The Inseparables

The Inseparables

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Inseparables 2023 WebRip 720p x264 ind
A Commentary by ndaseruag

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
Published on: 2024-04-22
Downloads: 206
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

"MIMPI YANG KAMU MIMPIKAN SENDIRI HANYALAH MIMPI.

MIMPI YANG KAMU MIMPIKAN BERSAMA ADALAH KENYATAAN.”

Untuk Raja!

Tembak!

Bersiaplah untuk merasai pedangku!

Hei, Don? Kamu tahu kamu memainkan orang bodoh, kan?

Don, Don, Don. Bermasalah dengan tangganya lagi?

Perkenalkan diriku,

Emervanzo Pablo Diego Jose Francisco de Pedro Juan Rodriguez.

Ah, Alfonso! Syukurlah. Kami membutuhkan bantuanmu.

Biar kutebak.

Ada gadis cantik dalam kesulitan? / Ya!

Sempurna. / Tidak, itu tidak sempurna!

Raksasa menculiknya, dan dia ingin memakannya untuk makan malam!

Aku DJ Doggy Dog, aku DJ Doggy...

Matikan itu.

Bersajak ria sambil berjoged.

Aku DJ Doggy Dog.

Maaf.

Perhatikan, bodoh. Kamu akan melihat cara menjadi pahlawan sejati.

Aha!

Itu dia raksasanya! / Di mana?

Jawab aku, dasar raksasa jelek. Dimana sang putri?

Tolong! Aku telah diculik!

Oh, Alfonso! Cuma kamu yang bisa menyelamatkan aku!

Kamu sangat berani dan bijak. / Dan ganteng.

Panggil penduduk desa. Aku hadapi raksasanya.

Pahlawanku!

Hore! / Kamu selamatkan kami dari raksasa!

Ini harus dirayakan! Saatnya pesta.

Ada yang liat si Bodoh bertopi konyol? / Aku disini!

Maka aku akan menyelamatkanmu juga.

Kamu merusak kueku.

Don, kamu benar-benar bodoh tak bertepi.

Mereka semua menertawakan si bodoh itu dan hidup bahagia selamanya.

YANG TAK TERPISAHKAN

Kamu bercanda? Orang-orang pada kere atau gimana?

Ya, nyopet memang payah, tapi tak apa. Aku ada ide.

Kuharap itu rencana bagus. Karena aku ogah kerja.

Jebret! Sudah kuduga!

Boneka-boneka dicari kolektor. Rongsokan itu bisa jadi duit.

Kedengarannya itu akan menjadi lahan menjanjikan kita!

Kamu tau? Kadang kamu tidak sebodoh kelihatannya.

Terima kasih.

Aku DJ Doggy Dog. Aku DJ Doggy, si gendut lucu...

Menurutmu ini bisa jadi duit? / Tidak, itu sampah.

Oh, itu imut bingit.

Oh, cinta, toh.

Oke, saatnya pergi.

Dan, sudah aman!

Pertunjukkan bagus, semuanya. / Saatnya istirahat.

Oalah, punggungku.

Setelah ribuan pertunjukan, harus kukatakan,

itu tadi performa terhebatku. Benar-benar mahakarya.

Senang sekali melihatmu di sini terus setelah bertahun-tahun.

Dia mengatakan itu terus usai tampil. Maklum sudah kronis. Okey!

Saatnya istirahat. Bagus sekali, semuanya.

Kita latihan drama baru besok.

Tidurlah dan datang besok untuk kerja lagi.

Hei. Pesta di rumahku!

Masih ada krim di pipi kirimu.

Aku lelah main jadi orang bodoh.

Aku ingin menjadi pahlawan sekali-kali.

Pikirmu aku ingin main jadi gadis cantik kesulitan tiga kali sehari?

Aku capek diselamatkan. Aku ingin menjadi yang menyelamatkan.

Hai, Sunny.

Bukankah sudah saatnya kita adakan pertukaran peran?

Apa? / Ya. Don harus bermain sebagai pahlawan sekali-kali.

Don sebagai pahlawan?

Oh, kamu serius. Lupakan. Tidak bakal.

Aku seorang aktor. Aku bisa mainkan apa saja.

Don, bagaimana cara mengatakannya padamu?

Kamu hanya bukanlah pahlawan. Kamu orang lucunya.

Badutnya, si bodoh. Si tolol.

Kamu ingin menjadi pahlawan sejati? Taruh kaki itu ke tempatnya.

Oalah, nasib. / Biar aku bantu.

Kakinya berat. / Tidak apa-apa.

Kamu pergilah ke pesta. Aku lebih kuat dari kelihatannya.

Idih!

Ayolah, dasar kaki besar kotor!

Bersulang untuk drama baru! / Bersulang untuk Alfonso yang hebat!

Kamu ganteng bingit, Alfonso.

Oke, DJ. Jangan panik.

Kamu hanya tersesat di Central Park sendirian di tengah malam.

Apa itu seburuk itu?

Ya, itu buruk. Aku tidak bisa melewatinya sendiri.

Aku harus nemu teman secepatnya.

Hei.

Apa kabar? Aku baru disini. Boleh aku jadi teman kalian?

Lihat. Ada orang asing sembunyi di semak-semak. / Jangan bilang begitu.

Ayah, orang aneh di semak-semak itu ingin menjadi teman kita.

Liat apa kamu? Pergi sana!

Lupakan. Maaf sudah ganggu!

Enyah!

Aku bisa dengan mudah menjadi pahlawan.

Aku hanya perlu kesempatan membuktikannya.

Aku melihatmu menatap di balik bayang-bayang.

Tak ada yang bisa menghentikan perjalananku menuju kastil di awan!

