The first 200 lines.
"Semua karakter, organisasi, tempat, kasus dan insiden"
"Dalam drama ini adalah fiktif"
"New Beyer 4"
Buku dan lagu yang kamu latih.
Kamu meninggalkannya.
Sebenarnya, ini hanya alasan.
Aku datang karena aku ingin minta maaf.
Maaf karena
mengomentari cintamu padahal aku tidak tahu apa pun.
Terima kasih sudah meminta maaf.
Tapi
aku tidak bisa meminta maaf karena entah bagaimana
bisa berada di tengah kalian berdua.
Itu bukan salahku.
Dan aku tidak bisa meminta maaf karena menyukai Morgan.
Bukan hal yang buruk atau salah menyukai seseorang.
Tapi
mengenai perpisahan kalian.
Aku tidak yakin apakah aku harus minta maaf untuk itu
atau tidak.
Itu seperti kesalahanku,
tapi sepertinya juga bukan.
Jangan salah paham. Seon Woo memberitahuku.
Kamu tidak perlu meminta maaf untuk itu.
Dua orang yang ditakdirkan untuk berpisah
pasti berpisah.
Lagi pula dia menolakku,
tapi perasaanmu kepadanya
tidak akan sirna dalam sehari.
Karena itu
aku tidak bisa menemuimu selama beberapa waktu.
Aku mengerti.
Aku tidak tahu bagaimana semuanya akan berjalan,
tapi baik kamu dan aku
akan merasa bebas kelak, bukan?
Saat kita merasa begitu, mari bertemu.
Untuk makan daging panggang.
Tentu saja.
Kamu menghadiri pemakaman itu.
Aku ingat sekarang.
Kamu terlihat sangat terkejut.
Aku punya hubungan yang dekat
dengan Profesor Yoon.
Anak-anak kami tidak tahu,
tapi istriku memberitahuku.
Bahwa dia punya seorang putra.
Aku tahu.
Aku ingin bertemu denganmu sekali.
Maaf itu harus terjadi pada situasi seperti ini.
Aku selalu bertanya-tanya seperti apa diri Anda.
Ibuku. Apakah Anda sangat mencintainya?
Kamu mengajukan pertanyaan yang sama.
"Apakah orang tua Australia Morgan
sangat mencintainya?"
Dia sering bertanya-tanya.
Aku cukup
dicintai.
Tidak.
Mereka mencintaiku lebih dari yang bisa kuminta.
Aku juga
sangat mencintai istriku.
Dan aku masih mencintainya.
Istriku membawa banyak hadiah
yang dia beli untukmu di Paris.
Aku senang bisa memberikannya kepadamu.
Kamu tidak mengharapkan begitu banyak hadiah, bukan?
Semuanya milikmu, jadi, silakan merasa antusias.
Hadiah pertama adalah sebuah buku catatan dan perlengkapan menulis.
Itu untuk menyelamati awal kamu masuk SD.
Ibu berharap kamu menjadi seseorang
yang dapat mengekspresikan pemikiranmu lewat kata-kata indah.
Hadiah kedua adalah sepasang sepatu kets.
Ini untuk menyelamati awal kamu masuk SMP.
Ibu harap kamu menjadi seseorang yang cukup berani
untuk berjalan di jalur yang tidak familier.
Hadiah yang ketiga adalah jam tangan.
Ini untuk menyelewati awal kamu masuk SMA.
Ibu harap kamu menjadi seseorang
yang tahu cara menghargai waktumu.
Dan hadiah terakhir adalah kacamata hitam.
Ini untuk pacarmu.
Ibu hanya bertemu dengannya sebentar tapi tampaknya dia wanita hebat.
Ibu yakin dia akan bahagia bersamamu untuk waktu yang lama.
Dan Ibu pikir itu akan menjadi hadiah yang bagus untuknya.
Mungkin Ibu terlihat tidak tahu malu,
tapi Ibu berharap kamu mengerti upaya terlambat Ibu menjadi ibumu.
Ibu ingin sekali tahu bagaimana kamu bertumbuh
pada masa-masa Ibu tidak bisa bersamamu.
Dan Ibu selalu sangat menyesal.
Tapi
bahkan selama masa-masa ketika kita terpisah,
Ibu masih mencintaimu.
Tentu saja Ibu masih mencintaimu.
Dan Ibu akan terus mencintaimu.
Ibu mencintaimu, Putraku.
Begitu matahari terbit,
kamu benar-benar akan pergi,
Ji Hwan.
Aku akan memikirkan malam ini setiap kali keadaan sulit di militer.
Malam yang kita habiskan memandang langit.
Aku bertanya-tanya apakah itu akan membantu.
Kita akan saling merindukan.
