Season 2

Release info

那片星空那片海第二季 The Starry Night, The Starry Sea Season 2 E 24
那片星空那片海第二季 The Starry Night, The Starry Sea Season 2 E 25
那片星空那片海第二季 The Starry Night, The Starry Sea Season 2 E 26
那片星空那片海第二季 The Starry Night, The Starry Sea Season 2 E 27
那片星空那片海第二季 The Starry Night, The Starry Sea Season 2 E 28
那片星空那片海第二季 The Starry Night, The Starry Sea Season 2 E 29
那片星空那片海第二季 The Starry Night, The Starry Sea Season 2 E 30
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[EPISODE 24-30] Follow IG: @sultan_khilaf_sub dan kunjungi www.sultankhilafsub.wordpress.com ^^

Tags

other
Published on: 2017-11-29
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 195 lines.

Malam Berbintang, Lautan Berbintang Bagian 2

Kenapa Yang Mulia harus melakukan ini?

Sejak jaman dulu, sulit memenuhi kebenaran dan cinta pada saat yang bersamaan.

Luka dari pedang tulang ikan adalah caraku untuk memenuhi cintaku.

Luka dari tusuk rambut ini untuk kebenaran.

Maka ini artinya bahwa

Aku sepertinya sudah menunaikan kewajiban cinta dan kebenaran.

Tetapi jika dipikirkan dengan seksama,

Aku sepertinya tidak sesungguhnya memenuhi apapun.

Yang Mulia, kau terlalu khawatir berlebihan.

Tindakanmu hari ini pasti akan bisa

menimbulkan perdamaian antara manusia dengan duyung.

Aku harap begitu.

Yang Mulia, maafkan aku. Aku hanyalah orang kasar.

Dalam melakukan hal seperti ini, aku tidak mampu untuk tidak ceroboh.

Jin Lin,

Luka luarku sakit,

tetapi luka hatiku

terasa lebih baik.

Untuk luka di tubuhmu,

Aku bisa membantu membalutnya dan akan segera sembuh.

Tetapi untuk luka hati,

Aku tidak bisa membantumu.

Aku takutnya bahwa luka hatiku ini

tidak akan pernah bisa sembuh.

Meminjam sungai dan lautan untuk bertanya,

karena mereka sangat mirip dengan cinta kita. (Artinya: goncangan datang dan pergi dalam sekejap, meninggalkan kerinduan seluas lautan)

Aku membencimu karena tidak setia dan menghilang begitu saja tidak seperti arus sungai,

kerinduanku lebih dalam dari lautan. (bagian kedua dari puisi ini adalah balasan dari gadis itu)

Tidak bertemu lagi selamanya.

Tidak saling memikirkan selamanya.

Tidak saling mencintai selamanya.

Tidak saling menunda selamanya.

Ah Li..

Yang Mulia, aku Cai Lan.

Dachun! Buka seguci anggur!

Baiklah!

Enak.

Lu Li sudah kembali!

- Lu Li! - Apa kabar?

Apakah kau baik-baik saja?

Aku tahu bahwa kau akan baik-baik saja.

Waktu itu Wu Julan hanya cemburu, itu sebabnya dia menculikmu.

Seperti pepatah lama, 'Memukul itu manis, dimarahi adalah cinta. Jika tidak ada memukul atau marah diantara kalian, itu yang aneh.'

- Bukankah begitu, Yin Hu? - Berhentilah berbicara.

Aku mengerti, ini namanya praktek standar.

Setelah penculikan mempelai waktu itu, kalian berdua sekarang pasti...

Berhentilah berbicara.

Apa yang tidak bisa dikatakan? Ini hanyalah masalah kecil.

Jika kau tanya aku, siksaan yang kalian berdua lalui akhirnya berbuah.

Kapan kalian akan mengundang kita minum anggur pernikahan?

Ma Dachun, jika kau tidak tahu masalahnya lebih baik diam saja!

Lu Li.

Ada apa?

Kau sungguh cerewet.

Lu Li, Dachun kami tidak tahu tentang masalah ini jadi bicara sembarangan.

Jangan masukkan kedalam hati.

Tidak apa-apa.

Setelah itu, apa yang dikatakan Yang Mulia padamu?

