Release info

Tigress of King River 2002 WEB-DL x264 AAC FMZM
A Commentary by Doyan_Nonton
fmoviez.org

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
Published on: 2019-02-10
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

TAHUN 1786 MASA KEKUASAAN RAJA RAMA I

SUKU MIENWUN DAN MIENMEWUN YANG DIJAJAH

MELINTASI SUNGAI KING DI DEKAT JALUR TIGA PAGODA

- Bawa aku melintasi sungai. Cepat! - Maye. Cepatlah.

DESA BUDAK YODIA DI BURMA BEBERAPA BULAN SEBELUMNYA

Dengarkan ini, semua budak Yoda.

Raja Padung berencana menyerang Bangkok.

Semua pria yang sehat harus ikut berperang.

Pria tua tak berguna boleh tetap di sini.

Siapa pun yang tak mematuhi Perintah Raja ini...

...akan dibunuh beserta keluarganya.

Semua gajah, kuda, lembu, kerbau, dan gerobak...

...juga akan disita.

Jalan!

Untaian tasbih perak ini dari biksu di Yodia.

Ini adalah pemberian ayahku...

...pada masa Raja Boromakod.

Di mana Klom, Mayne?

Dia tertembak dan jatuh ke sungai. Gajahnya kabur ke hutan.

Klom!

Klom!

Klom!

Klom!

Klom!

Klom!

Klom!

Maye.

Maye.

Di mana Klom, Maye? Di mana dia?

Ayo. Kita harus menemukan Klom.

- Ada wanita! - Peri hutan!

Tak ada wanita yang berani menyusuri Sungai King...

Dasar bodoh. Peri hutan tak akan terlihat di siang hari.

- Ada wanita dan gajah. - Dia milikku.

- Itu gajah perang. - Itu milikku.

Jadi, wanita itu milik kami.

Wanita itu juga milikku.

Kalian tangkap gajahnya. Aku akan tangkap wanita itu.

Maye!

Tolong!

- Tidak! Lepaskan aku! - Dia milikku!

- Dia milikku! - Lepaskan aku!

Lepaskan aku!

Kau berani menusukku!

Dia milikku!

BANGKOK 100 TAHUN KEMUDIAN

Minggir!

Kau dari mana saja?

Hati-hati. Kuhabiskan banyak waktu untuk itu.

Ini, terimalah. Untuk makanan dan minuman yang kuambil.

Sialan!

Berpencar dan cari dia! Dasar bodoh!

Kau tak akan menemukannya di belakangku!

Hei! Dia di sana. Cepat!

Tangkap dia!

Lihat, Chink mendapatkannya!

Jangan ikut campur.

Mundur!

Bawa dia!

Ayo, bergerak!

Cepat.

Bawa dia ke atas sini.

- Hanya tersisa sedikit, Tuan. - Senjata macam apa...

...yang kau jual padaku, Kapten?

Bukankah kau bilang ini dari pasukan Inggris?

Apa pasukan Inggris memakai ini untuk melawan pasukan Burma?

Mereka bahkan tak akan bisa membunuh cicak di dindingku.

Sungguh. Semuanya milik pasukan Inggris.

Sungguh? Lalu kenapa tak berfungsi?

Kupikir kau hanya ingin hiasan dinding.

Kapten, aku penjual hewan liar.

Aku menjual gading gajah dan bagian tubuh hewan lain.

Jika aku ingin hiasan untuk dindingku,...

...itu adalah kepalamu!

Itu sangat jelas.

Ambil kembali semua senjata jelekmu.

Kembalikan semua uangku.

Semuanya! Sekarang juga!

Bisakah kita bicarakan soal ini?

Pemburuku akan membawamu ke pondok berburuku di hutan...

...di sebelah perbatasan Burma.

Gunakan senjatamu untuk menembak seekor harimau besar untukku,...

...dan aku akan melepaskanmu.

Awasi dia! Pastikan dia tidak kabur!

Baiklah.

Cepat jalan!

Hidup biksu memang sulit.

Tapi jika kau tak bisa setia,...

...ambillah dharma dan semua yang sudah kau pelajari,...

...dan biarkan semua itu membimbingmu selamanya.

Ini pasti takdirku. Karma untukku.

Dahulu aku sudah membunuh banyak nyawa.

Itu adalah belitan kebencian dan penderitaan.

Kuatkan keyakinanmu.

Fokuskan pikiranmu.

Aku akan doakan panjang umur untukmu.

Dari mana kau dapat tasbih itu, anak muda?

Mereka tampak sangat tua. Perak?

Perak, Tuan.

Tasbih ini tertinggal di kait gajah ini,...

...di Sungai King, entah sejak kapan.

Ada tulisan suci terukir di tiap butir tasbihnya.

Aku menemukannya saat meditasi di tepian sungai.

Jadi, kau adalah biarawan. Meditasi semua hal yang serius.

Kenapa kau meninggalkan jubahnya? Untuk seorang wanita?

- Kau ingin menjualnya? - Apa, Tuan?

