iKON TV (자체제작)

iKON TV (자체제작)

Download Indonesian Subtitle

Release info

iKON TV episode 6
A Commentary by H.M.T.
For iKONIC Thanks

Tags

other
Published on: 2018-05-28
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 185 lines.

Sub Indo by H.M.T. .credit to RuoXi.

'3 Santapan Sehari' Yunhyeong!

Bangun! Bangun!

Ini penculikan.

Bagaimana makanan kita, Bang?

Pohon?

Kita pasti bisa! Kita pasti bisa!

- Panas sekali. - Kita pasti bisa! Kita pasti bisa!

Bergegaslah dan makan.

Mari menyiapkan makan malam.

Hari berlalu setelah menyiapkan santapan. Makan 3 santapan, lalu ini selesai.

[6:00 siang, setelah makan siang yang lebih seperti makan malam...] Sekarang ngapain lagi?

- Apa lagi? - Karena sudah makan. - Apa lagi?

Waktu bebas!

[Berbaik hati pada para anggota yang sudah se-jam bekerja keras] Rehat?

Rehat se-jam!

Selamat tidur ya!

Hei, ini kamarku! Keluar.

- Kenapa bersantai di kamarku? - Disini hangat?

- Aku harus nonton bisbol. - Di sini tidak hangat, kan?

Pak. Boleh aku minta air?

OK.

Mau yang mana? Jeruk atau mangga?

Yang terkenal.

OK.

Jangan anggur beras.

Ini sari beras. - Tidak, Tidak. - Baiklah.

Yang jeruk saja.

- Kau berasal dari mana? - Aku? - Ya.

- Aku dari Seoul. - Kau dari Seoul.

Aromanya...

- Terima kasih, Pak. - Silakan. - OK.

Pak, apa disini ada klub malam?

Tidak ada. Maaf ya.

Nanti akan kubuat.

[Bagaimana kalau bersepeda saja? Itu trend di Mungapdo] Mau naik sepeda?

Ada yang mau bersepeda?

Aku!

Ayo.

Heheheheheheh.

[Bersepeda menyusuri jalan pinggir pantai sambil menggumamkan bahasa aneh Bobby]

Kau tinggal disini?

Tidak.

- Aku dari Seoul. Kau penduduk sini? - Ya.

Benarkah? Di Seoul ada rapper bernama Bobby.

- OK. - Kau sangat mirip dengannya.

Terima kasih.

Sudah lama kita tidak begini.

Kita sering bersepeda waktu masih di pelatihan.

Ayo jalan-jalan.

Membuat santapan menguras energiku.

Tempat ini...

Apa?

Tadinya aku mau tanya siapa itu.

['Orang lewat' Bobby dan 'penduduk setempat' Jinhwan, sedetik keromantisan] Semuanya romantis, termasuk kita.

Kita seperti warga lingkungan sini, menyapa sambil lewat.

Coba tangkap aku.

Kenapa kau jadi berlebihan sendiri?

[Yunhyeong dan Hanbin keluar mencari suasana romantis lain] Ada tempat memandang?

Aku mau mendaki, bukannya ke tempat memandang.

Tapi sepertinya ada tempat memandang di jalur mendaki.

- Ayo ke titik tertinggi. - Lalu kita bisa dapat pemandangannya.

Sini kuambilkan fotomu.

Tidak...

Tempat ini bagus.

Lihat? Kau tak akan menolak.

Bisa kau panggil namaku?

Yunhyeong!

Kau memang terlihat manis.

Hasilnya bagus. Rasanya dapat.

Yunhyeong.

Foto yang bagus. - Bagus, bagus.

- Kirimkan padaku. - Sudah cukup. Berhenti foto disini.

Aku suka!

Ini menenangkan.

Aku suka tempat ini. Lebih suka ini daripada Hawaii.

[Merasa santai, sesuatu yang tidak mereka dapat di kota]

Tempat ini lebih meyenangkan. Mirip tempat di "Little Forest."

Desa tampak sangat kecil dilihat dari sini.

- Ini sudah semuanya. - Ya. Tampilan keseluruhan desa.

Ini titik tengah. Dan sisanya adalah gunung.

Kita perlu latihan.

Sulit dipercaya, aku mendaki gunung.

Tak pernah terpikir aku akan mendaki malam-malam.

Ini dia. - Ini tempat memandangnya?

Itu, itu.

Bangus! - Apa?

Bagus sekali.

- Kita sudah mendaki jauh. - Pemandangannya bagus.

Aku mendengar suara burung dan angin.

Aku cuma bisa mendengar keduanya.

Warna laut dan langitnya sama.

Aku hanya akan naik sampai sana.

Hanya sampai tiang disana.

Ayo kabur pakai ini.