Kita berdua sepakat untuk tidak berperang antara manusia dengan duyung.

Kita juga setuju untuk tidak bertemu lagi dalam kehidupan ini.

Dia tidak tahu bagaimana bicara dengan baik tetapi tidak kusangka bahwa dia akan mengatakan hal seekstrim itu.

Ini bukan salahnya.

Takutnya inilah akhir yang terbaik untuk kita.

Lu Li, kau harus menjaga dirimu.

Jika ada sesuatu yang ingin kau katakan, datanglah mencariku dan Dachun.

Jangan berpikiran sempit.

Ini..

Lu Li, maaf ya. Aku tidak tahu bahwa kau dan Wu Julan sudah..

Juga jangan bersedih. Seperti pepatah tua,

' Ada bunga-bunga di seluruh dunia.

Kenapa harus menempel pada satu duyung?'

Ma Dachun, kau sungguh..

Lu Li, Dachun hanya menganggap dirinya pintar dan berbakat.

Tetapi sebenarnya dia tidak tahu cara berbicara sama sekali. Jangan pedulikan dia.

Aku datang hari ini untuk memberitahu kalian bahwa aku baik-baik saja.

Jika tidak ada hal lain, aku pulang dulu.

Aku tidak akan mengganggu bisnis kalian lagi.

Kalau begitu hati-hati pulangnya.

- Hati-hati. - Ayo pergi.

Itu.. sering-sering datang ya!

Aku dengar beberapa hari yang lalu, di hari pernikahan Ajudan, mempelai wanitanya diculik oleh duyung.

- Ada hal seperti itu? - Sungguh.

Aku melihatnya sendiri.

Aku mendengar bahwa orang yang menculiknya adalah duyung. Apakah itu benar?

Nona Lu ini sepertinya memiliki hubungan tidak jelas dengan duyung itu.

Jika aku, aku juga akan memilih duyung.

Aku mendengar bahwa mereka sangat kuat, berotot, dan tampan.

Sudahlah. Duyung sangat ganas.

Bahkan jika kau berukuran besar, kau tidak akan bisa menanganinya.

Jika aku, Nona Lu ini juga benar-benar.

Dia sudah menikah kepada keluarga Qin.

Kenapa dia masih memiliki rasa cinta kepada seorang duyung?

Keluarga Qin akhirnya harus menderita skandal besar.

Benar..

Aku sungguh memandang rendah jalang mendua seperti itu.

Apa maksud kalian?

Kalian berani ikut campur masalah kediaman Penjabat Pemerintah?

Apakah kalian semua sudah bosan hidup?

Kakak ipar, mari kita lihat kedepan.

Sudahlah.

Masalah seperti ini sekali keluar,

mereka biasanya berkembang saat mereka melihat angin dan semakin menyimpang setelah tersebar.

Ajaran Nyonya memang benar.

Tuan Qin, kau sudah datang.

Ah Li.

Terima kasih atas berkat Tuhan. Kau akhirnya pulang.

Apa yang terjadi setelah itu? Apakah Wu Julan menindasmu?

Semuanya sudah berlalu. Bukankah aku sudah pulang dengan selamat?

Kau memang sudah kembali sekarang, tetapi kau harus berhati-hati.

Seluruh duyung menatapmu dengan pandangan bermusuhan dan memiliki niat jahat terhadapmu.

Mulai sekarang tidak ada lagi yang akan menindasku.

Wu Julan juga tidak akan memperlakukanku seperti itu lagi.

Ini semua salahku yang tidak berguna.

Aku tidak bisa menyelamatkanmu.

Aku hanya bisa melihat kau menderita.

Sisa potongan teh yang kau buat dari penggilingan itu sama besar dan kecil.

Yang kecil sama seperti butiran beras yang halus dan yang besar seperti kastanye air.

Ini pertama kalinya menggiling bubuk teh jadi aku masih belum mendapatkan nilai esensinya.

Pergerakan tanganmu harus seimbang.

Pelan-pelan sedikit.

Benar, seperti ini.

Ming Zhu!

Tuan Lu.

Sekarang orang yang kau cintai sudah kembali, kau sudah tidak memiliki waktu untuk menghibur tamumu.

