The first 200 lines.
"My Sassy Girl"
"My Sassy Girl"
Yang Mulia.
Tolong turunkan Ratu dari takhta.
Yang Mulia.
Tolong turunkan Ratu dari takhta.
Yang Mulia.
Tolong turunkan Ratu dari takhta.
Yang Mulia.
Tolong turunkan Ratu dari takhta.
Yang Mulia.
Jangan khawatir, Ratuku.
Aku akan melindungimu.
Komandan Jeong.
Segera singkirkan para pasukan itu.
Ratu tak sedang mengandung bayi Raja.
Beraninya kau!
Apakah kau berhati memberontak?
Ratu telah bersekongkol dengan Pangeran Chu Seong.
Tutup mulutmu.
Aku memiliki bukti.
Kau harus cepat.
Kau harus menghentikan rencana jahat mereka.
Pengkhianatan sangat buruk apa ini?
Kami bukan pemberontak. Kami setia, Yang Mulia.
- Singkirkan pengkhianat itu. - Ya.
Jangan mendekat.
Aku takkan diseret keluar oleh kalian, para pemberontak.
Ada poster seperti ini di jalanan.
"Ibu yang buta merusak semuanya."
"Ratu yang buta...
...menghancurkan Raja, rakyat, dan pemerintah."
Itu adalah kehendak rakyat dan suara mereka.
Ini adalah konspirasi.
Yang Mulia, tolong jangan biarkan perasaan pribadimu menahanmu.
Bahkan Ibu Suri Istana memberi kami izin.
Apa kau tak takut pada Surga?
Sebentar lagi, dunia akan...
...lebih takut kepadaku melebihi mereka takut pada surga.
Bawa dia pergi.
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Jangan pergi.
Kau harus...
...membantu nenek dan ayahmu...
...untuk menggantikan Ibu.
Mengerti?
- Bawa dia pergi. - Sayangku.
Ibu!
Sayangku.
Sayangku!
Lepaskan aku.
Sayangku. Lepaskan aku.
Lepaskan aku. Sayangku.
Ibu!
Lepaskan aku!
Ibu...
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Ibu!
Ibu!
Ibu, jangan pergi.
Ibu!
Bunuh mereka.
Wol Myeong.
Teganya kau melakukan ini?
Semuanya sudah berakhir. Selamat tinggal.
Kenapa kau memberi mereka izin...
...untuk menurunkannya dari takhta?
Kenapa?
Ibu!
Sukwon.
Jika bukan karena dirimu,...
...aku takkan bisa meyakinkan Ibu Suri Istana.
Kau berjanji akan menjadikanku ratu.
Kuharap kau takkan lupa.
Bagaimana aku tahu...
...kau takkan mengkhianatiku bahkan setelah menjadi ratu?
Apa kau memercayaiku sekarang?
Saat tandunya meninggalkan kota,...
...bunuh ratu yang diturunkan dari takhta.
Jalan.
"Tak bisa ada...
...dua matahari di bawah langit?"
Dia hampir ditangkap atas perselingkuhannya dengan Ratu.
Tampaknya dia memberontak terhadapmu.
Berhenti.
Yang Mulia, ini terlalu berbahaya.
Menyingkirlah.
Ada yang harus kutanyakan kepada pamanku.
Menyingkir.
Paman.
Apakah semua yang telah kulihat dan dengar itu benar?
Apakah kau baru saja bersama...
- ...Ratu? - Yang Mulia.
Apakah benar kau berusaha merebut takhtaku...
...untuk menutupi kejahatan kotormu?
Apakah penglihatanmu sudah tumpul...
...karena abdimu yang jahat?
Beri tahu aku!
Apa kebenarannya?
Beri tahu aku sekarang juga!
Aku telah kehilangan kepercayaanmu...
...dan tak bisa menghentikan rencana jahat mereka.
Aku akan membayar dosaku dengan kematianku.
Tapi...
...tolong buka hatimu...
...dan dengarkan ketulusan Ratu.
Ini adalah putramu.
Ratu mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan bayi ini.
Dia adalah keturunan kerajaan...
