The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Sebelumnya di Dynasty:
- Kau tidur dengan Fletcher. - Aku merasa bersalah, paham?
Aku menghindari Fletcher. Aku menghindari Ryan, buruk sekali.
- Oliver? - Siapa?
- Mantanku. - Kepergianmu itu tepat.
Aku menyeretmu ke dalam bahaya.
Aku harus cari tahu kebenaran soal ayahku.
Kurasa dia dibunuh.
Kulacak petunjuk yang mendekatkanku ke kebenaran.
Aku tak mau kau melakukan ini.
Ada yang harus kulakukan, Fal.
- Itu adalah glioblastoma stadium empat. - Jadi, aku harus bagaimana?
Kurasa kau harus mengabari orang yang kau sayangi.
TIGA BULAN SEBELUMNYA
Itu luar biasa.
Kita harus buat tim balap.
Bukan aku yang menyetir, tapi aku membelok dengan halus.
Sudah kuduga kau suka mengebut dalam lingkaran secepat mungkin.
Aku punya banyak rencana.
Misalnya? Jantungku tak kuat.
Sebagian petualangan akan berbeda.
Aku bukan mengeluh, tapi kau kerasukan apa?
Kepala staf libur?
Datang telat. Menunggu Kirby pulang.
- Kalian dari balapan mobil? - Ya. Cristal menyewa arena untuk Ayah.
Dia mengemudi lebih kencang daripada aku.
Itu kedengarannya amat menyenangkan untuk ukuran pagi hari.
Tak pernah terlalu pagi menciptakan memori baru.
Sepertinya kurang aman.
Blake, mau siapkan bak mandi untuk kita? Yang banyak busa.
Akan kubawa stroberi dan sampanye.
Aku suka menciptakan memori baru.
Kau gila?
Bagaimana jika kau pingsan saat kecepatan 161 km per jam?
Tak terjadi. Dengar, aku punya dua opsi.
Operasi dengan kemungkinan aku mati,
atau kemoterapi, dan aku tetap mati.
Aku pilih opsi ketiga.
Menikmati hidup selama sisa waktuku yang pendek.
Bagaimana perasaanmu?
Itu malam kerja yang panjang.
Sulit dipercaya aku kelelahan.
Aku dahulu mengejek model yang mengeluh pekerjaannya sulit.
- Tapi kini aku meralatnya. - Masih belum berakhir.
Kita masih harus pergi ke pesta Cherie Belle.
Apa? Aku tak bisa pergi ke pesta.
Harus.
Jangan lewatkan kans bertemu Nisha Lockhart.
- Jangan? - Dia pimpinan perusahaan.
Dan akan memilih model baru untuk kampanye parfum baru mereka.
Dia tak bisa memilih wajah ini jika tak di depannya.
Dia mencari bakat baru untuk perubahan.
- Kecuali kau tak mau. - Aku mau.
Aku tahu harus melakukan yang diperlukan,
aku hanya berharap tetap bangun tak harus seperti ini.
Akan butuh lebih dari tetap bangun.
Nisha perfeksionis. Kau harus sempurna.
Aku ingin tawarkan sesuatu, tapi kau pernah bilang itu hanya sekali.
Baiklah, hanya untuk pesta itu. Serta mendapatkan pekerjaan ini.
Aku harus mengemudi ke tiga bakeri dan satu kafe,
tapi kutemukan favoritmu.
Muffin cranberry bluberi rendah lemak dengan serpihan havermut.
Kenapa kau kemari?
Kau tak dengar cerita muffin-ku?
Aku berpikir kita jarang bertemu atau sama sekali tak bertemu,
jadi, kuberi kejutan sarapan sebelum aku kuliah.
Ini bukan muffin favoritmu?
- Ya. Tentu saja. - Baik.
Kau manis sekali. Hanya saja ada banyak muffin di luar sana,
dan terkadang membingungkan, lalu aku…
Aku sesekali coba yang lama.
- Baiklah. - Maaf.
Aku sedang stres karena…
Ada rapat dengan Tim Infinity nanti,
jadi, aku harus fokus.
Aku bangga dengan kerja kerasmu untuk kesepakatan ini.
Andai kelasku sudah selesai agar aku bisa membantumu.
Ya, sebaiknya tak usah.
Aku bercanda.
Mungkin kita bisa makan malam bersama sebelum aku belajar?
- Ya. - Sungguh?
- Sampai jumpa. - Dah.
Permisi.
Selamat pagi.
Sudah berapa lama kau mengintai?
Aku tak mengintai. Aku baru sampai. Untukmu.
Kabar baik. Blaine sedikit lagi menyetujui.
Kita masih punya pertanyaan personal.
Aku bilang ingin kembali. Kau bilang kau punya kekasih,
lalu kita bercinta, dan sejak itu, kau menghindariku.
Ya. Maaf.
Aku paham. Kau sedang banyak pikiran.
Tapi kita harus bicara. Secepatnya, ya?
Baiklah.
- Kupikir kau sudah ke kantor. - Kupikir kau sudah pulang dari tadi.
Maaf. Pemotretannya lebih lama, lalu kami harus pergi ke pesta kantor.
Kau dan Oliver?
Ya. Karena dia fotografernya.
Percayalah, itu lebih mirip "kerja" daripada "pesta".
