The first 200 lines.
"Episode 67"
- Gun! - Bi San Ha.
Bi San Ha.
Gun.
Buka! Buka pintunya!
Buka! Buka pintunya!
Kamu pasti takut.
Maaf butuh waktu lama untuk menemukanmu.
Kemari.
Gun, ini ibumu.
Ibu yang melahirkanmu.
Bi San Ha.
Maaf.
Aku minta maaf.
Aku merindukanmu.
Aku amat merindukanmu.
Putraku, Gun.
Dasar...
Kamu sudah gila?
Siapa kamu berani mengangkat Nam Joon menjadi CEO baru kita?
Ayah, aku...
Direktur Song, yang awalnya mengusulkan mengangkat Nam Joon...
Ayah tahu dia pengikut setiamu.
Kamu kira ayah bodoh?
Kamu yang menyuruh Jaksa Cha Dong Min,
anak buah Perdana Menteri Cho, membebaskan Nam Joon.
Sayang. Kamu bahkan menodong Nam Joon dengan senapan.
Jadi, kenapa kamu tiba-tiba mendukungnya
dan menjadikannya CEO? Kenapa?
Katakan kepada kami!
Kenapa kamu tiba-tiba berbalik
dan malah menyerang kami?
Maaf, Ayah.
Aku tidak berhak mendapatkan pengampunan dari Ayah.
Aku sudah membunuh
Do Kyung.
Apa?
Akulah
yang membunuh Do Kyung.
Jangan menangis.
Jangan menangis, Bi San Ha.
Soo Ho.
Bolehkah aku
memelukmu?
Ya.
Maaf.
Aku amat merindukanmu.
Putraku.
Apa maksudmu
kamu membunuh Do Kyung?
Hei, apa ayah salah dengar?
Lima tahun lalu, kecelakaan mobil Do Kyung...
Sebenarnya, aku yang menyewa sopir truk
untuk mengintimidasi Esther.
Begitulah kecelakaan itu terjadi.
Sayang.
Sebenarnya,
aku menyewa sopir truk
untuk menakuti Esther
agar dia menjauhi Do Kyung. Itu saja.
Aku
tidak tahu Do Kyung akan ada di mobil itu.
Orang yang mengutus sopir truk itu adalah
kamu?
Lantas,
bagaimana dengan sopir truk yang memberi pernyataan
bahwa Esther mau bunuh diri?
Esther...
Wanita licik itu
memberi Soo Ho wajah anak kita dan menipu kita
selama lima tahun. Dia harus membayar perbuatannya
terhadap kita.
Ae Ra!
Tapi Nam Joon
mengetahui semua ini.
Bahwa aku menyewa sopir truk
dan menyebabkan kematian Do Kyung.
Nam Joon mengancamku, Ayah.
Dia mengancammu?
Katanya dia akan memberi tahu kalian berdua.
Dia mengancam akan memberi tahu semua orang
akan perbuatanku.
Itulah alasanmu membuat Nam Joon dibebaskan
dari Kantor Kejaksaan
dan menjadikannya CEO?
Tolong maafkan aku.
Jadi,
Nam Joon mengancam membeberkanmu atas kecelakaan Do Kyung
sehingga kamu memakai jabatan CEO
untuk bersepakat dengannya?
Ayo pulang, Gun.
Nenek, Kakek, dan Bibi Seul Ha
semua menanti.
Tapi namaku bukan Gun.
Namaku Chan.
Gun.
Namamu awalnya Gun.
Aku yang memberikan nama itu.
Akan kujelaskan nanti.
Apa yang kalian lakukan di rumahku?
Letakkan dia sekarang juga.
Kemari.
Serahkan Chan.
Dia putra kami, Gun kami.
Kami akan membawanya. Minggir.
Kalian pasti bingung.
Kalian tidak berhak membawa dia.
Tinggalkan dia di sini
dan kembalikan bibiku.
Kami bilang, minggir.
Kalian maju selangkah lagi
makan akan kulaporkan kalian atas penculikan.
Silakan. Laporkan kami.
Tapi siapa yang akan lebih rugi jika kita ke pengadilan?
Bukankah itu adopsi ilegal?
Ayo.
Jangan polisi.
Aku nanti ditahan lagi.
Kumohon.
"Wakil Pimpinan Park Gang Chul"
Ada apa?
Aku yakin Anda menelepon bukan untuk menyelamatiku.
Sekarang?
Pimpinan.
Kenapa Anda mau menemuiku?
Benarkah kamu mengancam ibunya Do Kyung
untuk menjadikanmu CEO baru?
Apa Bu Cho
bilang begitu?
Kamu memang mengancamku.
Katamu kamu tahu aku menyewa sopir truk dan membunuh Do Kyung
serta aku harus melakukan perintahmu
jika aku tidak mau keluargaku tahu.
Apa ini harga jabatan CEO?
Kamu mau memanfaatkanku untuk mengubur
perbuatan jahatmu?
Jawab.
Hanya itu cara menjelaskan aku mengangkatmu menjadi CEO.
Hanya itu cara aku bisa mendukungmu
tanpa mereka tahu bahwa kamu anakku.
Benar.
Aku mengancam Bu Cho.
Sungguh?
Kamu...
Kamu!
Aku yakin
aku lebih dari mumpuni untuk menjadi CEO.
Aku mendedikasikan hidupku
untuk membantu Aura bertumbuh,
tapi malah mau dicampakkan.
Aku harus mencari cara untuk bertahan.
Dasar licik.
Bagaimana bisa kamu bilang begitu kepada kami?
Kami membesarkanmu seperti keluarga sendiri!
Anda menganggapku keluarga?
Tidak!
Setidaknya
bagi Bu Cho, aku budak keluarga ini.
Aku tidak lebih dari tongkat
yang akan dibuang jika sudah tidak berguna.
Apa aku salah, Bu Cho?
Nam Joon,
inikah jati dirimu yang sesungguhnya?
Lepaskan aku.
Pimpinan.
Katakan yang mau Anda katakan.
Jika Anda amat menginginkannya,
aku akan memberi tahu seluruh dunia
perbuatan Bu Cho. Akan kuberi tahu semua orang!
Serta
usir aku untuk selamanya
jika Anda bisa.
Nam Joon, kamu... Beraninya kamu.
Ayah, tolong aku.
Setidaknya demi No Ah,
keturunan Do Kyung satu-satunya. Kumohon, Ayah.
Diam!
Ayah.
Keluar dari sini sekarang juga.
Kamu juga, Ae Ra!
Itu pasti sakit.
Ini bukan apa-apa.
Bu Cho.
Anda lebih berani dari dugaanku.
Anda mengaku sebagai penyebab kematian Do Kyung.
Saat Anda menuduhku mengancam Anda,
aku berniat membeberkan kebenaran.
Aku sempat bimbang.
Apa?
Bahwa aku anak Anda
dan itulah alasan Anda menjadikanku CEO.
Jaga mulutmu.
Kamu mau membunuh kita berdua?
Suka atau tidak, kita sepihak.
Bisakah Anda mengendalikan kebencian
yang dimiliki keluarga ini terhadap Anda
karena menyebabkan kematian Do Kyung?
Aku bisa menahannya
karena Aura akan menjadi milikku.
Itu harus menjadi milik kita,
No comments yet. Be the first to leave one.