- Pencuri sepeda! - Ayo kabur ke pantai.

- Kau bisa naik sepeda? - Apa?

Aku bisa naik sepeda.

Ya?

Kenapa? Kenapa kau tertawa?

Percakapan kalian singkat sekali.

Apa? Itu percakapan biasa yang normal.

Aku bisa naik sepeda. Ya?

- Percakapan kalian itu... - Kalau begitu contohkan.

Ju-ne, kau bisa naik sepeda? - Ya.

- Kapan kau mulai bisa bersepeda? - Jadi percakapannya harus kuteruskan seperti itu?

Pindah! Pindah!

Rasanya enak.

Lepas, lepas.

Laut di malam hari indah sekali.

Ayo kita sampai ke sana. Aku ingin tahu apa yang ada disana.

Tuan PD, apa yang akan kita lakukan?

Bobby tidak bisa makan masakan laut.

Itu daging sapi. - Daging sapi dan babi.

- Tampaknya lezat! Ayo dimakan. - Dimana bisa dimasak?.

Kita bisa pakai panggangan di situ.

Luar biasa!

- Garis panggangnya terlihat? - Benar-benar terpanggang.

Rasanya seperti minyak gas.

- Hah? - Rasa gas.

Jangan. Untuk 'sisipan' dulu.

Sisipan, sisipan, sisipan.

Ambil sisipan dulu. - Enak.

Ayo makan.

Satukan lututmu supaya punggungmu tidak menghadap kamera.

Rasanya enak.

Akan kumakan ini.

Ini enak.

Daging babinya lezat.

Aku mau melakukan apapun untuk Yunhyeong kalau kita diizinkan tidur setelah makan ini.

Bahkan aku mau mencium bibirnya kalau begitu.

Benarkah?

[Tatapan profesional, Matanya jadi agresif]

[Selagi cinta bersemi, 2 dari 3 santapan selesai] Aku merasa kenyang.

Aku kenyang.

Sekarang waktunya menutup hari ini.

Sudah malam, jadi kalian bisa tidur.

Kita harus memilih siapa yang tugas pagi.

Kita harus sarapan. - Benaran nih?

Inilah '3 Santapan Sehari' Yunhyeong.

Permainan yang akan kita mainkan...

[Berdasarkan episode 4 Perang Taruhan, Permainan adalah bagian kehidupan mereka] - Permainan lagi? - Ya.

- Jadi pemain pro sajalah. - B.I yang inginkan permainan ini.

Aku tidak ingin apapun.

- Kami sepertinya harus menjahit mulutmu... - Memangnya aku bilang apa?

Aku tadi kegirangan. Pikirku, apa dia membaca pikiranku?

- Apa kita akan tidur setelah makan? - Apa? - Tidur setelah makan?

Ayo kita lakukan uji nyali.

Kau sangat ingin melakukan ini.

Ayo hanya... - Tak bisa dipercaya.

- Tapi kita tidak pergi sendiri. - Harus sendiri. - Tidak bagiku. Aku tidak mau ikut.

- Aku tidak mau. - Tanpa kameramen?

- Pasti kameramen ikut diam-diam. - Berarti tidak menakutkan.

Aku benra-benar tidak bisa.

Ini bukan uji nyali yang ada hantunya.

Ini permainan 'kena-atau-tidak-kena'.

Kan bisa dilakukan disini. Kenapa harus sampai pergi kesana?

Supaya lebih seru.

[Kotak 'kena-atau-tidak-kena' diletakkan di tempat tersembunyi di lingkungan situ]

[Mereka harus ke tempat itu sendirian dan mengambil bola dari kotak]

Sampai jumpa.

Waktunya 5 menit. 1, 2, 3!

Mulai.

Aku pergi ya. Aku boleh melakukannya dengan cepat, kan?

Aku siap. 1, 2, 3!

Apa? Tuan!

Kurasa ada sesuatu disana.

Berhenti menggonggong!

Berhenti. Tidak, Tidak. Hentikan gonggonganmu.

Apa aku kelewatan?

Seram... Whoa!

Mengapa kau lakukan itu?

Aku terkejut sekali.

Apa, apa.

Tuan!

Kenapa banyak benda disini?

Kurasa ada sesuatu di bawah ini.

Ini sungguh...

Aku sangat mohon padamu. Aku bisa benar-benar terkejut.

Jantungku lemah.

Kau tidak boleh mengejutkanku.

[Kode Morse, tap tap tap tap tap. "Keluarlah kalau kau manusia, dan pergilah kalau kau hantu]

Aaaaargh!

Jangan.

Kau bilang tidak akan mengejutkanku. Kumohon.

iKON TV (자체제작) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for iKON TV (자체제작)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left