The first 200 lines.
Anak itu sedekat ini selama ini,
tapi aku tidak tahu.
Apa Lee Soo Ho ada?
Aku mau menemuinya.
Tidak.
Apa dia pergi jauh?
Apa dia tinggal di tempat lain?
Bukan begitu, Soo Ho
sudah pergi dari dunia ini sejak lama.
Pergi dari dunia ini?
Maksudnya, sudah meninggal?
Ya.
Dia menghilang lima tahun lalu saat bulan madu
dan jasadnya baru ini ditemukan.
Kami belum lama ini mengadakan pemakamannya.
Tapi kenapa kamu bertanya?
Akan kuhubungi kamu lagi lain kali.
Maaf sudah mengganggumu sepagi ini.
Tunggu!
Suaramu
terdengar seperti Wakil Pimpinan Park Gang Chul dari Grup Aura.
Apa aku salah?
Maaf.
Aku akan menghubungi lagi.
Kenapa dia mencari Soo Ho?
Bagaimana bisa anak yang dicari Ibu,
keponakanku, adalah suaminya Nona Oh?
Musim semi memang segera datang,
tapi udara masih amat dingin.
Pakai ini.
- Terima kasih. - Baik. Terima kasih.
Tidurlah.
Kamu tidak tidur sama sekali kemarin malam.
Kamu tidak lelah?
Tidak apa-apa. Tidurlah. Aku akan membangunkanmu.
Tidak. Aku tidak lelah sama sekali.
Ini terasa seperti mimpi.
Aku takut
kamu akan pergi setelah aku bangun, jadi, aku tidak bisa tidur.
Mari makan dahulu. Kamu pasti lapar.
Tapi nasinya...
Ini dia.
Ada yang bisa kubantu?
Lantas...
Bisa simpan arloji ini?
Arloji ini...
Itu hadiah pernikahan.
Aku menemukannya di Hotel Aura pada hari kamu menghilang.
Itu sudah pernah rusak.
Aku tidak mau itu basah dan rusak lagi.
Mereka pasti di dekat sini.
Cari dengan saksama.
- Pergi! - Baik, Pak.
Siapa itu?
Keluar!
Kenapa kamu membuka kamar tidur seseorang?
Apa nenek ini sudah gila?
Kenapa kamu... Kamu tidak punya orang tua?
Dengar ucapan dari mulut kotormu itu.
Kamu harus mencucinya.
Kenapa kamu...
Nenek.
Apa ada pasangan muda yang kemari?
Tentu saja!
Ini bukan tempat untuk pecundang sepertimu
datang berlibur.
Kenapa kamu...
Mereka datang dan sudah pergi, Bedebah.
Sial.
Apa kamu menemukannya?
Maaf, kamu sudah memeriksa semua hotel dan penginapan,
tapi tidak bisa menemukan mereka.
Kamu sebut itu jawaban?
Baik.
Akan kubayar siapa pun yang bisa menemukan mereka tiga kali lipat.
- Baik, Bu! - Baik, Bu!
Kamu kira apa yang kamu lakukan?
Kamu menutup telepon ibu kemarin dan bilang akan menelepon balik.
Di mana kamu?
Apa kamu bahkan bersama Do Kyung?
Aku di pantai di Sokcho.
Pantai di Sokcho?
Ibu, akan kukirim video sekarang.
Mari bicara setelah Ibu menonton itu.
Apa...
Kenapa Do Kyung dan Nona Oh...
Ada apa ini?
Bantu ibu mengerti.
Nona Oh dalang dari semuanya.
Wanita gila itu
merayu Do Kyung ke kamar saat Do Kyung mabuk
dan bahkan mengirimkan video itu kepadaku.
Aku amat terkejut saat melihatnya
sampai tidak bisa menjelaskannya dan berlari keluar dari rumah.
Bagaimana San Ha tahu tempat lokakarya diadakan?
Dia mendapatkan pekerjaan di Aura Bio.
Itulah alasan dia di sana.
Dia di Aura Bio?
Apa yang kamu lakukan?
