The first 74 lines.
Mahabharat Episode 150
== re-edit by sja2014 ==
Yang Mulia,
Anda telah kehilangan kemerdekaan
saudara mu yang lebih muda, hamba Nakula dan Sadewa
dalam permainan.
Sayangku, siapa yang akan anda pertaruhkan sekarang?
Ketika ada pengurangan kekayaan lawan,
permainan menjadi benar-benar menyenangkan.
Namun, ketika ada pengurangan dalam kekuatannya,
memenangkan permainan menjadi pengalaman yang menyenangkan!
Paman,
Arjuna akan menjadi hambaku sekarang...
Seorang yang setara dengan Arjuna ...
Apakah anda memiliki orang yang setara dengannya, Duryodhana?
Teman saya,
Raja Angga Karna!
Anak kusir!
Bagaimana anak seorang kusir sejajar dengan Pangeran?
Putra Mahkota Bhima!
Ya, aku anak dari seorang kusir,
tapi menculik seorang wanita
yang akan menikah kepada orang lain,
hanya dapat dilakukan oleh raksasa!
Temanku Duryodhana, anda telah memutuskan untuk mentaruhkan saya
melawan orang tidak bermoral?
Tidak, teman.
Saya telah memutuskan untuk membuatnya hambamu.
Temanku Karna,
akankah anda memberi saya ijin
mentaruhkan anda dalam permainan?
Ia memang harus memberikan ijin!
Raja Angga Karna,
bahkan telah menjual jiwanya kepada anda!
Atas nama Kaisar Yudhishthira,
Aku taruhkan diriku dalam permainan!
Putri, Putra Mahkota Duryodhana telah mentaruhkan
suami anda di permainan dadu yang dimainkan.
Sampai saat ini, ia adalah seorang aksesori untuk kejahatan,
tapi hari ini...
dia hanyalah alat.
Hari ini, saya malu memanggil Karna...
sebagai anak saya.
Manusia diperlakukan seperti barang.
Dan menjadi taruhan dalam permainan dadu, ayah mertua!
Ya, Sayang.
Aku baru tahu dari kusir Putra Mahkota,
bahwa Duryodhana akan memperbudak lima anak Pandu.
Dan pada akhirnya, dengan memperbudak putri bersalah Drupadi.
Dia akan mendapat penghinaan..
Ibu Ratu..
Ayo, Yang Mulia. Hanya lebih dari empat angka,
dan anda akan mencapai Lapangan Istana.
Paman, kesabaran saya memberikan kesempatan.
Jangan tergesa-gesa dalam membuat Arjuna hamba-ku.
Yang Mulia, saya mengatakan ini dengan kesedihan besar
bahwa pion anda telah ditangkap.
Anda sekarang memiliki hanya satu pion lagi.
Anda harus menyimpannya!
Dengan demikian Pangeran Arjuna akan aman.
Hanya dua belas angka untuk memenangkannya.
Ayo, daduku....
Pangeran Arjuna telah
hilang oleh Kaisar.
Semoga Kaisar memiliki kebahagiaan!
Temanku Karna,
saya berikan hamba sebagai hadiah...
Arjuna.
Dan Arjuna.. mana busur anda?
Yang disebut apa..?
Gandiva, saudara Duryodhana.
Saya mendengar bahwa Dewa Agni
telah dimangsa ilusi hutan Khandavprastha
dan telah menggunakan ilusi membuat busur itu, saudara.
No comments yet. Be the first to leave one.