Alice in Borderland

Alice in Borderland (今際の国のアリス)

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Alice in Borderland S02 NF id
A Commentary by furosty
Netflix Retail

Tags

other
Published on: 2022-12-22
Downloads: 203
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 197 lines.

Ryohei, jangan terlambat ke wawancara hari ini.

Apa gim membunuh itu menyenangkan?

Ya!

Ayo!

TIGA BELAS MENIT LALU

LEVEL SELANJUTNYA DIMULAI

Permainannya belum dimulai.

Apa ini sudah satu jam?

Mungkin mereka lupa menekan tombolnya.

Bagaimana dengan penjelasan aturannya?

Ada apa?

Aku mendengar sesuatu.

Mereka dari Pantai.

- Sedang apa kalian di sini? - Kami melihat kapal udaranya.

Kami dengar rumor level selanjutnya dimulai.

Ya, sebenarnya…

Senapan. Larilah!

Bersembunyi di mobil!

Itu senapan anti-tank.

Percuma bersembunyi di mobil.

- Astaga! - Tidak mungkin!

Lari!

- Permainannya sudah dimulai? - Entah.

Aturannya sudah dijelaskan?

Tak ada aturan! Hanya pembunuhan massal!

Senapan itu bisa menembak dari jarak satu kilometer.

Bunyinya terdengar familier.

Sekarang senapan serbu.

- Kita tak tahu jumlah mereka. - Pemain lain juga muncul!

- Mungkin ada banyak penembak. - Banyak yang masih hidup!

Mereka makin dekat.

- Kita harus pergi! - Sungguh?

Ayo!

Arisu!

Ini berbahaya!

Ayo berpencar dan lari!

Ayo!

Arisu! Sebelah sini!

Sial.

Kau melewatkan wawancara lagi?

Andai kita bisa setel ulang kenyataan.

Arisu!

Fokuslah, nanti kau mati!

Dari mana mereka menembak?

Raja Sekop.

Ini, jimatmu.

Apa ini? Bom?

Gunakan dalam keadaan darurat.

Arisu! Ini kesempatan kita!

Ayo!

- Arisu? - Dia masih hidup!

Hei! Bertahanlah!

Raja Sekop.

Cepat!

Bertahanlah! Bangun!

Kau tak apa-apa?

Kalian bagaimana? Terluka?

Bahaya! Lari!

Raja Sekop.

Dia sendirian?

- Ayo pergi dari sini! - Jika bergerak, nanti tertembak!

Naik!

Tatta!

- Cepat naik. - Ann!

Lari!

- Sial! Pergilah! - Cepat!

Chishiya!

Oke! Kita aman!

- Apa Chishiya baik-baik saja? - Dia bisa menjaga dirinya.

Permainan macam apa ini?

Apa aturannya? Kita bahkan tak mendaftar!

- Mungkin harus kalahkan musuh? - Berapa banyak?

Mungkin hanya satu.

Hanya satu Raja Sekop.

Ini pertarungan kekuatan. Dia bos terakhir yang terkuat.

Kapal udara itu bergerak saat dia menembak.

Bisa jadi seluruh kota ini arena permainan.

Bagaimana bisa melawan tanpa senjata?

Level selanjutnya sudah ditingkatkan.

Level selanjutnya.

Mari bersenang-senang bersama!

Siapa itu Mira? Apa dia manusia?

Entahlah. Tapi yang pasti, dia terlibat dalam pembuatan permainan ini.

Mira? Membuat permainan?

Jika orang itu adalah Raja Sekop,

ada master permainan untuk tiap kartu bermuka.

Setelah mereka semua dikalahkan, levelnya selesai.

Setelah itu…

Setelah itu?

Kita bisa pulang?

Entahlah. Tapi hanya itu cara kita bertahan hidup.

Kau mau membawa kita ke mana?

Apa? Aku hanya mengikuti mobil di depan.

- Apa itu ide bagus? - Lalu, kita harus ke mana?

Hentikan. Setidaknya kita lolos dari permainan untuk saat ini.

Itu bukan permainan!

Hei, mungkin kita bisa terus berlari. Kita tak akan pernah menang.

Mungkin berhasil. Visa kita masih ada sisa waktu.

Benar. Kita hanya butuh orang lain untuk menang!

