The first 200 lines.
BADAN PERFILMAN, MEDIA PERS, RADIO & TV
HUAYI BROTHERS PICTURES
SHANGHAI FILM GROUP
WANDA PICTURES
BAD RABBIT PICTURES
EASY PRODUCTION
terjemahan broth3rmax
Duoduo!
Duoduo!
Duoduo!
Duoduo!
Duoduo!
Duoduo!
Duoduo!
Duoduo!
YANG HILANG, YANG DITEMUKAN
Kita ketemu lagi.
Kenapa kau tak bilang apa-apa pada kami waktu itu?
Apa kau punya fotonya Sun Fang yang jelas?
Bocah itu dan pengasuhnya menghilang di siang hari.
Kenapa kau mencarinya malam-malam?
Siang hari aku lagi kerja.
Kau lagi sibuk?
Lalu kenapa kau melaporkan info palsu?
Saat seorang anak hilang,
radius pencarian kami 100 km di jam pertama.
200 km di jam kedua.
3 jam setelahnya, kami harus perluas sampai 500 km.
Saat ini sudah berlangsung 10 jam.
Menurutmu kami harus bagaimana?
Itu anakmu sendiri,
lalu kau tak begitu khawatir, begitu?
Bisakah kau periksa rekaman CCTV di kota ini?
Semua CCTV di kota ini?
Apa kau tahu itu butuh waktu berapa lama?
Semua uang dalam rekening ini sudah ditarik.
Aku bisa mendengar tangisan Duoduo,
dan tangisan Sun Fang saat itu.
Seni ilusi, pernah dengar?
Kau butuh sesuatu?
Hey, apa yang kau lakukan? Sudah!
Katakan, kau apakan Duoduo!
Dimana kau sembunyikan dia? / Tenanglah!
Kau bawa kemana dia? / Ini kantor polisi, mohon tenanglah.
Tenanglah.
Dia sama si pengasuh itu bersekongkol. Mereka memang berencana menculik Duoduo dari kami!
Sebelumnya aku ke rumah mereka,
si pengasuh itu tak membolehkan aku masuk!
Apa penjelasanmu?
Kata Sun Fang dia menungguku pergi
untuk membawa Duoduo, maka kusuruh Sun Fang melarang dia masuk rumah.
Itulah sebabnya kubilang mereka bersekongkol!
kalau tidak si pengasuh itu tak akan berani perlakukan aku begitu!
Tak percaya kau lakukan ini atas nama hak asuh!
Kau ini ibunya! Bisanya kau lakukan ini?
Aku ingin cucuku kembali!
Kembalikan cucuku! / Li Jie!
Bisanya kau berbuat ini!
Aku tahu, ini sia-sia.
Aku salah dalam menilai.
Tapi mohon, percayalah soal ini.
Sun Fang-lah yang membawa Duoduo.
Tingkat alkohol dalam darahnya tak sampai 0,2%. Itu tak termasuk mabuk saat menyetir 'kan?
Kita masih harus lakukan sesuatu.
Terima kasih.
Para polisi itu, terutama Petugas Liu, cukup menjengkelkan.
Dia terus-terusan tanya soal hak asuh.
Kujelaskan saja semua padanya.
Memang apa maunya dia?
Kenapa mereka mencurigai tindakanku?
Jie,
katakan apa yang ada di benakmu.
Jujur saja tak akan rugi kok.
Makin kau menahannya, perasaanmu akan makin kacau.
Lalu menurutmu
aku menculik anakku sendiri, begitu?
Dalam perebutan hak asuh,
apapun tindakanmu, kau harus menahan kendali terhadap anak itu.
Menyembunyikan anak terkadang taktik sebagai tindakan terakhir.
Di saat lawanmu merebut kendali atas si anak,
kau dalam posisi pasif.
Kaulah yang pernah bilang begitu padaku.
Oh ya,
kabar lainnya...
Zhu Min masih di rumah sakit.
Mereka bilang dia belum terhindar dari bahaya.
Aku ke toilet dulu.
Aku ikut. / Disini saja.
SEHARI SEBELUMNYA
Duoduo, jangan naik-naik meja.
Tadi malam aku muntah dimana? / Sudah kubersihkan.
Kenapa kepalamu?
Cuma kebentur.
Duoduo, kenapa kau lempar-lempar kaos kakinya ke lantai?
Mm, hati-hati ya.
Sini, kupakaikan kaos kakinya,
atau nanti kau kedinginan.
Udah.
Terima kasih.
Nyonya. / Duoduo, ibu berangkat kerja dulu ya!
Sini peluk ibu. Sini.
Kemari, sayang.
Sini bilang selamat jalan sama ibu.
Lihat hidungmu ingusan.
Duoduo, itu jorok ya.
Tak apa, balita memang tak paham jorok.
Bukankah sudah kubilang jangan berlarian telanjang kaki?
Duoduo, sini.
Sekarang, dengarkan ibu. Jangan usap hidungmu ke baju orang lain.
