Release info

태양의 계절 A Place in the Sun E04 NEXT VIU
태양의 계절 A Place in the Sun E05 NEXT VIU
태양의 계절 A Place in the Sun E06 NEXT VIU
태양의 계절 A Place in the Sun E07 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-06-13
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 4"

Aku lega sekali

mereka bertemu.

Aku juga.

Yoo Wol.

- Ya? - Bagaimana jika...

Bagaimana jika kita terpisah seperti dalam film itu?

Kamu akan bagaimana?

Apa lagi?

Aku akan menemukan wanita lain dan hidup bahagia dengannya.

Kamu...

Baiklah.

Aku akan cari sampai ke ujung dunia untuk menemukanmu.

Bagaimana jika aku bukan di dunia?

Lantas,

aku akan terbang ke luar angkasa untuk menemukanmu.

Apa?

Jika kamu bukan di planet ini, aku akan pergi ke planet itu.

Jika kamu bukan di planet itu, aku akan pergi ke yang lain.

Aku akan menjelajahi luar angkasa untuk menemukanmu.

Apa?

Sejak mengobati dahiku,

kamu terjebak dalam genggaman tanganku.

Cobalah melarikan diri.

Coba saja kabur dari genggamanku.

Tidak akan sakit lagi

karena sudah kuobati.

Itulah saat pertama aku tahu

bahwa dunia memiliki matahari.

Kamu matahariku.

Bagaimana bisa aku hidup

jika matahari hilang?

Jadi...

Jangan khawatir.

Aku akan tetap bersamamu sampai mati.

Kurasa aku tidak bisa pergi jika melihatmu.

Panen pertama musim ini.

Selamat menikmati.

Aku akan menikmati kimchi buatanmu.

Tunggulah sebentar lagi.

Aku akan kembali begitu kehabisan kimchi.

Cepatlah kembali.

Duniaku gelap tanpa dirimu

karena kamu matahariku.

Itu pasti benar-benar populer.

Apa itu?

Kenapa tiba-tiba hujan?

Taifun akan datang.

Keadaan sudah kacau, dan sekarang malah ada taifun...

Bahkan langit ingin kita mati.

Aku tahu.

Selamat datang di rumah.

Kukira kamu akan pulang telat.

Ada yang salah?

Putramu meninggal.

Ada masalah dengan perusahaan?

Tidak, tidak ada masalah.

Ayah baru saja tertidur.

Jangan membangunkan dia.

Dia tampaknya sangat lelah.

Aku yakin.

Suruh mereka menyiapkan air untuk mandinya.

Kusuruh mereka menyiapkan air untukmu mandi.

Baiklah.

Aku tahu kamu lelah karena perusahaan.

Aku terlalu membebani dirimu.

Omong kosong.

Aku hanya melakukan yang seharusnya.

Sejujurnya,

aku tidak tahu bagaimana menghadapimu

dengan Kwang Il yang menimbulkan banyak masalah.

Dia putraku.

Jangan merasa bersalah.

Terima kasih

telah menganggap dia seperti itu.

Akan kuambilkan anggur untuk diminum sementara kamu mandi.

"Trafedi KAL, 29 Selamat, 225 Meninggal Dunia"

Lagi? Kenapa sesuatu seperti ini...

"Tragedi KAL"

Orang-orang yang malang ini.

"29 Selamat, 225 Meninggal Dunia"

"Mobil Jatuh ke Sungai Han Setelah Tabrakan"

Kim Yoo Wol...

Kim Yoo Wol?

Maafkan aku. Aku tidak tahu keadaan akan tidak terkendali.

Bagaimana dengan jasadnya?

Mereka belum menemukannya.

Mereka harus menghentikan pencarian

karena hujan dua hari terakhir ini.

Jendela mobilnya pecah

dan jasadnya menghilang?

Ya.

Berapa kemungkinan dia selamat?

Mengingat hujan yang turun selama dua hari,

mereka bilang kemungkinannya kecil.

Karena itu mereka menghentikan pencarian.

Bagaimana dengan pembeberan informasi oleh para akuntan?

Untungnya, mereka membatalkan itu.

Tentu saja, mereka harus.

Kita yang memberi mereka makan.

