The first 188 lines.
Aku Tabata. Tabata Tetsuji.
Tabata, ya?
Kalau begitu, sampai jumpa.
Aku tanpa sadar pakai nama Tabata.
Maaf, Tabata.
Entah kenapa, firasatku berkata buruk soal ini.
Maaf, ada yang ingin kutanyakan.
Ya? Tanya apa?
Tuan ini, ya?
Tuan yang tadi bicara di samping Anda...
juga kemari untuk mencari orang ini.
Dia... ayahnya Nobuto...
Sampai sejauh ini...
aku sama sekali tidak terpikir...
kalau pria itu...
juga punya kehidupannya sendiri,
punya orang yang tetap percaya padanya...
Dia juga punya orang tua yang mencemaskannya.
Ayah baru pulang.
Aku pulang.
Ayah kan masih terluka, jadi jangan keluyuran terus.
Ayah harus jaga kesehatan.
Iya...
Dasar.
Kalau insiden Nobuto terungkap,
apa dia juga akan menangis?
Atau mungkin...
Aku memikirkan hal yang tidak jelas terus.
Selamat datang.
Videonya sudah berhasil direkam,
tapi seperti biasa sikap Tabata masih menyebalkan.
Terima kasih.
Bagaimana denganmu?
Kalau itu...
Dia selalu saja membuatku repot.
Tapi dia baik-baik saja saat masih bersama Cap.
Cap?
Iya, dia tiba-tiba bahas itu saat mengobrol dan aku tidak begitu menanggapinya.
Tapi setidaknya itu bukan nama orang.
Mungkin saja nama itu kata sandinya.
Nama hewan peliharaan Anda
Gagal masuk
Silakan coba lagi
Tapi ternyata bukan.
Aku tidak menyangka kalau dia itu ayahnya.
Seharusnya tadi aku mengorek lebih banyak informasi darinya...
Apa ada kemungkinan nama itu singkatan dalam bahasa Inggris?
Cap artinya mirip tutup botol. Kalau begitu malah jadi aneh, kan?
Dia takkan memberi nama seperti itu pada hewan peliharaannya,
jadi mungkin saja Cap itu...
Nama panggilan?
Ca-Ca-Camp (kamp)?
Capacity (kapasitas).
Caption (judul).
Caterpillar (ulat).
Caramel Puding (puding karamel).
Ah, itu kejauhan.
Kamu terpikirkan itu karena ingin memakannya, kan?
Kita kan sedang menebak nama hewan peliharaan.
Berpikir juga butuh makan yang manis.
Ca...
Captain (kapten).
Camping car (mobil kemah).
Candle (lilin).
Candle (lilin).
Nama hewan peliharaan Anda
Capital
Selanjutnya
Ca-Ca-Capital (ibu kota)
Ca-Ca-Capacity kan tadi sudah.
Nama hewan peliharaan Anda
Diverifikasi
Masukan Kata Sandi
Masukan kata sandi baru
Masukkan kembali kata sandi Anda (konfirmasi)
Batal
Nah!
Ibu memang hebat.
Kamis 10:00
Ditambah besok berarti sudah seminggu.
Episode 6 Cara Kasen Melayani Tamu
Kalau kamu tidak menemukan Nobuto,
kita tidak akan bertemu lagi, ya?
Awalnya aku mengira kami kedatangan orang aneh,
tapi sekarang aku merasa kamu adalah orang yang paling berbakat.
Begitu kamu keluar dari organisasi, pendapatan kami akan berkurang 30 persen.
Maaf, tapi sekarang aku tidak peduli soal pendapatan organisasi.
Kemarin aku menghibur diri dan minum bersama pria aneh.
Menurutmu kebahagiaan itu apa?
Maaf, aku jawab telepon dulu.
Ada apa?
Apa lukamu sudah sembuh?
Kemarin aku tidak bisa menyadap ponselmu.
Kenapa mikrofonnya ditutup? Apa yang kamu lakukan?
Ponselnya kusimpan di dalam tas,
dan aku pergi ke bar yang sering dikunjungi Nobuto.
Aku pergi mengumpulkan informasi. Sungguh.
Kamulah yang membunuh Nobuto.
Kenapa tiba-tiba berkata begitu?
Jawabanku masih sama seperti sebelumnya...
Soal kamu merekrut detektif pun itu bohong.
Kamu hanya mempekerjakan petugas pembersih biasa.
Dia melaporkannya padamu saat melihat Nabuto meninggalkan apartemen.
Lalu kamu pergi ke sana untuk menemui Nobuto.
Spekulasinya tidak masuk akal, tapi...
