Apa rencanamu?

Bacakan saja wasiat ayah mertuaku dalam rapat direksi.

Mari kita lihat siapa yang akhirnya menjadi pemenang.

EPISODE 9 MENYULANG DENGAN IBLIS

Halo. Dengan siapa ini?

Halo, namaku Han Jin-hee.

Aku yang mengirim pesan teks tadi.

Han Jin-ho…

- Kakakku bercerita tentangmu. - Begitu rupanya.

Aku sedang diharuskan untuk mendapat konsultasi kejiwaan.

- Ini karena wasiat ayahku. - Lalu?

Aku ingin berkonsultasi denganmu saja.

Kudengar untuk biaya konsultasi

akan didonasikan untuk yayasan di sana.

Aku suka dengan hal tersebut.

Kapan kau punya waktu? Aku ingin berkonsultasi secepatnya.

Jadwalku tak memungkinkan saat ini. Haruskah kukenalkan orang lain?

Apa kau menolakku sekarang?

Buat agar kau bisa bertemu denganku.

Tolong luangkan waktumu.

Dengar.

Aku seorang biarawati.

Aku bukan psikolog khusus untuk keluargamu.

Kau juga tak boleh perlakukan seseorang seperti ini.

Kau benar-benar tak bisa berempati dengan orang lain.

Benar sekali. Kau pintar membaca orang rupanya.

Itulah masalahku, jadi, cepat dengarkan ceritaku!

Sudah kukatakan aku tak ada waktu!

Astaga, aku suka dia. Dia sangat keren.

Berlian biru itu…

Di mana…

Apa?

Apa?

Karena aku tak bisa

Melupakan cintanya

Haruskah hatiku

Menangis kembali

Tanpa rintihan

Malam ini

Cintaku

Betapa memilukan cintaku

Mengapa kau mampu

Merasuk ke dalam mimpiku

Andai saat ini

Pertemuan kita yang terakhir

Sialan.

Dan tak pernah membukanya lagi

Aku mencintai

Seseorang yang tidak seharusnya kucintai

Karena mencintainya

Adalah perbuatan berdosa

LAYANAN DARURAT 119

Sirene ambulans dimatikan.

Dia akan dibawa ke bangsal Direktur di rumah sakit.

Aku sudah menyuruh para pembantu tutup mulut, tak usah khawatir.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left