Release info

Bilbil
A Commentary by Bilanursalisah
Baruu

Tags

other
Published on: 2018-05-30
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Malay subtitle preview

The first 194 lines.

- Oh tidak. - Keluar! Ini berbahaya!

- Astaga. - Ini berbahaya! Keluar!

Keluar!

Aku harus APA?????

Guntur.

Petir.

Aku minta maaf. Itu kesalahanku.

Apa sudah tidak terbakar? Apa apinya sudah padam?

Apa tubuhmu melepuh?

Kau merasakan apa?

Aku minta maaf.

Apa yang harus aku lakukan?

Aku bisa melihat bra-mu.

Pergilah ganti baju.

Aku tidak punya baju ganti.

Ada seragam koki di ruang ganti.

Apa aku dibolehkan memakai seragam koki?

Kau bisa mulai bekerja besok.

Apa semua ini? Kau membakar semua bahannya.

Kamu ngapain lagi disini?

Oh iya. Oke, chef.

Apa kau belum selesai?

Semua orang sudah mabuk, jadi kau tidak usah banyak bekerja.

Hei.

Kenapa...

Permisi, semuanya. Permasalahannya adalah...

...seragam koki kami terbakar hari ini.

Jadi kami tidak akan bisa menjual apa pun.

Apa?

Semuanya, dengarkan.

Apapun yang kalian pikirkan...

...kembali besok untuk makan siang?

Baiklah, perhatian.

Ini kabar bagus.

Jika kalian kembali pada saat makan siang besok,

apapun yang kalian pesan disini...

...semuanya gratis. Ok?

Gratis.

- Kami minta maaf. - Kami minta maaf.

- Ayo pergi saja. - Aigoo.

Kami minta maaf.

Kami minta maaf.

Baik...

Dia pergi kemana?

Kau sedang apa?

Wajannya gosong.

Jadi aku akan mencucinya.

Buang saja dan beli yang baru.

Kenapa kau mau membuangnya?

Kita masih bisa menggunakannya jika menggosoknya dan membersihkannya dengan baik.

Kau habis darimana?

Kau...

Kenapa kau marah padanya?

Bukan kau yang membuat wajannya gosong ?

Aku akan mencucinya dan membuatnya seperti baru.

Buang.

Aku akan membeli yang baru.

Sebenarnya,

mencuci piring adalah keahlianku.

Aku pikir aku masih mencintai suamiku...

Tidak mungkin.

Tidak mungkin!

Dasar gila. Apa yang membuatnya marah?

Dia pasti syok karena wajan ini.

Ketika dia pertama kali datang ke restoran ini...

...dia membawa ini bersamanya...

...dalam pelukannya seperti menggendong bayi.

Aku punya kebiasaan yang bisa membuat orang cemas.

Aku menyadari itu.

Jadi kau sudah tahu.

- Maaf? - Bukan apa-apa.

Pergilah. Aku bisa atasi ini.

Kau bisa pergi.

Aku akan membantumu.

Tidak. Ini tugasku. Aku akan mencucinya.

Pergilah. Aku tidak ingin kau membantuku.

Tetap saja..

Biar aku saja yang melakukannya!

Aku tidak akan memakanmu atau apapun!

Biar aku saja.

Ini lezat.

Poong harus menggunakan daging yang terbaik.

Nyonya.

Buka mulut anda.

Geok Jeong. Cobalah...

...memanggilnya "Bibi".

- Maaf? - Jika Poong mendengarmu,

kita semua akan dipecat.

Kau tidak boleh memanggilnya "Nyonya".

Dia benar. Cobalah.

Aku tidak berani...

Kau tidak boleh makan jika kau tidak memanggilnya "Bibi".

Ucapkan jika kau mau makan daging.

"Bibi".

Bibi.

Ada apa?

Bibi yang cantik.

Anda pandai mencuci piring.

Cantik apanya. Keraskan suaramu.

Bibi! Cepat cuci piringnya!

Bibi!

