Specials

Release info

너의 노래를들려줘 I Wanna Hear Your Song E07 WEB-DL VIU
너의 노래를들려줘 I Wanna Hear Your Song E08 WEB-DL VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2019-08-14
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 7"

Ayo naik kereta gantung besok pagi, Yi Young.

Adikmu...

Siapa yang membunuhnya?

Seseorang yang dia cintai.

Namanya...

Boleh aku tahu nama adikmu?

Ian.

Kim Ian.

Apa kamu mengenalnya?

Tidak.

Aku belum pernah mendengar nama itu.

Aku tidak mengenalnya.

- Jangan bergerak. - Tidak, aku baik-baik saja.

Sudah kubilang jangan bergerak.

Dia dibunuh oleh seseorang yang dia cintai?

Kurasa dia tidak bercanda.

Apa maksud perkataannya?

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Berdirilah.

Kamu bisa berjalan?

Bisa.

Lagi pula, ini tidak terlalu sakit.

Kamu tidak khawatir sama sekali. Bagaimana kamu bisa tertawa?

Kukira kamu tidak bisa memasak atau mengemudi

karena tanganmu terluka.

Kamu pernah melihat gerhana bulan?

Gerhana bulan? Ya, di TV beberapa kali.

Jadi, kamu tidak pernah melihat gerhana bulan sungguhan.

Kemarilah.

Apa?

Ada bayangan di atas bulan.

Aku belum pernah melihat ini dari dekat.

Mengagumkan.

Bagian yang gelap itu bayangan Bumi, bukan?

Ya. Namanya gerhana bulan sebagian.

Separuh bulan akan tertutup.

Kamu sering ke sini untuk melihat bulan?

Sesekali.

Adikku menyukainya.

Adikmu...

Siapa yang membunuhnya?

Seseorang yang dia cintai.

Omong-omong...

Aku merasa ada yang mengganjal sejak tadi.

Mengenai adikmu, bisa ceritakan apa yang terjadi?

Jika merasa tidak nyaman, tidak perlu dijawab.

Kecelakaan mobil.

Lebih tepatnya, itu yang dikatakan ayahku.

Begitu rupanya.

Pacarnya yang mengemudi, ya.

Apa yang terjadi pada pacarnya itu?

Dia masih hidup dan sehat.

Setidaknya, dia selamat.

Sejujurnya,

aku mengalami kecelakaan musim panas lalu.

Kecelakaan apa?

Menurut sepupuku, ada taksi.

Sejujurnya, aku tidak ingat.

Aku kehilangan ingatan selama tiga bulan

sebelum dan sesudah kecelakaan.

Ada istilah yang keren untuk itu.

"Amnesia disosiatif"?

Apa kamu ingat

siapa yang kamu bunuh?

Kamu kehilangan ingatan selama tiga bulan?

Mungkinkah itu?

Tapi itulah faktanya.

Kukira hal seperti itu hanya terjadi di film.

Aku baru tahu itu memang bisa terjadi.

Kamu tidak ingin tahu

tentang ingatanmu yang hilang?

Apa kamu tidak penasaran?

Entahlah.

Aku tidak tahu.

Aku merasa

ingin tahu.

Tapi aku juga takut.

Terkadang aku bermimpi buruk

dan khawatir apa itu ingatanku atau bukan.

Sudahi saja obrolan ini. Suasananya jadi murung.

Ayo ke dalam lagi.

Apa maksudmu, duet piano?

Jangan bilang kamu mau bermain piano denganku.

Ini duet. Tentu saja aku ingin kamu bermain.

Apa?

Bagaimana kamu bisa bermain piano dengan tanganmu yang cedera?

Sudah lama aku tidak bermain piano.

Aku memainkannya selama tiga tahun saat aku masih kecil.

Hanya itu saja.

Kamu bilang adikmu pianis sepertimu, bukan?

Kalian pasti sering bermain bersama saat masih kecil.

Tidak sering, tapi terkadang.

Kami tinggal terpisah, jadi, kami hanya bisa bertemu saat libur.

Saat bertemu, biasanya kami menginap di sini.

Yang ini bagus.

Bagaimana dengan Debussy? Bukankah terdengar bagus?

