The first 151 lines.
Akhirnya, inilah hari pertamaku di JAXA.
Mu, selamat pagi.
Yo! Kenji, selamat pagi.
Mu, sepertinya perayaannya masih berlangsung.
Hah?
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Aku tak bisa lagi ingat
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
apa yang ingin kulupakan
Saat kuintip melalui teleskop
Aku sadar dunia kita ini kecil
Hanyalah sekeping dari alam semesta
Ini bukan sekali saja
Kita akan berjalan bersama
Saat kita melewati awan itu,
kita akan menggenggam dunia di jari kita
dan mengingat kembali yang telah kita lupa
#39 Ilusi Bulan
#39 Ilusi Bulan
Saya sedang berdiri di Marunouchi, Tokyo, dengan ditemani sakura di mana-mana.
Dan saat ini, JAXA, Agen Penjelajahan Luar Angkasa Jepang, akan mengadakan upacara penyambutan.
Tahun ini, kita memiliki lima astronot baru, jadi awak media sudah mengerumuni Marunouchi.
Musim semi.
Hah?
Salah satu dari mereka, Mutta Nanba, sangat menarik banyak perhatian.
Dia adalah kakak dari Hibito Nanba, astronot yang sedang berada di bulan.
Negeri ini menyaksikan dua kakak beradik dari Jepang yang menjadi astronot untuk pertama kalinya.
Nah, selamat atas kelulusannya dan selamat datang di JAXA.
Tahun ini, kita mendapatkan 34 pegawai baru.
Lima dari mereka adalah kandidat astronot.
Dengan melihat ke depan, robot akan menjadi begitu penting bagi penjelajahan luar angkasa,
contohnya saat kita mencoba menciptakan hunian di bulan dan Mars.
Ini dia upacara penyambutan JAXA.
Biasa sekali.
Malah agak lucu.
Lima orang dari kami dulunya punya pekerjaan yang berbeda,
dan mungkin saja takkan pernah bertemu.
Tapi sekarang, kami semua pegawai JAXA.
Aku senang sekali jadi penggemar luar angkasa.
Apa kaulihat kakaknya Hibito Nanba?
Ya, lihat.
Dia tak kelihatan seperti astronot.
Aku tertarik pada Itou.
Aku lebih suka Kitamura.
Aku akan minta foto.
Ah, aku juga.
Semua orang sudah pergi kecuali lima astronot itu.
Baiklah.
Baiklah, semuanya.
Direktur Nasuda akan memberikan sambutan untuk kalian.
Hei, semuanya.
Aku adalah Nasuda yang terkenal.
Salam.
Selamat sudah berhasil ada di sini.
Seorang guru yang terkenal pernah berkata kalau huruf "orang" menggambarkan
betapa kita saling mendukung satu sama lain.
Tapi, saat aku masih jadi murid,
aku tanya penjelasannya.
Aku yakin kalian sudah merasakan itu sekarang.
Apa ini gambaran dua orang yang saling mendukung?
Bagaimana?
Kalian bisa lihat yang satu menahan seluruh bebannya!
Ya, 'kan? Ya, 'kan?
Intinya, yang ingin kukatakan bahwasanya manusia tak saling mendukung!
Ada orang yang memberikan dukungan,
dan yang lain memerlukannya.
Kebanyakan pegawai JAXA memberikan dukungan di sini.
Kalian para astronot
ada di sini.
Kalianlah yang akan menanjak
ke luar angkasa.
Kami hanyalah landasan pacu.
Tapi kami akan memberi apa pun yang dibutuhkan untuk mengirim kalian ke luar angkasa!
Hore, berhasil!
Bagus aku memikirkan pidato dulu dari tadi.
Aku banyak bicara hari ini.
Aku harus memberi penghargaan pada diriku.
Bagus sekali.
Itu baru direktur.
Selanjutnya, kita kedatangan tamu kejutan hari ini,
yaitu astronot yang datang dari Houston.
Astronot veteran Sansei Murasaki.
Benarkah?
Hah? Murasaki mana?
Ah, dia tak ada?
Aku di sini.
Sudah lama tak bertemu.
Aku Sansei Murasaki!
Wah, selamat!
Selamat! Selamat!
Selamat!
Aku tahu kalian berlima akan berhasil!
Termasuk kau, Nanba!
Murasaki.
Bercanda!
Selamat!
Jahat.
Nah!
Ayo kita langsung saja.
Sebagai veteran, ada yang ingin kuberi tahu.
Ah!
Pesanku yang dalam...
Kandidat Astronot
Kandidat Astronot
Seperti yang kalian tahu, secara resmi,
kalian masih disebut kandidat astronot.
Untuk bulan selanjutnya, kalian akan tetap di Jepang
untuk menjalani latihan dan orientasi.
Biasanya, nanti ada perkenalan dan belajar di kelas.
Setelah itu, kalian akan latihan di NASA.
Mungkin selama satu setengah sampai dua tahun.
Setelah itu, kalian baru akan dianggap
sebagai astronot sungguhan.
Selama latihan, kalian akan tahu banyak hal.
Kalian ingat kaki pendukung yang diperumpamakan oleh Tuan Nasuda barusan?
Kalian akan belajar banyak soal orang yang mendukung ini.
Membutuhkan ratusan orang untuk mengirim satu astronot ke luar angkasa.
Sebagai balasan dukungan yang mereka berikan,
kewajiban kita adalah memikul harapan dan impian mereka.
Itulah tugas kita.
Baik!
Aku suka sekali!
Aku jadi berapi-api!
Tunggu aku, Hibito.
Aku pasti akan segera menyusul!
"Menghilang"?
Ya, tiba-tiba kami kehilangan sinyal dari penggali tak berawak, Gibson.
Saat ini, kami tak tahu dia sedang bergerak atau tidak.
Hal ini terjadi di dekat daerah kau melihat kilatan itu.
Jadi begitu.
Kalau begitu,
Damian dan aku tinggal mencari Gibson dan memperbaikinya?
Begitulah kemungkinannya.
Kalau kerusakannya terlalu berat, kalian harus bawa kembali ke markas.
Baik, laksanakan.
Oke.
Sudah beres.
Baiklah, kami pergi dulu.
Kalau ketemu, akan kuhajar Gibson itu.
Aku titip dua pukulan.
Jangan sampai rusak, ya.
Butuh waktu lima menit untuk sampai ke sana?
Ya.
Ini sudah satu minggu lagi.
Tiga puluh menit perjalanan ke bulan dalam Happy Moon Night!
Malam ini, kami akan membawa Anda ke permukaan bulan lagi.
Dua orang ini
akan menjadi pemandu kita.
Selamat malam, aku Buddy Waters.
No comments yet. Be the first to leave one.