Love Rain

Love Rain (사랑비)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Love Rain E16 120515 HDTV H264 720p-HANrel By CalVter
A Commentary by CalVter
Visit us @ http://idfl.us

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2012-05-17
Downloads: 49
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 199 lines.

Diterjemahkan Oleh : CalVter & Setroya

Kau kenapa?

Kenapa kau lari? Apa yang sebenarnya kau takutkan?

Aku!

Aku bilang tidak!

Aku tidak mau bertemu denganmu lagi.

Aku tetap seperti ini.

Aku tetap ingin bertemu denganmu, aku ingin memelukmu,

Dan saat aku melihatmu terluka,

itu membuatku sakit.

Karena aku merindukanmu,

aku berbohong ingin menjadi keluarga denganmu.

Aku bohong agar aku bisa melihatmu lagi.

Tapi kita tidak bisa bersama.

Lalu apa yang bisa kita lakukan?

Haruskah kita berkencan dengan orang lain dan saling melupakan?

Dan bila kita kebetulan bertemu, kita harus sakit hati seperti ini lagi?

Setidak-tidaknya itu yang bisa kita lakukan.

Aku akan mencari pria lain sekarang.

Seperti yang kau bilang,

aku dengan mudah jatuh hati padamu.

Kali ini akan mudah juga.

Ha Na.

Aku takut.

Jadi... Biarlah kita mencari yang lain.

Saling melupakan.

Dan hidup seperti itu.

Pernikahan kita...

Aku rasa harus dibatalkan.

Aku tidak bisa mengorbankan Joon.

Mari kita lakukan itu.

Aku juga merasa pernikahan ini tidak benar.

Kita bisa menjadi beban bagi satu sama lain.

Saat ultah-mu,

aku lihat kau mengalami kesulitan karena Joon.

Kau tipe pria yang tidak bisa mengecewakan orang yang dekat denganmu.

Bahkan waktu itu, kau lakukan hal yang sama untuk Dong Wook.

Kau mungkin menyesalinya,

tapi aku mencintaimu.

Karena kau tipe laki-laki seperti itu.

Dan aku tetap mencintaimu karena itu.

Jadi... Jangan patah hati karena itu.

Aku baik-baik saja.

Hei, In Ha.

Aku baik-baik saja.

Hei! Di mana kau minum sebanyak itu?

Berhentilah.

Chang Mo.

Saat kita masih muda,

yang paling berharga bagi kita adalah cinta, kan?

Benar...

Tetapi seiring waktu berlalu dan aku menjadi tua,

ada hal yang lebih penting lagi dalam hidup.

Seperti keluarga dan anak-anak.

Puteraku.

Wow.

Aku tidak menyangka kata-kata ini keluar dari pria romantis sepertimu.

Yoon Hee tahu itu.

Tapi aku tidak.

Kau bicara apa?

Aku senang melihat foto Joon.

Saat aku melihatnya,

aku tidak bisa keras kepala lagi.

Tapi... Yoon Hee memahamiku,

hingga aku tidak terluka dan tidak perlu melarikan diri seperti seorang pengecut.

Dan aku sungguh tidak mau menyerah.

Apa yang kau bicarakan?

Menyerah apa?

Aku... Aku tidak mau menyerah.

Sekarang, haruskah aku minum yang ini?

Kenapa tidak?

Kenapa aku tidak bisa dapatkan jawabannya walaupun aku sudah berpikir keras?

Jadi bagaimana perasaanmu?

Apa yang harus aku lakukan?

Apa aku lari saja, tanpa mempedulikan orang tuaku?

Itu tidak baik.

Aku akan mengurus masalah ini untukmu.

Sun Ho! Kau suka gadis itu.

Apa?

Siapa dia? Apa orangtuamu menikah dengan orangtua gadis itu?

Hah? Tidak mungkin. Orangtuamu baik-baik saja.

Kau dengar semuanya?

Tentu saja! Kau berpikir dengan suara yang keras?

Kau lucu sekali.

Mi Ho!

Hei! Senang melihatmu lagi.

Kau tahu siapa gadis yang disukai kakakmu?

Apa?

Aku tidak boleh beritahu dia? Tentang orangtuamu juga?

Kau bicara apa?

Aku kira kau ke bioskop bersama Joon.

Kenapa kau di sini?

Joon tidak ke sini?

Tidak, kenapa? Kau tidak ke bioskop bersama dia?

Bagaimana bisa kau hanya mencari Joon?

Kau jangan menggangguku hari ini.

Kapan aku pernah tidak mengganggumu?

Kau sungguh ingin aku melakukan sesuatu untukmu?

