Release info

블루버스데이-Blue-Birthday-E11-WEB-DL-WeTV
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
HD
Published on: 2021-08-27
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 152 lines.

Baik-baik saja, ‘kan?

Seo Jun.

Seo Jun Ji.

Seo Jun Ji.

=Ulang Tahun Kesedihan=

=Episode 11. Kita Satu Sama Lain=

Meskipun patah tulang rusuk, namun, untung tidak melukai organ dalam.

Namun, masalahnya,…

mungkin saat terjatuh, membentur kepala, jadi, kehilangan kesadaran.

Ada gegar otak ringan.

Mungkin perlu sedikit waktu untuk sadar.

Berapa lama?

Ini…

Tergantung pada orangnya. Sulit menyebut waktu pastinya.

Ini sama dengan patah tulang, semuanya memerlukan waktu.

Waktunya sudah tidak banyak lagi.

Halo.

Kau siswa yang menyerahkan bukti tadi?

Kenapa?

Tolong tunggu sebentar.

Dengan bukti ini, masih kurang.

Kenapa kekurangan bukti?

Zoletil itu tidak bisa diperiksa nomor serinya.

Juga, benda yang mudah diperjualbelikan.

Jika ingin memastikannya lagi, hanya dengan autopsi.

Kalau begitu, autopsi saja.

Autopsi perlu persetujuan keluarga. Namun, mereka bersikeras menolak.

Bagaimanapun.

Kuingatkan sejak awal.

Jangan menyebarkan berita aneh di sekolah.

Baik. Aku mengerti.

Terima kasih.

(Jika ingin polisi bergerak, perlu bukti yang lebih kuat)

Perekam video.

Apa bisa jika ada perekam video?

(Pasti karena buru-buru, jadi, membeli Zoletil di tempat terdekat)

Hei, di mana Ha Rin Oh?

Apa aku ini Ibu Ha Rin Oh?

Mencari Ha Rin Oh, kenapa bertanya padaku?

Kau ini sahabatnya.

Tidak tahu. Mungkin sibuk.

Di mana Seo Jun Ji?

Apa aku ini Ayah Seo Jun Ji?

Dia tidak menghubungimu?

Tidak.

Mungkin pergi dengan Ha Rin Oh lagi.

Lebih baik mereka berpacaran saja.

Benar. Mereka berpacaran pun tidak akan ada yang protes.

Iya juga. Aku pasti mendukung mereka berdua.

- Benar, ‘kan? - Hmm. Tidak.

Salah dengar. Sedang bicarakan apa?

Ha Rin Oh dan Seo Jun Ji berpacaran.

Apaan?

Halo.

Ha Rin Oh?

Aku bersama yang lain di ruang fotografi.

Tunggu.

Aku menjawab telepon dahulu.

Bukan. Di antara kita, apa harus menjawab di luar?

Sekarang kami segera ke sana.

Rumah sakit mana?

Tunggu dipindahkan dulu ke kamar pasien baru datang.

Bagaimanapun, selain seorang keluarga, selebihnya tidak diizinkan untuk masuk.

Tulang rusuk terluka, seharusnya sangat parah, ya?

Tidak membicarakan ini dahulu.

Bisakah aku minta tolong padamu?

Tentu saja. Ada apa?

Aku meletakkan perekam video di lemari di depan ruang fotografi.

Perekam video? Perekam video apa?

Aku meletakkannya karena ingin merekam sesuatu.

Namun, saat pergi melihatnya hari ini, ternyata menghilang.

Apa kau pernah melihatnya?

Tidak. Tidak ada.

Kau berencana merekam apa?

Su Jin. Mulai sekarang, dengarkan aku dengan serius.

Sudah kembali?

Siapa yang ada melihat perekam video?

Tiba-tiba bicarakan perekam video apa?

Perekam video yang diletakkan di bagian teratas lemari di luar.

Tidak ada yang melihatnya?

Aku juga tidak melihatnya.

Punya siapa? Tiba-tiba meributkan perekam video.

Punya Seo Jun Ji.

Kalian ikut mencari bersamaku, ya?

Biarkan Seo Jun Ji mencarinya sendiri.

Kenapa kita yang mencarinya?

- Karena kita harus menemukannya. - Kenapa?

A… ada apa?

Bisakah jangan begitu bodoh?

Ini pertama kalinya kita bergandengan tangan.

Hanya bergandengan tangan saja. Tidak ada apa-apanya.

(Sekali lagi kau membantuku menahan bencana)

Kali ini gantian aku yang melindungimu.

(Katanya, perekam video mungkin merekam pelakunya. Meminta kita bantu mencarinya)

Shin Oh Kim sungguh dibunuh?

Seharusnya iya.

Karena Ha Rin Oh bukan orang yang bisa bercanda dengan hal ini.

Seharusnya polisi juga tahu, ‘kan?

Mungkin.

Oh, iya. Eun Seong Cha ke mana?

Katanya dia akan mencari kemari.

- Su Jin. - Ada apa?

Tidak apa-apa.

Mari, kita berpisah mencarinya.

Mengerti.

Selamat datang.

Ada perlu apa?

Maaf, mengganggu.

Apa belakangan ini ada yang datang membeli Zoletil?

Sekitar dua hari yang lalu.

Zoletil?

- Obat bius? - Benar.

Seharusnya memakai seragam sekolah seperti punyaku.

Tidak begitu yakin. Di sini yang datang kebanyakan orang tua.

Bolehkah melihat kamera pengawas?

Itu tidak bisa sembarangan kami berikan.

Apa yang terjadi?

Itu…

Kapan aku bisa masuk?

Silakan sebelah sini.

Nanti aku datang lagi.

- Ruang siaran tidak ada, ya? - Benar.

- Sungguh tidak ada? - Iya.

Hei, Ui Yeong Kim.

Sepertinya ada.

Benarkah? Kapan?

Sekitar dua hari yang lalu. Pria yang agak tinggi.

Pria?

Siswakah?

Itu tidak begitu pasti.

Pada dasarnya memang banyak pembeli.

Bolehkah dipastikan dengan kamera pengawas?

- Bagaimana ini? Itu palsu. - Apa?

Itu bukan kamera pengawas. Itu hanya untuk menakuti orang.

Belakangan ini banyak tempat yang begitu.

(di pos penyelamatan, bisa segera memeriksanya.)

- Terima kasih. - Sama-sama.

Apaan ini? Mengejutkanku.

Kapan kau datang?

Sudah menemukannya?

Tidak melihatnya? Tidak ada.

- Benarkah? - Benar.

- Kalau begitu, aku pergi melihatnya. - Sungguh tidak ada.

- Ayo. Su Ji nada di… - Ui Yeong Kim.

Apa kau sungguh tidak menemukannya?

Bukan, apa yang sedang kau bicarakan?

Apakah aku akan berbohong dengan hal semacam ini?

Aku bertanya padamu sekali lagi.

Apakah kau sungguh tidak menemukannya?

Benar, tiba-tiba kau ini kenapa?

(Jika dikirim kembali sebelum menemukan apa pun, harus bagaimana?)

Ha Rin Oh.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left