The first 180 lines.
Ada apa denganmu? Jangan di situ, ayo!
Ayolah, kita selalu melakukan itu.
Tidak apa-apa, aku akan pelan-pelan.
Ayolah! Nanti saja!
- Aku tahu kau geli di bagian mana. - Jangan di situ!
Ramon!
Ayo!
Aku hampir crott!
Masih pagi sekali, kenapa kau terburu-buru?
Sayang!
- Kau lupa KTP-mu. - Aku tahu 'kan?
- Hei, kau jangan nakal. - Sayang!
Sayang.
Pulanglah lebih cepat, oke?
Taho...
- Hai! - Oh, kenapa kau terlambat?
Terjebak macet.
Tapi jangan khawatir, aku di sini sekarang.
Ayo.
Jangan di situ, geli!
Hentikan!
- Apa rasanya enak? - Sangat enak!
Enak sekali!
Rasanya enak sekali!
Benarkah?
Rasanya enak sekali!
Rasanya enak sekali!
Panas sekali, ya?
Tapi cuacanya berawan.
Kau benar.
Apa kau penyewa baru?
Ya, aku baru pindah minggu lalu.
Di sini selalu tenang setiap hari Minggu.
Para penyewa pulang ke provinsi mereka.
Tidak apa-apa. Aku lebih suka kalau suasananya tenang.
Aku juga.
Baiklah, kalau begitu aku duluan.
- Selamat malam. - Selamat malam!
- Selamat malam. - Selamat malam!
Permisi!
Permisi!
Permisi!
Apa ada orang di dalam?
Permisi!
Oh! Tidak ada siapa pun di sana.
Dia pergi ke Cavite.
Oh, kuharap lampuku bisa diperbaiki.
Lampunya mati.
Di mana letaknya? Akan kuperiksa.
Oke, kalau kau bisa.
Terima kasih.
Kau punya bohlam cadangan?
Ya, tunggu, aku punya satu.
Ini.
Nah, sekarang sudah.
Wow. Terima kasih.
Kukira aku akan makan di kegelapan.
Tidak apa-apa jika kau makan dalam gelap.
Itu sangat menarik.
Aku belum pernah mencobanya.
Coba lain kali.
Aku pergi sekarang.
Terima kasih.
Aku mungkin akan mengerjakan dua tugas sekaligus malam ini.
Oke. Hati-hati.
Bisa kau menutup pintunya?
Ya, tenang saja.
Oke.
Kau datang tepat waktu, dia baru pergi.
Kau sangat cantik.
Duduk.
Terima kasih.
Apa kabarmu?
Aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu?
Aku juga baik-baik saja.
Aku sudah menyiapkan sesuatu untukmu.
- Wow. - Karena kau istimewa.
Kau sudah sungguh siap, ya?
Tentu saja, apa pun untukmu!
Aku akan melakukannya.
Aku akan melakukannya sendiri.
Oke.
Kau merindukanku, 'kan?
- Aku merindukan ini. - Benarkah?
Mhm!
Enak sekali!
Lihat? Sudah kubilang!
- Kau benar. - Ya!
- Kau seksi sekali! - Hei!
Enak.
Terima kasih.
Hati-hati di jalan.
Kau juga.
Aku menikmatinya.
Hai.
Kau penyewa baru?
Ya.
- Ngomong-ngomong, namaku Mara. - Lea.
Kau pendiam, ya?
Begitu pun aku.
Aku tidak punya teman untuk diajak bicara.
Apa dia suamimu?
Partner.
Kami sudah bersama selama delapan tahun, tapi belum menikah.
Dia belum mau melamar.
Dia tidak ada di sini?
Dia ada kerjaan. Terkadang dia tidak di sini saat malam hari.
Sudah berapa lama kau tinggal di sini?
Sekitar dua tahun.
Oke.
Senang berkenalan denganmu.
Senang bertemu denganmu, Lea.
Kau bangun pagi sekali.
Aku belum tidur.
Apa itu?
Insomnia?
Apa kau butuh bantuan?
Aku baik-baik saja.
Terima kasih.
Sama-sama.
Apa nama parfummu?
Hanya sampoku.
Baunya enak.
Ngomong-ngomong, siapa namamu?
Lea.
Oke. Aku akan masuk ke dalam.
Halo!
Kau tahu cara memperbaiki wastafel?
Kenapa? Ada apa?
Bocor.
Ayo kita periksa.
Ayo. Kita masuk ke dalam.
- Di mana letaknya? - Di sana.
Oh, ini dia.
Sepertinya katupnya longgar.
Apa kau punya kunci inggris?
Aku tak punya.
Biar kutangani...
Tekanannya agak lemah.
Aku akan meminjam kunci inggris.
Terima kasih banyak.
Apa kau selalu setenang ini?
Aku sungguh tidak tahu harus berkata apa.
Apa? Kenapa?
Tidak ada apa-apa.
Enak sekali!
Kau tidak bisa tidur?
Aku tidak bisa.
Bagaimana denganmu?
Aku mencoba.
Apa kau mencintainya?
Ini rumit.
Apa kau hanya mencoba membuatku merasa lebih baik?
Tidak.
Itu kenyataannya.
Lalu, kenapa kau di sini?
Entahlah.
Oke.
Lagipula aku tidak terlalu peduli.
Tidak ada ciuman perpisahan?
Hati-hati di jalan.
Aku mau crot.. Aku mau crot!
Apa kau merindukanku?
Ya.
Santai aja.
Mau menjelajahi sesuatu?
Santai aja.
Aku mencintaimu.
Lebih keras!
Aku mencintaimu.
Oke, baiklah.
Karena itu, inilah hadiahmu.
Lebih keras!
Kau terasa nikmat sekali...
Aku mau crot.. Aku mau crot!
Aku tidak melihatmu semalam.
Aku sedang melakukan ulasan.
Gadis baik.
Jangan! Orang lain bisa melihat.
Kau terlalu paranoid.
No comments yet. Be the first to leave one.