Apa anda mencucinya atau cuma menyentuhnya?

Ini sangat berminyak. Apa yang anda lakukan?

Anda sangat lambat.

Seharusnya kami menyewa sloth sebagai gantinya.

Kamu sangat menakutkan.

Aku tidak akan sekeras itu.

Itu hanya latihan.

Aku akan melupakannya.

Tolong berikan aku sebotol bir.

Baik.

Lihatlah dirimu. Apa yang terjadi?

Apa kalian tahu apa yang bos kita lakukan untuk orang ini?

"Jangan meletakkan tanganmu pada chefku."

Kemudian dia memukul Yong Seung Ryong sampai dia setengah mati.

Apa yang dia lihat dalam dirinya?

Tidak bisakah kau melihat kami? Kenapa kau mengabaikan kami?

Berhenti mengabaikan kami.

Kau tidak pulang dan minum sampai larut.

Apa istrimu tidak merengek padamu?

Tinggalkan aku sendiri. Pulanglah, kalian para preman.

Bagaimana istrimu memiliki kepribadian sepertimu?

Hentikan!

Hei.

Aku minta maaf tentang...

...berteriak kepadamu sebelumnya.

Tidak apa-apa. Terus lanjutkan teriakan itu kepadaku.

Aku menyukainya karena kedengarannya kau tidak sedang menyukaiku.

Itu terlihat seperti kau membenciku.

Aku tidak cukup baik untuk menolakmu.

Tapi aku menyakiti harga dirimu dan mengabaikanmu.

Berteriaklah terus padaku dan arahkan jarimu ke arahku.

Aku menyukai apa yang kau lakukan sebelumnya.

Berteriaklah padaku lebih keras. Kalau perlu sumpahi aku juga.

Baik...

Aku benar-benar...

berhenti menyukaimu.

Jadi kau tidak perlu merasa tidak nyaman.

Tentu saja tidak.

Tapi...

...apakah kau benar-benar tidak merasa kesal? Bahkan tidak sebesar ini?

Bahkan sedikitpun?

Tidak sedikit pun.

Baik.

Jika kau mengalami kesulitan, Kau bisa bergantung...

...dan bersandar padaku kapan saja, oke?

Aku akan bekerja untuk membayarmu sesegera mungkin.

Pelan-pelan saja.

Aku tahu kau sedang sakit.

Sudah kubilang, aku tidak sakit.

Aku tidak sakit.

Aku mau pulang.

Matikan kompornya setelah 30 menit.

Bye.

Jangan bicara selembut itu. Silahkan berteriak padaku.

Baik.

LU PULANG SONO!!!!!!

Good.

Aku bodoh sekali.

- Aigoo. - Bos.

Jika kau hidup, aku akan hidup

Aigoo.

Aku pasti sudah gila.

Aku meninggalkan ponselku di...

Maeng Dal.

Itu benar. Kami baru saja minum...

...dengan Poong di kios jalanan.

Sampai jumpa besok.

Dia terlihat seperti penyihir jahat bagiku.

Tapi bagi anda dia adalah seorang peri.

Diam.

Minum...

Kau tidak boleh minum dengan gips.

Begini caramu melakukannya?

Seperti ini?

Pergi.

Chef, bisakah kau datang bekerja lebih awal besok pagi?

Kenapa?

Aku ingin berlatih...

...dengan wajan dan centong sebelum kita buka.

Kau yang pegang wajan. Aku yang pegang centong.

Ayo lakukan yang terbaik mulai besok.

Tolong pergilah dari hadapanku.

Tapi...

Kau tidak boleh terlalu banyak minum ketika kau memiliki...

Aiss.

Kau siapa berhak mengatakan itu?

Jangan minum terlalu banyak dan segeralah pulang.

- Diterjemahkan oleh Chals 1703 - Chals 1703

Lakukan seperti ini...

Dia adalah seseorang yang tidak bisa aku cintai.

Dia bilang dia masih mencintai suaminya.

Kau bodoh.

Akan terus kupakai.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left