Apa-apaan ini?

Hanya karena kita kalahkan semua kartu bukan berarti kita bisa kembali.

Kau masih percaya omong kosong Hatter?

Tapi level selanjutnya dimulai setelah kami dapat semua 40 kartu.

Kami tiba-tiba berada di dunia ini.

Usai kami lolos,

visa kami diperpanjang sesuai nomor kartu.

Begitulah cara kami bertahan.

Begitu masa visa habis, kami dibunuh oleh laser itu.

Seperti kata Hatter, kita bisa pulang saat dapat semua kartu.

Sepertinya itu aturan wajar.

Kau hanya ingin percaya itu.

Semua permainan yang kita mainkan mengikuti aturan mereka.

Meski tak masuk akal, mereka mengikuti aturan sederhana.

Orang-orang dari Pantai.

- Tatta! Menjauh darinya! - Apa? Tunggu!

Tatta!

Tatta! Kemudikan yang benar!

- Tak bisa! - Tatta!

- Bertukar denganku. - Apa?

Cepatlah!

- Tunggu! Kau gila? - Cepat!

Kau yakin, Ann?

Pegangan.

Berhasil!

- Bagus! - Kerja bagus, Ann!

Dia kembali!

Hei, Ann! Mau ke mana?

Sial!

- Kalian tak apa-apa? - Leherku terkilir!

- Kukuku patah. - Dia kembali!

Aku sudah tak tahan! Tak tahan!

Nanti kau mati jika terus di sini. Ayo.

Meski aku bertarung, aku harus bermain lagi!

Aku tak tahan lagi!

Tak terdengar suara tembakan lagi. Dia pasti cukup jauh.

- Ayo bersembunyi di sini. - Ya.

Semoga Chishiya dan Ann baik-baik saja.

Mereka akan baik-baik saja.

Mereka sangat cerdas.

Kau benar.

Untuk sekarang,

mari kumpulkan pasokan agar kita bisa bertahan malam ini.

Ya.

Akhirnya, aku bisa tidur di sini.

Tapi kita tak tahu kapan Raja Sekop akan muncul.

Bagaimana jika cari makanan?

Aku akan mencari mobil.

- Bisa ikut dengan aku? - Apa?

Aku tahu tempat bagus di dekat sini.

Baiklah.

Baiklah, kalian berdua. Carikan makanan yang enak.

- Baiklah. - Ini.

Terima kasih.

- Baiklah, ayo. - Hah? Apa?

Tak pernah berjalan dengan gadis seksi, ya? Ayo.

Diam.

Ini tempatnya. Keren, bukan?

Ya. Ada banyak mobil tua.

Itu namanya "mobil klasik".

Terserah.

Hei!

Yang ini keren sekali! Bodinya sempurna!

Berhenti menyentuhnya. Itu pelecehan seksual.

Astaga, aku suka rangkanya.

Dasar aneh.

Aku yakin orang kaya yang paling terluka saat mereka dikirim ke dunia ini.

Mereka bekerja keras mencari uang, tapi kini semua sia-sia.

Itu benar.

Mungkin aku beruntung.

Tak perlu bayar tunggakan sewaku.

Aku juga. Terbebas dari neraka kartu kredit.

Tapi…

Aku tetap ingin kembali meski dengan semua utang itu.

Ya.

MI GORENG KORE! BAN RASA SHORTCAKE

Mi goreng rasa shortcake?

Ini yang ada di iklan!

Benar.

Kalian gila, ya? Memangnya rasa aneh itu enak?

Siapa tahu.

- Pantas saja kau masih perjaka. - Apa hubungannya dengan ini?

- Habiskan semuanya. - Pasti!

- Benar, ya? - Tenang.

- Janji? - Arisu juga.

Sesuap saja.

Bisakah kuhabiskan semua?

Selamat datang.

Senang mendengarnya. Sudah lama sekali.

Ini.

Apa ini enak?

Ya, mungkin.

Sumpitnya butuh berapa?

Aku butuh empat sumpit.

Baik.

Terima kasih. Silakan datang lagi.

Suaramu satu oktaf lebih tinggi dari biasanya.

Untuk memotivasi pembeli.

More Indonesian subtitles for Alice in Borderland

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left