The first 175 lines.
Terjemah dan Selaras ^_^ LeeLeeAndo ^_^
Bila kuingat, sejak aku belia..
aku tidak pernah memiliki cita-cita.
Guruku akan memanggil ortuku ke sekolah seakan akan adalah bencana besar saat..
aku tidak mengisi kolom "Cita-cita" di lembar Penyuluhan Siswa.
Saat itu, ortuku akan mencoba sekuat tenaga untuk membuatku bercita-cita.
Bagaimana kalau menjadi guru?
Apa kamu mau jadi presiden?
Ilmuwan juga oke loh!
Aku hanya menggeleng.
Aku tidak merasa sangat penting untuk menjadi 'seseorang'.
Saat ini pertama kalinya aku ingin menjadi 'seseorang'.
Bukan untukku namun seseorang,
aku ingin menjadi apapun.
Demi dia,
aku harus menjadi 'seseorang'.
Nak Goo Oppa!!!
Jadi, siapa yang kamu maksud?
Aku.
Kamu mau menyamar menjadi selebriti?
Iya.
Aku akan menerima beban berat ini.
Bonjour, cuci kaki dan tidur sana, jangan bicara ngawur.
Kenapa? Aku 10,000% serius.
Oh.. Aku juga serius.
Dia bilang dia serius.
Kalau begitu ayo ke RS. Kamu sudah gila.
Tidak ada yang memenuhi syarat selain diriku.
Kalau kamu menjadikan aku selebriti,
akan kulakukan semuanya. Termasuk menemukan penjahatnya.
Kalau begitu aku mau menjadi manajernya.
Apa kalian gila bersamaan? Tidak bisa!
- Kalau begitu aku berhenti. - Apa!
Aku akan bayar sendiri hutangku.
Mulai sekarang, kita bye-bye.
Kamu!
Akan kulaporkan kamu sebagai penculik.
Lumayan, kalau masuk penjara aku tidak perlu bayar hutang.
Ah kamu ini benar-benar..!
Aku tidak rugi apapun.
Setidaknya kamu harus lakukan ini karena aku berhenti kerja gara-gara kamu!
Berhenti mengangguk!
Terserah deh.
Apa kamu selalu ingin jadi selebriti?
Tidak. Aku..
Hah?
Ah dasar.
Uang, uang!
Melihat Joon Hyeok, dari iklan dapat uang, main film dan drama..
Sungguh banyak dapatnya.
Rasanya tidak akan mudah.
Apa yang tidak akan berhasil kalau aku berusaha sungguh-sungguh.
Tunggu saja dan lihat, aku akan kerja keras dan membeli gedung!
Kamu.. Apa katamu barusan?
Hyung, tolong bantu ubah dia menjadi manusia, maksudku..
menjadi artis, tolong.
Hello. Saya Lee Yeon Seo.
Ah iya. Kenapa tidak coba tunjukkan bakatmu? Kamu bisa apa?
Siap. Saya bisa melakukan apapun dengan baik.
Baiklah. Coba menyanyi.
Satu.. Dua..
Woah!!!
Benar..
Apa ada bakat lainnya?
Ah iya. Saya akan nge-rap.
Bakat dia sebenarnya adalah nge-rap.
Ha! Ha! Ha! Ha!
Ha, ha, ha.
Itu lumayan.
Uh... uh... Bagaimana dengan akting?
Baik. Saya akan coba berakting.
Oppa, kita putus saja.
Ya. Kita putus. Keluar kamu dari sini.
Keluar.
Pergi!!
Pergi!!
- Ini.. - Pergi! PERGI!!!!!!!
Joon Hyeok, bawa dia keluar!
Keluarlah, keluar, keluar.
Hey kamu.
Kenapa? Bagaimana hasilnya?
Tidak tahu. Aku sudah berusaha semampuku.
Hey kampret. Apa kamu masih punya nurani?
Hyung, hyung. Dengar aku dulu, dengarkan aku.
Hey. Kenapa kamu seperti ini padaku?
Aku bahkan menahan diri dengan pensiun mu.
Tapi kenapa kamu membawa wanita seperti itu?
Tapi kalau dididik, dia lumayan imut..
Diam!
Dia melewati batas bawahku.