Seperti ini? Seperti ini?

Aku rasa Joon dan tukang kebun itu pergi ke suatu tempat.

Aku baru saja berciuman secara tidak langsung denganmu.

Apa yang terjadi? Kenapa kau pulang malam sekali?

Aku salah naik bus. Maafkan aku.

Kita harus bicara.

Aku lelah sekali hari ini.

Bisa kita bicara besok?

Ha Na.

Bahkan jika kau tidak mengizinkanku,

aku tetap melibatkan diri dalam hal ini.

Jangan. Aku tidak mau kehilanganmu juga.

Tidak... Bagiku, kebahagiaanmu penting.

Kau khawatirkan kebahagiaan ibumu.

Kau khawatirkan Suh Joon, tapi kau tidak memikirkan dirimu sendiri!

Kenapa kau masih terikat dalam masalah ini?

Jika kau tidak mengurus dirimu sendiri,

maka aku yang harus mengurusmu.

Aku sudah mengurus diriku sendiri.

Mengurus Ibu dan Suh Joon sama saja dengan mengurus diriku sendiri.

Tapi kau sendiri yang...

...terluka.

Beritahu ibumu. Dan jadilah kekasihku.

Tae Sung.

Ibu, aku pulang.

Ibu.

Hei, Ha Na.

Ibu!

Bertahanlah. Sudah hampir sampai.

Apa yang terjadi padanya?

Ibu baik-baik saja. Ibu rasa ibu kena flu.

Aku takut.

Jika ibu sakit, ibu harus ke dokter atau minum obat.

Kau marah pada ibu?

Pergilah ke kamarmu dan beristirahatlah.

Aku baik-baik saja.

Ibu pasti stres karena pernikahan.

Sebentar lagi ibu menikah, ibu tidak boleh sakit.

Ibu harus terlihat sangat cantik.

Pergilah, ibu mau istirahat.

Buat wajah yang dingin. Ok.

Satu, dua. Ok. Bagus.

Satu... Sekarang wajah yang hangat. Lihat kesini, dua, tiga.

Sebentar.

Kenapa kau kesini?

Aku ingin memberitahumu kalau filmnya bagus.

Apa?

Kau tinggalkan aku di sana, kau bahkan tidak mengkhawatirkan aku?

Kau juga tidak menelpon.

Kau yang memulainya.

Tapi tetap saja! Bagaimana kau akan menebusnya?

Kau mau jadi kekasihku?

Aku rasa aku harus segera berpacaran dengan seseorang.

Kau mau jadi kekasihku?

Kau bahkan tidak bisa menjawabnya.

Jangan pernah main-main lagi.

Tidak, aku tarik kembali.

Lakukan lagi! Lagi!

Aku segera selesaikan ini. Ayo kita pergi makan.

Lanjut!

Bagus.

Buat wajah dingin.

Nyalakan.

Ada apa? Siapa yang sakit? Ibumu?

Bukan karena itu.

Aku datang untuk memberimu jawaban tentang masalah taman yang kau tanyakan.

Aku memberitahumu tentang ibu karena kau menanyakannya.

Ibu sakit sudah beberapa hari, tapi semalam sudah membaik.

Kita pesan minum dulu.

Bicara tentang penyakit ibumu dulu.

Mi Ho!

- Jun Seol! Kau benar-benar tinggal di sini? - Ya.

Hah? Kau Joon?

Ini Joon! Kalian belum bertemu?

Siapa dia?

Keponakan Paman Chang Mo. Kau tidak ingat?

Siapa?

Kau pasti berpura-pura tidak mengenalku.

Senang bertemu denganmu, Joon!

Tunggu! Apa yang kau lakukan di sini?

Hah? Aku bekerja di sini sebagai tukang kebun.

Kata siapa kau boleh mengurus taman? Siapa yang mengizinkanmu?

Sun Ho yang mengizinkanku.

Tapi kenapa kau begitu sensitif soal tamannya?

Apa?

Kau menyukai tukang kebun...

Sun Ho pergi ke kafe menemui si tukang kebun.

Siapa?

Tukang kebun. Sun Ho bertingkah aneh.

Dia buru-buru pergi dari sini begitu mendengar gadis itu ada di sini.

Dia juga aneh, kan?

Joon!

Kenapa semuanya pergi?

Tunggu aku!

Kita makan apa? Kau mau traktir apa?

Ada apa?

Besok kau mau ke rumahku?

Tidak boleh?

Aku dokter spesialis kunjungan rumah.

Biasanya tidak pergi sejauh itu.

Tapi kau pelanggan khusus.

More Indonesian subtitles for Love Rain

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left