Kau sudah membantuku mendapatkan Ah Hen kembali.

Aku banyak berutang padamu jadi aku harus menghiburmu dengan baik.

Kalian berdua tunggulah. Aku akan mengambil teh Jinzhou Ciyang koleksi pribadi.

Lu Xiao, apa yang kau rencanakan sekarang?

Apa lagi selain datang ke kedai teh?

Tentu saja, datang untuk minum teh.

Juga sekalian mengunjungi Ming Zhu.

Sebelumnya kita berbincang dengan sangat senang.

Lebih baik kau segera pergi. Jangan paksa aku bertindak.

Aku sudah meracuni Ming Zhu.

Apa katamu?

Jangan panik. Jika kau tidak ingin dia mati keracunan,

kau membutuhkan penawarnya.

Dan aku punya penawarnya.

Seberapa banyak dosis penawar yang akan kuberikan dan kapan akan kuberikan

semuanya tergantung pada penampilanmu.

Kau juga tahu apa yang kuinginkan.

Kesini dan duduklah.

Jinzhou Ciyang adalah teh yang sangat istimewa.

Wangi dan rasanya sangat menyegarkan dan elegan. Ini sungguh membawamu pergi.

Teh sebagus ini sama seperti wanita cantik.

Tuan Lu, kau terlalu berlebihan.

Ah Hen, cepat kesini.

Ya. Hari ini, biarkan kita minum beberapa gelas teh.

Kenapa begitu menahan diri?

Ayah, Ah Li datang menjengukmu.

Aku tidak menyangka setelah aku pergi beberapa hari, Tuan Lu mengalami musibah.

Bukankah itu karena perbuatan para duyung?

Aku mengutuk klan mereka akan musnah dan tidak memiliki keturunan, setiap orang akan mati dengan tragis.

Tuan, beristirahatlah dengan baik.

Aku pasti akan membantumu mencari tabib dan obat untuk membantumu segera sembuh.

Ayah, Ah Li sudah kembali dengan selamat.

Tenanglah dan beristirahatlah.

Mulai sekarang, aku akan memperlakukan Ah Li dengan baik.

Aku pasti tidak akan membiarkannya menderita lagi.

Ah Li, didepan ayah dan ibuku hari ini,

Aku serius memberitahumu bahwa tidak peduli apapun yang terjadi di Gua Biru,

perasaanku padamu tetap sama dan tidak berubah.

Karena suamiku sakit,

biarkan aku menangani semuanya.

Aku ingin melakukan pernikahan ulang.

Mungkin pernikahan kalian akan membawa keberuntungan pada suamiku

supaya dia bisa segera sadar.

Baiklah. Aku akan mencari mak comblang nanti

-dan menyuruhnya memilih hari baik. - Baiklah. - Qin Hao,

Aku tahu bahwa kau baik terhadapku,

tetapi aku sungguh tidak pantas untukmu.

Ah Li..

Setelah apa yang terjadi kali ini, aku tiba-tiba sadar

bahwa aku tidak akan pernah bisa jatuh cinta padamu.

Pernikahan ini untukmu terlalu tidak adil.

Selama di Gua Biru,

Kau berulang kali mengorbankan dirimu untuk menyelamatkanku.

Apakah semua itu palsu?

Kau adalah teman baikku. Aku tidak ingin kau terluka.

Aku berharap kau bisa hidup dengan baik dan bahagia.

Aku tidak ingin kau menjaga wanita yang tidak mencintaimu

dan hidup menderita.

Lu Li, apa maksudmu?

Kau tidak menyukai Hao'er? Kalau begitu kau..

Mungkinkah..

semua gosip itu benar?

- kau sungguh memiliki hubungan tidak jelas dengan duyung itu? - Ibu!

- Qin Hao-- - Ah Li,

Aku tahu apa yang ingin kau katakan.

Tetapi tidak peduli apapun yang kau katakan,

Jawabanku adalah aku akan menunggumu.

Kenapa kau harus begitu?

Aku sudah menunggumu lebih dari 10 tahun. Menunggu beberapa tahun lagi tidak masalah.

Jika kau begini, aku semakin merasa bersalah padamu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left