Aku akan memikirkanmu tiap kali dan mengatasi kesulitanku.
Aku mulai merasa sedih. Hentikanlah.
Menyewa mobil adalah ide yang bagus, bukan?
Ini menyenangkan.
Aku merasa dunia akan kiamat,
dan kita satu-satunya yang selamat.
Kalau begitu, itu menjadikan ini utopia.
Apa kamu ingin berdoa?
Mari berdoa dunia akan kiamat.
Doaku sudah terwujud. Aku berada di samping orang yang kucintai.
Tapi aku tidak akan bisa tinggal di sampingmu.
Aku harus mencari aktor lain.
Ada sesuatu yang ingin kudoakan.
Aku berharap Hyeon akan berhenti menonton drama
yang tidak kubintangi.
Ya, aku harus pergi.
Kupastikan aku tidak terluka.
Sampai jumpa.
Aku sudah merindukan nada deringmu.
Kenapa ada begitu banyak reporter?
Aku tidak tahu kamu sepopuler ini.
Apa kamu superstar?
Bukan.
Pergilah.
Kamu tidak ingin mengumumkan bahwa kamu memacari seseorang
pada hari kamu masuk militer.
- Mereka tidak datang untukku. - Itu Han Min Kyu!
- Min Kyu! - Min Kyu!
Min Kyu, aku mencintaimu!
- Aku akan menunggumu! - Min Kyu!
- Harap minggir. - Aku akan menunggu!
Maaf karena telah menimbulkan kegaduhan.
Aku akan kembali dengan pikiran dan tubuh yang sehat.
Terima kasih sudah datang. Dan maafkan aku.
- Seol Ji Hwan juga datang! - Min Kyu!
Dia Min Jae dari "Ada Apa dengan Ibu Mertuaku?"
Dia Min Jae!
Tidak ada yang tertarik.
Kenapa tidak ada yang tertarik?
Kurasa aku tidak punya pilhan.
Aku harus menciummu.
Apa pun yang orang katakan,
kamu akan selalu menjadi superstarku.
Jadi, jangan terluka, ya?
Aktorku.
Bagaimana jika melaporkannya ke pers?
Ini topik panas.
Jika mereka mendapati bahwa pemerintah akan memiliki wewenang
untuk melihat informasi pribadi masyarakat,
itu akan menimbulkan kontroversi besar.
Ya, aku tahu.
Tapi bagaimana jika itu menjadi lepas kendali?
Jika kita ingin menghentikannya, itu harus menjadi isu.
Tammy, kita tidak punya bukti.
Kita tidak punya dokumen atau rekaman
untuk membuktikan bahwa pemerintah meminta kita memberi mereka wewenang
atas informasi pribadi masyarakat.
Apa kamu pikir pers akan menulis artikel berdasarkan info dari kita?
Mereka akan melawan Rumah Biru.
Aku menjadwalkan debat mengenai
kebijaksanaan pengaturan mandiri internet.
Akan diakan dalam dua hari pukul 15.00.
Akankah Unicon hadir?
Aku meminta mereka menghadirinya apa pun yang terjadi.
Tapi aku tidak yakin mereka akan datang.
Scarlett.
Mari kita rahasiakan debat ini.
Hal terpenting adalah Unicon dan Barro
harus memiliki pendapat yang sama tentang ini.
Jika Barro mengklaim pemerintah memaksa kita memberi mereka wewenang
atas informasi pribadi masyakarat,
dan Unicon memihak pemerintah
dan mengklaim bahwa bukan itu interpretasi mereka,
isu ini tidak akan berkaitan dengan keadilan lagi.
Itu akan menjadi isu politik.
Dan masalah terbesar adalah kita tidak punya waktu.
Kalian berdua sudah lama mengenal Bu Song.
Menurut kalian apa yang akan dia putuskan?
Kami berdua memiliki pandangan yang berbeda
tentang Song Ga Gyeong.
Aku berniat menelepon,
tapi kupikir kamu tidak akan menjawabnya.
Dan kamu akan melarangku datang.
Apa kamu baik-baik saja?
Aku datang untuk memberitahumu betapa bersyukurnya aku.
Di rumah duka,
jika bukan karena kamu,
aku tidak akan bisa mengucapkan selamat tinggal.
Terima kasih untuk itu.
Ibuku pergi berlibur ke Paris.
Aku memberitahukan dia hal ini
saat kami bertemu sebelum dia pergi.
Wanita yang dia lihat bersamaku di pasaraya
sebenarnya adalah pacarku.
Aku merasa bersalah mengatakan itu tanpa persetujuanmu,
tapi kini aku tidak menyesalinya.
Hanya itu
yang tidak kusesali.
No comments yet. Be the first to leave one.