...dari keluarga kerajaan.
Tangkap pemberontak itu!
Aku akan menghantuimu bahkan setelah kematianku...
...untuk menghukum dosa-dosamu.
Bukankah ini cantik?
Ibu kita membuatkan ini untuk kita.
Bayi, jangan menangis.
Ibu akan segera kembali.
Apa kau sudah memutuskan?
Pangeran Chu Seong merencanakan pemberontakan.
Karena kau menghentikan pemberontakan,...
...kau akan menjadi abdi yang berjasa.
Apa yang kau akan lakukan dengan anak itu?
Aku akan melaporkannya ke Kuil Agung...
...dan menunjuknya sebagai Putra Mahkota.
Begitu dewasa, dia akan menyelidiki ratu yang diturunkan dari takhta...
Aku akan memberikan perintah bungkam.
Siapa pun yang berani membicarakan...
...ratu yang diturunkan dari takhta selama 100 tahun,...
...aku akan menghukum keras mereka.
Yang Mulia.
Komandan Jeong.
Jika kau berusaha menghentikanku,...
...aku akan melawanmu...
...dengan takhta ini.
Aku...
...hanya salah satu abdimu yang setia.
Tiga tahun yang kuhabiskan di Dinasti Qing...
...membantu/m mengenal siapa diriku dan apa yang bisa kulakukan.
Untuk mengetahui masa depan, lihatlah ke masa lalu.
Kau harus melihat ke masa lalu...
...agar tak mengulangi kesalahan.
Jika melihat kembali sejarah,...
...kau akan menemukan solusi untuk masalah saat ini.
Luar biasa.
Wawasanmu sangat luas dan kau pandai berbicara.
- Ini milikku. - Ini milikku.
Putra dari Keluarga Zhang!
Dia tampan sekali.
Aku sangat mencintaimu.
Jangan berpaling dulu!
Sayang sekali kau perlu kembali ke rumahmu.
Minum-minum takkan pernah cukup saat kau bersama teman.
Tapi saat bukan bersama teman, mengucapkan satu kata begitu berat.
Bersulang.
Bersulang.
Aku berusaha sebaik mungkin di antara cendekiawan hebat.
Aku selalu berhasil menjadi yang terbaik...
...meskipun ban yakn ya perhatian yang kudapatkan.
Dinasti Qing ditambah aku berarti sukses.
Dengan ambisi besar, aku...
Dengan ambisi besar, aku...
Dengan ambisi besar, aku...
...kembali ke Joseon.
Tuan Gyeon.
Inilah Joseon.
Kakak?
Sudah lama tak bertemu, Adikku.
Apa? Kau di Joseon sekarang.
Aku tahu kau akan menyombong tentang semuanya.
Makhluk jelek apa ini?
Ini temanku yang diberikan oleh Kaisar.
Bersikaplah yang baik.
Tuan Gyeon, tunggu di sini.
Tunggu,apa? Kuharap ini bukan hadiahku.
Putraku!
Aku telah kembali dengan selamat.
Astaga. Aku sudah menunggumu datang.
Coba kulihat dirimu.
Astaga, waktumu di Yanjing membuatmu makin tampan.
Penampilanku takkan pernah memudar.
Kau pasti lelah karena perjalanan.
Ayo cepat. Yang Mulia menunggu.
Kenapa tanganmu kasar sekali?
Yang Mulia.
Kanselir Gyeon Pil Hyeong dan putranya siap melayanimu.
Apa kau ingat?
Saat kau sepuluh tahun, kau membaca Conversations of Master Chu. ..
...lalu mengejutkanku dan abdiku.
Kau menjulukiku Harta Karun Joseon. Bagaimana bisa aku lupa?
Aku dengar Kaisar Dinasti Qing bersikeras kau tetap tinggal,...
...tapi kau tetap pergi. Apa itu benar?
Pengetahuanku masih kurang,...
...tapi aku ingin menggunakannya untuk Yang Mulia dan rakyatmu.
Kanselir, kau memiliki putra yang luar biasa.
Aku sangat berterima kasih, Yang Mulia.
No comments yet. Be the first to leave one.