The first 119 lines.
Ada di depan sini.
Bagaimana, Paul?
Kita masih punya waktu, tapi kembali dulu juga pilihan yang bagus.
Tidak, kita maju saja.
Periksa perlengkapan kalian.
Laksanakan.
Rudy, mau bawa beberapa gulunganku?
Boleh, kalau begitu aku minta beberapa gulungan sihir penyembuh.
Ini.
Terima kasih banyak.
Aku tidak tahu Guardian seperti apa yang menunggu,
tapi kekuatan kita lebih dari cukup.
Akan kubantu sekuat tenaga agar Rudy tidak perlu memakai gulungan itu.
Kuserahkan padamu, Master.
Habisnya aku punya kebiasaan jadi penakut.
Ya, serahkan bagian belakang padaku.
Sip.
Kalian sudah siap, ya?
Rudy.
Ya, ada apa?
Sebenarnya aku tidak enak kalau harus mengatakannya di saat seperti ini.
Kalau begitu tidak usah dikatakan saja.
O-Oke.
Jangan mengatakan hal penting sebelum pertempuran penentuan.
Sebaiknya dikatakan setelah pulang saja.
Ayo maju!
Yang benar saja, Hydra!
Baru kali ini aku melihatnya.
Zenith!
Kenapa bisa ada di situ?!
Bodoh, jangan buru-buru!
Akan kubantu!
Kepal tangan manusia es yang tenang!
Icicle Break!
Stone Cannon!
Terpental?!
Paul!
Riak aliran air yang berlumpur, Flood Flush!
Earth Pillar!
Sihir tidak mempan padanya, ya?
Suara itu!
Saat suara bernada tinggi itu menggema, sihir akan dinetralkan.
Bagaimana ini?
Mau lanjut saja? Atau mundur dulu?
Apa yang harus kulakukan?
Rudy, lihat itu!
Kepalanya kembali pulih.
Ayo mundur!
Geese!
Oke!
Hentikan, Paul! Kita mundur dulu!
Jangan bercanda, Geese!
Mana mungkin aku mundur di sini!
Rudeus!
Kita mundur dulu, ayo ke lingkaran sihir!
Berikanlah kekuatan untuk bangkit bagi mereka yang kehilangan kekuatan.
Healing.
Elinalise tidak apa-apa?
Aku cuma tergores.
Ayah.
Itu adalah Zenith. Tidak salah lagi.
Tolong tenang dulu.
Maaf, sekarang aku sudah tenang.
Apakah dengan kondisi seperti itu, Ibu masih hidup?
Ini bukan masalah masih hidup atau tidak!
Benar juga.
Hentikan, jangan bertengkar!
Rudy, Zenith ada di sana! Ada ibumu di sana!
Bagaimana kau bisa setenang itu?!
Memangnya panik akan menyelesaikan sesuatu?
Aku tidak bilang begitu!
Mungkin aku memang terlalu tenang.
Namun, interaksiku dengan Zenith tidak begitu banyak.
Daripada ibu, lebih seperti orang lain yang tinggal bersama.
Saat berpisah di usia tujuh tahun, hampir sepuluh tahun aku tidak bertemu dengannya.
Mari kita pahami situasinya dulu.
Hah?!
Sihir tidak mempan terhadap Guardian itu.
Punya kemampuan regenerasi yang luar biasa.
Serangannya yang bisa menembus pertahanan Elinalise hanya dengan menyentuh.
Lalu Ibu yang terperangkap di dalam batu pun tidak tahu masih hidup atau tidak.
Kalau cuma itu aku juga tahu!
Begitukah sikapmu saat ibumu ketemu?!
Hentikan!
Bertengkarnya nanti saja setelah pulang ke penginapan!
Sial, yang benar saja!
Cukup bertengkarnya, ayo kita diskusi dulu.
Aku tidak apa-apa, kok.
Benarkah?
Ini bukan pertama kalinya aku bertengkar dengan Paul.
Kali ini kami hanya sedikit berselisih paham saja.
Anu, menurutku kristalisasi Zenith masih bisa diatasi.
Benarkah?!
Aku juga kenal orang yang pernah mengalami hal yang mirip dengan Zenith sekarang.
Sekarang pun dia masih hidup.
Yang jadi masalah adalah Guardian itu.
Itu jenis yang belum pernah kulihat sebelumnya.
Kalau dilihat, sepertinya Hydra.
Tapi aku belum pernah dengar ada yang punya sisik seperti itu.
Selain itu juga bisa regenerasi.
Kemungkinan itu adalah Manatite Hydra.
Aku pernah membacanya di buku.
Naga Iblis dengan badan diselimuti sisik yang menyerap daya sihir.
Kukira itu hanyalah dongeng belaka, tidak kusangka benar-benar ada.
Menyerap daya sihir, itu artinya...
Kita tidak bisa melukainya, begitu?
Jika yang tertulis di buku benar,
diserang dari jarak dekat harusnya masih mempan.
Tapi jika kita lukai, dia akan beregenerasi.
Merepotkan sekali.
Aku pernah dengar leher Hydra tidak akan beregenerasi jika dibakar dengan api.
Itu kisah Hercules dari mitologi pahlawan Yunani.
Setelah memotong kepala Hydra,
katanya dia membakar bekas potongannya dengan obor agar tidak beregenerasi.
Tapi itu hanya mitos, tingkat kebenarannya rendah.
Jadi begitu.
Lukanya harus dibakar, ya.
Jika pada luka, kemungkinan sihir dipentalkan oleh sisiknya akan kecil.
Artinya patut dicoba, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.