The first 200 lines.
Di dunia ini ada banyak beragam manusia.
Jambret.
Polisi.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Apa-apaan dia?
Diterjemahkan oleh : -- ifa bee --
~
Hantu. Bahkan hantu ada di dunia ini.
Let's Fight Ghost
=Episode 1=-
Aku bisa lihat hantu.
Ah sial, dia melihatku.
Kau lihat aku, kan?
Cham, cham, cham!
Cham, cham, cham!
Kau lihat aku.
Dan aku...
Bau jengkol!
Aku bisa menonjok hantu.
Rahangku hampir geser! Bentar kubenerin dulu!
Jangan coba kemari lagi, kalau tak mau terluka.
Iya, tak bakalan kemari lagi. Sumpah.
Waduh, rahangku! Aku permisi deh.
Jangan salah sangka. Barusan aku bukannya menonjok perempuan.
Aku nonjok hantu.
Aku butuh uang, kapan saja kalau memang butuh, aku menghajar hantu.
Tentu saja, cuman menghajar yang lemah.
=1 juta won=-
=1 juta won=-
=1 juta won=-
-=1 juta won=- Tepat 1 milyar.
Itu tujuan hidupku.
=Saldo : 1 juta 2 ratus 7 ribu won=-
Kalau begini... biar kuhitung...
12 tahun dan 9 bulan. Masih lama.
Kalau cuman nangkap yang lemah nambah cuman seiprit.
Haruskah nangkap yang kuat dan menaikkan harganya?
Dalam kasus inflasi.
JP... baik, hari ini cukup sekian.
Kalian tahu laporan Sistem Kurs Mengambang dikumpulkan minggu depan, kan?
Iya.
Risetnya cukup intensif jadi Bapak membagi kalian dalam beberapa kelompok.
Koordinasi kelompok masing-masing, Bapak tunggu laporannya.
Oke, hari ini cukup sekian. Sampai bertemu minggu depan.
Terima kasih.
=Park Bong Pal=-
Hei, Park Bong Pal.
Kau kelompok kami. Kali ini kami sangat butuh bantuanmu.
=Kelompok 6: Park Bong Pal=-
Kalian silakan kerja sendiri. Aku keluar kelompok. Semoga berhasil.
Songong banget tuh anak.
Pak Supir, aku kebelet ini. Aigoo!
Aigoo, di mana aku?
Maaf, Seunim. Seunim ( biksu ).
Ah, Anda pasti keluarga almarhum. Aku baru mulai berdoa.
Bukan, bukan begitu. Ini bukan tugas Anda.
Maaf?
~ Selalu kupuji Bapa dalam hidupku. ~
Permisi.
Silakan.
Ah iya. Aigoo, terima kasih.
- Terima kasih, Biksu. - Sama-sama.
Sampai ketemu 49 hari lagi.
- Kurasa tidak perlu. - Ah, begitu ya.
- Baiklah. - Silakan dihabiskan.
Iya.
Dulu suka sekali minta. Ada apa dengannya?
Dia bahkan mengusir hantu.
Saat masih jaya semua biksu dulu mendukungnya.
Kasihan sekali. Dulu dia begitu sukses.
Sekarang sudah tua, kurasa begitu.
Sedang apa di tempat romantis ini sendirian? Sayang sekali.
Anak kuliahan tak seharusnya sendirian begini.
Tak asik.
Lihat tuh. Alangkah enaknya kalau makan suap-suapan, pegangan tangan, kencan sama cewek begitu?
Kenapa kau sendirian saja?
Tahu kenapa kau sendirian?
Tidak, mana dia tahu. Wajah cupu begini.
Maaf, aku tahu ini pertama kalinya kita saling lihat, tapi tahan dong.
Kantung matanya menghitam.
Sini tanganmu.
Denyutnya lemah. Itu karena kegelapan menyelimutimu!
Kau tak tahu, kan?
Hubaenim, kau percaya pada hantu?
Yah, dia mungkin tak percaya.
Tapi asal tahu saja, di dunia ini banyak kegelapan yang tak kita ketahui.
Kegelapan yang menyelimutimu begitu tebal hingga membuatmu lemah.
Aku tahu, ini terdengar menakutkan.
Tapi hantu ada di dekat kita.
