The first 200 lines.
:: Original Subs By -- Subtox ::
:: translated by black.elora ::
Satu, dua...
...tiga, empat,
lima, enam, tujuh...
...delapan, sembilan, sepuluh.
tadi lebih baik.
8 minggu sebelumnya
- Dia punya buku tentang pelatihan anak anjing. - Aku tahu. Aku melihatnya.
Oh.
Mungkin nanti natal Aku akan membuatnya berhasil.
- Sungguh? - Jangan bilang-bilang.
Oh, Tuhan, Kau begitu seksi saat punya rencana rahasia.
Terima kasih.
Oke.
- Aku mencintaimu - Ayo, Mari kita pergi.
Kapan kau pergi ke perkemahan musim panas.
- Aku masih boleh berkemah? - Tentu saja.
ayahmu bekerja enam hari seminggu dan Aku akan segera bekerja lagi.
Jangan terlalu khawatir,hah? ya Kau boleh pergi berkemah
Terima kasih, Sayang.
- Kami akan menemuimu malam ini. - Oke.
Hei, jangan pulang naik bis, oke?
- Naik taksi. - Jangan konyol.
- Naik taksi. - Tidak
Kau tahu berapa mahal taksi sekarang.
Tidak. 40 dollar tidak akan merusak penghasilan.
Serius, jangan naik bis.
Dan Kau tahu mengapa aku sangat mencintaimu.
- Karena aku tahu. - Aku tahu itu.
Hei, jagoan, Kau jaga ibumu, oke?
okey.
Masuk telinga satu keluar di telinga lainnya.
Oh, lihat "Shifter" sedang diputar?
Hei, kau ingin tetap menontonnya?
Ayah bilang tidak boleh.
Nah, Ayah tidak ada di sini. hanya kau dan aku.
- Sungguh? - Ayo kita lakukan.
Kau harus memegang tanganku selama bagian yang menakutkan.
Aku akan memegangnya sepanjang waktu.
Apa Kau lihat ketika wajah laki-laki itu lepas?
Tidak. Mataku terpejam dan telingaku ditutup.
Ugh. Kau tidak khawatir akan bermimpi buruk?
- Mom, Aku sembilan tahun sekarang. - Ha..
hai. Bisakah kami pesan taksi, tolong?
- Mom. Mom. - itu ada...
Oh, kau tahu? Kami baik-baik saja. Kami tidak jadi pesan.
Terima kasih.
Ayo.
Ayo kita masuk.
Hey. Bisa antar kami ke 1085 Chestnut?
- taman besar - baiklah.
Hei, Say. Ini Kami..
Kami sedang di dalam taksi dan kami sedang dalam perjalanan pulang.
aku mencintaimu.
- apa yang terjadi? - aku masuk ke pintu.
Kau menonton film. Kau harus tahu.
Maaf. Apakah wajah mu sudah terlepas?
tidak.
Aku tidak percaya Kau melewatkan bagian itu.
Um, maafkan aku, itu tadi jalan pulang kami.
"Jangan naik bis," dia bilang "Naik taksi"
Kau akan menelepon Ayah?
Yah, tapi sekarang sedang tidak ada jaringan.
Aku pikir kau seharusnya lurus terus, oke.
Um...
Kau tahu di mana kita berada?
Pak? Bisakah Kau menepi?
Hei, dengar, um...
Aku punya anak kecil di sini dan Kau mulai menakut-nakuti.
Aku sudah hilang kesabaran, jadi jika Kau tidak menepi sekarang,
Aku tidak hanya akan melaporkan Kamu ke perusahaan taksi,
tetapi ke polisi juga!
Menepilah!
Mom, semua baik-baik saja?
Biarkan kami keluar, ku mohon. hentikan mobilnya dan bicara padaku.
Kau menakuti kami.
- kumohon, biarkan kami keluar. - Mom. Mom.
Aku tidak akan melaporkanmu. Aku tidak akan mengatakan apa-apa.
- Terus coba buka pintunya. - Tidak, Bu, Aku akan tetap bersamamu.
Buka pintunya sialan!
Sayang.
aku tidak bisa! Aku tidak bisa!
Biarkan kami keluar dari mobil!
Sialan!
Biarkan kami keluar!
Oh, Tuhan.
Sekarang, Kau keparat!
Bajingan!
Oh, Tuhan.
Oke, dia berhenti.
- Dia keluar. - Apa yang terjadi?