Berani sekali mereka melawan kita.

Mereka menyebabkan kematian seorang pemuda.

Dia yatim piatu?

Ya.

Jika usianya 27 tahun,

dia seumur dengan Kwang Il.

Sayang sekali.

Tapi itu takdirnya. Tidak ada yang bisa kita lakukan.

Pokoknya,

kita padamkan apinya dahulu.

Kami tidak bisa mencari dia lagi.

Peluang dia selamat hampir tidak ada.

Maafkan kami.

Yoon Shi Wol, bukan?

Kita pernah bertemu satu kali.

Aku temannya Yoo Wol, Kwak Ki Joon.

Seharusnya dia tidak kubawa ke perusahaan.

Sulit kupercaya mereka membunuhnya.

Tidak pernah kusangka konglomerat

sebegini mengerikannya.

Apa

maksudmu?

Kurasa kematian Yoo Wol bukan kecelakaan.

Jika bukan kecelakaan...

Yoo Wol memberitahuku sesuatu

sebelum dia pergi ke Gapyeong.

Kurasa aku diikuti.

Kamu diikuti?

- Ya. - Siapa?

Siapa yang...

Mungkin seseorang dari Yangji.

Mereka mengancamku dan bilang mereka akan membunuhku

jika aku tidak menuruti mereka.

Semua kolega kami yang terlibat dalam pelaporan pelanggaran

diancam.

Tapi kenapa Yoo Wol yang diincar?

Aku tidak paham.

Apakah dia

mengatakan sesuatu kepadamu?

Tidak.

Meski sesuatu telah terjadi,

dia tidak akan memberitahuku.

Benar.

Dia mungkin tidak akan bilang.

Benarkah Yangji

mengancam dia?

Ya.

Aku dengar dari Yoo Wol sendiri.

Ponselmu...

Halo?

Ya, Pak Choi.

Hai, Nona Yoon.

Kamu masih hidup rupanya.

Kamu tidak menjawab panggilanku,

jadi, aku khawatir sesuatu terjadi kepadamu.

Semua baik-baik saja, bukan?

Ya.

Syukurlah.

Kembalilah bekerja. Kami tidak memproses pengunduran dirimu.

Nona Yoon, kamu masih di situ?

Ya, aku di sini.

Meski berhenti, kamu harus menyelesaikan yang kamu mulai.

Kamu bahkan tidak menyerahkan pekerjaanmu kepada orang lain.

Kamu sangat tidak bertanggung jawab. Aku salah menilaimu.

Aku tengah mempelajari penipuan pembukuan.

Pimpinan selalu bilang

orang harus menyelesaikan yang mereka mulai.

Jadi, kamu harus mengajariku sampai selesai apa yang kamu mulai.

Apakah aku salah?

Anda benar.

Aku belum menyelesaikan penipuan pembukuan.

Itu benar. Jadi, kembalilah.

Kamu akan kembali, bukan?

Ya. Aku akan kembali untuk menyelesaikannya.

Baiklah kalau begitu.

Nona Yoon.

Yang benar saja.

Apakah dia dari Kutub Utara? Kenapa dia sangat dingin?

Bagaimanapun, dia akan kembali ke kantor, bukan?

Ya. Aku berhasil.

Apa maksudmu, kamu belum menyelesaikan

penipuan pembukuan?

Bersiap untuk pelaporan pelanggaran sesuai yang direncanakan.

Akan kubawakan dokumen penting untukmu.

"Yangji"

"Choi Tae Joon"

"Kim Yoo Wol"

Wakil pimpinan benar-benar dalangnya.

Kamu tutup hari ini?

Apa yang terjadi?

Kamu tidak pernah tutup.

Apa yang terjadi?

Duk Shil kabur dari rumah.

Dia kabur? Kenapa?

Perusahaannya berhenti beroperasi

dan membatalkan kepegawaiannya.

Dia mungkin pergi untuk menjernihkan pikirannya karena kesal.

Dia akan kembali saat merasa lebih baik, jadi, jangan cemas.

Berhari-hari aku belum mendengar kabarnya. Mana mungkin tidak cemas?

Astaga. Inilah sebabnya percuma saja punya anak.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left