Kenyataannya, ada 1 di belakangmu.
Jangan berbalik bisa jadi akan menghantuimu.
Bagaimana? Mau terus hidup dalam kegelapan ini?
Kami bisa menyalakan cahaya untukmu.
Yang pasti, kalau kepo banget datanglah ke tempat ini.
Ini.
=Pendaftaran Ghostnet Club=-
Kita lawan kegelapan bersama-sama!
- Dia pergi. - Makanannya ditinggalin.
Masukkan.
=Ghostnet=-
=Pemberitahuan=-
Gini, kita sudah keliling seminggu tak ada yang mau gabung dengan klub kita.
Kalau begini, bisa-bisa kita diusir.
Kalau aku diusir, aku tak bisa bayar kamar atau asrama.
Sepertinya ini harus dijual. Kita jual saja, Hyeong.
Kita jual dulu untuk bayar sewa kamar.
Apa maksudmu? Itu aset berharga kita.
Hyeong!
Kita dapat apa ngumpulin ini?
Anjing berak di pantai? Anjing?
- Kau bisa nangkap hantu dengan beginian? - Bisa.
Sudah kau pikirkan hidupmu?
Kita cuman butuh 1 penampakan! Suwer, cuman 1! Penampakan.
Kalau bisa, kita bakalan dapat anggota dan dapat uang dari video itu.
Tahu, tapi kapan itu terjadi?
Ayo! Kali ini ayo kita lakukan dengan benar!
Kita akan buat liputan live.
Di mana?
Di sana.
=Hantu di SMU Wanita Seoyi=-
Sungguh mencekam.
Kita berdua bakalan baik-baik saja, kan? Iya kan, Hyeong?
Hyeong. Hyeong.
Sedang apa kau?
Huh? Siap-siap siaran live.
Dengan begitu, wajahku biar okean dikit di kamera.
Dengar, katanya di sini ada 6 cewek yang mati. Beneran tak apa?
- 6 cewek yang mati? - Yoi!
Tak apa! Tak apa! Aku pernah tugas di mana? Di marinir!
Jangat takut.
Makan apaan?
Penenang.
Ayo.
=Ujian PNS Seoul=-
Damn! Super Sub Indonesia
Apa ini?
Ghostnet?
=- Hei, sudah nyala? Sudah nyala? - Iya, sudah live.=
Oke, oke, oke. Selamat datang di Ghostnet.
- Ini siaran ekslusif live. - Kita di mana?
Tempat yang membuat jantungmu berhenti berdetak.
Tempat ini...
SMA Seoyi.
- Hentikan, blekok! - Maaf.
Seperti yang kau tahu, belum lama ini 7 orang pingsan setelah lihat hantu di sini.
Setelah lihat penampakan itu... apa? Apa?
=Hantu Sadako, bukan sekolah yang beda.=
Tidak, tidak. Bakalan kami perlihatkan.
Baiklah, ini dia. Kuperbesar.
SMA Seoyi.
Itu dia.
Iya, apa itu?
-=Dasar gila, kau benar ke sana. Awas belakangmu. Kami akan lihat hantu?=-
Tentu saja, tentu saja. Kami akan kasih lihat hantu sesungguhnya.
Oke, kami akan cari lokasi penampakan hantunya.
Ikut aku, ayo.
Kami menyusuri koridor sekarang.
Kurasa di sini kita akan lihat hal yang menakutkan.
Bentar, bentar, bentar.
Diterjemahkan oleh : -- if ab ee --
- Plis, jangan main-main. - Maaf.
- Aku minta maaf, kita lanjutkan. - Bikin takut saja.
Ayo berdiri.
Ini lab. Hantu biasanya muncul di lab.
Menakutkan sekali. Di film horor kau selalu lihat hantu keluar, tunggu saja.
Takut.
- Kau baik-baik saja? - Iya.
- Kita wawancara sekarang. - Oke.
- Aku sekarang ini, sedang di lab. - Sebentar.
Jangan begitu!
Apa? Apa?
Baik, kuperbesar.
Bong Pal!
Bikin kaget saja.
Oh, tak apa-apa. Ayo. Ayo ke atas.
Bong Pal!
Ampun, dasar.
Hei, Nyuk! Harusnya buruan bukain pintunya.
No comments yet. Be the first to leave one.