Aku akan bicara dengannya Kau ambil telepon.
Ketika Aku berteriak, "Lari" Kau harus lari.
- semua akan baik-baik saja. - Tidak.
- Aku akan menemukanmu. - Mom, tidak..
- Aku akan menemukanmu, sayang. - Tidak, aku tidak akan pergi tanpa kamu..
semua akan baik-baik saja.
- Oh, Tuhan! Tunggu! - Mom!
Jangan Kau..
Mom? kumohon.
Mom, kau tidak apa-apa?
Oh, Tuhan.
Lihat aku. Lihatlah aku.
- Kita akan baik-baik saja, ok? - Apa yang dia inginkan?
Kita akan baik-baik saja.
Biarkan dia!
Mom!
Tidak!
Mom!
Tetap di dalam mobil!
- Tidak! - Mom! Mom!
Mom.
ku mohon. aku mohon.
Mom?
- Mom? - Tidak apa-apa.
Aku tidak apa-apa sayang.
Aku baik-baik saja Tetap di dalam mobil.
Kau akan baik-baik saja Jangan khawatir.
Kau akan baik-baik saja, Sayang Tetap di dalam mobil.
Tutup telingamu Tutup telingamu.
Mom.
Tidak!
Mom! Uh.
Kau mirip ibumu.
Ayahku akan menemukanmu.
Jika.. jika itu yang Kau harapkan.
Ah!
Itu kesempatan terkahir yang bisa kau dapatkan.
Kau akan melewatkan makan malam.
Aku ingin ibuku.
Yah, dia tidak akan kembali, selamanya.
jadi biasakanlah.
Mom.
Kau bau seperti kencing.
Aku tidak memintamu.
Tapi sejak Kau di sini, Aku akan membuatmu mengerjakannya.
Kau punya satu pekerjaan.
Kau lakukan apa yang ku katakan.
Kau membersihkan rumahku.
Tempat Sampah, pel, ember, sapu..
itu peralatanmu.
Sarapan.
Kau akan menyiapkan sarapan untukku.
setiap pagi. selama sisa hidupmu.
Kau tidak akan makan atau minum apa pun tanpa seizinku.
Kau makan setelah Aku selesai makan,
dan hanya apa yang tersisa di piringku.
Kau dengar itu?
Itu berarti ketika aku pulang.
Kau punya waktu 10 detik untuk membuka kunci.
Setiap malam aku membawa pulang koran.
Setelah Aku selesai membacanya, aku ingin kau mencoba dan menemukan cerita..
..tentang orang hilang.
Kau gunting dengan bagus dan rapi...
Sim.
...dan Kau simpan di kotak itu.
Uang. Lihat?
Tidak ada telepon di rumah ini.
TV dilarang kecuali aku menawarkannya.
Jika seseorang mengetuk pintu..
nah, tidak akan ada yang mengetuk pintu.
Jika Kau mencuri dariku, Kau akan dipukul.
Jika Kau mencoba melarikan diri atau tidak menjaga kebersihan rumah,
Kau akan dipukul.
Jika Kau membuatku gugup atau menghalangiku, dipukul.
Mulai sekarang, ini adalah duniamu.
Hanya kau, aku, dan mereka.
Aku akan memanggilmu Rabbit (Kelinci).
Di halaman 12, ada bagian yang bagus
tentang Kamu dan ibumu yang hilang.
Masukkan ke dalam lembar memo.
Mau kabur, Rabbit?
Kau mendapatkan nilai A untuk usaha.
Aku tahu setiap gerakanmu.
Tolong !
Apapun yang Kau lakukan Aku kubiarkan!
Silahkan, keluarkan.
Tolong!
- Siapapun! - Teriaklah.
- Tolong! - Ya begitu.
- Teriaklah. Keluarkan. - Tolong, siapapun!
- Ayo. - Tolong!
Ayah!
Kau sangat mudah ditebak.
Siapapun!
Dan sangat memalukan
Tolong!
Ayo.
Ayo, Rabbit.
Hei, Rabbit,
apa yang akan kau lakukan dengan itu?
Jangan mudah menyerah.
Rabbit, Kau harus menindaklanjuti.
menindaklanjuti adalah kunci kehidupan.
Ayo turun. Aku akan memberitahu Kau...
Kau turun dan Aku akan memberi Kau kesempatan lari.
Silahkan Ayo.
Ayo, Nak!
Ayo, nak Nah begitu.
No comments yet. Be the first to leave one.