Katanya kamu akan menyingkirkannya!
Aku juga tidak tahu apa yang terjadi.
Aku yakin sudah membuang aplikasinya
dan memastikan dia tidak bisa direkrut.
Aku juga terkejut.
Jangan bilang Do Kyung memasukkan orang gila itu ke perusahaan.
Tidak. Tapi...
Apa? Ada hal lain?
Kemarin malam, mereka berdua kabur bersama.
Mereka kabur bersama?
Ibu, apa yang harus kulakukan?
Aku menyewa orang untuk mencari mereka,
tapi aku tidak tahu di mana mereka bersembunyi.
San Ha. Wanita licik itu.
Siapa yang tahu soal ini?
Jangan bilang Nam Joon dalangnya.
Bukan.
Jika orang-orang di perusahaan tahu soal ini,
hanya menunggu waktu Ayah juga tahu.
Ibu akan mengurusnya,
jadi, tetaplah di sana dan kabari ibu, paham?
Bukan begitu, Soo Ho
sudah pergi dari dunia ini sejak lama.
Pergi dari dunia ini?
Maksudnya, sudah meninggal?
Ya.
Dia menghilang lima tahun lalu saat bulan madu
dan jasadnya baru ini ditemukan.
Kami belum lama ini mengadakan pemakamannya.
Kamu sudah pulang.
Ya, aku sudah pulang.
Baik.
Jadi, apa kamu menemukan sesuatu soal cucu sulung
yang ibu minta kamu cari tahu?
Begini, Bu...
Ya? Kamu menemukannya?
Sungguh?
Kamu menemukannya, bukan?
Akan kuberi tahu di dalam.
- Ayo masuk. - Baik.
Apa yang harus kulakukan?
Apa aku sudah terlambat?
Maaf, aku tidak pernah memasak nasi di kompor.
Ini tidak terlalu buruk.
Tidak.
Aku melihat toserba dalam perjalanan kemari.
Aku akan membeli makanan.
Di luar dingin.
Tetaplah di sini. Biar aku yang pergi.
Bisakah kamu membelikan sikat gigi dan barang untukku selagi keluar?
Aku meninggalkan barang-barangku di hotel.
Baiklah. Aku akan segera kembali.
Kalian mau apa?
Lepaskan.
Lepaskan aku!
Teganya kamu melakukan ini kepadaku.
Kamu tidak peduli dengan istri dan anakmu, ya?
Masuk.
Sekarang juga!
Berikan aku waktu sebentar.
Sebentar saja.
Dia akan menungguku.
Jangan berani-berani!
Jika kamu melangkah pergi,
aku mati saja saat ini juga di sini!
Esther!
Lepaskan! Aku mau mati!
Kamu tidak membutuhkanku!
Bagaimana bisa aku memercayai suami yang meninggalkanku dan anaknya?
Hentikan!
Aku juga tidak bisa mengendalikan diri.
Ini membuatku menggila!
Kamu tidak bisa mengendalikan diri?
Kamu menggila?
Itulah alasannya aku akan mati,
jadi, kalian berdua bisa hidup dengan bahagia bersama!
Aku akan mengakhirinya. Akan kuakhiri sendiri.
Kamu benar. Aku mencintainya.
Aku bahagia saat bersamanya.
Aku tahu aku bedebah karena itu.
Tapi
aku akan menderita melewatinya dan mengakhirinya.
Aku akan bersamamu,
jadi, kumohon...
Aku mempertaruhkan seluruh hidupmu padamu.
Aku bisa mati karenamu!
Maaf.
Kenapa dia lama sekali?
Sudah dingin.
Aku sebaiknya menghangatkannya lagi.
Siapa kalian?
Ini saatnya bangun dari mimpimu.
Kumohon,
jangan menangis lagi.
Tolong berjanji
kamu akan bahagia.
Demi aku
dan demi Soo Ho.
Aku akan hidup sebagai Park Do Kyung mulai sekarang.
Aku tidak bisa bersamamu,
tapi kenangan indah masa-masa singkat kita bersama
No comments yet. Be the first to leave one.