Itu namanya tak sopan. Mengerti?
Ya kamu mengerti.
Bilang selamat jalan sama ibu.
Dah, ibu. / Anak pintar.
Nyonya.
Nyonya, aku ingin mengatakan sesuatu.
Nanti saja kalau aku sudah pulang.
Halo?
Tak mungkin. Makin wanita itu berusaha, makin buruk baginya.
Ya, pasti.
Memang bagaimana dirimu membesarkan anak tanpa uang jaman sekarang?
Tentu saja aku punya ide.
Telah kuhabiskan 300.000 per tahun untuk merawat dia, dan itu semua memang tanggung jawab dukungan.
Pengajuan penggugat bahwa dia berhenti kerja setelah menikah.
Dia tak punya pendapatan.
Meskipun
dia mampu cari makan sendiri,
tak ada jaminan dia bisa mendukung atau memberikan biaya pendidikan anaknya.
Selain itu, aku temukan hal lain yang kayaknya bagus untuk kasus kita.
Kau akan tahu sebentar lagi.
Berdasarkan sumber pendapatan, ada beberapa poin yang ingin kami catat.
Satu, 4 tahun lalu penggugat mengundurkan diri dari pekerjaannya
karena dia mengetahui bahwa dia hamil. Dan ingin fokus membesarkan anaknya.
Dua, penggugat Zhu Min lulus dari Universitas Jingcheng Teknologi.
Dia mendapat gelar sarjana, dan dia sungguh mempu cari pekerjaan lainnya.
Ada poin lain yang perlu kutekankan.
Kedua pihak yang bercerai, karena terdakwa selingkuh.
Yang Mulia, disini saya punya salinan
catatan diagnosa kesehatan
kejiwaan penggugat. Sejak tahun 2013,
penggugat sudah dirawat beberapa kali.
Kami punya alasan yang cukup
meragukan kemampuan dia untuk membuat keputusan, juga kondisi kejiwaannya.
Apa yang kau bicarakan?
Saat itu... aku hamil!
Dan kuketahui dia selingkuh!
Tak perlu bicara denganku, Tn. Wang.
Aku juga harus mengingatkanmu
untuk selalu menjaga anak itu setiap waktu.
Sebaiknya bawa pergi anak itu untuk beberapa lama.
meskipun penggugat mendapat keputusan pengadilan
jika dia mau bawa anak itu, pengadilan akan susah memaksa lepas dari ayahnya.
Baiklah, kita nanti bicarakan lagi.
Oke, dah. / Belum kesini.
Tian Ning ingin mengajukan banding.
Kuduga dia akan begitu.
Aku akan bicara dengannya.
Li Jie,
dengan masalah pada poin ini,
kurasa kau harus coba pendekatan lembut.
Pergilah temui suamimu... mantan suami maksudku...
dan cobalah kerjasama. Tak perlulah samapi pengadilan.
Kalau tidak ini akan merepotkan bagi kita berdua.
Bagaimana menurutmu?
Maafkan aku, aku ada janji.
Kau seorang pengacara,
tapi kau juga seorang wanita. Bisanya kau ucapkan kata-kata itu?
Bayanganmu berlebihan. Ini cuma kebetulan saja bila suamimu adalah klienku.
Tugasku disini adalah memenangkan kasus ini.
Hanya itu saja.
Aku telah korbankan segalanya demi anakku!
Ny. Zhu,
secara pribadi, kusampaikan simpatiku,
namun gugatan hukum prosesnya rumit.
Hukum tak memihak yang kuat tanpa alasan
atau melindungi yang lemah tanpa alasan.
4 tahun lalu, saat kau berhenti kerja, harusnya kau sudah tahu ini bakal terjadi.
Sama sepertimu, aku juga punya anak.
Aku juga urus kerjaan juga rumah.
Justru karena aku tak mau berakhir seperti dirimu sekarang.
Mohon cobalah mengerti.
KANTOR BAGIAN PERALATAN PERUMAHAN
Apa Tian Ning ada? / Tak ada disini, masuk dan duduklah.
Aku tunggu di luar saja.
Nomor yang anda hubungi sedang sibuk.
Duoduo!
Duoduo!
Kau cepat pulangnya!
Ibu.
Ibu masih ada urusan nanti malam, baru bisa pulang saat makan malam bareng Duoduoku.
Bagaimana?
Kamu beruntung kami baru beli ikan lele hari ini.
Sini, biar kugendong. / Tak usah, biar kugendong saja.
Sun Fang,
pasti lagi menstruasi, keliatan dari celanamu.
Jangan cemas, sini kututupi.
Lagi sibuk?
Apa yang kau inginkan? / Jangan mengujiku.
Jika kita ke pengadilan, mereka akan tahu kau di pihak yang bersalah.
Aku tak meninggalkan apa-apa kecuali baju buatmu.
Aku juga punya pengacara.
No comments yet. Be the first to leave one.