Apaan dia itu? Apa dia saudaramu yang tidak kukenal?
- Mata-mata. - Apa?
Aku tahu penjahatnya orang dalam. Aku tidak bisa terus-terus datang kemari kan.
Jadi aku berniat menaruh dia sebagai mata-mata.
A.. Apa? Kalau begitu dia pura-pura menjadi selebriti?
Kalau berbakat, kamu bisa me..
Pokoknya, Hyung, tolonglah sekali ini saja.
Kalau kamu membantuku, aku akan lakukan semua perintahmu.
Kalau kamu suruh buka bajupun, aku akan buka!
Kalau begitu, kamu yang harus melatih dia.
Aku?
Bersihkan sendiri kekacauanmu.
Aku akan mengecek perkembangannya. kalau ada bakat, akan kupertimbangkan.
Lee Yeon Seo?
Hello.
Siapa gadis desa ini? Kamu kenal dia?
Sedikit.
Kamu tahu perusahaan Bonjour kan? Dia pegawai disana.
Oh.. Tapi ada apa kamu disini?
Ah, Aku di rekrut di jalanan.
Rekrut di jalan?
Begitukah? Pak CEO sungguh berani.
Tolong bantu aku di masa depan.
Tentu. Berusahalah.
Kenapa dia berbicara santai padaku.
Ah dia memang agak santai, tapi Se Ra baik kok.
Tapi, itu kan pacarnya Joon Hyeok ya? Dia memang cantik.
Sesuai tipe kesukaannya Joon Hyeok.
Tapi Yeon Seo, sepertinya hubunganmu dengan Joon Hyeok juga tidak biasa.
Aku merasa ada sesuatu diantara kalian.
Maaf?
Kamu kan fans beratnya Joon Hyeok.
Tapi kamu datang kemari sebagai junior.
Sungguh menarik.
Aku ini fans yang sukses!
Kalau begitu kita akan sering bertemu. Semangat ya.
Iya.
Cobalah seminim mungkin menarik perhatiannya.
Semangat, tai kucing.
Meskipun hanya penyamaran, jangan berpikir untuk santai-santai.
Selain makan dan buang air,
kamu akan dilatih ekstra keras.
Tekadku kuat. Aku harus memulai dari mana?
Ikut aku.
Bukankah ini gym?
Kalau mau jadi selebriti, maka harus punya tubuh yang oke, kan?
Kamu bilang tekadmu kuat?
Tentu. Aku sangat bertekad untuk..
Hyung.
Ini dia.
Hello. Senang berjumpa denganmu. Aku pelatih Yang Ji Seung.
Angkat pinggulmu dulu lalu tarik bahumu.
Satu. Bagus. Satu!
Begitu, angkat barbelnya! Semangat!
Bagus!
Yeah, bagus. Baiklah, satu.
Sangat bagus. Satu.
Dua, tiga.
Jangan lihat kemari. Latihan, latihan.
Joon Hyeok, sepertinya tubuhmu juga agak melar.
Tidaklah, aku selalu berlatih kok.
Tubuhmu tidak terlihat sehat.
Oh iya. Aku harus melakukan sesuatu. Aku baru ingat sekarang.
Ayo latihan sedikit, Joon Hyeok.
Aku kan tidak bawa baju olah raga. Bagaimana bisa aku latihan.
Ganti sana.
Lucu ya? Kamu senang?
Lebih baik daripada aku menderita sendirian.
Yang pertama mencapai 50!
Yang pertama berhasil akan dapat istirahat 10 menit. Bersiap!
Kamu curi start? Apa yang kamu lakukan? Cepatlah.
Lakukan dengan benar!
Semangat!
Aku akan bernyanyi sekali. Dengar baik-baik dan ulangi.
Hah?
Kamu yakin begitu nada pertamanya?
Hey. Biasanya mesin otomatis menyetel nada pertama bagimu.
Kedengarannya aneh. Aku kan tidak buta nada..
Kamu tahu apa?
Akan kunyanyikan lagi, dengarkan baik-baik.
Rasanya nada ini lebih masuk.
Keren! Nyanyi lagi.
Ini bukan waktunya bercanda, tahu..
Ahh, cepatlah. Nyanyi lagi.
Mulailah.
No comments yet. Be the first to leave one.