Teater ini bukan tempat untuk bandit sepertimu. Maju!

Bersiaplah untuk merasai pedangku!

Hanya itu kemampuanmu?

Hei, kamu! Mau yang lainnya?

Aku lebih cepat darimu, aku lebih pintar darimu,

dan aku lebih kuat darimu.

Untuk Raja!

Biarkan ini menjadi pesan bagi siapapun...

Aku tidak melihatmu disitu. Aku hanya...

Biar kutebak. Melawan goblin? Memamerkan aksi pahlawanmu?

Ya...

Semacam itulah.

Caramu berimajinasi sungguh luar biasa.

Kadang caraku berimajinasi terlalu liar.

Tidak. Kamu melihat dunia dengan cara yang tidak dilakukan orang lain.

Kamu mengatakannya seakan itu hal bagus.

Kebanyakan boneka hanya mengulang dialog yang disuruh.

Namun imajinasimu telah menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada.

Maka aku nyatakan kalau besok, saat drama baru diumumkan...

aku bukan lagi si bodoh, dan kamu bukan lagi si gadis cantik dalam masalah.

Jangan terlalu berharap. Kita selalu memainkan peran yang sama.

Kamu harus punya harapan. Tanpa harapan, punya apa kita?

Baik. Mari berharap.

Apa kabar? Ada ruang lagi? Mau dengar sajakku?

Apa kamu pernah dengar peribahasa...

burung pagi yang dapat cacing? / Belum pernah mendengarnya.

Aku burung pagi itu, jadi itu artinya...

aku harus bangun 2 jam lagi! Pergi!

Kenapa ibu menakuti orang itu? Dia tampak baik.

Kamu tak boleh berbicara dengan orang asing di tengah malam di Central Park.

Don? / Hati-hati.

Penjara bawah tanah ini penuh dengan para troll.

Hati-hati, ksatria pemberani. Para troll menyerang.

Jangan takut! Aku akan melindungimu...

Dee? / Selamat pagi. Drama baru dimulai hari ini.

Mereka baru memasang daftar pemerannya.

Siapa yang kita mainkan? / Aku tak tahu, Donny.

Aku menunggumu. Pelan-pelan!

Misi. Boleh...

Berhenti mendorong.

"Wanita yang harus diselamatkan"? Kenapa aku tidak kaget?

Seperti biasa, aku akan berperan sebagai pahlawan. Kasting yang sempurna, ya?

Kamu sebut itu kasting yang sempurna? / Kenapa marah?

Kamu mendapat peran bagus.

Karakterku bahkan tak memiliki nama. / Apa maksudmu?

Namanya adalah "Wanita yang Butuh Diselamatkan".

Kamu bercanda?

Kami capek memainkan peran yang sama. Ayolah!

Kita seniman! Kita berhak main apa saja.

Itu benar.

Kita bisa bermain kerajaan. / Atau penjahat.

Atau zombie yang ususnya keluar.

Menakutkan. / Menjijikkan.

Mungkin ususnya dikeluarkan dikit.

Ini mudah. Aku berperan sebagai pahlawan, karena akulah pahlawannya.

Itu dia. Cukup ya cukup.

Don!

Serius? Kenapa ada kue tart di sini? Kenapa?!

Peranku sebagai pembuat roti.

Aku selalu bawa kue dan kamu selalu mendarat di situ.

Begitulah alurnya, bebi.

Kamu tahu, Don? Kamu berperan sebagai si bodoh karena kamu memang bodoh.

Seperti yang kubilang... aku sudah selesai.

Yuk kita pergi. / Aku harus bikin kue tart baru.

Jangan hiraukan Alfonso, dia... / Dee,

aku sudah selesai bermain si bodoh.

Alfonso berlagak seperti boss, dan semua orang setuju.

Ember. / Dimana itu?

Ini dia. / Ngapain kamu?

Tolong pegang. Terima kasih. / Mau cerita kamu sedang apa?

Aku mau melakukan sesuatu dalam hidupku.

Itu takkan terjadi jika aku di sini saja sambil membersihkan kue di wajah.

Mulai sekarang aku akan dikenal sebagai Don Quixote, ksatria mulia La Mancha.

Hai, Don. Setelan keren. Ngapain kamu dandan?

Aku akan melakukan perjalanan ke kastil di awan...

untuk menunjukkan pada dunia aku adalah pahlawan.

Kastil di apa? / Di awan! Aku meninggalkan teater.

Don, kubilang aku suka imajinasimu.

Tapi ini sudah berlebihan. Terlalu berbahaya di luar sana.

Omong kosong. Dimana rasa petualanganmu?

Dee? Kamu harus ikut. Kamu bisa menjadi pendampingku.

Tidak! Itu tidak bakalan.

Bagaimana denganmu, Sunny? Kamu mau?

Meski menjadi pilihan keduamu, terima kasih atas tawarannya.

Tapi aku tak bisa. Aku "tak punya badan" (bukan siapa-siapa).

Sekaranglah kesempatanmu menjadi siapa-siapa.

Halo! Aku tak punya badan. Tak punya badan.

Aku matahari yang ngambang. Mudeng?

Ya, mungkin itu bisa jadi masalah di perjalanan.

Kurasa itu berarti aku pergi sendirian.

Perjalananku dimulai sekarang! Lari, lari...

Uuh!

Itu pasti sakit.

Seekor kuda pasti menyenangkan,

tapi takdir sepertinya menghendaki aku jalan kaki.

Don, berhentilah! / Maaf, Dee.

Tapi jalan hidupku menunggu di luar pintu itu.

Aku ucapkan selamat siang.

Aku kasih dia 45 menit. Paling lama.

Hati-hati.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left