Tasbih itu.

Aku hanya peduli soal tasbih itu.

Siapa yang dikirim Yong untuk menjemput kita?

- Dia akan datang sendirian? - Bagaimana dengan Westerner?

Tinggalkan dia di gerobak. Kita sudah tiba. Dia tak bisa pergi.

- Aku pergi. Semoga beruntung. - Semoga beruntung, Tuan.

Cepat! Tangkap dia.

Budak putih itu mencuri anggur beras.

Minuman itu untuk dijual. Kembalikan padaku.

Sial! Ayo!

Sudah cukup! Hentikan.

- Hia Yong. - Mereka anak buahku.

- Chao Sua mengirim mereka. - Ada apa, Paad?

Kenapa kau ingin membunuh dia?

Dia mencuri anggur beras kami.

Lalu dia menyerang kami.

Lihat dia.

Ini. Untuk minumannya. Ambillah.

Dia berasal dari mana?

Mereka bilang dia berasal dari Pasukan Inggris di Mandalay.

Si berengsek itu menjual senjata rusak pada Chao Sua.

Kini dia harus memburu harimau pakai senjata itu untuk bayar utang.

Kau akan terbunuh dengan mudah jika melakukan itu.

Aku sudah tak sabar. Sungguh.

Sungguh?

Dari mana wanita itu berasal?

Namanya Julia, putrinya Dokter John.

Seorang utusan yang tewas di Desa Klang Dong.

Dia datang mengambil persediaan, jadi, kami datang bersama.

Dia setengah Karemi.

Jadi, Dr. John bercinta dengan suku pegunungan, benar?

Ya, istrinya sudah meninggal,...

...jadi, dia punya keturunan wanita setengah Karemi.

Akhirnya, mereka berdua meninggal karena malaria.

Kini tugas utusan dijalankan oleh pria suku itu bernama Jonae.

Mereka bilang dia menikahi Julia.

Tapi aku tak percaya.

Baiklah. Ayo!

Saatnya pergi, Kapten. Jangan lupakan senjatamu.

Jika kau ingin cepat pulang, Kapten,...

...saat kami menemukan harimau besar,...

...kami akan berikan padamu untuk dibunuh.

Tapi jika kau tak bisa membunuhnya dengan senjatamu,...

...pukul saja kepalanya beberapa kali.

Harimau itu akhirnya akan mati.

Pukulan putih besar akan menakutinya hingga mati.

Mengikuti aliran sungai dengan rakit lebih mudah.

Ada rusa!

- Aku akan mengejarnya. - Aku akan menembaknya.

Lupakan saja. Kita tak bisa menambah lagi.

Masih banyak di dalam sana.

- Harimau! - Bagaimana sekarang?

- Cepat! Tangkap harimau itu! - Ayo!

- Ini tangkapanku. - Harimau itu milikku.

- Itu milikmu, hewan di pohon itu. - Ini milikku. Aku yang melihatnya.

Ini bagus untuk foto. Harimau pertama kita di hutan ini.

- Akan ada lebih banyak! - Jangan banyak bicara lagi!

Cepat kuliti.

Ulat memakannya hidup-hidup.

Kita akan bermalam di sini. Jika besok berangkat lebih awal,...

- ...kita tiba di desa siang hari. - Kenapa tidak pergi sekarang?

- Hanya membutuhkan setengah malam. - Hutan ini berbeda.

Jika bisa, hindari memasukinya di malam hari.

Kau mau minum, pria kulit putih?

Dia tak punya kesempatan!

Hutan akan memakannya hidup-hidup seperti yang kau katakan.

Ada apa dengan wanita itu? Dia Westerner atau suku pegunungan?

Lupakan itu, Erb. Wanita itu masalah.

Sial! Lihat gading itu!

Suaranya dari arah Julia. Mee, awasi barang kita!

Ada suara tembakan dan raungan harimau.

Mungkin saja seseorang dari desa kita.

Ayo!

Di sana!

Siapa kau? Kau datang dari mana?

Aku hanya melintas.

Aku mendengar suara gajah, harimau dan tembakan.

- Aku datang untuk memastikan. - Di mana harimaunya?

Sudah hilang. Pria ini tewas.

Anggota lainnya terluka dan kabur.

Tunggu! Aku tak memercayainya.

Kau tak pernah mendengar soal iblis harimau?

- Apa? Ada iblis harimau di sini? - Entahlah.

Aku mendengar suara harimau, tapi hanya ada dia. Aku curiga.

Nyalakan api untukku.

Apa yang mereka lakukan?

Memastikan dia bukan iblis harimau yang menyamar.

Apa?

- Tumeng! - Dia Tumeng, putra tetua desa.

Dari bekas gigitannya, harimaunya sangat besar, Mam.

Kita harus membawanya kembali ke desa bersama kita.

- Jasadnya? - Kau yakin, Mam?

Dia Tumeng, putra tunggal Ongseng.

Jika kita tinggalkan, harimau akan menghabiskannya saat malam.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left