Seperti acara rumah sakitmu besok.
Aku senang kau tak lupa.
Tentu tidak. Aku menantikan pergi ke sana.
- Tak usah terlalu senang. - Kau yang rugi.
Oliver akan datang membawa pakaian untuk pemotretan. Kuharap tak apa.
Tak apa. Aku bukan mau menghancurkan kariermu.
Aku datang secepat mungkin. Ada apa?
Asistenku, Amir, memeriksa informasi terbuka SEC kami…
Sapa dia, Amir.
Dan dia temukan foto pribadi yang kukirim kepada Liam dari kantor.
Jadi, aku minta kau bersihkan peladen kami agar tak ada lagi
yang menemukan itu sebelum peluncuran IPO-ku.
Apa? Itu keadaan daruratnya?
- Kau tak punya tim TI? - Ada, tapi aku bos.
Aku tak mau yang lain lihat. Lagi pula, kau sepupuku.
Kau pernah melihatku telanjang.
Tenang, itu sebelum kami tahu kami sepupu. Jadi, tak masalah.
Kau mau bantu aku?
Ya, karena aku tak ada kegiatan lain.
Halo, dan selamat datang di masa depanmu bersama Fallon Unlimited.
Kami salah satu perusahaan media terdepan di dunia,
dan kami makin cemerlang
dengan dewan direksi yang penuh bintang.
Fallon?
Maaf. Aku melatih presentasiku sebelum kampanye promosi IPO.
Ya. Harus sekarang?
Aku ingin kau mendengarnya
sebelum kutawarkan kau posisi di dewan direksi kami.
Amir, benar? Bisa matikan itu?
Aku merasa akan migrain.
Meski mungkin bukan karena cahaya.
Dengar, dengan ramainya berita IPO, semua ingin posisi.
Itu seperti kursi musik dengan keuntungan.
- Sudah selesai dengan metafora? - Untuk sementara.
Intinya, aku perlu orang yang kupercaya di direksi
untuk mewakili industri berbeda, dan membawa publisitas bagus.
Itu adalah Jeff Colby.
Kau tak mau yang terakhir berdiri saat musiknya berhenti.
- Kini aku selesai. - Terima kasih, tapi tak tertarik.
Baiklah. Tak mudah dibujuk. Aku suka.
Kekuatan seperti itulah yang kucari dari anggota direksi.
Kau tak menyerah.
Seperti saat SMA kau meyakinkanku ikut audisi drama itu
meski aku terus menolak.
Little Shop of Horrors. Aku hebat sebagai Audrey.
Kau memukau juga, seingatku.
Aku memerankan tanaman!
Fallon, aku tersanjung dengan tawaran ini,
tapi aku sedang mencari hal hebatku yang berikutnya.
Ini bukan yang kumau.
Baik. Setuju untuk tak setuju saat ini.
Kenapa wajahmu begitu? Ada apa?
Kau harus lihat ini.
Aku tahu itu bukan foto telanjangku,
aku bohong agar kau kemari.
Sepertinya serangan siber
telah mencuri data keuangan dan surel perusahaanmu.
- Korespondensi internal? - Data pelanggan juga.
Gawat.
Jika ini bocor, saham kami akan turun sebelum dipasarkan.
Ada yang harus memperbaikinya.
Itu maksudnya kau dan aku.
"Kau dan aku" maksudnya aku?
Benar. Ya.
Kuharap ini tak memengaruhi keputusanmu bergabung dengan direksi.
Selesaikan satu per satu.
Ke mana kita akan pergi untuk menciptakan memori?
Pemberhentian pertama, Prancis.
Hanya itu yang akan kukatakan.
Tak seperti dengan mobil, kau tak menerbangkan pesawat ini.
Sayang sekali. Aku pernah sekolah terbang.
Kau tahu aku harus kembali bekerja.
Ada keuntungannya jadi ayah bos.
Jangan cemas, kau akan segera bebas.
Untuk sekarang, nikmati kebersamaan ini.
Baik, kuperbaiki kode sumber dari perangkat lunak keamananmu.
- Jadi, peretas tak bisa masuk lagi. - Bagus.
Itu akan bertahan, tapi kau harus hubungi FBI
dan cari perusahaan keamanan siber.
Kurang bagus. Tahu apa yang tak suka didengar oleh investor baru?
"FBI dihubungi karena kebocoran keamanan."
Jangan ada FBI dan perusahaan luar sebelum IPO.
Tak bisa kau saja?
Saat bilang aku mencari hal hebat berikutnya,
bukan jadi teknisi TI-mu.
Jangan tinggalkan aku sekarang. Kumohon.
Baiklah. Aku tak bisa mencari asal peretas,
tapi ini jelas pembobolan internal.
Ada orang di sini yang bermasalah denganmu?
Tentu saja tidak, pegawaiku kuanggap keluarga.
Akan kubuat daftarnya. Carikan aku detektor kebohongan.
Semua berjalan lancar, Alexis.
Saatnya membuat ini jadi menarik.
Baru saja dibicarakan. Sudah, ya.
Kau pasti Adam.
Halo. Aku Oliver.
Senang bertemu kau. Mana Kirby?
Mencoba pakaian yang kubawa.
Apakah normal fotografer datang ke rumah model?
Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.