Itu tanganku saat aku masih kecil.

Kurasa itu musim panas kelas enam.

Adikku sering menangis saat bermain piano di malam hari.

Dia takut.

Karena itu aku menggambarnya.

Letakkan tanganmu di sini.

"Lihat?"

"Bukankah rasanya

kamu berpegangan tangan denganku?"

"Jadi, jangan takut."

"Kamu dan aku

ada bersama di sini."

Maafkan aku.

Ada apa denganku?

Kurasa aku tidak waras.

Tadi...

Mungkin karena kamu menceritakan tentang adikmu, tapi aku...

Kita harus kembali. Sudah larut malam.

Setelah menjadi asisten Maestro Nam,

aku jadi lumayan sibuk.

Aku harus datang lebih awal dan...

Kenapa?

Kenapa kamu terus melarikan diri?

Kenapa kamu terus menghindariku saat aku ingin tahu lebih banyak?

Karena kamu terus melarikan diri,

aku tidak tahu harus bagaimana.

Aku ingin tahu lebih banyak tentangmu.

Aku ingin tahu sebanyak mungkin.

Aku ingin tahu semua yang tidak diketahui orang lain.

Kuharap kamu tahu itu.

Ayo pulang.

Aku ingin tahu lebih banyak tentangmu.

Aku ingin tahu sebanyak mungkin.

Apa? Ada yang ingin kamu katakan?

Tentang yang tadi kamu katakan.

Yang mana?

Lupakan saja.

Adiknya Jang Yoon...

Boleh aku tahu nama adikmu?

Ian.

Kim Ian.

Kenapa dia terlihat sangat familier?

Kenapa marga mereka berbeda?

"Amnesia disosiatif"?

Aku tidak ingat.

Aku kehilangan ingatan tiga bulan sebelum dan sesudah kecelakaan.

Aku tidak tahu.

Aku tidak ingat apa pun.

Kamu kehilangan ingatan selama tiga bulan?

Mungkinkah itu?

Tapi itulah faktanya.

Apa?

Berhentilah memikirkan dia. Hentikan.

Sadarlah, Yi Young.

Aku pasti gila.

Astaga!

Sesuai dugaanku,

dia tidak ingat apa pun tentang kecelakaan itu.

Dia tidak ingat siapa Ian,

bahkan dia tidak ingat Ian sudah meninggal.

Catatan medisnya juga membuktikan hal itu.

Kamu harus cari cara lain.

"I Wanna Hear Your Song"

Ya, kamu ada rapat dengan Dirut pukul 11.00

dan makan siang dengan asosiasi pendukung pukul 12.00.

Sampel poster konser inaugurasi

akan siap pukul 16.00.

Omong-omong, jangan lupa bahwa Konduktor Song

akan kembali dari Jerman hari ini.

Ada pertemuan di rumahnya besok pukul 19.00

untuk merayakan kepulangannya.

Maestro Nam juga akan hadir.

Kamu harus pergi tanpaku.

Aku akan ke salon mendampingi Dirut.

Baik.

Sampai jumpa di acara makan siang.

Halo?

Hei, Nona Yang. Apa...

Apa?

Apa? Kenapa?

Ada apa? Kenapa semua orang pergi?

Karena kami diminta untuk pergi.

- Kami berlatih di luar hari ini. - Apa?

Maestro Nam yang merencanakannya.

- Astaga. - Ini gila.

- Aku tidak percaya ini. - Yang benar saja.

- Aku tidak mengerti. - Apa ini?

- Benar-benar menyebalkan. - Astaga.

- Astaga. - Astaga.

- Astaga. - Bagaimana ini?

Astaga, bagaimana dengan instrumennya?

Kita benar-benar berlatih di luar?

Apa yang dia pikirkan?

Semua instrumen kita bisa rusak.

Nam Ju Wan seperti tiran.

- Benar. - Yang benar saja.

Orang tidak penting selalu menyalahkan orang lain.

Apa? Hei, apa katamu?

Dasar kamu...

Fokuslah bekerja lebih baik

daripada membuang waktumu mengejek konduktor.

Toh, permainan kalian sangat buruk.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left