Kamu punya bukti apa berkata begitu?
Aku bukan polisi, jadi tidak perlu bukti.
Selama ayah Nabuto percaya dengan laporanku ini, bagiku sudah cukup.
Aku akan membunuh semua keluarga pelakunya sampai habis.
Pisau sudah ditodongkan ke tenggorokanku.
Kyoichi, aku baru saja mengirim pesan padamu.
Klik tautannya. Ada berkas berisi video.
Bodoh Ini Bahkan Tidak Terlihat Menyeberang
Di situ hanya terlihat punggungnya saja dan wajahnya tidak ditampilkan,
tapi masalahnya ada di kolom komentar.
Di video ini ada yang memberi komentar.
Di video ini ada yang memberi komentar.
Kau pikir kau dapat mengambil videoku dan mengunggahnya di internet tanpa izinku?!
Aku akan membunuhmu! Turunkan sekarang juga!
Sudah kupastikan kalau yang komentar itu akun rahasianya Nobuto.
Hibikilah yang menemukan videonya,
dan dari dulu dia tahu kalau Nobuto punya akun rahasia.
Kita tidak boleh memakai jejaring sosial, jadi dia tidak pernah cerita juga.
Kubo, apa orang di video ini memang dia?
Sudah jelas ini petunjuk, tapi...
Dia masih hidup...
Nobuto masih hidup...
Berkumpullah dengan Takeda dan cari tahu asli tidaknya video ini.
Apa terjadi sesuatu?
Kamu juga ikut denganku.
Tapi, aku harus pergi bekerja...
Jangan lupa, bagi kita berdua...
ini adalah masalah hidup dan mati.
Iya, benar.
Kalau itu, kami masih belum tahu...
Maaf sudah merepotkanmu.
Masalah ini kuserahkan padamu.
Duduklah, Tosu Tetsuo dan Mas Kacung.
Aku akan membunuhmu.
Video tempo hari yang kita rekam di atas gunung
sudah dibagikan ke semua anggota tim.
Sekarang kamu jadi terkenal, lo.
Kalian sudah tahu pengunggahnya?
Untuk hal itu, kami serahkan ke tim ahli.
Kami hanya memeriksa rekamannya secara fisik.
Bodoh Ini Bahkan Tidak Terlihat Menyeberang
Dari radio yang diputar sebagai lagu latar,
bisa dipastikan kalau video ini direkam saat sore hari pukul 17.00 kemarin.
Jadi baru setengah hari sejak video ini direkam.
Saat mengunggah videonya, aku memakai trik anonim.
Pasti butuh waktu untuk menemukan pengunggahnya.
Komentar Nobuto ditulis olehku.
Video ini ditemukan oleh pacarnya Nobuto.
Kamu pernah bertemu dengannya, kan?
Memang, tapi ini tidak pernah dibahas.
Kamu...
Saat aku keluar, kamu mengobrol dengannya, kan?
Saat itu aku sedang mengobrol soal putriku.
Kami sama sekali tidak membahas soal Nobuto...
Sudah. Kalau perlu, kami akan bawa wanita itu.
Salah sendiri dia lupa.
Justru ini kesempatan untuk memberinya pelajaran.
Hibiki...
Nobuto mengirim pesan padaku...
Nobuto
Bagaimana kabarmu?
I mengacaukannya sedikit dengan organisasi, dan aku dalam pelarian jadi aku tidak bisa melihatmu. Aku ingin, tapi aku harus bersabar untuk tetap hidup.
Dia masih hidup.
Aku bahkan sampai memanfaatkan dia.
Aku memang merasa bersalah,
tapi agar organisasi mengetahui video itu,
aku tidak punya pilihan lain.
Kualitas videonya sangat buruk, sampai sulit untuk mengidentifikasinya.
Tentu saja, aku menurunkan kualitas videonya sebelum diunggah.
Apa ada kemungkinan dia pergi ke kota lain?
Itu bisa gawat.
Periksa setiap adegannya.
Baik.
Kalau sampai terjadi sesuatu padaku, aku sudah menyiapkan preventifnya.
Aku sudah memodifikasi bagian bawah tasku dan menaruh ponsel Nobuto di sana.
Aku memasang penyuara bluetooth nirkabel di dalam topi,
dan ponselnya kuset mode bicara agar tetap terhubung.
Jadi, semua pembicaraan di sini sekarang
bisa didengar jelas oleh istriku.
Kalaupun strategi video palsu gagal,
dia bisa menggantikanku menjalankan rencana kedua.
Dan targetnya adalah...
orang yang paling berbahaya bagi kami.
No comments yet. Be the first to leave one.